Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

Bakso Malang minggir dulu, status makanan khas Malang mending kasihin ke tempe mendol yang endul itu

Anisah Meidayanti oleh Anisah Meidayanti
26 Juli 2026
A A
Tempe mendol yang endul gusur bakso Malang dari hati saya (Wikimedia Commons)

Tempe mendol yang endul gusur bakso Malang dari hati saya (Wikimedia Commons)

Share on FacebookShare on Twitter

Selama tinggal di Malang, saya pikir akan lebih sering makan bakso Malang. Namun nyatanya, saya malah justru jatuh cinta sama tempe, tepatnya tempe mendol.

Iya, nggak ada yang nggak kenal sama bakso Malang. Kuahnya bening, pakai pentol, tahu, siomay, plus gorengannya yang beragam bentuk menjadi ciri khas. Comfort food ini cocok untuk segala cuaca.

Namun ternyata, setelah evaluasi, ternyata saya malah lebih sering makan tempe ketimbang bakso Malang. Baik beli lalu masak sendiri atau ketika makan di warung, selalu ada tempe. Bahkan malah jadi lauk wajib kalau buat saya, terutama tempe mendol.

Menurut saya, tempe di Malang itu seperti punya ciri khas sendiri yang nggak ada di tempat lain. Salah satunya adalah kedelainya yang sangat melimpah dan terpampang nyata. 

Bahkan berdasar amatan sekilas, kadang saya merasa tempe Malang itu tidak ada jamur-jamurnya, alias full kedelai. Seperti sekumpulan kedelai yang lagi ngumpul aja gitu. Belum lagi dengan kedelai yang melimpah itu, harganya tempe mendol sangat terjangkau.

Tempe mendol favorit melebihi bakso Malang

Tempe mendol adalah makanan tradisional khas Jawa Timur, khususnya Malang. Bahan dasarnya tentu tempe dan biasanya menggunakan tempe semangit atau tempe yang sudah lewat matang. Tempe tersebut lalu dibuat halus bersama bumbu, dibuat lonjong, lalu digoreng.

Nah, buat saya, tempe mendol ini another level bahkan melebihi bakso Malang kalau buat saya. Kamu bisa menemukan makanan ini dengan mudah. Salah satunya di warung yang jualan nasi jagung.

Walaupun terbuat dari tempe yang tidak good looking, tapi tempe mendol ini enak sekali. Buruk rupa tapi jadi primadona berkat tambahan bumbu bawang putih, bawang merah, cabai, daun jeruk, dan rempah lainnya. 

Baca Juga:

Saya sudah hidup di Malang selama 2 tahun, dan tetap tidak bisa menerima sound horeg

Orang Malang nggak ada yang suka main ke Kayutangan. Udah macet dan semrawut, desainnya yang meniru Malioboro bikin ilfil

Belum lagi secara rasa, tempe mendol ini unik. Ada rasa asam tapi gurih juga pedas yang nagih. Walaupun kadang, banyak orang yang meragukan bentuknya yang bulat dan lonjong.

Bentuk nggak meyakinkan, tapi rasa nggak ada lawan

Kalau cuma melihat bentuk, tempe mendol memang kalah jauh dari bakso Malang. Apalagi kalau orang mendengar bahwa bahan makanan ini berasal dari sisaan saja.

Arti dari tempe semangit, atau orang juga mengenalnya sebagai tempe bosok, tidak perlu saya jelaskan. Namun, kalau udah ngomongin rasa, kuliner ini yang terbaik.

Makanan yang sudah ada sejak zaman Belanda ini terinspirasi dari frikadel atau perkedel, makanan orang Belanda. Ia sangat cocok menjadi teman nasi pecel, nasi jagung, nasi lodeh, dan rawon. Makan bersama nasi hangat saja sudah semantap itu.

