Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Otomotif

Kontroversi “yang Terprediksi” ketika Mitsubishi Xpander Dijiplak All New Daihatsu Xenia

Haryo Tri Aji oleh Haryo Tri Aji
3 Januari 2024
A A
Ilustrasi Daihatsu Xenia “Menjiplak” Kegantengan Mitsubishi Xpander (Unsplash)

Ilustrasi Daihatsu Xenia “Menjiplak” Kegantengan Mitsubishi Xpander (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Mitsubishi Xpander memang ganteng. Tapi, All New Daihatsu Xenia datang mengadang dengan “wajah dan bodi baru” yang nggak kalah gagah.

Memang benar kalau cara membawa diri bisa “menentukan harga”. Lebih spesifik, saya merujuk kepada cara berpakaian, bersikap, dan bertutur kata. Kamu akan punya kelas jika menguasai 3 hal itu. Mungkin banyak yang tidak setuju. Tak mengapa karena ada lebih banyak yang sudah mengalaminya.

Contohnya, di dunia otomotif, banyak orang memandang Mitsubishi Xpander sebagai mobil berkelas. Tentu bagi mereka yang nggak begitu paham soal jenis dan kelas mobil. Tampilan, detail dan lekuk bodi, tinggi dan lebar mobil, memang mengaburkan fakta sesunggungnya.

Mitsubishi Xpander itu ganteng. Melihatnya sekilas, di dalam otak kita muncul imajinasi. Kita jadi pengin membandingkan kegantengan Mitsubishi Xpander dengan Pajero atau Fortuner. Namun, perbandingan itu kurang pas.

Xpander adalah LMPV atau Low Multipurpose Vehicle. Gampangnya, pertarungan mobil ini ada di gelanggang yang sama dengan Daihatsu Xenia dan Toyota Avanza.

Pertarungan di kelas LMPV yang selalu keras 

Nah, untuk pertarungan di kelas LMPV, Mitsubishi Xpander pernah unggul dari Daihatsu Xenia atau Toyota Avanza. Tepatnya pada 2021, ketika Solo Best Brand and Innovation (SBBI) membuat sebuah riset. Xpander kembali menjadi mobil terbaik untuk kategori “Inovasi Mobil MPV”.

SBBI melakukan riset untuk 3 kategori, yaitu merek terbaik, bergengsi, dan inovasi. Metode yang digunakan adalah purposive sampling, melibatkan 10.925 responden untuk seluruh kategori, yang merupakan pengguna dari produk yang tersebar di Kota Solo dan daerah sekitarnya.

Untuk kategori inovasi merek, variabel yang diukur adalah ketertarikan dan minat konsumen untuk membeli produk baru. Misalnya, kompleksitas, perilaku (respons konsumen terhadap perubahan kualitas), penambahan fungsi, keunggulan relatif, observability, serta rasa senang konsumen menggunakan merek tertentu.

Baca Juga:

Kursi Baris Ketiga Avanza dan Xenia Adalah Simulasi Siksa Kubur Versi Lite: Lutut Ketemu Dagu, AC Hawa Neraka, dan Ujian Kesabaran Bagi Menantu yang Belum Mapan

Daihatsu Ceria, Mobil Mungil yang Bikin Pengemudinya Benar-benar Ceria 

Variabel di atas memang penting. Namun, ketika memperdebatkan alasan Mitsubishi Xpander unggul dari Daihatsu Xenia dan Toyota Avanza bersama kawan-kawan, top of mind dari mobil ini adalah tampilan. Jadi, riset dan survei SBBI di atas sebetulnya bisa disimpulkan lewat satu variabel saja, yaitu tampilan.

Cara “membawa diri” Xpander unggul dari Daihatsu Xenia 

Menurut saya, “cara membawa diri” Xpander memang asik. Agak sulit menampik sebuah kenyataan bahwa kalau datang ke acara GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS), ada saja yang memilih mobil dari tampilan dulu. Bermodal tampilan dan keterangan di brosur, orang bisa pulang membawa mobil yang dia nggak ngerti gimana isinya.

