Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Mengulik Keluarga Kerajaan Inggris yang Justru Lebih Berdarah Jerman ketimbang Inggris

Tatiana Ramadhina oleh Tatiana Ramadhina
20 Desember 2020
A A
LOA mati listrik negara bekas jajahan inggris brexit kerajaan inggris london jerman mojok

Disney, Alasan Orang Terobsesi dengan Keluarga Kerajaan Inggris meski Punya Reputasi Berdarah (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Sebagai orang yang banyak kepo sama hal-hal berbau kerajaan, topik tentang keluarga Kerajaan Inggris sudah begitu kelewat mainstream, saking terkenalnya mereka. Semua orang pasti tahu dengan keluarga yang dipimpin oleh Ratu Elizabeth ini. Mereka adalah salah satu ikon khas negara ini, yang tidak mungkin dipisahkan setiap kali kita ngebahas negara asal grup vokal yang-hiatus-dan-tak-kunjung-kembali itu, yak betul One Direction.

Meskipun sudah tenar sekali sampai rasanya informasi tentang keluarga kerajaan ini mudah ditemukan di mana saja, ada satu hal yang kemungkinan besar jarang diketahui banyak orang, yaitu mengenai etnis mereka. Keluarga Kerajaan Inggris memang menjadi salah satu yang merepresentasikan negara tersebut. Tapi, sebenarnya, anggota keluarga kerajaan ini lebih didominasi oleh darah Jerman ketimbang darah Inggris itu sendiri.

Dominasi darah Jerman di keluarga Kerajaan Inggris dimulai kurang lebih sekitar 300 tahun lalu pada abad 18, ketika dinasti terakhir yang berkuasa di negeri tersebut tidak memiliki pewaris langsung. Parlemen Inggris saat itu menelusuri silsilah dinasti terakhir untuk mencari keturunan yang masih tersisa. Mereka mencari penerus dengan satu syarat, yaitu seorang protestan. Ditemukanlah sosok yang berasal dari Hanover, sebuah daerah di Jerman. Sosok ini kemudian dikenal sebagai Raja George I. Ia mengawali era Dinasti Hanover dan dominasi darah Jerman di Kerajaan Inggris.

Kekuasaan Dinasti Hanover bertahan hingga hampir 200 tahun kemudian. Penguasa terakhir dari dinasti ini adalah Ratu Victoria, yang memimpin sejak 1837 sampai 1901. Ia merupakan salah satu ratu Kerajaan Inggris terpopuler dan sempat menjadi yang terlama menjabat, sebelum rekornya dilewati oleh anak pertama dari cicitnya, Ratu Elizabeth II. Ratu Victoria hampir sepenuhnya berdarah Jerman. Neneknya dari pihak ayah berasal dari Jerman, dan ibunya adalah seorang putri Jerman. Ia pun kemudian menikahi seorang pangeran dari Jerman, Pangeran Albert dari Saxe-Coburg dan Gotha.

Pernikahan Ratu Victoria dan Pangeran Albert membuat darah Jerman mengalir semakin kuat di keluarga Kerajaan Inggris. Hal ini juga sekaligus akan mengubah nama dinasti menjadi Saxe-Coburg dan Gotha, yang merupakan nama keluarga sang pangeran. Era Dinasti Saxe-Coburg dan Gotha resmi dimulai tak lama setelah sang ratu wafat dan anak laki-laki tertuanya naik takhta, yaitu Raja Edward VII. Namun, nama dinasti ini tidak bertahan lama. Pada 1917, cucu Ratu Victoria yaitu Raja George V, mengganti nama Saxe-Coburg dan Gotha menjadi Windsor. Penggantian nama ini disebabkan oleh tingginya sentimen anti-Jerman di Britania Raya ketika Perang Dunia I berlangsung. Nama Windsor sendiri diambil dari sebuah kastil di Inggris dengan nama yang sama.

