Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Begini Cara Saya Menjelaskan Letak Gondanglegi supaya Bisa Dipahami Warga Luar Kabupaten Malang

Ahmad Fahrizal Ilham oleh Ahmad Fahrizal Ilham
29 Agustus 2024
A A
Begini Cara Saya Menjelaskan Letak Gondanglegi supaya Bisa Dipahami Warga Luar Kabupaten Malang

Begini Cara Saya Menjelaskan Letak Gondanglegi supaya Bisa Dipahami Warga Luar Kabupaten Malang (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Jujur saja, bagian paling tidak mengenakkan sebagai mahasiswa dari Gondanglegi yang kebetulan kuliah di Kota Malang adalah perkenalan. Bukannya saya sok pengin jadi pria misterius, tapi dari banyaknya pengalaman saya berkenalan dengan orang baru di kampus, jawaban “dari Kabupaten Malang” saja ternyata nggak cukup.

Orang-orang yang baru saya kenal ini, biasanya akan melemparkan pertanyaan sambungan dengan bunyi “Oh, ya? Malang mananya?”

Aduh.

Bagi saya, empat kata tersebut sudah cukup bikin saya pusing mencari kata-kata yang tepat supaya yang bertanya bisa langsung mengerti lokasi rumah saya. Alhasil dari berbagai macam trial and error, saya jadi tahu kalau berikut ini adalah jawaban yang tepat untuk menjelaskan lokasi Kecamatan Gondanglegi Malang kepada orang asing yang belum pernah berkunjung ke sini.

“Gondanglegi daerah Malang Selatan”

Biasanya kalau saya lagi nggak terlalu mood untuk menanggapi pertanyaan orang yang ada di hadapan saya, jawaban saya hanya akan sesingkat, “Malang Selatan.”

Tentu jawaban tersebut sudah cukup melegakan bagi beberapa orang. Tapi bagi sebagian yang lain, seolah masih betah berlama-lama berbincang dengan saya dan ingin menggali informasi yang lebih dalam. Orang-orang yang kelihatan berusaha membuat obrolannya tetap mengalir itu biasanya akan melempar tebakan yang meleset jauh dari sasaran.

“Oh, Malang Selatan… Deket pantai, ya?”

Aduh. Salah besar.

Baca Juga:

3 Alasan Stasiun Jombang Adalah Tujuan Paling Rasional Menuju Malang Barat dibanding Stasiun Malang Kota

Nasib Warga Dau Malang: Terjepit di Antara Kemacetan Kota Wisata dan Hiruk Pikuk Kota Pelajar

Please.

Kabupaten Malang ini luasnya hampir enam kali dari Jakarta, lho. Jadi, nggak semua yang ada di daerah selatan ini langsung deket pantai, dong.

Fun fact, kalau dari rumah saya, malahan jarak ke pantai itu bisa dua kali lipat dari ke kota!

Tentu, saya sudah tidak heran kalau memang akan banyak yang menduga rumah saya deket pantai. Tapi saya juga nggak punya opsi lain, selain menyebut kalau rumah saya di Malang Selatan. Karena meskipun nggak selatan-selatan amat, Gondanglegi Malang berlokasi di selatannya kota. Bukankah akan tambah membingungkan kalau saya sok menjawab, “Kabupaten pusat, Mas.”

“Sebelahnya Kepanjen, sebelahnya Turen juga. Tengah-tengahnya itu!”

Ironi menjadi anak Gondanglegi Malang adalah sering banget dianggap ngggak ada. Persis seperti nasib anak tengah. Dan sialnya, saya termasuk ke dalam dua golongan tadi!

Sempat lewat di explore Instagram saya, seorang content creator asal Malang, dengan username @orleysentp, yang secara nekat membuat list 3 kecamatan di Kabupaten Malang yang sudah layak memisahkan diri dan menjadi kotamadya.

Dan seperti yang sudah bisa diduga, Gondanglegi jelas belum masuk tahap layak menjadi satu kota sendiri. Wong sejauh ini, perkembangannya ya masih gitu-gitu aja.

Tapi yang nyebelin dari konten itu adalah dua dari tiga kecamatan yang disebut-sebut layak jadi kota sendiri itu, secara geografis, bersebelahan langsung dengan Gondanglegi, lho. Dan dengan berat hati, saya juga nggak bisa menyangkal kalau memang dua kecamatan tersebut sudah bisa dibilang maju dan meninggalkan Gondanglegi jauh di belakang.

