Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

4+1 Aturan Tidak Tertulis supaya Nyaman Tinggal di Tegal

Dyan Arfiana Ayu Puspita oleh Dyan Arfiana Ayu Puspita
11 Desember 2024
A A
4+1 Aturan Tidak Tertulis supaya Nyaman Tinggal di Tegal

4+1 Aturan Tidak Tertulis supaya Nyaman Tinggal di Tegal (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Rasanya tidak ada yang tidak bisa ditemukan di Tegal. Mau cari hiburan yang seperti apa, Tegal punya semuanya. Wisata alam dari pantai hingga gunung, tersedia. Wisata religi? Jangan ditanya. Ada banyak makam tokoh terkenal di sini yang biasa dijadikan sebagai tempat ziarah.

Dilihat dari sektor pendidikan, transportasi, dan fasilitas publik pun semua memadai. Ditambah, biaya hidup di Tegal yang masih terbilang murah. Semua pesona itu layak membuat Tegal menjadi tempat tujuan untuk tinggal. Pantaslah jika kotanya menyandang julukan Tegal Laka-laka, yang berarti Tegal tiada duanya, sedangkan kabupatennya berjulukan Mbetahi Lan Ngangeni, yang berarti bikin betah dan rindu.

ADVERTISEMENT

Nah, jika kalian berencana untuk tinggal di Tegal, ada baiknya perhatikan dulu aturan tidak tertulis ini supaya hidup di sini semakin nyaman.

#1 Biasakan lidah dengan rasa pedas dan kaya bumbu di Tegal

Masakan orang Tegal, identik dengan rasa pedas. Jadi, hal pertama yang harus kamu lakukan jika ingin menetap di sini adalah dengan membiasakan diri untuk makan makanan yang pedas. Jika kamu berasal dari tempat yang terbiasa dengan cita rasa masakan manis, kamu akan kerepotan jika tidak segera berdaptasi.

Selain itu, masakan di sini juga dikenal kaya dengan bumbu. Contoh, soto. Jika di tempat lain soto cenderung memiliki kuah yang bening, soto di Tegal punya tampilan yang lebih “berat” karena kuahnya yang kental. Kuah kental tersebut berasal dari bumbu tauco yang kaya rasa. Kalau tidak terbiasa, pasti akan merasa aneh dengan rasa soto satu ini.

#2 Waspada berkendara, jauhi angkutan umum

Selain itu, biasakan pula untuk waspada saat berkendara di Tegal. Berdasarkan penuturan dari banyak warga pendatang, mereka mengaku mengalami culture shock dengan perilaku berkendara orang Tegal. Menurut mereka, orang sini kalau naik kendaraan itu ngeri-ngeri sedap. Mereka cenderung memacu kendaraan dengan cepat dan tidak mau kalah.

Nah, supaya lebih nyaman, patuhi juga aturan tidak tertulis saat berkendara di sini, yaitu menjaga jarak dengan angkutan umum. Pasalnya, angkutan umum atau yang dikenal dengan nama angkot ini bisa tiba-tiba menepi untuk menaikturunkan penumpang. Kalau ndilalah kita pas di belakang angkot dan sedang tidak fokus, bisa-bisa nabrak.

#3 Wajib belajar cara bikin teh yang bener di Tegal

Selanjutnya, biar makin nyaman tinggal di Tegal, jangan lupa juga untuk belajar cara membuat teh yang benar.

Baca Juga:

Jadi warga Tegal bukan sekadar soal domisili, tapi ujian mental karena harus menelan kekalahan demi kekalahan

4 alasan Alun-alun Tegal jadi tempat jogging favorit warga

Jadi begini. Tegal dan teh adalah dua hal yang tidak bisa dipisahkan. Ngeteh, sudah menjadi bagian dari budaya orang sini. Bahkan, Tegal punya sebutan tersendiri untuk kebiasaan ngeteh ini, yaitu cipok, alias moci karo ndopok, yaitu suatu kegiatan minum teh bersama menggunakan poci sambil ngobrol ngalor-ngidul.

Itu sebabnya penting untuk belajar cara membuat teh yang enak supaya tidak kena paido atau hujatan. Teh yang enak bagi orang Tegal adalah teh yang kental, manis dengan hint rasa sepat di lidah. Teh yang seperti itu baru di-approve sebagai teh beneran.

Sebaliknya, jika menyajikan teh yang bening, siap-siap saja bakalan dikomen. Dibilang ora pinter gawe teh sampai disindir harga teh di rumah ini mahal.

#4 Kalau dikirim makanan, minimal kirim balik

Aturan tidak tertulis selanjutnya yang harus diperhatikan biar makin nyaman tinggal di Tegal adalah dengan memahami konsep timbal-balik. Orang Tegal senang sekali kirim-kiriman makanan ke tetangga. Kadang, ada yang sengaja masak agak banyak demi bisa berbagi ke tetangga.