Perubahan nama tersebut sesungguhnya tetap tidak menghapus kenyataan bahwa keluarga Kerajaan Inggris memiliki hubungan yang sangat erat dengan Jerman. Bahkan salah satu sosok utama dalam Perang Dunia I, Kaisar Wilhelm II dari Jerman, adalah cucu tertua Ratu Victoria. Keturunan selanjutnya dari Kerajaan Inggris pun masih kental berdarah Jerman. Istri Raja George V merupakan seorang putri Jerman, meskipun ia lahir dan tumbuh besar di Inggris.

Baru ketika anak kedua sang raja, yang kelak menjadi Raja George VI, menikah dengan seorang bangsawan Skotlandia dan Inggris, darah Inggris mulai kembali ke keluarga kerajaan. Pasangan tersebut adalah orang tua dari ratu tersohor Inggris yang kita ketahui selama ini, yaitu Ratu Elizabeth II. Namun, keberadaan darah Inggris di keluarga kerajaan kembali tertutupi ketika sang ratu, yang saat itu masih bergelar Putri Elizabeth, menikah dengan Pangeran Philip dari Yunani dan Denmark.

Meskipun bergelar pangeran dari Yunani dan Denmark, Pangeran Philip lebih berdarah Jerman ketimbang dua daerah tersebut. Sang pangeran berasal dari Dinasti Glücksburg, sebuah keluarga bangsawan yang merupakan percabangan dari Dinasti Oldenburg dari Jerman Utara. Keturunan Kerajaan Inggris pun sekali lagi didominasi oleh darah Jerman.

Baca Juga:

Madura Kitchen, Warung Madura yang sukses Menginvasi Kota London Malah Kena Nyinyir Orang Indonesia Sendiri

Standar Ganda Masyarakat di Desa Terhadap Pelajar Bahasa Arab dan Bahasa Inggris

Keadaan kembali berubah ketika Pangeran Charles sebagai pewaris takhta, menikah dengan Lady Diana Spencer. Ia adalah salah satu bangsawan Inggris dari Keluarga Spencer, yang sudah ada sejak abad 15. Keluarga bangsawan ini bahkan jauh lebih berdarah Inggris dibandingkan keluarga Kerajaan. Selain Inggris, Putri Diana juga memiliki turunan Irlandia yang didapatkannya dari sang ibu. Hal ini membuat darah Jerman di pihak penerus keluarga kerajaan tidak lagi terlalu mendominasi.

Darah Inggris pun semakin bertambah ketika anak tertua Pangeran Charles dan Putri Diana, yaitu Pangeran William, menikahi Kate Middleton. Perempuan yang sudah menjadi pacar sang pangeran sejak bangku kuliah tersebut, adalah seorang Inggris tulen. Fakta ini membuat keturunan dari pasangan tersebut memiliki darah Inggris yang dominan ketimbang Jerman. Anak-anak Pangeran William dan Kate Middleton secara berurutan berada di garis keturunan langsung sebagai penerus kerajaan. Dan anak pertama mereka yaitu Pangeran George, berada di urutan ketiga setelah ayah dan kakeknya sebagai pewaris takhta Kerajaan Inggris. Maka dapat dikatakan, ketika tiba saatnya Pangeran George menjadi raja, ia akan menjadi raja Inggris pertama yang “paling Inggris” dalam 300 tahun.

BACA JUGA Yogyakarta yang Istimewa Tengah Putus Asa Ditelanjangi Covid-19.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 19 Desember 2020 oleh

Tags: buckingham palaceinggriskerajaan inggrisratu elizabethwindsor
Tatiana Ramadhina

Tatiana Ramadhina

Tukang ngomel, tapi dalam hati.

ArtikelTerkait

Kinder Joy Ditarik di Inggris Emang Harus Instrospeksi sih Terminal Mojok

Kinder Joy Ditarik di Inggris: Emang Harus Instrospeksi, sih!