Soal status tampilan yang “ganteng” ini juga menjadi alasan beberapa orang melirik All New Daihatsu Xenia di GIIAS 2021 kala itu. Ada 4 mobil LMPV baru yang menyita perhatian. Mereka adalah All New Toyota Avanza, All New Daihatsu Xenia, Mitsubishi New Xpander, dan Suzuki Ertiga Sport FF.

Nah, lucunya, di GIIAS 2021 kala itu, kami diminta ngasih skor biar ketahuan mana LMPV terbaik. Kayaknya ya, kebanyakan memilih mobil yang sudah akrab dengan tangan mereka sehari-hari. Namun, ada satu komentar menarik dari salah satu pengunjung.

Daihatsu Xenia tetap punya keunggulan

Kala itu, banyak yang memandang All New Daihatsu Xenia punya bentuk yang lebih oke. Maklum, bodi depan All New Xenia ini memang berubah banget. Saya jadi penasaran dan setelah membandingkan dengan seksama dan berkonsultasi dengan teman yang lebih paham otomotif, bodi depan All New Daihatsu Xenia memang mirip Mitsubishi Xpander.

Lekuk bodi depan kedua mobil ini memang mirip. Bedanya cuma di kreativitas masing-masing tukang desain ketika menggambar grill. All New Daihatsu Xenia punya grill yang lebih menganga besar. Coba bandingkan dengan Xenia model lama. Beda banget!

Setelah mengamati kedua mobil ini lebih lama, mata saya jadi agak “terganggu”. Kalau merek keduanya dilepas, bisa jadi yang nggak tahu mobil nggak bisa bedain mana yang All New Daihatsu Xenia mana yang Xpander. Mirip banget.

Kemiripan yang kala itu sudah terprediksi

Konon banyak yang sudah memprediksi soal kemiripan ini sejak 2017. Saat itu, Daihatsu sudah mengenalkan platform baru dengan nama Daihatsu New Global Architecture (DNGA). 

Platform ini menganut konsep (1-1-1-1) yang memiliki filosofi “1 gram, 1 milimeter, 1 sen, dan 1 detik”. Artinya, DNGA bakal mikirin ukuran, bobot, harga, dan waktu secara lebih detail.

GIIAS 2017 jadi ajang Daihatsu memamerkan mobil konsep bernama DN Multisix. Mobil konsep ini langsung melahirkan bisik dan kasak-kusuk. Katanya, Xenia 2021 bakal punya rasa kayak Xpander. Tentu jika melihatnya dari sisi tampilannya.

Intinya, di 2017 itu, Xenia 2021 diprediksi akan menjadi MPV rasa SUV. Sama kayak kompetitornya yang hampir selalu unggul itu. Siapa lagi kalau bukan Mitsubishi Xpander. Eh, kok ya kejadian di GIIAS 2021. Prediksi itu menjadi kenyataan.

Butuh gebrakan besar

Yah, kalau sudah direncanakan sejak 2017, artinya Daihatsu sadar bahwa mereka butuh gebrakan besar untuk menantang dominasi Xpander. Apalagi, di 2021 kala itu, dari sisi fitur, Xpander itu belum terkalahkan. 

So, intinya, pertama, pertarungan kelas LMPV itu selalu keras hingga sekarang, 2024. Varian “All New” dari semua pabrikan itu asik banget. Kedua, polesan wajah dan lekukan bodi menentukan keberhasilan mobil ini di pertarungan memikat konsumen baru.

Penulis: Haryo Tri Aji

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Avanza dan Xenia Selalu Muncul di Alam Bawah Sadar Orang yang Nggak Paham Permobilan

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 5 Januari 2024 oleh

Tags: All New Daihatsu XeniaDaihatsuDaihatsu Xeniamitsubishi xpanderXenia
Haryo Tri Aji

Haryo Tri Aji

Penggemar Liverpool, tinggal di Sleman.