Ada Kepanjen yang memang sudah terkenal sebagai pusat Kabupaten Malang. Serta Turen yang juga sudah masyhur bagi banyak orang di luar Malang–entah karena Masjid Tiban atau PT Pindad.

Ini kan menunjukkan kalau memang Gondanglegi Malang belum seterkenal dan semaju itu. Jadinya kalau saya mau menjelaskan letak Gondanglegi, akan jauh lebih mudah menggunakan arahan berupa “sebelahnya Kepanjen” atau “baratnya Turen”.

Meskipun, respons semacam ini biasanya akan menimbulkan permasalahan baru. Kalau saya sebut “sebelahnya Kepanjen”, ada aja yang langsung nyeletuk “Oh, Turen?”.

Lah, kocak. Gondanglegi malah dilewatin. Padahal orang dari Kepanjen kalau mau ke Turen hampir pasti lewat Gondanglegi dulu!

Sial, memang nasib nggak pernah dianggap ada.

“Pokoknya kalau udah denger sound horeg, berarti udah deket Gondanglegi”

Sulit untuk dimungkiri kalau sound horeg sudah menjadi kebiasaan buruk yang sudah melekat kuat di tubuh masyarakat Kabupaten Malang. Lebih khusus ya orang-orang di Kecamatan Gondanglegi.

Di hari-hari biasa saja ada beberapa dusun di Gondanglegi, misalnya Dusun Kasin, yang secara istiqomah menggelar cek sound di akhir pekan. Setidaknya, sekali sebulan itu pasti ada. Pasti.

Apalagi menjelang akhir tahun begini, hampir tiap minggu, di beberapa kecamatan tetangga, atau di desa-desa kecil sekitaran Gondanglegi, akan digelar perhelatan karnaval atau pawai dengan sound system yang segede-gede gaban. Puncaknya, akan ada perayaan rutin bertajuk “Pesona Gondanglegi” yang menjadi ajang adu gengsi dan jor-joran warga Gondanglegi, utamanya dalam urusan kenceng-kencengan sound.

Hal tersebut memang harus diakui sangat menjengkelkan. Tapi, di momen-momen perkenalan yang saya hadapi, nyatanya cukup membantu. Siapa coba yang nggak tahu kalau ada budaya norak berupa adu kenceng-kencengan sound di Kabupaten Malang, khususnya kawasan Malang Selatan?

Nah, ini yang akhirnya saya gunakan sebagai penanda kalau sudah buntu mau menjelaskan letak Gondanglegi Malang ke orang baru.

“Udah, pokoknya jalan terus aja ke selatan, sampai keluar kota. Nanti kalau udah ketemu suara-suara bising dan kaca-kaca rumah geter, udah deket Gondanglegi itu.”

Biasanya kalau sudah tahu begitu, mereka akan memberikan jawaban “oh” yang lebih panjang. Dan saya akhirnya bisa sedikit merasa lega, orang-orang jadi tahu Gondanglegi itu yang mana.

Meskipun dari lubuk hati yang paling dalam, saya juga pengin supaya orang-orang ini tahu Gondanglegi Malang melalui cara yang lebih menyenangkan. Entah dari kemajuan daerahnya, kesejahteraan masyarakatnya, atau dari keindahan tata kotanya. Huft.

Penulis: Ahmad Fahrizal Ilham
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Gondanglegi Malang, Sebuah Kecamatan yang Nggak Punya Apa-apa, kecuali Kebisingan dan Kontroversi.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 29 Agustus 2024 oleh

Tags: Gondanglegi MalangKabupaten MalangKecamatan Gondanglegi Malang
Ahmad Fahrizal Ilham

Ahmad Fahrizal Ilham

Berasal dari Malang, dengan ketertarikan mendalam pada narasi kemanusiaan. Ia meyakini bahwa cerita terbaik sering kali tidak ditulis, melainkan dirasakan dari detak jantung pemiliknya

ArtikelTerkait

Indomaret Point Songgokerto, Indomaret Terbaik di Kota Batu (Unsplash)

Indomaret Point Songgokerto, Indomaret Terbaik di Kota Batu yang paling Berhasil Memberi Rasa Nyaman

