Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus

5 Alasan UKT Mahal Bisa Membuat Dunia Kuliah Semakin Suram

Yesi Fitria oleh Yesi Fitria
15 Juli 2024
A A
5 Alasan UKT Mahal Bisa Membuat Dunia Kuliah Semakin Suram (Unsplash) UKT kuliah

5 Alasan UKT Mahal Bisa Membuat Dunia Kuliah Semakin Suram (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Banyak anak muda Indonesia bermimpi bisa merasakan bangku pendidikan tinggi. Namun, banyak dari mereka yang terhalang UKT mahal. Padahal, kondisi ini bisa membuat dunia perkuliahan Indonesia semakin suram.

Oleh sebab itu, saya merangkum 5 alasan UKT mahal bisa menjadi kabar buruk untuk dunia perkuliahan. Inilah dia.

#1 Banyak mahasiswa memilih bekerja daripada kuliah

Minat anak muda Indonesia untuk kuliah memang tinggi, bahkan cenderung naik. Namun, UKT yang semakin mahal di PTN, secara tidak sadar, akan menurunkan minat kuliah. 

Misalnya, UMR sebuah daerah tidak sampai Rp2 juta. Sementara itu, si orang tua ini menanggung UKT sekitar Rp6 juta. Memperhitungkan banyaknya kebutuhan, angka di nggak logis kalau buat saya.

Sudah begitu, banyak masalah yang terjadi ketika mahasiswa mengajukan banding UKT, cicilan, dan cuti untuk bekerja. Makanya, ketimbang menghabiskan waktu dan biaya, banyak anak muda memilih langsung kerja saja. Apalagi saat ini lulusan SMA dan SMK juga semakin berkualitas.

#2 Sulit mengajukan banding UKT

Mengajukan banding UKT adalah alternatif supaya mahasiswa bisa tetap kuliah. Namun, kita sama-sama tahu kalau mengajukan banding UKT, di beberapa kampus, bukan perkara mudah.

Kamu bisa menemukan banyak berita tentang usaha mahasiswa untuk mengajukan banding ditolak sampai berkali-kali. Silakan masukkan kalimat di ini kolom pencarian Google: “susahnya mengajukan banding UKT”. Kamu akan menemukan banyak berita terkait. Ya kalau tidak bisa membayar, gimana mahasiswa mau kuliah.

#3 Semakin banyak mahasiswa baru mengundurkan diri

Fenomena mahasiswa baru mengundurkan diri terus bergulir. Melansir kompas.com, seorang camaba dari USU mengundurkan diri gara-gara tak sanggup membayar UKT yang tinggi. 

Baca Juga:

Bekerja Menjadi Akademisi di Surabaya Adalah Keputusan Bodoh, Kota Ini Cuma Enak untuk Kuliah

4 Akronim Universitas Jember Berdasarkan Mood Mahasiswanya

“Saya kecewa kali tidak bisa kuliah di USU, padahal saya ingin sekali kuliah di (Fakultas Ilmu Budaya USU) jurusan Sastra Arab, tapi tidak terkabul,” ujar Naffa kepada wartawan Apriadi Gunawan yang melaporkan untuk BBC News Indonesia.

#4 Ekspektasi tinggi orang tua terhadap PTN berubah

Hal ini berangkat juga dari pengalaman saya sendiri. Jika kita bayangkan atau imajinasikan kata “negeri” dalam konteks negara, artinya sesuatu yang masih terikat dengan negara. Sedangkan “swasta” kita bisa bayangkan sesuatu yang mandiri dan bebas. 

Negari dan swasta adalah pengetahuan dasar. Nah, sekarang mari kita lihat kenyataan di lapangan. Banyak mahasiswa dari keluarga kurang mampu, kehilangan kesempatan untuk kuliah. Kenyataan ini, secara perlahan, mengubah cara berpikir orang tua. 

Dulu, banyak orang tua yang menganggap PTN itu murah. Makanya, banyak dari mereka ingin anaknya masuk kampus negeri. Namun, sekarang, kenyataannya berbeda. UKT kampus negeri mahal juga.

#5 Parahnya, demi bayar UTK, sampai melibatkan PINJOL

Mungkin ini yang paling klimaks dalam sebuah cerita huru-hara UKT mahal. Pinjol, si cepat dapat uang, ikut serta dalam problematika ini. 

Banyak mahasiswa yang terpaksa meminjam uang di aplikasi online untuk menempuh pendidikan. Mereka ingin kuliah demi masa depan yang lebih sejahtera. Tidak heran kalau mahasiswa melakukan apa saja demi bisa kuliah. 

Parahnya, ada pejabat negara yang “tega” melontarkan kata pinjol dari mulutnya. Mau gimana bentuknya, namanya mahasiswa tidak seharusnya harus meminjam demi kuliah. Bukankah pendidikan itu hak semua orang? Kalau keadaannya kayak gini terus, ya tidak heran jika masa depan pendidikan Indonesia, khususnya pendidikan tinggi, semakin suram.

