Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Otomotif

KA Gajahwong Ekonomi Premium, Andalan Saya PP Jakarta-Jogja yang Harganya Mahal dan Bikin Badan Pegal-Pegal

Rachelia Methasary oleh Rachelia Methasary
6 Maret 2025
A A
KA Gajahwong, Kereta Kelas Eksekutif Rute Jakarta-Jogja Termurah yang Nggak Murahan

KA Gajahwong, Kereta Kelas Eksekutif Rute Jakarta-Jogja Termurah yang Nggak Murahan (Syaifan Bahtiar Nirwansyah via Wikimedia Commons)

Share on FacebookShare on Twitter

Baca Juga:

KA Gajahwong, Kereta Kelas Eksekutif Rute Jakarta-Jogja Termurah yang Nggak Murahan

Stasiun Lempuyangan: Stasiun yang Unik dan Paling Ikonik di Jogja

KA Gajahwong Ekonomi Premium adalah andalan saya PP Jakarta-Jogja, sayangnya, yang saya dapat bukanlah hal menyenangkan, tapi badan yang pegal!

Kereta api adalah moda transportasi yang paling saya andalkan di Pulau Jawa. Sudah tepat waktu, nyaman pula. Jujur saja, saya agak trauma naik pesawat dengan goncangannya yang khas. Apalagi bus, yang memakan waktu lebih panjang dengan harga sama dengan kereta. Selain itu, saya dapat menikmati pemandangan hijau saat menumpangi kereta pagi atau siang, sekalian healing tipis-tipis.

Salah satu kereta yang cukup sering saya naiki adalah KA Gajahwong dengan rute Jakarta-Jogja. Moda yang diresmikan tahun 2011 ini (dulu) harganya terjangkau. Awalnya, KA Gajahwong merupakan kereta kelas ekonomi adu dengkul dengan seat 2-2 yang populer di kalangan pemudik budget pas-pasan. Saya juga pernah merasakannya. Duduk di kursi 45 derajat dan berhadap-hadapan di Gajahwong saat main ke Jogja, bahkan saudara saya sampai tidur di lantai.

Sekitar tahun 2020-an, kereta dengan pemberhentian akhir Lempuyangan ini berubah menjadi ekonomi premium. Selain itu, terdapat gerbong eksekutif yang mengikuti. Tiket KA Gajahwong dibanderol sekitar Rp300 ribu untuk ekonomi dan Rp440 ribu untuk eksekutif, tentunya saya pilih yang paling murah. Dalam bayangan saya, ekonomi premium akan lebih nyaman dan nggak capek, ternyata tetap kelelahan juga.

KA Gajahwong belum new generation seperti kelas ekonomi lain

PT Kereta Api Indonesia (KAI) telah mengganti sejumlah kereta ekonomi menjadi new generation yang tentunya lebih nyaman dan tidak bikin badan sakit. Dua kereta new generation pernah saya tumpangi adalah Gaya Baru Malam Selatan dan Bogowonto, memang masih berstatus ekonomi tapi lebih modern. Harganya tentu lebih mahal sedikit, bisa naik 10-20 ribu dari harga sebelumnya. Worth it sih.

KA Gajahwong dan KA Bogowonto ini seperti “sahabatan” meski jam berangkatnya berkebalikan. Rutenya pun sama, Pasar Senen-Lempuyangan dan sebaliknya. Tapi, saya heran, Gajahwong belum dirombak menjadi new generation dengan kursi biru yang lebih empuk, luas, dan ruang untuk kakinya lebar.  Terakhir saya naik seminggu lalu dari Jogja ke Jakarta, badan saya capek menempuh perjalanan hampir 8 jam. Area duduknya sempit dan kursi bisa dimundurin hanya sedikit saja.

