Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus

Dear UNY, Tambah Fakultas Baru Sah-sah Aja, tapi Jangan Lupa Pikirkan Lahan Parkirnya 

Georgius Cokky Galang Sarendra oleh Georgius Cokky Galang Sarendra
27 Juni 2025
A A
Dear UNY, Tambah Fakultas Baru Sah-sah Aja, tapi Jangan Lupa Pikirkan Lahan Parkirnya  MOjok.co kampus

Dear UNY, Tambah Fakultas Baru Sah-sah Aja, tapi Jangan Lupa Pikirkan Lahan Parkirnya  (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

UNY sedang sibuk-sibuknya membuka fakultas baru. Penambahan ini seiring dengan berubahnya status UNY menjadi PTN-BH. Ada 2 fakultas yang kini sudah siap untuk menerima calon mahasiswa baru 2025, yaitu Fakultas Kedokteran (FK), dan Fakultas Hukum (FH). Hal ini secara tidak langsung menambah jumlah mahasiswa baru di UNY.

Penambahan jumlah mahasiswa ini bukan berarti tanpa masalah. Masalah yang paling dapat dirasakan dari hal ini adalah soal ketersediaan lahan parkir. Jujur saja, lahan parkir kendaraan di UNY ini sudah over capacity di banyak titik. Imbasnya, tiap perkuliahan semester baru datang, banyak mahasiswa kelimpungan mencari tempat parkir karena sudah penuh dan sesak.

Hal inilah yang membuat saya sebagai mahasiswa UNY selalu malas tiap ketemu semester baru. Selain harus mengumpulkan semangat untuk kembali berkuliah, saya juga harus mengumpulkan kesabaran untuk mencari tempat parkir yang nyaman.

Masalah yang sudah ada sebelum adanya fakultas baru

Permasalahan parkir ini nyatanya bukan datang tiba-tiba. Sebelum wacana fakultas baru diumumkan, parkir ini sudah jadi momok mahasiswa setiap harinya. Bahkan, sejak pertama kali menjadi maba, saya sudah dipusingkan mencari tempat parkir saking padatnya.

Mahasiswa harus cepet-cepetan dateng pagi kalau mau dapat tempat parkir. Nasib baik buat mereka yang dapet jadwal kelas pagi. Mereka bisa leluasa memilih tempat parkir. Bagi mereka yang datang siang, mau nggak mau harus kerepotan mencari tempat parkir.  

Salah satu momok parkiran di UNY adalah parkiran Fisip. Sudah parkirannya kecil, mahasiswanya bejibun gara-gara menampung mahasiswa FH. Bahkan, kini parkiran Fisip sudah merembet ke halaman gedung Fisip B yang ada di seberangnya. Teman saya yang merupakan mahasiswa Fisip berkali-kali mengeluhkan hal ini. Saya sampai kasihan. 

Saking parahnya urusan parkir di UNY ini, Gedung Parkir Terpadu yang merupakan lahan parkir terbesar di UNY saja kini sudah mulai penuh. Hampir semua lantai kerap terisi penuh dengan kendaraan bermotor.

Saya nggak habis pikir. Gedung parkir ini padahal punya 3 lantai parkir motor yang sangat luas, tapi setiap kali saya mau parkir di situ, tinggal lantai 3 saja yang masih lowong. Di situ saya langsung sadar betapa daruratnya masalah parkir di UNY.

Baca Juga:

Motor dan Helm Hilang Itu Hal Biasa di UNY, Fungsi Satpamnya Saja Juga Ikutan Hilang

Kritik untuk Mahasiswa Jurusan Sastra Indonesia UNY dan UAD, Terlalu Ndakik-Ndakik hingga Berjarak dari Realitas

Kasihan mahasiswa UNY

Jika dilihat dari lokasinya, UNY sendiri termasuk ke dalam kawasan padat penduduk. Saking padatnya, bahkan di sebelah barat Fakultas Teknik sendiri sudah langsung berbatasan dengan perkampungan warga. Itu pun hanya dibatasi oleh jalan kecil yang lebarnya nggak seberapa.

Makanya saya sangat bingung sama UNY, kok bisa mewacanakan pembangunan fakultas baru padahal lahannya tinggal seuprit. Udah gitu lahan parkirnya sudah tidak manusiawi lagi untuk menampung kendaraan mahasiswa yang tiap tahun makin nambah.

Pada akhirnya yang jadi korban adalah mahasiswa sendiri. Sudah dipusingkan dengan beban akademik, harus dibuat pusing juga soal parkir yang nggak selesai-selesai. Terlebih, ada saja beberapa oknum mahasiswa yang masih suka parkir sembarangan, bikin emosi nambah. Saya berharap semoga mahasiswa baru yang mulai berkuliah di semester baru nanti tidak kaget dan kapok.