ArtikelTerkait

Daihatsu Charade 84, Mobil yang Hadir untuk Berdakwah terminal mojok1

Daihatsu Charade 84, Mobil yang Hadir untuk Berdakwah

21 Desember 2021
Daihatsu Gran Max, Si "Alphard Jawa" yang Nggak Ganteng, tapi Paling Bisa Diandalkan Mojok.co

Daihatsu Gran Max, Si “Alphard Jawa” yang Nggak Ganteng, tapi Paling Bisa Diandalkan

25 Desember 2025
Daihatsu Ceria, Mobil Mungil yang Bikin Pengemudinya Benar-benar Ceria  Mojok.co

Daihatsu Ceria, Mobil Mungil yang Bikin Pengemudinya Benar-benar Ceria 

8 Januari 2026
10 Rekomendasi Mobil Terbaik dengan Harga Menarik Tahun 2023

10 Rekomendasi Mobil Terbaik dengan Harga Menarik Tahun 2023

9 Januari 2023
Pick Up Daihatsu Zebra 1991: Meski Bodi Remuk, Mesin Tetap Jos! terminal mojok.co

Pick Up Daihatsu Zebra 1991: Meski Bodi Remuk, Mesin Tetap Jos!

9 April 2021
Avanza dan Xenia Bukan Mobil, tapi Simulasi Neraka (Wikimedia Commons)

Kursi Baris Ketiga Avanza dan Xenia Adalah Simulasi Siksa Kubur Versi Lite: Lutut Ketemu Dagu, AC Hawa Neraka, dan Ujian Kesabaran Bagi Menantu yang Belum Mapan

23 Januari 2026
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

Alasan Dunkin' Donuts Tetap Eksis dan Bertahan meski Gerainya Kelihatan Sepi Pelanggan

Alasan Dunkin’ Donuts Tetap Eksis dan Bertahan meski Gerainya Kelihatan Sepi Pelanggan

23 Januari 2026
Mencoba Memahami Alasan Orang-orang Kabur dari Magang di Jepang Terminal

Mencoba Memahami Alasan Orang-orang Kabur dari Magang di Jepang

22 Januari 2026
Kecamatan Kalitengah Adalah Daerah Paling Ikhlas di Lamongan: Kebanjiran Dua Bulan dan Masih Mau Menyambut Bupatinya

Kecamatan Kalitengah Adalah Daerah Paling Ikhlas di Lamongan: Kebanjiran Dua Bulan dan Masih Mau Menyambut Bupatinya

18 Januari 2026
Honda PCX 160 Dibuat Ceper, Modifikasi Motor yang Saya Harap Lenyap dari Jalanan Mojok.co

Honda PCX 160 Dibuat Ceper, Modifikasi Motor yang Saya Harap Lenyap dari Jalanan

19 Januari 2026
Honda Civic Genio: Tampan, Nyaman, Harga 30 Jutaan, tapi Menuntut Kesabaran Mojok.co honda civic fd

Honda Civic FD: Mobil Ganteng yang Dibayar dengan Pahitnya Harga Perawatan Mahal

21 Januari 2026
Kasta Nescafe Kaleng di Indomaret dari yang Berkelas sampai yang Mending Nggak Usah Ada

Kasta Nescafe Kaleng di Indomaret dari yang Berkelas sampai yang Mending Nggak Usah Ada

19 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=YRrBYMX1Juc

Liputan dan Esai

  • Pengalaman Fresh Graduate Magang di Instansi Pemerintah Kemkomdigi, Dapat Gaji Setara UMP tapi Harus Benar-benar Siap Kerja
  • Para Loyalis Bulu Tangkis: Rela Menabung Demi ke Jakarta, Mengenang Cita-cita Masa Kecil untuk Rasakan Magisnya Istora 
  • Merak Bukan Lagi Sekadar Simbol Keagungan, tapi Teman yang Merakyat di Pojokan Mal Jogja
  • Memetik Makna Lain Kekalahan saat Para Bintang Muda Urung Bersinar di Daihatsu Indonesia Masters 2026 di Istora Senayan
  • 5 Fitur KAI Access yang Memudahkan Perjalanan dengan Kereta Api
  • Potensi Besar Gudeg Jogja Mati karena Branding Makanan Khas Jogja yang Cuma Dikenal Sebagai Makanan Serba Manis

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.