Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

Roti Viral Aoka Siap-siap Lengser, Roti NaNa Lebih Layak Dibeli Rakyat

Aniza oleh Aniza
22 Maret 2024
A A
Roti Viral Aoka Siap-siap Lengser, Roti NaNa Lebih Layak Dibeli Rakyat

Roti Viral Aoka Siap-siap Lengser, Roti NaNa Lebih Layak Dibeli Rakyat (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Roti Aoka yang sempat viral karena harganya murah kini punya saingan baru, namanya roti NaNa.

Siapa yang nggak tahu roti Aoka? Jajanan yang mendapat julukan “roti sejuta umat” ini pernah viral di berbagai lini media sosial seperti TikTok, Instagram, dan bahkan jadi bahan diskusi di form Quora. Rasanya yang boleh dibilang enak dan harganya yang merakyat memang pas untuk kalangan menengah ke bawah. Roti ini juga berhasil membranding dirinya dengan sebutan “Sari Roti-nya kaum mendang-mending”.

Diproduksi sejak tahun 2017, belakangan roti Aoka menjadi primadona sejak beberapa influencer bahkan pengguna TikTok mereview roti keluaran PT Indonesia Bakery Family asal Bandung ini. Rata-rata review yang saya temukan di TikTok, Quora, dan YouTube mengatakan bahwa roti Aoka sangat enak untuk roti seharga dua ribu sampai empat ribuan. Hampir semua sepakat Aoka memiliki tekstur roti yang lembut, cita rasa nikmat, dan variasi selai beragam yang terasa lumer di mulut.

Review soal roti Aoka juga pernah ditulis di Terminal Mojok oleh Mas Muhammad Iqbal Habiburrohim. Dalam tulisan yang tayang bulan Oktober 2022 silam, beliau mengatakan sangat suka roti tersebut. Kalian bisa membaca tulisan Mas Iqbal di sini.

Akan tetapi ada segelintir orang yang punya penilaian berbeda soal roti Aoka. Saya termasuk salah satunya dan ingin menuliskan review jujur yang sedikit berbeda. Meski begitu, saya menyadari kalau soal selera rasa memang hal relatif. Tapi kalau kalian tahu atau pernah mencicipi roti Aoka pasti setuju kalau roti ini punya masa kedaluwarsa yang agak seram untuk ukuran produk bakery.

Satu hal yang saya sayangkan dari roti Aoka

Umumnya di pasaran, produk bakery dijual dengan masa expired paling lama di bawah 3 bulan. Sebut saja seperti Sari Roti yang punya masa expired nggak sampai 1 bulan. Selain karena teknik pengemasan kedap udara, tentu saja hal ini juga berkaitan dengan penggunaan bahan tambahan pangan (BTP) seperti zat aditif buatan untuk pengawet.

Saya sendiri merasa agak ngeri-ngeri sedap saat membaca komposisi roti Aoka yang menurut saya terlalu banyak bahan artifisial untuk sekelas produk olahan roti. Makanya roti ini sebenarnya dikategorikan sebagai roti panggang yang seharusnya memang dipanggang terlebih dulu sebelum dikonsumsi.

Memang nggak ada keterangan atau saran penyajian di bagian kemasan yang menjelaskan bahwa roti Aoka harusnya dipanggang terlebih dulu. Tapi, buat kalian yang punya lidah atau pencernaan sensitif, saya yakin kalian pasti sepakat kalau roti Aoka tanpa dipanggang rasanya seperti makan produk setengah matang, kan? Efeknya bakal bikin perut mules melilit, persis setelah dimakan satu bungkus saja.

Baca Juga:

4 Kasta Teratas Varian Sari Roti yang Rasanya Tidak Pernah Mengecewakan

5 Roti Ini Sebaiknya Bertobat, Ada yang Bohong dan Penuh Jebakan

Harus dipanggang dulu biar lebih enak dinikmati

Produsen sebenarnya sudah memberi petunjuk singkat bin padat dengan sebuah tulisan di bagian depan kemasan. Tentu saja roti ini memang harusnya dipanggang terlebih dulu demi meminimalisir efek laksatif dari bahan-bahan tambahan pangan sintetis di dalamnya.

Sebut saja misalnya kalsim propionat yang digunakan produsen roti Aoka untuk mengawetkan rotinya dari pertumbuhan jamur dan bakteri yang bisa merusak tampilan fisiknya. Dengan dipanggang, kalsium propionat sebenarnya dapat terurai dengan lebih baik sehingga nggak menimbulkan efek buruk jika dikonsumsi.

Sayangnya, masyarakat kita yang minim literasi sudah terbiasa membeli roti kemasan yang memang langsung hap. Sudah tulisan petunjuk di kemasannya singkat, yang beli pun nggak mau baca. Toh, kalaupun mereka tahu roti Aoka harus dipanggang terlebih dulu, saya yakin kebanyakan mereka nggak mau ambil repot buat memanggang roti kemasan. Mending sekalian beli roti bakar di pinggir jalan, kan?

