Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Arsenal, Ceballos, dan Mimpi Basah Tentang Aaron Ramsey

Yamadipati Seno oleh Yamadipati Seno
12 Agustus 2020
A A
Arsenal, Ceballos, dan Mimpi Basah Tentang Aaron Ramsey MOJOK.CO

Arsenal, Ceballos, dan Mimpi Basah Tentang Aaron Ramsey MOJOK.CO

Share on FacebookShare on Twitter

Setelah Andrea Pirlo resmi menjadi pelatih, aksi bersih-bersih skuat langsung dilakukan. Beberapa nama masuk dalam daftar jual, mengikuti jejak Blaise Matuidi. Salah satunya adalah Aaron Ramsey, pemain yang baru 1 musim bergabung. Kabar yang membuat basis fans Arsenal bergejolak, meski getarannya biasa-biasa saja.

Saya bersyukur karena tidak banyak fans Arsenal yang terlalu “bermimpi” Ramsey akan kembali ke London Colney. Kenapa begitu? Karena menginginkan Ramsey kembali ke Arsenal sama seperti mimpi basah saja. Sebuah kejadian yang sulit terjadi, tetapi sangat diinginkan, sampai-sampai terbawa ke dalam mimpi.

Saking “ingin” melihat kejadian itu terwujud, tubuh fans Arsenal menggelinjang dengan hebat. Terbawa ke dalam mimpi dan celana dalam tiba-tiba basah karena ejakulasi yang tidak disadari. Memimpikan Ramsey, bisa dikatakan sebagai sebuah angan yang sulit terwujud melihat situasi seperti ini.

Pertama, soal gaji. Dari beberapa media yang saya baca menyebutkan kalau Ramsey mengantongi 400 ribu paun per pekan. Entah nilai sebesar itu adalah gaji sebelum atau setelah pajak. Namun, satu hal yang pasti, saat ini Arsenal saja kesusahan untuk meringankan struktur gaji di mana Mesut Ozil adalah pemain dengan gaji tertinggi (350 ribu paun per pekan).

Beberapa pemain yang tengah diincar Arsenal pun tidak meminta gaji melebihi 250 ribu paun per pekan. Willian, misalnya, diperkirakan menerima gaji di antara 100 sampai 120 ribu paun per pekan. Thomas Partey, konon, meminta gaji tidak lebih dari 200 ribu paun per pekan. Saya rasa, patokan gaji untuk pemain baru memang tidak lebih dari patokan gaji Partey kalau jadi bergabung.

Alasan kedua transfer Ramsey adalah mimpi basah adalah soal kebutuhan tim. Untuk alasan ini, tidak mengherankan kalau kabar soal Ramsey muncul dan makin kencang ketika Dani Ceballos akan diminta kembali oleh Real Madrid. Meski, saya sara, alasan yang dinarasikan oleh media soal Ceballos terlalu mengada-ada.

Alasan Real Madrid ingin memanggil pulang Ceballos adalah kegagalan mereka tembus perempat final Liga Champions. Saya rasa, kegagalan Madrid bukan karena kekurangan individu yang berkualitas. Mereka, murni kalah di atas lapangan saja. Pep Guardiola menemukan cara untuk mencegah Real Madrid bisa bermain dengan baik.

Lagipula, pemain seperti Ceballos sudah ada di skuat Madrid. Masih ada Isco dan Asensio yang bisa bermain sebagai advance #8, bermain dekat dengan kotak penalti, seperti posisi dan peran ideal dari Ceballos. Nah, kalau alasannya adalah salah satu dari Isco atau Asensio akan dilepas, itu baru masuk akal.

Baca Juga:

Sejak MU Menang Terus, Dunia Jadi Penuh Setan, Lebih Kejam, dan Sangat Suram bagi Fans Liverpool

Persamaan Kontroversi Feodalisme Pondok Pesantren dan Liverpool yang Dibantu Wasit ketika Menjadi Juara Liga Inggris

Sementara itu, jika Arsenal akan bermain dengan skema 4-3-3, di mana Partey menjadi incaran utama, pemain seperti Ramsey tidak cocok dengan profile yang dibutuhkan. Justru pemain seperti Ceballos yang dibutuhkan. Pemain yang bisa melakukan penetrasi dengan bola dari lapangan tengah.

Intinya adalah soal keseimbangan. Meski memang, harus diakui, melihat trio Xhaka-Partey-Ramsey juga sangat menarik. Ramsey bisa menjadi opsi gol tambahan dari lini tengah di mana Arsenal sangat kekurangan. Namun, angan-angan itu harus dipupus sejak dini karena alasan pertama: soal gaji. Apakah Ramsey mau menurunkan gajinya hingga 150 ribu paun per pekan untuk kembali ke London Utara? Sulit melihatnya terjadi.

Ketiga, Willian bisa bermain sebagai #10 atau sebagai advance #8. Ini juga kejutan untuk saya. Namun ternyata, Willian bisa bermain di posisi dan peran tersebut. Kamu bisa melihatnya ketika Willian masih berseragam Shakhtar. Bahkan beredar kabar Mikel Arteta ingin mencoba Willian di posisi tersebut.

