Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Profesi

Presiden benar, pendapatan ojol naik hingga 3 kali lipat, tapi syarat dan ketentuan berlaku

Acep Saepulloh oleh Acep Saepulloh
18 Agustus 2026
A A
Presiden benar, pendapatan ojol naik hingga 3 kali lipat, tapi syarat dan ketentuan berlaku Mojok.co

Presiden benar, pendapatan ojol naik hingga 3 kali lipat, tapi syarat dan ketentuan berlaku (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Pada momen perayaan Hari Buruh, 1 Mei 2026, Presiden Prabowo Subianto mengumumkan perubahan sistem bagi hasil antara perusahaan aplikasi dan pengemudi ojek online (ojol).

Sebelumnya, potongan komisi untuk aplikasi bisa mencapai 20% dari tarif yang dibayar pengguna. Melalui aturan baru ini, presiden memerintahkan agar batas maksimal potongan komisi aplikasi dipangkas menjadi hanya 8%. Dengan kata lain, driver ojol berhak mengantongi 92% dari total tarif.

ADVERTISEMENT

Skema baru dengan pembagian 92% untuk driver dan 8% untuk aplikasi ini mulai berlaku efektif sejak 1 Juli 2026 atau sudah berjalan sekitar 1,5 bulan.

Kemudian, dalam Pidato Kenegaraan di Gedung DPR/MPR pada Jumat 14 Agustus 2026, pidato presiden menyebut kebijakan ini mendongkrak pendapatan ojol sebesar 2 hingga 3 kali lipat. 

Sebagai orang yang sahari-hari bekerja sebagai driver ojol, keputusan presiden memangkas komisi aplikasi jelas sebuah langkah nyata yang wajib diapresiasi. Namun, klaim bahwa pendapatan seluruh pengemudi otomatis melonjak hingga 2 sampai bahkan 3 kali lipat terasa berlebihan. Apalagi dibanding dibanding realita di lapangan. Kenaikan itu mungkin ada, tetapi tetap saja dengan “syarat dan ketentuan berlaku”.

#1 Tidak semua layanan ojol dipotong 8 persen

Katanya sih potongan komisi turun jadi 8 persen. Namun, nyatanya itu cuma hal manis yang nggak dipukul rata untuk semua layanan ojol. Duo raksasa ijo misalnya, aplikasi grab dan gojek, cuma menerapkan tarif potongan 8 persen khusus untuk angkut penumpang. Alias, layanan GrabBike dan GoRide saja yang mendapat potongan.

Padahal, layanan delivery makanan dan pengantaran paket itu sering banget jadi pahlawan bagi para ojol. Terlebih, saat orderan penumpang lagi sepi-sepinya. 

Bahkan, ada ojol yang fokus dengan layanan pengantaran makanan atau ojol yang fokus pengantaran paket dengan berbagai alasan. Misal, motor tidak memadai untuk mengambil penumpang, jadi memilih layanan makanan dan paket. Potongan 8 persen itu diskriminasi bagi para ojol yang tidak mengaktifkan aplikasi penumpang.

Baca Juga:

Burnout bukan hak istimewa dokter. Karyawan toko, buruh, sampai ojol juga bisa mengalaminya

4 hal yang tidak saya sangka bisa dilakukan driver ojek online selain mengantar penumpang dan makanan

#2 Pendapatan sebegitu khusus driver fokus yang levelnya tinggi

Klaim pendapatan naik 2 sampai 3 kali lipat itu jelas nggak bisa digeneralisir ke semua driver ojol. Kalaupun ada, driver yang dapet angka segitu, paling cuma segelintir ojol yang akunnya sudah masuk level Jawara di Grab atau Mitra Juara di Gojek. 

Sementara, buat driver yang akunnya nggak fokus, atau yang narik cuma sambilan buat cari uang jajan tambahan sama modal nyusun skripsi beda cerita. Boro-boro mau naik 2 sampai 3 kali lipat. Buat akun-akun reguler dan part-time begini, angka lompatan tadi cuma sebatas mitos saja.

#3 Itu pendapatan kotor ojol, banyak kepotong inflasi, perawatan service dan suku cadang

Lagipula, angka yang dibanggakan presiden itu kan baru pendapatan kotor ojol, belum dipotong operasional harian yang harganya makin nggak masuk akal. Dampak dari pelemahan rupiah dan inflasi bikin onderdil sama biaya servis motor semakin meroket tajam. 

Contoh paling gampang, saya yang biasa ganti oli mesin Honda Beat yang tadinya Rp50.000, sekarang sudah melesat jadi Rp70.000.

ADVERTISEMENT

Jadi, begitu pendapatan yang katanya “naik” 2 sampai 3 kali lipat itu dipakai buat ganti sparepart, isi bensin, sampai service rutin. Ujung-ujungnya, tambahan komisi 8 persen tadi langsung ludes. Langsung habis cuma buat nutupin biaya perawatan motor. Plus, menutupi harga sembako yang makin mahal.

