Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Politik

Memilih Prabowo Subianto karena Memelihara Kucing adalah Alasan Paling Ngawur!

M. Guntur Rahardjo oleh M. Guntur Rahardjo
6 November 2023
A A
Memilih Prabowo Subianto karena Memelihara Kucing adalah Alasan Paling Ngawur! Mojok.co

Memilih Prabowo Subianto karena Memelihara Kucing adalah Alasan Paling Ngawur! (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Memilih Prabowo Subianto karena gemoy dan memelihara kucing semoga hanya bercandaan. Kalau tidak, itu alasan paling ngawur!

Membaca artikel Mas Fauzan tentang memilih Pak Prabowo Subianto karena gemoy membuat saya ngakak sendiri. Memang benar beberapa waktu terakhir banyak netizen mengungkapkan ingin memilih Prabowo karena tingkahnya yang menggemaskan. Netizen mencermati Prabowo mulai dari cara jalan, wawancara dengan awak pers, hingga kata-kata ikonik saat acara Najwa Shihab, ”Tunggu, kasih aku kesempatan menjelaskan!”

Entah mereka serius atau tidak ingin memilih Prabowo karena gemoy, saya tidak tahu. Saat itu saya kira alasan gemoy ini sudah cukup offside, ternyata ada yang lebih offside lagi. Baru saya tahu ada sekelompok manusia yang ingin memilih Prabowo karena kucing yang beliau pelihara. 

Alkisah, Prabowo memelihara kucing bernama Bobby. Kucing putih dengan beberapa corak warna hitam di badannya. Peliharaannya ini bukan ras, melainkan kucing kampung. Kalau kata teman saya, Indonesian Short-hair. Beberapa kali peliharaan Prabowo ini sempat diliput oleh media dan televisi, sehingga sering seliweran dimana-mana, termasuk di akun Instagram Prabowo. Bayangkan, kalian kalah tenar oleh kucing.

Kucing dan politik

Sudah bukan rahasia lagi bahwa kucing rumahan adalah mahkluk ciptaan Tuhan yang sangat pemalas dan tidak peduli dengan apapun kecuali pemiliknya dan makan. Menjadikan kucing sebagai tolak ukur memilih seseorang rasa-rasanya kurang pas. Kalau boleh dibandingkan, tindakan itu sama halnya kita menyukai seseorang dari cara jalannya. Padahal masih banyak faktor lain yang bisa dilihat lebih dalam lagi.

Seperti yang ada dalam tulisan Mas Fauzan, prestasi Prabowo itu sangat banyak. Tidak melulu menjadi penyelamat kucing jalanan saja. Eh sebentar deh, guyonan penyelamat kucing jalanan sepertinya malah bisa mempengaruhi beberapa pemilih. Bisa saja kan ada yang tertarik memilih beliau karena sayang sama kucing? Atau ada yang ogah memilih beliau karena khawatir waktu Prabowo untuk ngurusin kucing, bukan negara. 

Terlepas dari itu semua, intinya, masih banyak faktor internal dan eksternal dari sosok Prabowo yang bisa dikulik. Jadikanlah hasil riset itu sebagai pertimbangan sebelum memilih. Kalau memang dalam hasil riset kalian Bobby berperan penting dalam percaturan politik Tanah Air di masa mendatang, bolehlah peliharaan ini dijadikan alasan untuk memilih Prabowo. 

Bobby dan Prabowo Subianto harus diapresiasi

Masih banyak sekali masyarakat Indonesia yang memandang sebelah mata kucing kampung seperti Bobby. Beberapa beranggapan lebih baik memelihara kucing ras karena secara visual jauh lebih bagus. Padahal kucing kampung secara imunitas lima kali lebih kuat dari kucing ras. Keputusan Prabowo merawat Bobby secara tidak langsung mengangkat derajat kucing kampung. Semoga ini semoga bisa membungkam siapa pun yang ngakunya cat lovers, tapi maunya sama kucing ras aja.

Baca Juga:

“Satu Desa Satu Gym” Bukan Sekadar Lelucon, Itu Ide Bagus untuk Kesehatan Warga Jawa Tengah!

Kucing Tak Hanya Hewan Peliharaan, bagi Petani, Kucing Adalah Pahlawan

Pada satu sisi, Bobby juga pasti memiliki fungsi tersendiri untuk Prabowo. Memang tidak dalam konteks politik seperti menjadi buzzer beliau, bukan. Tetapi menjadi rekreasi untuk Prabowo di tengah beratnya hidup. Ini terbukti dari foto dan video Prabowo sedang bermain bersama Bobby yang kerap berseliweran di media sosial. Bahkan, peliharaannya ini terkadang juga diajak untuk rapat bersama klien beliau di beberapa tempat. Konten-konten seperti ini juga mengundang kebahagiaan untuk banyak orang, khususnya para cat lovers di luaran sana.