6 April 2022
Menghitung 40, 100, dan 1000 Hari Meninggalnya Ratu Elizabeth II

Menghitung 40, 100, dan 1000 Hari Meninggalnya Ratu Elizabeth II

26 September 2022
thomas stamford raffles perampasan keraton jogja geger spehi perang spehi sepoy mojok.co

Ketika Raffles Merampas Harta Pusaka Keraton Yogyakarta

25 September 2020
membandingkan statistik kematian itu goblok mojok

Membandingkan Statistik Kematian Akibat Pandemi Adalah Perbuatan Biadab

23 Juli 2021
LOA mati listrik negara bekas jajahan inggris brexit kerajaan inggris london jerman mojok

Disney, Alasan Orang Terobsesi dengan Keluarga Kerajaan Inggris meski Punya Reputasi Berdarah

12 September 2022
Bahasa Inggris Menjadi Anak Tiri, Bahasa Arab Tabungan Akhirat (Unsplash)

Standar Ganda Masyarakat di Desa Terhadap Pelajar Bahasa Arab dan Bahasa Inggris

13 Oktober 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Toyota Kijang Kapsul: Mobil Legendaris yang Cuma Menang di Spare Part Murah, Sisanya Ampas Total dan Super Boros

Toyota Kijang Kapsul: Mobil Legendaris yang Cuma Menang di Spare Part Murah, Sisanya Ampas Total dan Super Boros

4 April 2026
5 Oleh-Oleh Khas Kebumen yang Belum Tentu Cocok di Lidah Semua Orang, Jadi Terasa Kurang Spesial Mojok.co

5 Oleh-Oleh Khas Kebumen yang Belum Tentu Cocok di Lidah Semua Orang, Jadi Terasa Kurang Spesial

30 Maret 2026
Gresik yang Dahulu Saya Anggap Biasa Aja, Sekarang Malah Bikin Kangen Mojok.co

Gresik yang Dahulu Saya Anggap Biasa Aja, Sekarang Malah Bikin Kangen

31 Maret 2026
Kelebihan dan Kekurangan Cicilan Emas yang Harus Kamu Ketahui sebelum Berinvestasi

Dilema Investasi Emas Bikin Maju Mundur: Kalau Beli, Takut Harganya Turun, kalau Nggak Beli, Nanti Makin Naik

30 Maret 2026
5 Alasan yang Membuat Saya Ingin Balik ke Pantai Menganti Kebumen Lagi dan Lagi Mojok.co

Jalan-jalan ke Pantai saat Libur Panjang Adalah Pilihan yang Buruk, Hanya Dapat Capek Saja di Perjalanan

1 April 2026
Membuka Kebohongan Purwokerto Lewat Kacamata Warlok (Unsplash)

Membuka Kebohongan Tentang Purwokerto dari Kacamata Orang Lokal yang Jarang Dibahas dalam Konten para Influencer

4 April 2026

Youtube Terbaru

https://youtu.be/AXgoxBx-eb8?si=Oj6cw-dcHSgky7Ur

Liputan dan Esai

  • Derita Jadi Anak PNS: Baru Bahagia Diterima PTN Top, Malah “Disiksa” Beban UKT Tertinggi Selama Kuliah padahal Total Penghasilan Orang Tua Tak Seberapa
  • Innova Reborn: Mobil Keluarga yang Paling Punya Adab, Tidak Mengeluarkan Aura Brengsek seperti Fortuner dan Pajero
  • Mencintai Musik Underground di Madura: Merayakan Distorsi di Tengah Kepungan Dangdut dan Tagihan Shopee PayLater
  • Ambisi Beli Mobil Keluarga sebelum Usia 30, Setelah Kebeli Tetap Gagal Senangkan Ortu dan Jadi Pembelian Sia-sia
  • Gelar Siswa Terpintar Tak Berarti buat Kuliah UB, Terdampar di UIN Malah Jadi Mahasiswa Goblok, Nyaris DO dan Lulus Tak Laku Kerja
  • Vario 160 Adalah Motor Buruk Rupa yang Menyalahi Kodrat Motor Honda, tapi Sejauh Ini Menjadi Matik Terbaik yang Tahan Siksaan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.