Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

4 Hal Meresahkan di Balik Jalan Siliwangi Bandung yang Tampak Nyaman

Handri Setiadi oleh Handri Setiadi
25 April 2025
A A
4 Hal Meresahkan di Balik Jalan Siliwangi Bandung yang Tampak Nyaman Mojok.co

4 Hal Meresahkan di Balik Jalan Siliwangi Bandung yang Tampak Nyaman (jabarprov.go.id)

Share on FacebookShare on Twitter

Hampir setiap hari saya melewati Jalan Siliwangi, jalan paling adem se-Bandung. Jalan sepanjang 1,5 kilometer itu adalah rute saya menuju tempat kerja. Sensasi melewati jalan ini tidak pernah terlupa, sejuk karena dikelilingi oleh pepohonan rindang. Terlebih, salah satu jalan utama di Kota Kembang ini berdampingan langsung dengan Hutan Kota Baksil Bandung.

Saya sendiri sudah hampir 8 tahun lamanya melintasi jalan ini. Memang terdapat beberapa perkembangan yang telah dilakukan, seperti penebangan pohon yang menghalangi jalan, menambahkan kursi di trotoar, juga pengaspalan jalan. Namun, ada beberapa hal meresahkan yang tidak bisa saya kesampingkan.  

#1 Banyak pengendara parkir sembarangan

Saya beri sedikit gambaran buat kalian yang belum pernah melewati jalan ini. Salah satu Jalan Siliwangi Bandung terdapat trotoar yang lumayan lebar. Trotoar ini banyak digunakan untuk bersepeda, jogging, atau sekadar duduk-duduk karena di area itu terdapat kursi-kursi untuk pejalan kaki. 

Sayangnya, kursi-kursi itu malah menimbulkan persoalan baru, yakni parkir liar. Orang-orang banyak yang memarkirkan kendaraannya di bahu jalan lalu duduk-duduk di sana. Kendaraan yang parkir sembarangan itu sungguh mengganggu lalu lintas Jalan Siliwangi Bandung. Benar-benar meresahkan.  

#2 Jalan Siliwangi Bandung rawan pohon tumbang

Seperti yang sudah saya singgung sebelumnya, Jalan Siliwangi ini sangat adem karena banyak pohon rindang. Terlebih jalan ini berdekatan dengan Hutan Kota Baksil Bandung, suasana asri sangat terasa. Sayangnya pepohonan rindang itu sudah lama menyimpan persoalan.

Di musim hujan, pohon-pohon itu begitu membahayakan. Entah sudah berapa kali ada kasus pohon tumbang di sana. Hal tersebut dirasa meresahkan dan menghantui para pengendara. Terakhir kali ada pohon besar yang tumbang di jalan ini, beberapa motor rusak, sampai-sampai terdapat pengendara yang terluka parah dan langsung dilarikan ke rumah sakit. Macet berkepanjangan pun tidak bisa terhindarkan. 

#3 Perbaikan Jalan Siliwangi yang belum tuntas

Mungkin hanya Jalan Siliwangi Bandung yang malah semakin tidak nyaman setelah perbaikan jalan. Pernah suatu kali ada perbaikan jalan di sana. Sayangnya perbaikan itu masih menyisakan lubang-lubang. Hingga saat ini, lubang-lubang itu dapat dengan mudah ditemukan. Beberapa memang sudah ditambal dan dilakukan perbaikan, tapi tetap saja jalan itu meresahkan. 

#4 Pengamen online menghalangi akses jalan

Baru akhir-akhir ini ketika melewati Jalan Siliwangi seringkali terdapat orang yang sedang melakukan live streaming. Seperti pengamen yang biasa ditemukan di perempatan lalu lintas, tapi ini dilakukan di trotoar Jalan Siliwangi dan dilakukan secara online. Tidak hanya satu dua, tapi bisa terdapat tiga atau lebih pengamen online yang sedang live streaming.

Baca Juga:

Orang Indonesia Suka Banget Rapat, tapi Nggak Suka Ambil Keputusan, Akhirnya ya, Rapat Lagi!

4 Alasan yang Bikin Saya Malas Datang Bukber, Bukan Cuma karena Jadi Ajang Pamer

Sekilas hal ini tidak tampak seperti masalah serius, tapi kenyataannya, kehadiran mereka meresahkan bagi para pejalan kaki. Hak mereka sebagai pengguna trotoar seakan-akan dihalangi oleh para pengamen online dan membuat pejalan kaki mengalah untuk turun dan berjalan di pinggir jalan besar.

Seharusnya jalan vital yang dikelilingi hutang rindang, suasana menyejukkan, jalan luas, serta memiliki trotoar yang lebar dapat membuat pengendara atau pejalan kaki merasa nyaman. Tapi, ternyata tidak demikian dengan Jalan Siliwangi. Makin hari, makin bulan, makin tahun melintasi jalan ini, yang ada malah menjadi semakin meresahkan.

