Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Acara Donor Darah dengan Doorprize itu Merepotkan dan Menyebalkan!

Nabial Chiekal Gibran oleh Nabial Chiekal Gibran
15 Juli 2024
A A
Acara Donor Darah dengan Doorprize itu Merepotkan dan Menyebalkan!

Acara Donor Darah dengan Doorprize itu Merepotkan dan Menyebalkan!

Share on FacebookShare on Twitter

Donor darah adalah cara paling paripurna untuk menolong nyawa seseorang. Hal itulah yang saya percayai dari pertama kali saya melakukan donor darah. Saya percaya jikalau saya mendonorkan darah, saya bisa menolong orang lain, dan hal tersebut merupakan suatu amalan jariyah bagi saya. 

Saya rela meluangkan waktu untuk datang ke PMI kota terdekat untuk mendonorkan darah. Saat jadwalnya sudah tiba atau ada permintaan secara pribadi untuk pasien gawat darurat, saya akan menjawab dengan tegas untuk membantu.

Ada satu pengalaman saya yang rasanya tidak bisa saya lupakan perihal donor darah. Saya
mendonorkan darah untuk pasien gawat darurat di RS Sardjito. Informasi kebutuhan donor darah ini berasal dari pesan broadcast teman angkatan saya. Saya berkirim pesan dengan nomor yang tertera untuk konfirmasi kebutuhan darah, dan ya ternyata masih membutuhkan darah yang banyak. 

Tak berpikir panjang saya datang ke RS Sardjito malam-malam tanpa ada yang menemani. Langsung datang ke ruang donor darah, isi berkas, dan menginformasikan mendonor untuk pasien bernama A. Setelah mendonor saya memberi kabar kepada pihak keluarga, dan mereka sangat berterima kasih kepada saya, dan meminta maaf tidak bisa mendampingi. Tentu saja saya paham. 

Stok darah itu amat penting. Kebutuhan darah yang tinggi serta seringnya mendadak, bikin terjaganya stok jadi hal yang tak bisa ditawar lagi. Salah satu usaha untuk mencukupi stok darah ya dengan donor darah ini. Nah, sering kali acara donor darah ini ada iming-iming hadiah menarik atau doorprize untuk pendonor. Dan tentunya hal ini menjadi ajang yang paling banyak diincar bagi masyarakat. 

Saya pun beberapa kali mengikuti kegiatan ini karena lokasi lebih dekat dari kosan ketimbang PMI kota yang jaraknya lumayan. Sering saya lihat kegiatan donor darah ini ajang promosi dari penyelenggara, dan dilangsungkan di pusat perbelanjaan. 

Namun, ada hal yang mengganggu saya dan rasanya ini sudah masuk kritik yang perlu saya utarakan karena sudah kadung sebal. 

Penyelenggara fokus ke acara promo

Acara donor darah sepertinya akan menjadi kegiatan yang bagus untuk meningkatkan citra brand ataupun instansi penyelenggara. Dengan mengadakan kegiatan ini citra peduli antar sesama kerap terbingkai untuk mereka yang mengadakannya. Namun, Instansi ataupun brand kerap melupakan esensi kegiatan ini malah menjadikan kegiatan ini sebagai media promo.

Baca Juga:

Boleh Nggak sih Kita Donor Darah Saat Puasa?

Bolehkan Orang yang Sudah Vaksinasi Covid-19 Mendonorkan Darahnya?

Kegiatan acara donor darah menjadi media promosi menurut saya sah-sah saja dengan catatan bisa menyediakan tempat yang nyaman. Catat, nyaman. Masalahnya, yang terjadi sebaliknya. Masa iya lagi ngantri mendaftar untuk donor didampingi suara musik yang kencang. Suara MC menutup suara petugas PMI yang sedang bertugas. Saya harus meninggikan nada untuk berbicara dengan petugas PMI saat ditanya kondisi kesehatan saya.

Alur proses donor darah yang ngawur

Proses alur donor darah yang kacau ini bikin gagal fokus, dan jelas tidak kondusif. Sebagai orang yang ingin mendonorkan darah secara sukarela, saya kesulitan untuk mengetahui letak posisi pendaftaran, pengambilan formulir dll. 

Panitia kegiatan tidak sigap membantu bahkan sama sekali tidak ada. Panitia sepertinya hanya menyediakan ruangan dan doorprize saja. Padahal keberadaan panitia dalam membantu alur kegiatan proses pendaftaran, dan skrining pendonor ini sangat penting demi kelancaran donor darah. 

PMI yang dituntut serba bisa

Acara donor darah yang (kacau) seperti itu menuntut petugas PMI menjadi sat-set, dan multitasking. Perbandingan antara pendonor dan petugas bisa 1 banding 10 yang di mana saya sering melihat petugas PMI makan di tempat acara sembari bertugas. Ya kalau ada “kekacauan”, nggak perlu kaget.

Tapi ada satu hal yang mungkin orang lupa saat bikin acara donor darah dengan iming-iming doorprize: antusias yang kelewat tinggi.

Adanya kesempatan untuk mendapatkan doorprize bikin mereka berbondong-bondong mendaftar. Yang terjadi tentu saja keramaian dan keriuhan. Ya siapa yang tidak mau donor darah sebentar kemudian mendapatkan kulkas dua pintu secara cuma-cuma. Potensi mendapatkan hadiah yang tinggi membuat minat donor darah juga tinggi.