Baca halaman selanjutnya: Harganya terbilang mahal dan tidak worth it…

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 7 Maret 2025 oleh

Tags: ekonomi premiumKA Gajahwong
Rachelia Methasary

Rachelia Methasary

Pustakawan di ibu kota yang senang ngopi, traveling, dan baca buku. Lebih memilih tempat yang sepi dan tenang karena introvert.

ArtikelTerkait

Stasiun Lempuyangan Stasiun Paling Unik di Jogja (Unsplash)

Stasiun Lempuyangan: Stasiun yang Unik dan Paling Ikonik di Jogja

16 Februari 2024
KA Gajahwong, Kereta Kelas Eksekutif Rute Jakarta-Jogja Termurah yang Nggak Murahan

KA Gajahwong, Kereta Kelas Eksekutif Rute Jakarta-Jogja Termurah yang Nggak Murahan

29 Agustus 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kulon Progo Terkesan Santai karena Warlok Tidak Banyak Pilihan Hidup, Bukan karena Menganut Slow Living Mojok.co

Kulon Progo Terkesan Santai karena Warlok Tidak Punya Banyak Pilihan Hidup, Bukan karena Menganut Slow Living

27 Maret 2026
Kembaran Bukan Purwokerto, Jangan Disamakan

Iya Saya Tahu Purwokerto Itu Kecamatan Bukan Kota, tapi Boleh Nggak Kita Santai Saja?

28 Maret 2026
Makanan Malang yang Membuat Saya sebagai Perantau Kecewa, Sebaiknya Jangan Pasang Ekspektasi Ketinggian Mojok.co

Makanan Malang yang Bikin Pendatang seperti Saya Kecewa, Memang Sebaiknya Jangan Pasang Ekspektasi Ketinggian

1 April 2026
Penilai Properti: Profesi "Sakti" di Balik Kredit Bank yang Sering Dikira Tukang Ukur Tanah

Penilai Properti: Profesi “Sakti” di Balik Kredit Bank yang Sering Dikira Tukang Ukur Tanah

31 Maret 2026
Weleri Kendal Baik-baik Saja Tanpa Mie Gacoan, Waralaba Ini Lebih Baik Incar Daerah Lain Mojok.co

Membayangkan Kendal Maju dan Punya Mall Itu Sulit, sebab Mie Gacoan Aja Baru Ada Setahun

31 Maret 2026
Pengalaman Naik Whoosh Pertama Kali, Kereta Cepat Jakarta-Bandung yang Bikin Mental Orang Kabupaten Jiper Mojok.co KA Feeder Whoosh

Pengalaman Menyenangkan Naik Kereta Whoosh, Kereta Cepat yang Jauh Lebih Baik ketimbang Kereta Cepat Taiwan

26 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://youtu.be/AXgoxBx-eb8?si=Oj6cw-dcHSgky7Ur

Liputan dan Esai

  • Kerja di Kafe Bikin Stres karena Bertemu Gerombolan Mahasiswa Jogja yang Nggak Beradab, Sok Sibuk di Depan “Budak Korporat”
  • Gagal Lolos SNBP UGM Bukan Berarti Bodoh, Seleksi Nilai Rapor Hanya “Hoki-hokian” dan Kuliah di PTN Tidak Menjamin Masa Depan
  • Siswa Terpintar 2 Kali Gagal UTBK SNBT ke UB, Terdampar di UIN Jadi Mahasiswa Goblok dan Nyaris DO
  • “Side Hustle” Bisa Hasilkan hingga Rp500 Juta per Bulan Melebihi Gaji Kerja Kantoran, tapi Bikin Tersiksa karena Tidak Pernah Berhenti Bekerja
  • Penyesalan Kaum Mendang-mending yang Dilema Pakai Kereta Eksekutif hingga Memutuskan Tobat dari Kondisi “Neraka” Kereta Ekonomi
  • Derita Jadi PNS atau ASN di Desa: Awalnya Bisa Sombong Status Sosial, Tapi Berujung Ribet karena “Diporoti” dan Dikira Bisa Jadi Ordal

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.