Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Jogja Tetaplah Kota Terbaik untuk Ditinggali, sekalipun Mukanya Berair karena Banjir, dan Penuh Jerawat Berbentuk Tukang Parkir Liar

Rizky Prasetya oleh Rizky Prasetya
18 Mei 2025
A A
3 Wisata di Jogja yang Kelihatan Menarik di TikTok, tapi Aslinya Biasa Saja kuliah di Jogja

3 Wisata di Jogja yang Kelihatan Menarik di TikTok, tapi Aslinya Biasa Saja (Fauzan Azizi via Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Akhir minggu lalu, saya dan istri akhirnya bisa malam mingguan lagi di Jogja. Tempat kami bertemu, jatuh cinta, memutuskan untuk menjalani hidup bersama, dan akhirnya mengikatnya dalam pernikahan. Tak mengagetkan jika selalu ada pembicaraan untuk kembali ke Jogja, agar kami tak lagi LDM, dan bisa mengeksplorasi banyak kemungkinan yang pernah kami bicarakan.

Tapi Jogja tak lagi seperti yang kami kenal. Setidaknya, istri saya kaget melihat begitu banyak klinik kecantikan hanya di sepanjang jalan depan YKPN Seturan saja. Tempat makan juga kelewat banyak. Istri saya memang tak sering ke Jogja, terakhir Desember lalu, tapi itu pun sudah banyak berubah.

Saya yang masih bekerja di Jogja saja tak bisa mengenali kota yang sudah saya tinggali selama 14 tahun belakangan. Tiap saya berangkat mini soccer, saya hampir selalu menemui tempat baru, dan perubahan baru yang sering bikin saya kaget.

Yang lebih aneh lagi, Jogja yang sudah jauh dari apa yang saya kenal, tetap saja punya satu hal yang tak berubah, bahkan sejak 14 tahun yang lalu: tempat terbaik untuk ditinggali dan menghabiskan hidup.

Apanya yang baik dari semua ini, batin saya.

Jogja tempo doeloe

Dulu, saya sempat hidup di Seturan. Seturan yang dulu saya tinggali, jauh, jauh berbeda dari yang kalian lihat sekarang. Jalanannya begitu buruk, begitu banyak kios sepatu KW, serta tak banyak tempat keren berdiri. Tempat yang paling ramai ya Outlet Biru. Di tempat itulah banyak mahasiswa Jogja berusaha jadi keren dengan baju yang entah bagaimana kualitasnya, serta sepatu yang jelas akan bau setelah kamu pakai sebulan.

Gejayan pun tak mengenal kemacetan separah sekarang. Dulu waktu saya ngekos di daerah Kaliwaru (belakang Pakuwon), tak sampai 10 menit, saya sudah bisa sampai ke UNY. Babarsari… well, dulu dan sekarang sama aja sih. Kayaknya.

Kalian mungkin tak akan percaya yang saya bilang selanjutnya, tapi, Jalan Kaliurang dari Kentungan ke Kehutanan UGM, dulu sama sekali tak macet. Saya jarang merasakan macet, agak macet cuman di sore hari. Memang berangsur macet setelah itu, tapi masih bearable dan tidak bikin muntab seperti sekarang.

Baca Juga:

Setahun Hidup di Jogja Bikin Saya Rindu Jalan Berlubang di Bekasi

Saya Memutuskan Pindah dari Jogja Setelah Belasan Tahun Tinggal, karena Kota Ini Mahalnya Makin Nggak Ngotak

Tapi tentu sekarang keadaannya berbeda.

Gejayan adalah kekacauan. Jalan Kaliurang adalah tempat orang berlomba jadi menyebalkan. Seturan, well, Seturan. Kita tak mendapat vibes Jogja yang dulu bikin orang jatuh hati. Temaram lampu jalanan jadi tak lagi menyenangkan karena tiba-tiba ada Pajero yang merasa jadi pusat dunia. Malioboro, yah, begitulah.

Jogja tak lagi menyenangkan. Apalagi buat orang seperti saya, yang sudah belasan tahun di sini, menyaksikan ia berubah pelan-pelan. Seperti melihat orang yang bikin terpesona, pelan-pelan berubah jadi orang yang baiknya dilempar batu bata.

