Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup

Kenapa muter-muter di Indomaret tanpa beli apa-apa sudah bikin senang?

Yamadipati Seno oleh Yamadipati Seno
3 Agustus 2026
A A
Kenapa muter-muter di Indomaret tanpa beli sudah bikin senang? (Unsplash)

Kenapa muter-muter di Indomaret tanpa beli sudah bikin senang? (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Hampir semua orang pernah melakukannya. Motor berhenti di depan gerai, pintu otomatis berbunyi, lalu kaki melangkah pelan menyusuri rak mie instan, kulkas minuman, dan deretan stiker diskon. Lima menit kemudian saya keluar dari Indomaret dengan tangan kosong, tapi kepalanya terasa lebih ringan.

Kementerian Perdagangan mencatat 53.500 gerai minimarket di Indonesia pada kuartal I 2025, dan Indomaret memimpin dengan 23.127 gerai (Kompas, 2025). Artinya, jutaan orang memiliki akses ke “ruang jeda” ini dalam radius beberapa ratus meter dari rumah. Psikologi menawarkan setidaknya empat penjelasan kenapa ruang sebiasa itu terasa menyenangkan.

ADVERTISEMENT

#1 Memilih memulihkan rasa kendali

Scott Rick, ahli perilaku konsumen dari University of Michigan, bersama Beatriz Pereira dan Katherine Burson, menerbitkan riset “The Benefits of Retail Therapy di Journal of Consumer Psychology” (2014). Tiga eksperimen mereka menunjukkan satu hal: kesedihan tumbuh dari perasaan kehilangan kendali atas hidup, dan tindakan memilih mengembalikan kendali itu.

Kepada Money.com, Rick menegaskan bahwa orang tidak perlu benar-benar membayar. “Kunci utamanya adalah prosesnya, pengambilan keputusannya. Barangnya cuma cherry on top,” katanya. Sekadar memasukkan barang ke keranjang, atau menimbang dua merek kopi kaleng di depan kulkas, sudah menjalankan mekanisme yang sama.

Indomaret menyodorkan puluhan keputusan kecil berisiko nol. Di kantor, seseorang mungkin tidak berdaya atas beban kerjanya. Di depan rak, dia raja atas pilihan rasa Chitato.

#2 Otak merayakan antisipasi, bukan transaksi di Indomaret

Susan Albers, psikolog Cleveland Clinic, menjelaskan bahwa otak melepaskan dopamin, serotonin, dan endorfin jauh sebelum seseorang membayar. “Sebagian orang mengira hormon ini baru muncul ketika Anda benar-benar membeli barang, padahal prosesnya mulai jauh sebelum itu, bahkan sebelum Anda keluar rumah, karena Anda menikmati semua kemungkinannya,” katanya.

Albers menambahkan faktor sensorik. Aroma makanan, lampu terang, musik latar, dan tumpukan warna di rak Indomaret bekerja bersamaan. Kombinasi itu, menurut dia, “begitu memenuhi indra sampai sanggup mengeluarkan kita dari realitas sejenak.” Kepala yang penuh cicilan mendadak sibuk membandingkan promo camilan.

#3 “Gitu-gitu saja” justru resepnya

Justru keseragaman di Indomaret itulah obatnya. Rachel dan Stephen Kaplan lewat Attention Restoration Theory menyebut empat syarat lingkungan yang memulihkan: being away (rasa lepas dari rutinitas), extent (ruang yang koheren dan familiar), compatibility (cocok dengan niat kita), dan soft fascination, rangsangan lembut yang menarik perhatian tanpa menyita tenaga berpikir.

Baca Juga:

Saya akhirnya mengakui keunggulan Indomaret karena 3 barang ini

3 hal yang mendorong saya meninggalkan Alfagift dan beralih Klik Indomaret walau lebih mahal

Rak-rak Indomaret memenuhi keempatnya dengan ongkos nol rupiah. Barisan produk menarik mata, tapi tidak menuntut fokus, sehingga pikiran masih punya ruang untuk melamun dan menata diri. 

Robert Zajonc menambahkan potongan terakhir lewat mere exposure effect: makin sering seseorang bertemu stimulus yang sama, makin besar rasa sukanya. Denah rak yang nyaris identik dari Aceh sampai Papua membuat otak berhenti bekerja keras. Ia tahu persis apa yang menantinya di lorong kedua.