Akan tetapi mereka tidak mempersiapkan diri untuk mendonorkan darah. Padahal sebelum mendonorkan darah ada skrining kesehatan dulu. Dari pengalaman saya banyak sekali calon pendonor yang gagal lolos dari tekanan darah yang rendah, tidak istirahat yang cukup, hingga belum mengisi perutnya. Alhasil banyak yang ditolak bahkan ada satu kejadian ada pendonor yang pingsan pasca mendonor darah. Untungnya kejadian ini berada di hadapan tenaga kesehatan yang sudah terlatih sehingga menutup kemungkinan hal yang parah. 

Buat yang mau mengadakan acara donor darah, saya pikir harus tau dan paham mengenai manajemen massa yang baik. Sebab, sangat menyebalkan rasanya menghabiskan waktu bertanya ke sana ke mari. Perlu diperhatikan juga bahwa apa pun yang menarik massa, bisa berpotensi jadi bencana. Semoga sukses!

Penulis: Nabial Chiekal Gibran
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Boleh Nggak sih Kita Donor Darah Saat Puasa?

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 15 Juli 2024 oleh

Tags: donor darahdoorprizeskrining donorstok darah
Nabial Chiekal Gibran

Nabial Chiekal Gibran

Penjual obat yang legal| Penikmat film semua genre kecuali horor| Hanya menyediakan jasa tanya-tanya obat-obatan. Terkadang juga sering mengajar dan menulis.

ArtikelTerkait

faq seputar donor darah tidak sakit pmi tidak jual darah harga darah pmi mojok.co

Orang Bertato Boleh Donor Darah Nggak, Sih?

24 September 2020
Sedikit Penjelasan tentang Anemia Defisiensi Besi dan Syarat Pendonor Darah yang Benar terminal mojok

Sedikit Penjelasan tentang Anemia Defisiensi Besi dan Syarat Pendonor Darah yang Benar

24 Juli 2021
faq seputar donor darah tidak sakit pmi tidak jual darah harga darah pmi mojok.co

6 Kudapan yang Sering Didapat setelah Donor Darah

28 Juni 2021
Dear Ustaz Yusuf Mansur, Nggak Usah Pilih-pilih Darah kalau Lagi Darurat Kayak Gini Atuh! terminal mojok

Dear Ustaz Yusuf Mansur, Nggak Usah Pilih-pilih Darah kalau Lagi Darurat Kayak Gini Atuh!

24 Juli 2021
Beberapa Manfaat Donor Darah selain Dapat Menolong Orang Terminal mojok

Beberapa Alasan Donor Darah selain Menolong Orang Lain

3 Februari 2021
faq seputar donor darah tidak sakit pmi tidak jual darah harga darah pmi mojok.co

4 FAQ Seputar Donor Darah Beserta Jawabannya

12 September 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Mengaku dari Purwokerto Lebih Praktis Dibanding dari Kabupaten Banyumas Mojok.co

Mengaku dari Purwokerto Lebih Praktis Dibanding dari Kabupaten Banyumas

14 Januari 2026
Nestapa MUA Spesialis Wisuda: Berangkat Subuh demi Menutup Mata Panda, Pulang Kena Tawar Harga yang Nggak Ngotak

Nestapa MUA Spesialis Wisuda: Berangkat Subuh demi Menutup Mata Panda, Pulang Kena Tawar Harga yang Nggak Ngotak

16 Januari 2026
Stasiun Slawi, Rute Tersepi yang (Masih) Menyimpan Kenangan Manis

Stasiun Slawi, Rute Tersepi yang (Masih) Menyimpan Kenangan Manis

15 Januari 2026
Jujur, Saya sebagai Mahasiswa Kaget Lihat Biaya Publikasi Jurnal Bisa Tembus 500 Ribu, Ditanggung Sendiri Lagi

Dosen Seenaknya Nyuruh Mahasiswa untuk Publikasi Jurnal, padahal Uang Mahasiswa Cuma Dikit dan Nggak Dikasih Subsidi Sama Sekali

17 Januari 2026
Jalan Daendels Jogja Kebumen Makin Bahaya, Bikin Nelangsa (Unsplash)

Di Balik Kengeriannya, Jalan Daendels Menyimpan Keindahan-keindahan yang Hanya Bisa Kita Temukan di Sana

13 Januari 2026
Nasib Warga Dau Malang: Terjepit di Antara Kemacetan Kota Wisata dan Hiruk Pikuk Kota Pelajar

Nasib Warga Dau Malang: Terjepit di Antara Kemacetan Kota Wisata dan Hiruk Pikuk Kota Pelajar

17 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Brownies Amanda Memang Seterkenal Itu, Bahkan Sempat Jadi “Konsumsi Wajib” Saat Sidang Skripsi
  • Kengerian Perempuan saat Naik Transportasi Umum di Jakarta, Bikin Trauma tapi Tak Ada Pilihan dan Tak Dipedulikan
  • Pascabencana Sumatra, InJourney Kirim 44 Relawan untuk Salurkan Bantuan Logistik, Trauma Healing, hingga Peralatan Usaha UMKM
  • Luka Perempuan Pekerja Surabaya: Jadi Tulang Punggung Keluarga, Duit Ludes Dipalak Kakak Laki-laki Nggak Guna
  • Bagi Zainal Arifin Mochtar (Uceng) Guru Besar hanya Soal Administratif: Tentang Sikap, Janji pada Ayah, dan Love Language Istri
  • Gotong Royong, Jalan Atasi Sampah Menumpuk di Banyak Titik Kota Semarang

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.