9 November 2025
Kecamatan Kasembon, Kecamatan Paling Kasihan dan Terasing di Kabupaten Malang Mojok.co

Kasembon, Kecamatan Paling Kasihan dan Terasing di Kabupaten Malang

19 November 2024
Kecamatan Dau, Terlalu "Kota" untuk Disebut Kabupaten Malang

Kecamatan Dau, Terlalu “Kota” untuk Disebut Kabupaten Malang

6 Agustus 2024
Malang dan Batu Bertetangga, tapi Nyatanya Berlawanan (Unsplash)

Malang dan Batu: Dua Kota yang Bertetangga, tapi Nyatanya Saling Berlawanan karena Berbeda Karakter

3 Maret 2025
Andai Dulu Kota Batu Nggak Memisahkan Diri dari Malang, Ini yang Akan Terjadi

Andai Dulu Kota Batu Nggak Memisahkan Diri dari Malang, Ini yang Akan Terjadi

12 Maret 2025
Pemekaran Malang Utara: Sebenarnya Perlu, tapi Tolong Jangan Buru-buru, Jangan Sampai Niat Baik Jadi Kacau

Pemekaran Malang Utara: Sebenarnya Perlu, tapi Tolong Jangan Buru-buru, Jangan Sampai Niat Baik Jadi Kacau

17 Juli 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Warga Tangerang Orang Paling Sabar Se-Jabodetabek, Sehari-hari Terjebak di Tol Jakarta-Tangerang yang Absurd Mojok.co

Warga Tangerang Orang Paling Sabar Se-Jabodetabek, Sehari-hari Terjebak Tol Jakarta-Tangerang yang Absurd

5 April 2026
Magelang, Kota Paling Ideal untuk Orang yang Sedang Jatuh Cinta (Unsplash)

Magelang, Kota Paling Ideal untuk Orang yang Sedang Jatuh Cinta

3 April 2026
Kecamatan Antapani Bandung Menang Mewah, tapi Gak Terurus (Unsplash)

Kecamatan Antapani Bandung, Sebuah Tempat yang Indah sekaligus Rapuh, Nyaman sekaligus Macet, Niatnya Modern tapi Nggak Terurus

5 April 2026
3 Alasan Stasiun Jombang adalah Tujuan Paling Rasional Menuju Malang Barat dibanding Stasiun Malang Kota

3 Alasan Stasiun Jombang Adalah Tujuan Paling Rasional Menuju Malang Barat dibanding Stasiun Malang Kota

29 Maret 2026
Derita Ngontrak di Jakarta Timur, Sudah Jadi Penyewa Tertib Tetap Diusir dengan Alasan Bohong Mojok.co

Derita Ngontrak di Jakarta Timur, Sudah Jadi Penyewa Tertib Tetap Diusir dengan Alasan Bohong

30 Maret 2026
7 Indikator Purwokerto Salatiga Daerah Terbaik di Jawa Tengah (Unsplash)

Purwokerto Nyaman, tapi Salatiga yang lebih Menjanjikan Jika Kamu Ingin Menetap di Hari Tua

1 April 2026

Youtube Terbaru

https://youtu.be/AXgoxBx-eb8?si=Oj6cw-dcHSgky7Ur

Liputan dan Esai

  • Turun Stasiun Tugu Jogja Muak sama Hasutan-Rayuan Orang Minta Donasi, Tidak Jujur Sejak Awal dan Endingnya Jebakan
  • Astrea Grand, Motor Honda yang Saking Iritnya, Sampai Memunculkan Mitos Tentangnya
  • Derita Jadi Anak PNS: Baru Bahagia Diterima PTN Top, Malah “Disiksa” Beban UKT Tertinggi Selama Kuliah padahal Total Penghasilan Orang Tua Tak Seberapa
  • Ketika Bapak Semakin Ngotot Membeli Innova Reborn untuk Jadi Mobil Keluarga, Anak-anaknya Khawatir Hidup di Desa Jadi Cibiran Tetangga
  • Mencintai Musik Underground di Madura: Merayakan Distorsi di Tengah Kepungan Dangdut dan Tagihan Shopee PayLater
  • Ambisi Beli Mobil Keluarga sebelum Usia 30, Setelah Kebeli Tetap Gagal Senangkan Ortu dan Jadi Pembelian Sia-sia

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.