#4 Indomaret menawarkan ruang ketiga yang paling demokratis

Sosiolog Ray Oldenburg lewat The Great Good Place memperkenalkan konsep third place: ruang di luar rumah dan tempat kerja yang bersifat netral, egaliter, murah, dan tidak menuntut apa pun. Kafe masih menagih harga minimum dan sedikit performa sosial. Indomaret tidak. Kasir tidak menghitung berapa lama seseorang berdiri menatap rak sereal.

Kompas (2024) merekam tren anak muda duduk berlama-lama di kursi besi Indomaret. Psikolog Iis Amalia menilai kebiasaan itu memang membawa efek positif. 

“Bisa memberikan momen jeda sejenak dari rutinitas yang menjenuhkan, sehingga mengurangi tekanan mental,” ujarnya. Dia lalu membaca tren kursi Indomaret sebagai gejala tekanan hidup masyarakat kian meningkat, sementara kota gagal menyediakan ruang publik yang murah dan nyaman.

Catatan penting yang wajib kamu pikirkan

Iis mengingatkan satu hal penting: kursi Indomaret tidak menyembuhkan stres. Ia hanya menunda dan meredakan. 

Rick pun memasang rambu serupa. Terapi ritel menolong dengan batas yang jelas, dan berubah merusak begitu seseorang memakainya untuk kabur dari masalah atau menjebol anggaran. Albers menarik garis antara distraksi sesekali dan penghindaran kronis.

Jadi, Indomaret memang gitu-gitu saja. Di situlah justru letak kekuatannya. 

Di tengah kota yang serba mahal, bising, dan menuntut, gerai berlampu putih-biru-merah itu menawarkan tiga hal yang langka sekaligus gratis: pilihan, prediktabilitas, dan izin untuk sekadar ada tanpa membeli apa pun.

Penulis: Yamadipati Seno

Editor: Kenia Intan

BACA JUGA Karyawan Indomaret adalah Pekerja Paling Underrated di Indonesia

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 3 Agustus 2026 oleh

Tags: cara menghilangkan stresdiskon indomaretindomaretkursi Indomaret
Yamadipati Seno

Yamadipati Seno

ArtikelTerkait

4 Kebohongan Tentang Indomaret yang Perlu Diluruskan (Unsplash)

4 Kebohongan Tentang Indomaret yang Perlu Diluruskan

4 Februari 2026
6 Rekomendasi Jajanan Indomaret dengan Kandungan Gula Nol Gram

6 Rekomendasi Jajanan Indomaret dengan Kandungan Gula Nol Gram

19 November 2023
indomaret

Babak Akhir dari Rivalitas Indomaret dan Alfamart

9 Juli 2019
Kasta Teh Celup Indomaret yang Paling Wangi dan Enak untuk Diseduh Mojok.co

Kasta Teh Celup Indomaret yang Paling Wangi dan Enak untuk Diseduh

6 Maret 2025
6 Camilan di Indomaret yang Meresahkan Terminal Mojok

6 Camilan di Indomaret yang Meresahkan

15 Agustus 2022
9 Produk Skincare di Indomaret yang Cocok untuk Remaja

9 Produk Skincare di Indomaret yang Cocok untuk Remaja

27 Maret 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Rute kucing UGM, spot lari Jogja yang kalcer dan ramah untuk pelari pemula Mojok.co

Rute kucing UGM, spot lari Jogja yang kalcer dan ramah untuk pelari pemula

29 Juli 2026
Bodoh! Ngapain iuran 100 ribu demi mengundang sound horeg (Pexels)

Saat Jakarta terasa lebih tenang dibanding mudik ke Jawa Timur gara-gara teror pawai sound horeg Agustusan

29 Juli 2026
Saya pernah mengira orang miskin itu kurang berusaha, dan saya salah besar

Saya pernah mengira orang miskin itu kurang berusaha, dan saya salah besar

30 Juli 2026
Kenapa muter-muter di Indomaret tanpa beli sudah bikin senang? (Unsplash)

Kenapa muter-muter di Indomaret tanpa beli apa-apa sudah bikin senang?

3 Agustus 2026
Tarif parkir SCBD Jakarta bikin syok, bisa buat dua kali makan di kampung  Mojok.co

Tarif parkir SCBD Jakarta bikin syok, bisa buat dua kali makan di Jogja

27 Juli 2026
5 Peringatan untuk wargi Jakarta yang nafsu pindah ke Salatiga (Unsplash)

5 Peringatan untuk wargi Jakarta yang nafsu banget mau pindah ke Salatiga

2 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.