Penulis: Handri Setiadi
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA 5 Tipe Penghuni Kos Red Flag Menurut Ibu Saya yang Sudah 30 Tahun Mengelola Kos-kosan

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 25 April 2025 oleh

Handri Setiadi

Handri Setiadi

Kadang guru, kadang suka baca buku, anggap saja teman baikmu.

ArtikelTerkait

Stop Glorifikasi Kerja di Bali, Nyatanya Nggak Seindah yang Dibayangkan Orang

Stop Glorifikasi Kerja di Bali, Nyatanya Nggak Seindah yang Dibayangkan Orang

16 Desember 2023
Mitos Gunung Pegat Lamongan yang Bisa Bikin Pegatan terminal mojok.co

Mitos Gunung Pegat Lamongan yang Bisa Bikin Pegatan

14 Desember 2021
Papan Jadwal Kedatangan Transjakarta Nggak Bisa Diandalkan, Bukannya Kasih Estimasi Waktu Malah Bikin Penumpang Emosi

Papan Jadwal Kedatangan Transjakarta Nggak Bisa Diandalkan, Bikin Penumpang Emosi

6 September 2024
Sisi Kelam Kak Ros dalam Serial Upin dan Ipin. Bikin Sebel, tapi Sebenarnya Kasihan

Sisi Kelam Kak Ros dalam Serial Upin dan Ipin. Bikin Sebel, tapi Sebenarnya Kasihan

30 September 2024
Pengalaman Saya Menelusuri iPhone yang Dijambret: Tidak Semudah Film Spionase!

Pengalaman Saya Menelusuri iPhone yang Dijambret: Tidak Semudah Film Spionase!

29 April 2025
Pak Ma’ruf Amin, Nggak Usah Ikut-ikutan Ngomongin Childfree, yang Lain Aja!

Pak Ma’ruf Amin, Nggak Usah Ikut-ikutan Ngomongin Childfree, yang Lain Aja!

14 Februari 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Imlek 2026 Kenangan Simbah Mensyukuri Dodol sebagai Rezeki (Wikimedia Commons)

Imlek 2026 Menjadi Kenangan Manis akan Usaha Simbah Menurunkan Kasta Dodol sebagai Upaya Berterima Kasih kepada Rezeki

17 Februari 2026
4 Hal yang Wajar di Tegal, tapi Nggak Lazim dan Bikin Bingung Pendatang Mojok.co

4 Hal yang Wajar di Tegal, tapi Nggak Lazim dan Bikin Bingung Pendatang

20 Februari 2026
Cuan Jualan Takjil Memang Menggiurkan, tapi Cobaannya Nggak Kalah Besar Mojok.co

Cuan Jualan Takjil Memang Menggiurkan, tapi Cobaannya Nggak Kalah Besar

21 Februari 2026
Turunan Muria: Jalur Tengkorak yang Semua Orang Tahu, tapi Seolah Dibiarkan Merenggut Korban

Turunan Muria: Jalur Tengkorak yang Semua Orang Tahu, tapi Seolah Dibiarkan Merenggut Korban

19 Februari 2026
Mimpi Lulusan S2 Mati di Jakarta, Masih Waras Sudah Syukur (Unsplashj)

Lulusan S2 Merantau ke Jakarta Sudah 3 Tahun: Kini Tidak Lagi Memikirkan Mimpi tapi Cara Bertahan Hidup dan Tetap Waras

18 Februari 2026
Honda Spacy: “Produk Gagal” Honda yang Kini Justru Diburu Anak Muda

Honda Spacy: “Produk Gagal” Honda yang Kini Justru Diburu Anak Muda

19 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

  • Omong Kosong Menua Tenang di Desa: Menjadi Ortu di Desa Tak Cuma Dituntut Warisan, Harus Pikul Beban Berlipat dan Bertubi-tubi Tanpa Henti
  • WNI Lebih Sejahtera Ekonomi dan Mental di Malaysia tapi Susah Lepas Paspor Indonesia, Sial!
  • 3 Dosa Indomaret yang Membuat Pembeli Kecewa Serta Tak Berdaya, tapi Tak Bisa Berbuat Apa-apa karena Terpaksa
  • Derita Orang Biasa yang Ingin Daftar LPDP: Dipukul Mundur karena Program Salah Sasaran, padahal Sudah Susah Berjuang
  • Sarjana Sastra Indonesia PTN Terbaik Jadi Beban Keluarga: 150 Kali Ditolak Kerja, Ijazah buat Lamar Freelance pun Tak Bisa
  • Muak Buka Bersama (Bukber) sama Orang Kaya: Minus Empati, Mau Menang Sendiri, dan Suka Mencaci Maki bahkan Meludahi Makanan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.