Penulis: Yesi Fitria

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Bayar UKT Mahal, tapi Dosen Nyuruh Mahasiswa Belajar dari YouTube, Logikanya di Mana sih?

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 15 Juli 2024 oleh

Tags: banding uktkampus negeripinjol uktptnukt kampus swastaukt mahalukt naikUKT PTN
Yesi Fitria

Yesi Fitria

Suka menulis hal random.

ArtikelTerkait

6 PTN yang Namanya Kerap Disalahpahami

6 PTN yang Namanya Kerap Disalahpahami

13 Agustus 2023
Mengenal ITERA, Kampus Teknologi Negeri Satu-satunya di Sumatra yang Sering Disebut Adik ITB

Mengenal ITERA, Kampus Teknologi Negeri Satu-satunya di Sumatra yang Sering Disebut Adik ITB

20 Desember 2025
jurusan madesu, lulus kuliah

Gimana sih Rasanya Kuliah dan Lulus dari Jurusan yang Katanya “Madesu”?

19 Juni 2020
Sarjana Jadi Tukang Sate Ayam Tetap Bangga Meski Diremehkan (Unsplash)

Di Balik Gerobak Pedagang Sate Ayam Madura Berdiri Seorang Sarjana yang Bangga dengan Jalan Hidupnya

16 September 2025
7 Keunggulan yang Ditawarkan UNS, Kampus Lain Nggak Punya

7 Keunggulan yang Ditawarkan UNS, Kampus Lain Nggak Punya

5 November 2025
Jangan Terlalu Bangga Bisa Masuk PTN Top karena yang Penting Perjuangan Lulus dari Sana dan Nggak Berhenti di Tengah Jalan

Jangan Terlalu Bangga Bisa Masuk PTN Top karena yang Penting Perjuangan Lulus dari Sana dan Nggak Berhenti di Tengah Jalan

19 Juni 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Becak Motor Malioboro Jogja Memang Unik, tapi Ogah kalau Harus Naik Lagi Mojok.co

Becak Motor Malioboro Jogja Memang Unik, tapi Ogah kalau Harus Naik Lagi 

8 April 2026
Toyota Hiace, Mobil Toyota yang Nyamannya kayak Bawa LCGC (Unsplash)

Derita Pemilik Hiace, Kerap Menghadapi “Seni” Menawar Harga yang Melampaui Batas Nalar

8 April 2026
Saya Kira Jadi PPPK Bikin Hidup Tenang, Ternyata Cuma Ganti Kecemasan yang Lain

Saya Kira Jadi PPPK Bikin Hidup Tenang, Ternyata Cuma Ganti Kecemasan yang Lain

2 April 2026
Membuka Kebohongan Purwokerto Lewat Kacamata Warlok (Unsplash)

Membuka Kebohongan Tentang Purwokerto dari Kacamata Orang Lokal yang Jarang Dibahas dalam Konten para Influencer

4 April 2026
Hidup di Desa Nggak Selamanya Murah, Social Cost di Desa Bisa Lebih Mahal daripada Biaya Hidup Sehari-hari karena Orang Desa Gemar Bikin Hajatan

Pindah ke Desa Bukan Solusi Instan Saat Muak Hidup di Kota Besar, apalagi bagi Kaum Introvert, Bisa-bisa Kena Mental

5 April 2026
Angkringan di Kendal Tak Lagi Merakyat: Harga Tambah Mahal dan Porsi Semakin Menyedihkan, Makan Jadi Cemas Mojok.co

Angkringan di Kendal Tak Lagi Merakyat: Harga Tambah Mahal dan Porsi Semakin Menyedihkan, Makan Jadi Cemas

7 April 2026

Youtube Terbaru

https://youtu.be/AXgoxBx-eb8?si=Oj6cw-dcHSgky7Ur

Liputan dan Esai

  • Mahasiswa Sudah Muak dengan KKN: Tak Dapat Faedah di Desa, Buang-buang Waktu untuk Impact Tak Sejelas kalau Magang
  • Ikut Seleksi CPNS di Formasi Sepi Peminat sampai 4 Kali, setelah Diterima Malah Menyesal karena Nggak Sesuai Ekspektasi
  • Umur 30 Cuma Punya Honda Supra X 125 Kepala Geter: Dihina tapi Jadi Motor Tangguh buat Bahagiakan Ortu, Ketimbang Bermotor Mahal Hasil Jadi Beban
  • Meninggalkan Hidup Makmur di Desa, Memilih Pindah ke Perumahan demi Ketenangan Jiwa: Sadar Tak Semua Desa Cocok Buat Slow Living
  • Slow Living Cuma Mitos, Gen Z dengan Gaji “Imut” Terpaksa Harus Hustle Hingga 59 Tahun demi Bertahan Hidup
  • Jogja Ditinggalkan Wisatawan kalau Mengandalkan Jebakan Aji Mumpung 

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.