Nah, yang wajib diperhatikan adalah, pastikan bahwa ketika dikirim makanan, ingatlah untuk mengirim balik. Bisa makanan, buah, ataupun yang lainnya. Tapi, jenisnya jangan plek ketiplek. Wagu juga kalau kemarin dikirim bubur kacang hijau, trus besoknya gantian ngirim kacang hijau. Pekok itu namanya,

Urusan ganti-gantian ini juga berlaku ketika ada hajatan. Kalau kamu menggelar hajatan dan ada tetangga yang menyumbang beras, dsb., jangan buru-buru seneng dulu. Ingatlah bahwasanya kelak ketika si penyumbang itu menggelar hajatan, kamu harus mengembalikan sejumlah yang pernah kamu terima.

Ada satu lagi nih aturan tidak tertulis supaya makin nyaman tinggal di Tegal, khususnya di Kabupaten Tegal. Dilarang iri dengan perkembangan kota yang begitu njomplang dengan wilayah kabupaten.

Sudah. Terima saja keadaan Kabupaten Tegal yang gitu-gitu aja. Lha wong pas pemilihan bupati kemarin sebenarnya ada kesempatan untuk berbenah dan berubah dengan memilih pemimpin yang muda dan pintar, kok. Ehhh, malah disia-siakan.

Penulis: Dyan Arfiana Ayu Puspita
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA 3 Oleh-oleh Khas Tegal yang Tidak Boleh Kalian Lewatkan.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 11 Desember 2024 oleh

Tags: aturan tidak tertuliskabupaten tegalkota tegaltegal
Dyan Arfiana Ayu Puspita

Dyan Arfiana Ayu Puspita

Alumnus Universitas Terbuka yang bekerja sebagai guru SMK di Tegal. Menulis, teater, dan public speaking adalah dunianya.

ArtikelTerkait

4 Hal yang Bikin Saya Malas Belanja ke Yogya Mall Slawi

4 Hal yang Bikin Saya Malas Belanja ke Yogya Mall Slawi

1 Juli 2024
8 Aturan Tidak Tertulis ketika Naik Pesawat, Saya Terpaksa Tulis karena Semakin Banyak Penumpang Nggak Peka Mojok.co

Aturan Tidak Tertulis Saat Naik Pesawat, Jangan Lakukan kalau Nggak Mau Dibilang Norak!

30 Juli 2024
12 Kosakata Bahasa Tegal yang Biasa Digunakan dalam Percakapan Sehari-hari

12 Kosakata Bahasa Tegal yang Biasa Digunakan dalam Percakapan Sehari-hari

28 Februari 2022
3 Hal yang Bisa Dilakukan di Malioboro Tegal, tapi Nggak Bisa Dilakukan di Malioboro Jogja

3 Hal yang Bisa Dilakukan di Malioboro Tegal, tapi Nggak Bisa Dilakukan di Malioboro Jogja

12 September 2024
Kerupuk Antor: Kerupuk Kotor Khas Tegal yang Nggak Insekyur karena Harga Minyak Goreng Naik Terminal Mojok.co

Kerupuk Antor: Kerupuk Kotor Khas Tegal yang Nggak Insekyur karena Harga Minyak Goreng Naik

13 April 2022
Cerita di Balik 3 Sungai yang Terkenal Angker di Tegal Mojok.co

Cerita di Balik 3 Sungai yang Terkenal Angker di Tegal

14 Oktober 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Nakes vs pasien BPJS sama-sama korban sistem kesehatan (Unsplash)

Nakes vs pasien BPJS terjadi karena sistem kesehatan yang busuk

9 Agustus 2026
Jangan Lakukan 4 Hal Ini Saat Kuliah S2, Sudah Bukan Waktunya Lagi S1

Bukan karena jenius, tapi kuliah S2 memang jauh lebih gampang ketimbang S1

8 Agustus 2026
5 Kuliner Madura selain Sate yang Layak Dikenal Lebih Banyak Orang Mojok.co

Jangan cuma mengingat stereotip negatifnya, nyatanya orang Madura itu jago banget masak

10 Agustus 2026
Fenomena “makan” tabungan yang ramai di medsos kini saya alami sendiri, betapa menyesakkan hidup di tengah ketidakpastian Mojok.co

Fenomena “makan” tabungan yang ramai di medsos kini saya alami sendiri, betapa menyesakkan hidup di tengah ketidakpastian

8 Agustus 2026
Nasib perempuan usia 20 tahunan di desa, dianggap sudah tua dan dipaksa menikah  Mojok.co

Nasib perempuan usia 20 tahunan di desa, dianggap sudah tua dan dipaksa menikah 

7 Agustus 2026
Bridesmaid dan groomsmen nggak guna di nikahan desa, tetap saja sinoman dan ibu-ibu dapur yang kerja Mojok.co

Bridesmaid dan groomsmen nggak guna di hajatan desa, tetap saja muda-mudi sinoman dan ibu-ibu dapur yang kerja

5 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.