Wahai seluruh masyarakat Indonesia, memilih presiden itu hal penting yang akan berpengaruh pada nasib semua orang. Anggaplah memilih Prabowo karena kucing itu sebatas guyonan sosial media saja, jangan diseriusi. Lagipula, misal nih Prabowo terpilih dan naik jadi presiden. Terus bikin kebijakan yang merugikan rakyat, kalian mau marah ke siapa? Bobby? Yang benar saja. Ia mana peduli dengan aktivitas politik negeri ini, palingan ketika Prabowo tengah orasi di depan khalayak Bobby sedang tertidur di atas loteng rumah Prabowo. Salam cat lovers.

Penulis: M. Guntur Rahardjo
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA Memilih Prabowo Subianto karena Gemoy Itu Sesat, Prestasinya Banyak, Masak Milih karena Tren TikTok doang

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 6 November 2023 oleh

Tags: gemoyKucingPemiluPilpresPrabowo Subianto
M. Guntur Rahardjo

M. Guntur Rahardjo

Mahasiswa pendidikan yang memiliki cita-cita mencapai kemandirian dan kesejahteraan hidup.

ArtikelTerkait

kucing liar jangan memberi makanan kucing tulang ikan tulang ayam mojok.co

Please, Tulang Ikan atau Ayam Jangan Dijadikan Makanan Kucing, Bahaya!

11 Juli 2020
nyemil kucing

Pertunjukan Debus Memang Keren, Tapi Nggak Nyemil Kucing Hidup-Hidup Juga Kali!

3 Agustus 2019
buzzer pak jokowi

Sebenarnya Pak Jokowi Tidak Perlu Buzzer

3 Oktober 2019
Perbandingan (biaya) Pemilu 2019 dan Pemilu “Stik Es Krim” Ketua RW di Kampung Saya Terminal Mojok_

Murahnya Biaya Pemilu ‘Stik Es Krim’ di Kampung Saya

28 Januari 2021
guyonan admin twitter partai gerindra prabowo subianto mojok

Guyonan Twitter Partai Gerindra: Usaha Menutupi Luka Hati Prabowo

17 April 2021
Mempertanyakan Alasan Presiden Selalu Berasal dari Suku Jawa

Mempertanyakan Alasan Presiden Selalu Berasal dari Suku Jawa

23 September 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jangan Ngotot Ambil KPR kalau Belum Siap Finansial dan Mental Mojok.co

Jangan Ngotot Ambil KPR kalau Belum Siap Finansial dan Mental

2 Februari 2026
Alun-Alun Jember Nusantara yang Rusak (Lagi) Nggak Melulu Salah Warga, Ada Persoalan Lebih Besar di Baliknya Mojok.co

Jember Gagal Total Jadi Kota Wisata: Pemimpinnya Sibuk Pencitraan, Pengelolaan Wisatanya Amburadul Nggak Karuan 

6 Februari 2026
MU Menang, Dunia Penuh Setan dan Suram bagi Fans Liverpool (Unsplash)

Sejak MU Menang Terus, Dunia Jadi Penuh Setan, Lebih Kejam, dan Sangat Suram bagi Fans Liverpool

1 Februari 2026
Video Tukang Parkir Geledah Dasbor Motor di Parkiran Matos Malang Adalah Contoh Terbaik Betapa Problematik Profesi Ini parkir kampus tukang parkir resmi mawar preman pensiun tukang parkir kafe di malang surabaya, tukang parkir liar lahan parkir pak ogah

3 Perilaku Tukang Parkir dan Pak Ogah yang Bikin Saya Ikhlas Ngasih Duit 2000-an Saya yang Berharga

5 Februari 2026
Petaka Terbesar Kampus- Dosen Menjadi Joki Skripsi (Pixabay)

Normalisasi Joki Skripsi Adalah Bukti Bahwa Pendidikan Kita Memang Transaksional: Kampus Jual Gelar, Mahasiswa Beli Kelulusan

4 Februari 2026
Pengendara Mobil Nggak Usah Ikut-ikutan Lewat Jalan Tikus, Kalian Nggak Diajak!

Pengendara Mobil Nggak Usah Ikut-ikutan Lewat Jalan Tikus, Kalian Nggak Diajak!

31 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Mahasiswa KIP Kuliah Pertama Kali Makan di AYCE: Mabuk Daging tapi Nelangsa, Kenyang Sesaat untuk Lapar Seterusnya
  • Ormas Islam Sepakat Soal Board of Peace: Hilangnya Suara Milenial dan Gen Z oleh Baby Boomers
  • Kemensos “Bersih-Bersih Data” Bikin Nyawa Pasien Cuci Darah Terancam, Tak Bisa Berobat karena Status PBI BPJS Mendadak Nonaktif
  • Blok M, Tempat Pelarian Pekerja Jakarta Gaji Pas-pasan, Tapi Bisa Bantu Menahan Diri dari Resign
  • Derita Punya Pasangan Hidup Sandwich Generation sekaligus Mertua Toxic, Rumah Tangga bak Neraka Dunia
  • Film “Surat untuk Masa Mudaku”: Realitas Kehidupan Anak Panti dan Lansia yang Kesepian tapi Saling Mengasihi

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.