Harapan saya, semoga masalah parkir di UNY ini cepat selesai. Sebenarnya jika UNY keukeuh ingin menambah fakultas baru boleh saja. Asal, fasilitas penunjang seperti parkiran juga dipertimbangkan. Ya, berharap saja ke depannya ada penambahan fasilitas parkir baru di UNY, meskipun saya juga nggak tahu kalau direalisasikan bakal dibangun di mana. Lha lahan sekitarnya saja sudah penuh. 

Penulis: Georgius Cokky Galang Sarendra
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA Sastra Indonesia UNY, Jurusan yang Aslinya Biasa Saja, tapi Dikemas Luar Biasa oleh Kampus.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 27 Juni 2025 oleh

Tags: Fisip UNYparkiran UNYuniversitas negeri yogyakartaUNY
Georgius Cokky Galang Sarendra

Georgius Cokky Galang Sarendra

Penulis dengan perspektif khas Mas-mas Jawa. Tumbuh besar dengan lagu-lagu Oasis dan drama Manchester United, kini sedang meniti jalan panjang (dan pasti) menuju kesuksesan

ArtikelTerkait

Benarkah Mahasiswa UNY Adalah (Calon) Mahasiswa yang Terbuang dari UGM? Iya, tapi Nggak Juga Jogja kuliah di UGM warung makan sekitar UGM seleksi masuk ugm jurusan s1 UGM

Benarkah Mahasiswa UNY Adalah (Calon) Mahasiswa yang Terbuang dari UGM? Iya, tapi Nggak Juga

21 Februari 2024
Benarkah Mahasiswa UNY Adalah (Calon) Mahasiswa yang Terbuang dari UGM? Iya, tapi Nggak Juga Jogja kuliah di UGM warung makan sekitar UGM seleksi masuk ugm jurusan s1 UGM

Saya Gagal Kuliah di UGM, dan setelah 13 Tahun, Penyesalan Tersebut Tetap Ada

14 Maret 2024
4 Jalan Berbahaya di Bantul yang Nggak Disadari Banyak Pengendara

Stop Mencibir Mahasiswa Asal Bantul yang Ngekos di Sleman, Kami Ngekos karena Kami Masih Sayang Punggung!

3 Juli 2024
7 Tahun Kuliah di UNY Berakhir Jadi Tertawaan dan Beban (Unsplash)

Saya Sempat Menyesal dan Malu setelah 7 Tahun Kuliah di UNY, Berakhir Jadi Beban Keluarga dan Ditertawakan Banyak Orang

25 April 2025
UNY Bikin Mahasiswa UNJ Iri karena Sempitnya Gedung Kuliah (Unsplash)

Irinya Mahasiswa FIS UNJ Melihat FISHIPOL UNY: Ketika Luas Satu Fakultas Setara Satu Kampus

24 Juni 2024
Benarkah Mahasiswa UNY Adalah (Calon) Mahasiswa yang Terbuang dari UGM? Iya, tapi Nggak Juga Jogja kuliah di UGM warung makan sekitar UGM seleksi masuk ugm jurusan s1 UGM

5 Hal yang Membuat Mahasiswa UNY Secara Terus Terang Merasa Iri Sekaligus Mengagumi UGM

15 Agustus 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

4 Soto Khas Semarang yang Wajib Dicicipi Wisatawan Minimal Sekali Seumur Hidup Mojok.co

4 Soto Khas Semarang yang Wajib Dicicipi Wisatawan Minimal Sekali Seumur Hidup

12 Mei 2026
4 Taman Semarang yang Cocok untuk Merenungi Hidup, Kursi Besi Indomaret Minggir Dulu Mojok.co

4 Taman Semarang yang Cocok untuk Merenungi Hidup, Kursi Besi Indomaret Minggir Dulu

12 Mei 2026
Fortuner dan Pajero Memang Arogan, tapi Pemotor yang Nggak Pernah Menyetir Mobil Adalah Red Flag Sesungguhnya di Jalan Raya Mojok.co

Fortuner dan Pajero Memang Arogan, tapi Pemotor yang Nggak Paham Logika Nyetir Mobil Lebih Red Flag di Jalan Raya

14 Mei 2026
Berhenti Jadi Kaum Mistika: Sigar Bencah Semarang Itu Angker karena Sudut Tanjakannya, Bukan Penampakan Tak Kasat Mata

Berhenti Jadi Kaum Mistika: Sigar Bencah Semarang Itu Angker karena Sudut Tanjakannya, Bukan Penampakan Tak Kasat Mata

14 Mei 2026
Sumbersari Malang yang Overrated Masih Jadi Daerah Paling Masuk Akal bagi Maba yang Baru Pertama Kali Merantau Mojok.co

Sumbersari Malang yang Overrated Masih Jadi Daerah Paling Masuk Akal bagi Maba yang Baru Pertama Kali Merantau

16 Mei 2026
Tanjakan Gombel Semarang: Bukan Kerajaan Wewe, tapi Saksi Bisu Jejak Sejarah dan Nadi Utama Kota Semarang

Tanjakan Gombel Semarang: Bukan Kerajaan Wewe, tapi Saksi Bisu Jejak Sejarah dan Nadi Utama Kota Semarang

17 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.