Saya sendiri sebenarnya nggak suka-suka amat sama roti Aoka. Biasa aja. Kalau dikasih ya dimakan, kalau nggak juga nggak kepingin beli. Kalaupun butuh roti, menurut saya mending sekalian beli roti sisir.

Saya penyuka makanan dengan cita rasa manis, tapi bagi saya manisnya selai roti Aoka itu bikin enek. Ya itu tadi, terlalu “kimia” banget di lidah. Rotinya yang kata banyak orang sangat lembut pun bagi saya terlalu aneh. Iya sih lembut, tapi waktu dikunyah rotinya bakal jadi menggumpal dan susah ditelan. Kadang malah lengket di langit-langit mulut. Anehlah pokoknya.

Baca halaman selanjutnya: pesaing pun datang…

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 23 Maret 2024 oleh

Tags: Aokabahan pengawetkedaluwarsarotiroti aokaroti NaNa
Aniza

Aniza

Katanya pendiam, tapi aslinya suka nyinyir nyindir lewat tulisan.

ArtikelTerkait

Sisi Gelap Milk Bun Asal Thailand yang Lagi Viral

Sisi Gelap Milk Bun Asal Thailand yang Lagi Viral

10 Maret 2024
3 Rekomendasi Roti Rakyat Jelata di Indomaret, Rasanya Nggak Kalah dari Roti di Kafe Mahal

3 Rekomendasi Roti Rakyat Jelata di Indomaret, Rasanya Nggak Kalah dari Roti di Kafe Mahal

13 September 2023
Sandwich Aoka, Harga (Terlalu) Murah, Rasanya Sama Sekali Nggak Bercanda

Sandwich Aoka, Harga (Terlalu) Murah, Rasanya Sama Sekali Nggak Bercanda

14 November 2023
5 Rekomendasi Menu MAKO Bakery yang Wajib Dibeli

5 Rekomendasi Menu MAKO Bakery yang Wajib Dibeli

22 Mei 2025
Say Bread Choco Cheese Bun Adalah Kasta Teratas Roti Say Bread, Nggak Perlu Debat!

Say Bread Choco Cheese Bun Adalah Kasta Teratas Roti Say Bread, Nggak Perlu Debat!

23 April 2025
Bolu Kijing Bolu Legendaris Khas Sunda yang Bikin Seret Terminal Mojok

Bolu Kijing: Bolu Legendaris Khas Sunda yang Bikin Seret

23 November 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

MU Menang, Dunia Penuh Setan dan Suram bagi Fans Liverpool (Unsplash)

Sejak MU Menang Terus, Dunia Jadi Penuh Setan, Lebih Kejam, dan Sangat Suram bagi Fans Liverpool

1 Februari 2026
Mie Ayam Bikin Saya Bersyukur Lahir di Malang, bukan Jogja (Unsplash)

Bersyukur Lahir di Malang Ketimbang Jogja, Sebab Jogja Itu Sudah Kalah Soal Bakso, Masih Kalah Juga Soal Mie Ayam: Mengenaskan!

2 Februari 2026
Julukan “Blok M-nya Purwokerto” bagi Kebondalem Cuma Bikin Purwokerto Terlihat Minder dan Tunduk pada Jakarta

Purwokerto Memang Kota Wisata, tapi Wisatawan Tak Diberi Petunjuk dan Dibiarkan Bingung Mau ke Mana

5 Februari 2026
3 Skill yang Wajib Dimiliki Laki-laki kalau Ingin Memperistri Orang Madura Mojok.co

3 Skill yang Wajib Dimiliki Laki-laki kalau Ingin Memperistri Orang Madura

4 Februari 2026
Jatim Park, Tempat Wisata Mainstream di Malang Raya yang Anehnya Tetap Asyik walau Sudah Dikunjungi Berkali-kali Mojok.co

Jatim Park, Tempat Wisata Mainstream di Malang Raya yang Anehnya Tetap Asyik walau Sudah Dikunjungi Berkali-kali

6 Februari 2026
Kelas Menengah, Pemegang Nasib Paling Sial di Indonesia (Unsplash)

Kelas Menengah Indonesia Sedang OTW Menjadi Orang Miskin Baru: Gaji Habis Dipalak Pajak, Bansos Nggak Dapat, Hidup Cuma Jadi Tumbal Defisit Negara.

2 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Ironi Kerja di Luar Negeri: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Tak Pulang demi Gengsi dan Standar Sukses yang Terus Berganti
  • Surat Wasiat Siswa di NTT Tak Hanya bikin Trauma Ibu, tapi Dosa Kita Semua yang Gagal Melindungi Korban Kekerasan Anak
  • Tak Menyesal Ikuti Saran dari Guru BK, Berhasil Masuk Fakultas Top Unair Lewat Golden Ticket Tanpa Perlu “War” SNBP
  • Tan Malaka “Hidup Lagi”: Ketika Buku-Bukunya Mulai Digemari dan Jadi Teman Ngopi
  • Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan
  • Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.