#4 Tidak salah dan tidak semuanya benar

Intinya, klaim kenaikan pendapatan ojol hingga 3 kali lipat itu emang nggak sepenuhnya salah. Namun, mengandung kualifikasi yang tidak dirasakan sama semua pengemudi ojol di lapangan. 

Tanpa adanya pemerataan aturan di seluruh jenis layanan dan pengendalian biaya operasional, sisa uang yang dibawa pulang ke rumah pada akhirnya ya balik lagi ke setelan awal, berasa nggak ada bedanya sama potongan komisi 20% yang lama.

Jadi, buat Pak Presiden, kalau emang pengen pendapatan seluruh pengemudi ojol beneran naik 2 hingga 3 kali lipat secara merata, tolong buat regulasi tegas kepada aplikator agar potongan 8% ini berlaku wajib untuk semua jenis layanan tanpa terkecuali. 

Selain itu, stabilkan juga nilai rupiah dan harga kebutuhan pokok, supaya biaya servis serta suku cadang motor nggak makin ugal-ugalan naiknya.

Penulis: Acep Saepulloh
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA 4 hal yang tidak saya sangka bisa dilakukan driver ojek online selain mengantar penumpang dan makanan.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 17 Agustus 2026 oleh

Tags: ojek onlineojolpendapatanpendapatan ojolpidato presiden
Acep Saepulloh

Acep Saepulloh

Aa-aa milenial Bandung yang ngojol membelah kemacetan di pagi hari, berjibaku dengan debu sebagai petugas kebersihan di siang hari, hingga akhirnya melabuhkan lamunan menjadi sebuah tulisan di malam hari.

ArtikelTerkait

pengangguran

Selamat Datang Iptu Triadi di Dunia Pengangguran yang Keras!

13 Agustus 2019
Honda Beat Sebaik-baiknya Motor Ojol, Nyaman bagi Driver dan Penumpang Mojok.co

Honda Beat Sebaik-baiknya Motor Ojol, Nyaman bagi Driver dan Penumpang

29 Juni 2024
4 Alasan Layanan Taksi Online Maxim Nggak Lebih Baik dari InDrive

4 Alasan Layanan Taksi Online Maxim Nggak Lebih Baik dari InDrive

19 Februari 2024
Surat Terbuka untuk Gojek dan Grab Please, Kasih Fitur Pilihan Tipe Motor buat Penumpang Terminal Mojok

Surat Terbuka untuk Gojek dan Grab: Please, Kasih Fitur Pilih Motor buat Penumpang

10 Oktober 2022
Mengenal Escorting, Aksi Luhur Ojek Online Indonesia (Unsplash)

Mengenal Escorting, Aksi Luhur Ojek Online Indonesia

16 April 2023
Dear Para Pelanggan Ojol: Jika Belum Siap Dijemput, Jangan Order Dulu, Dong!

Dear Para Pelanggan Ojol: Jika Belum Siap Dijemput, Jangan Order Dulu, Dong!

21 Desember 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kisah bapak saya cari kerja bikin iri karena loker banyak dan nggak ribet, tidak seperti zaman sekarang Mojok.co

Kisah cari kerja di generasi bapak saya bikin iri karena loker banyak dan nggak ribet, tidak seperti zaman sekarang

13 Agustus 2026
Warmindo ruang pengaman sosial terakhir buat kamu yang miskin (Hammam Izzuddin/Mojok.co)

Warmindo akan selalu menjadi ruang pengaman sosial terakhir bagi kita yang dompetnya sedang sekarat

14 Agustus 2026
5 penderitaan jadi peneliti lapangan yang sering dikira pekerjaan enak karena jalan-jalan dan dibayar Mojok.co

5 penderitaan jadi peneliti lapangan yang sering dikira pekerjaan enak karena isinya jalan-jalan dan dibayar

11 Agustus 2026
Sisi gelap tren gaya hidup minimalis: kami nggak belanja bukan karena aesthetic, tapi memang nggak ada duit

Sisi gelap tren gaya hidup minimalis: kami nggak belanja bukan karena aesthetic, tapi memang nggak ada duit

11 Agustus 2026
Cerita orang Muhammadiyah di tengah kultur NU Tegal yang kental: awalnya syok, lama-lama bisa ambil hikmahnya Mojok.co

Cerita orang Muhammadiyah di tengah kultur NU Tegal yang kental: awalnya syok, lama-lama bisa ambil hikmahnya

12 Agustus 2026
Jangan Ngotot Ambil KPR kalau Belum Siap Finansial dan Mental Mojok.co

Ketahuilah, masalah KPR rumah bukan hanya soal bayar, tapi masih ada 5 masalah yang bakal bikin kamu stres

13 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.