Baca halaman selanjutnya

Berubah ke arah yang seharusnya

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 19 Mei 2025 oleh

Tags: Gejayanjalan kaliurangJogjaSeturan
Rizky Prasetya

Rizky Prasetya

Redaktur Mojok. Founder Kelas Menulis Bahagia. Penulis di Como Indonesia.

ArtikelTerkait

Ilustrasi Suzuki Skydrive Membunuh Bengkel Resminya Sendiri (Unsplash)

Suzuki Skydrive, Motor Aneh yang Membunuh Bengkel Resminya Sendiri

18 Januari 2024
3 Cara bagi Klaten untuk Mengalahkan Ekonomi Jogja (Pexels)

3 Cara Kabupaten Klaten Mengejar Ekonomi dan Status Kota Jogja

26 Maret 2025
Terminal Jombor Jogja, Terminal Murah Primadona Pelajar yang Kini Berkawan Sepi

Terminal Jombor Jogja, Terminal Murah Primadona Pelajar yang Kini Berkawan Sepi

27 Februari 2024
Jalan Persatuan UGM: Jalanan Semrawut yang Bikin Ngelus Dada di Malam Hari

Jalan Persatuan UGM: Jalanan Semrawut yang Bikin Ngelus Dada di Malam Hari

7 September 2024

Harga Parkir dan Makanan ‘Nuthuk’ di Jogja Adalah Warisan Feodal Paling Ra Mashok

2 Juni 2021
Alasan Orang Luar Jogja Lebih Cocok Kulineran Bakmi Jawa daripada Gudeg Mojok.co

Alasan Orang Luar Jogja Lebih Cocok Kulineran Bakmi Jawa daripada Gudeg

17 Januari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Banting Setir dari Jurusan Manajemen Jadi Guru PAUD, Dianggap Aneh dan Nggak Punya Masa Depan Mojok.co jurusan pgpaud

Jurusan PGPAUD, Jurusan yang Sering Dikira Tidak Punya Masa Depan

5 Februari 2026
Tunjungan Plaza Surabaya Lebih Cocok Disebut Labirin daripada Mal, Membingungkan dan Rawan Tersesat Mojok.co

Tunjungan Plaza Surabaya Lebih Cocok Disebut Labirin daripada Mal, Membingungkan dan Rawan Tersesat

2 Februari 2026
5 Profesi yang Kelihatan Gampang, Padahal Nggak Segampang Itu (Unsplash)

5 Profesi yang Kelihatannya Gampang, Padahal Nggak Segampang Itu

4 Februari 2026
Honda CRF, Motor Sok Gagah dan Menyebalkan yang Semoga Saja Segera Lenyap dari Jalanan Mojok.co

Honda CRF, Motor Sok Gagah dan Menyebalkan yang Semoga Saja Segera Lenyap dari Jalanan

1 Februari 2026
Julukan “Blok M-nya Purwokerto” bagi Kebondalem Cuma Bikin Purwokerto Terlihat Minder dan Tunduk pada Jakarta

Purwokerto Memang Kota Wisata, tapi Wisatawan Tak Diberi Petunjuk dan Dibiarkan Bingung Mau ke Mana

5 Februari 2026
Jatiwaringin Bekasi, Daerah Seribu Galian yang Nggak Tahu Kapan Kelarnya. Warga di Sini Punya Kesabaran Tingkat Tinggi bekasi jogja

Setahun Hidup di Jogja Bikin Saya Rindu Jalan Berlubang di Bekasi

6 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Ironi Kerja di Luar Negeri: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Tak Pulang demi Gengsi dan Standar Sukses yang Terus Berganti
  • Surat Wasiat Siswa di NTT Tak Hanya bikin Trauma Ibu, tapi Dosa Kita Semua yang Gagal Melindungi Korban Kekerasan Anak
  • Tak Menyesal Ikuti Saran dari Guru BK, Berhasil Masuk Fakultas Top Unair Lewat Golden Ticket Tanpa Perlu “War” SNBP
  • Tan Malaka “Hidup Lagi”: Ketika Buku-Bukunya Mulai Digemari dan Jadi Teman Ngopi
  • Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan
  • Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.