Willian punya 3 kemampuan untuk bermain dari lapangan tengah sebagai #8: kemampuan umpan, menggiring bola, dan bermain di tempat sempit. Menurut saya, kelemahan Willian ketika bermain di posisi ini sama seperti kelemahan Coutinho, yaitu agak lemah di aspek kontribusi bertahan.

Melihat situasi yang tengah berkembang, kembalinya Ramsey ke Arsenal memang sulit terjadi. Kecuali, Tuhan berkehendak lain ketika mimpi basah itu berubah menjadi kenyataan karena yang namanya jodoh siapa yang tahu, bukan?

Sumber gambar: Wikimedia Commons.

BACA JUGA Arsenal Masih Membutuhkan Coutinho Meski Willian Resmi Bergabung dan tulisan Yamadipati Seno lainnya. 

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 12 Agustus 2020 oleh

Tags: arsenalartetaceballosliga inggrisparteyramsey
Yamadipati Seno

Yamadipati Seno

ArtikelTerkait

Manchester United

Sampai Kapan Fans Manchester United Harus Bersabar? Sampai Kapan-kapan!

6 September 2019
Mumpung Gratis Selama PPKM, Berikut Rekomendasi Film Klasik Indonesia di Mola TV Terminal mojok.co

Dear Mola TV, Percuma Punya Konten Beragam kalau Gangguan pada Jam Prime Time

24 Oktober 2021
Mungkin, Manchester United Baru Kembali Berjaya setelah 30 Tahun seperti Liverpool, atau Mungkin Tetap Jadi Medioker Hingga Kiamat

Mungkin, Manchester United Baru Kembali Berjaya setelah 30 Tahun seperti Liverpool, atau Mungkin Tetap Jadi Medioker Hingga Kiamat

13 Desember 2023
Hal-Hal Baik yang Harusnya Dapat Kita Petik dari Liga Inggris

Hal-Hal Baik yang Harusnya Dapat Kita Petik dari Liga Inggris

29 Januari 2020
ole pemain underrated fans bola fans Manchester United MU jesse lingard manchester united liverpool Real Madrid #GlazersOut Gini doang nih grup neraka? MOJOK.CO

3 Hal yang Bisa Bikin Manchester United Gagal Juara

4 Januari 2021
milan inter juventus arsenal MOJOK.CO

Fans Milan Dikeroyok Fans Inter dan Juventus, Mereka Adu Bacot Gara-gara Fans Arsenal

10 Juli 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kebumen Perlahan “Naik Kelas” dari Kabupaten Termiskin Jadi Daerah Wisata, Warlok yang Tadinya Malu Berubah Bangga Mojok.co

Kebumen Perlahan “Naik Kelas” dari Kabupaten Termiskin Jadi Daerah Wisata, Warlok yang Tadinya Malu Berubah Bangga

9 April 2026
Dilema Warga Brebes Perbatasan: Ngaku Sunda Muka Tak Mendukung, Ngaku Jawa Susah karena Nggak Bisa Bahasa Jawa

Brebes Punya Tol, tapi Tetap Jadi Kabupaten Termiskin di Jawa Tengah

10 April 2026
4 Alasan yang Bikin User Kereta Api Berpaling ke Bus AKAP, Gratis Makan dan Lebih Aman Mojok.co

4 Alasan yang Bikin User Kereta Api Berpaling ke Bus AKAP, Gratis Makan dan Lebih Aman

7 April 2026
Honda Odyssey: Mobil Indah, tapi Jalan Nasibnya Tak Mudah

Honda Odyssey: Mobil Indah, tapi Jalan Nasibnya Tak Mudah

11 April 2026
Jadi PNS di Desa Tidak Bisa Hidup Tenang, Tuntutan Sosialnya Tinggi karena Dikira Mapan dan Serba Bisa Mojok.co

Jadi PNS di Desa Tidak Bisa Hidup Tenang, Tuntutan Sosialnya Tinggi karena Dikira Mapan dan Serba Bisa

9 April 2026
Dilema Lulusan D4: Gelar Sarjana Terapan, tapi Dianggap D3 yang “Magang” Kepanjangan dan Otomatis Ditolak HRD karena Bukan S1

Dilema Lulusan D4: Gelar Sarjana Terapan, tapi Dianggap D3 yang “Magang” Kepanjangan dan Otomatis Ditolak HRD karena Bukan S1

8 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Kuliah Jurusan Sepi Peminat Unsoed Purwokerto, Jadi Jalan Wujudkan Mimpi Ortu karena Tak Sekadar Kuliah
  • Bangun Rumah Tingkat 2 di Desa demi Tiru Sinetron, Berujung Menyesal karena Ternyata Merepotkan
  • Resign Kerja di Jakarta untuk Rehat di Jogja, Menyesal karena Hidup Tak Sesuai Ekspektasi dan Malah Kena Mental
  • Nasi Padang Rp13 Ribu di Jogja Lebih Nikmat dan Otentik daripada Yang Menang Mahal, tapi Rasanya Manis
  • Tinggalkan Pekerjaan Gaji Puluhan Juta demi Merawat Ibu di Desa, Dihina Tetangga tapi Tetap Bahagia
  • #NgobroldiMeta: Upaya AMSI dan Meta Bekali Media untuk Produksi Jurnalisme Berkualitas di Era AI

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.