Kepada warga Malang, saya meminta maaf sebesar-besarnya. Bakso Malang masih kalah jauh dari tempe mendol, kalau menurut selera saya. Ya gimana ya, kalau sudah selera, nggak ada yang bisa ngalahin. 

Penulis: Anisah Meidayanti

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Panduan Mengenali Bakso Malang yang Asli dari Kera Ngalam, biar Kalian Nggak Kena Tipu

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 26 Juli 2026 oleh

Tags: bakso Malangjawa timurkuliner malangmakanan khas malangMalangtempe mendol
Anisah Meidayanti

Anisah Meidayanti

Mbak-Mbak Pekerja WFA yang Suka Menulis Pengalaman Perjalanannya. Tapi juga Menaruh Perhatian Pada Isu Lingkungan, Gender dan Kesehatan Mental

ArtikelTerkait

Minum Teh Tawar dan Makan Leunca: Culture Shock Orang Jawa Timur yang Datang ke Purwakarta

Minum Teh Tawar dan Makan Leunca: Culture Shock Orang Jawa Timur yang Datang ke Purwakarta

6 September 2023
6 Tips Bertahan Hidup dengan Kualitas Air di Sidoarjo Terminal Mojok

6 Tips Bertahan Hidup dengan Kualitas Air di Sidoarjo

24 Maret 2022
Culture Shock Warga Cepu Pindah ke Malang, Banyak Orang Ngomong Kebolak-balik dan “Kasar” Mojok.co Surabaya

Malang Bukan Lagi Kota yang Dingin dan Asri, Kini Ia Menjelma Jadi Kota Panas dan Tak Menyenangkan

10 Juni 2026
Bakso Raos, Kuliner Endemik yang Wajib Diketahui Maba Unesa Ketintang Terminal Mojok

Bakso Raos, Kuliner Endemik yang Wajib Diketahui Maba Unesa Ketintang

15 Juli 2022
3 Kuliner Jogja yang Laris Manis di Daerah Asalnya, tapi Kurang Laku di Malang Mojok.co

3 Kuliner Jogja yang Gagal Menggoyang Lidah Orang Malang

1 Agustus 2024
Trans Jatim, Satu-Satunya Proker Gubernur Jawa Timur yang Patut Diapresiasi

Trans Jatim, Satu-Satunya Proker Gubernur Jawa Timur yang Patut Diapresiasi

15 September 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Stasiun KCIC Padalarang: mewah di dalam, semrawut di luar, bukti pembangunan nggak mikirin tata ruang

Stasiun KCIC Padalarang: mewah di dalam, semrawut di luar, bukti pembangunan nggak mikirin tata ruang

26 Juli 2026
Pesan untuk orang tua ambis yang khawatir anaknya nggak juara kelas Mojok.co

Pesan dari orang tua untuk sesama orang tua, stop paksa anak yang baru masuk SD jadi juara kelas

24 Juli 2026
Sebaiknya para pejabat berhenti bawa-bawa Jawa Timur untuk tameng atas gaya bicara yang arogan

Sebaiknya para pejabat berhenti bawa-bawa Jawa Timur untuk tameng atas gaya bicara yang arogan

23 Juli 2026
Nongkrong sama teman yang lagi mabuk dan banyak bacot benar-benar bikin emosi

Nongkrong sama teman yang lagi mabuk dan banyak bacot benar-benar bikin emosi

20 Juli 2026
Darurat ruang terbuka hijau, warlok Kota Jogja harus mampir daerah tetangga untuk sekadar duduk-duduk di taman Mojok.co

Darurat ruang terbuka hijau, warlok Kota Jogja harus mampir daerah tetangga untuk sekadar duduk-duduk di taman

24 Juli 2026
13 Tabiat Mahasiswa KKN yang Dibenci Warga Desa, Jangan Dilakukan atau Kalian Jadi Musuh Bersama Mojok.co

Apa salahnya mahasiswa kkn di kota? Mereka sedang belajar, bukan cuma nyari enak

20 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.