Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Acara TV

3 Alasan Abang Lim Upin Ipin Nggak Pernah Mengunjungi Kampung Durian Runtuh Lagi

Acep Saepulloh oleh Acep Saepulloh
9 November 2024
A A
3 Alasan Abang Lim Upin Ipin Nggak Pernah Mengunjungi Kampung Durian Runtuh Lagi

3 Alasan Abang Lim Upin Ipin Nggak Pernah Mengunjungi Kampung Durian Runtuh Lagi (Upin Ipin Fandom)

Share on FacebookShare on Twitter

Baca Juga:

Upin Ipin Serial TV yang Tampak Aman untuk Anak-Anak, tapi Aslinya Bisa Merusak kalau Ditonton Tanpa Dampingan Orang Dewasa

Semakin Dewasa, Saya Sadar Bahwa Makan Sambil Nonton Upin Ipin Itu adalah Terapi Paling Manjur karena Bikin Kita Lupa Diri Terhadap Berbagai Masalah Hidup

Bagi fans berat Upin Ipin, pasti kalian tahu bahwa serial animasi asal Malaysia ini pernah masuk layar lebar yang diberi judul Geng: Pengembaraan Bermula. Film Geng: Pengembaraan Bermula ini menceritakan tentang hantu durian yang meneror warga Kampung Durian Runtuh, kemunculan hewan bernama Opet dari dunia lain, dan Upin Ipin, dkk., yang harus menyelamatkan Ibu Opet yang akan dijual ke pasar gelap. Selesai menonton, pasti semua sepakat kalau salah satu karakter yang paling ikonik di film Upin Ipin tersebut adalah Abang Lim.

Abang Lim merupakan sahabat Badrol yang beretnis Tionghoa dan berasal dari Kuala Lumpur. Ciri-ciri Abang Lim selalu mengenakan topi merah dan putih yang bertuliskan “Pariwisata Malaysia”, memakai kacamatan, dan selalu membawa tas merah yang sangat berat. Abang Lim adalah orang yang paling pintar di antara teman-temannya dan lebih pandai membuat keputusan serta perencanaan daripada yang lain. Dia suka bersiap-siap setiap kali pergi berlibur, tapi dia malah lebih sering membawa peralatan yang nggak diperlukan. Hal ini juga membuat Lim sulit dipisahkan dari tasnya.

Setelah film Geng: Pengembaraan Bermula selesai, nggak tahu kenapa karakter Abang Lim belum pernah nongol lagi di serial Upin Ipin. Dia seolah nggak pernah kembali ke Kampung Durian Runtuh. Padahal kan karakter Badrol saja, sahabat Abang Lim, sesekali muncul dan balik ke Kampung Durian Runtuh. Nah, lantaran Abang Lim nggak pernah muncul lagi, banyak spekulasi liar dari penonton termasuk saya. Saya pun mencoba menerka alasan kenapa Abang Lim nggak pernah ada lagi di serial Upin Ipin dan main ke Kampung Durian Runtuh.

#1 Abang Lim bukan Warga Kampung Durian Runtuh

Alasan pertama Abang Lim nggak pernah balik lagi ke Kampung Durian Runtuh karena dia bukan warga Kampung Durian Runtuh, sesimpel itu. Saat itu, Abang Lim pergi ke kampungnya si kembar Upin Ipin karena diajak Badrol untuk mengunjungi kakeknya, Atok Dalang dan juga karena Abang Lim ingin mencicipi durian dari pohonnya langsung. Kebetulan saat itu sedang musim durian.

Sementara sekarang, Abang Lim nggak punya alasan kuat untuk sekadar mampir ke Kampung Durian Runtuh. Lagian Kampung Durian Runtuh bukan kampung halamannya Abang Lim dan dia nggak punya sanak saudara di kampung tersebut.

Baca halaman selanjutnya: Cintanya ditolak Kak Ros…

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 10 November 2024 oleh

Tags: abang lim upin ipinUpin dan Ipinupin-ipin
Acep Saepulloh

Acep Saepulloh

Aa-aa milenial Bandung yang ngojol membelah kemacetan di pagi hari, berjibaku dengan debu sebagai petugas kebersihan di siang hari, hingga akhirnya melabuhkan lamunan menjadi sebuah tulisan di malam hari.

ArtikelTerkait

upin ipin indonesia mojok.co

Menebak Besar SPP Bulanan Upin Ipin di Tadika Mesra

22 Agustus 2020
Tips Berwisata ke Kampung Durian Runtuh dalam Serial Upin Ipin Mojok.co

Tips Berwisata ke Kampung Durian Runtuh dalam Serial Upin Ipin

1 Januari 2025
Ah Tong Upin Ipin, Tokoh Paling Berpengaruh di Durian Runtuh (Upin Ipin Fandom)

Ah Tong, Karakter Figuran dalam Animasi Upin Ipin yang Paling Berpengaruh di Kampung Durian Runtuh

25 Maret 2024
4 Episode Upin dan Ipin yang Bikin Saya Menyesal Telah Menontonnya Mojok.co

4 Episode Upin dan Ipin yang Mengecewakan

1 Februari 2024
Sudah Benar Orang Tua Susanti “Upin Ipin” Memilih Jadi Insinyur di Malaysia yang Lebih Menjanjikan daripada Kerja di Indonesia Mojok

Wajar kalau Ortu Susanti Ipin Ipin Kabur Aja Dulu karena Gaji Insinyur di Malaysia Capai 385 Juta, Beda Jauh dari Indonesia

17 Juni 2025
5 Kekacauan yang Mungkin Terjadi Kalau Dennis Masuk Upin Ipin Universe dan Jadi Warga Kampung Durian Runtuh kuliah di malang

5 Kekacauan yang Mungkin Terjadi Kalau Dennis Masuk Upin Ipin Universe dan Jadi Warga Kampung Durian Runtuh

26 April 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Berhasil kurangi medsos dan hapus pesan, seporsi kemenangan yang meringankan hidup saya Mojok.co

Berhasil kurangi medsos dan hapus pesan, seporsi kemenangan yang meringankan hidup saya

1 Agustus 2026
Di Tasikmalaya, jadi tukang parkir liar itu wajar, sebab lapangan kerja di kota ini begitu langka!

Di Tasikmalaya, jadi tukang parkir liar itu wajar, sebab lapangan kerja di kota ini begitu langka!

3 Agustus 2026
Kenapa muter-muter di Indomaret tanpa beli sudah bikin senang? (Unsplash)

Kenapa muter-muter di Indomaret tanpa beli apa-apa sudah bikin senang?

3 Agustus 2026
Pengalaman mencoba roti subuh yang lagi viral di Semarang: cukup sekali coba saja, nggak mau lagi-lagi

Pengalaman mencoba roti subuh yang lagi viral di Semarang: cukup sekali coba saja, nggak mau lagi-lagi

3 Agustus 2026
Kartu kredit, contoh terbaik bahwa dunia hanya ramah sama orang kaya

Kartu kredit, contoh terbaik bahwa dunia hanya ramah sama orang kaya

3 Agustus 2026
Ide bisnis buat pebisnis Semarang kalau punya punya 100 miliar (Unsplash)

Ide bisnis yang muncul di kepala saya kalau punya uang 100 miliar adalah bikin rumah kesejahteraan khusus anjing di Semarang

2 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.