Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Kota Semarang, Kota yang Paling Peduli sama Keselamatanmu

Budi oleh Budi
8 September 2023
A A
Kota Semarang, Kota yang Paling Peduli sama Keselamatanmu (Unsplash)

Kota Semarang, Kota yang Paling Peduli sama Keselamatanmu (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Kota Semarang, buat saya, menyimpan begitu banyak kenangan. Lebih lagi, kota ini juga membuat saya lebih aware soal keselamatan, terutama di jalan.

Jalanan cukup luas dan minim kerusakan menjadikan rute jalanan Kota Semarang (bagi saya) menyenangkan. Memang, lokasinya yang berada di pesisir utara membuat Kota Semarang punya suhu yang teramat panas. Tengah malam saja saya sering merasa gerah. Misalnya waktu saya main ke Kota Lama di tengah malam. Ya masih terasa gerah.

ADVERTISEMENT

Keadaan lebih menyiksa ketika siang. Panasnya menyengat, sampai beberapa waktu lalu traffic cone di Jalan Setia Budi 2 nampak “mpeles” atau letoy. Selain itu, kontur jalan juga naik-turun. Misalnya di Wonodri Kopen, tempat saya indekos beberapa tahun lalu. Namun, cuaca super panas dan konter jalan yang nggak enak justru membuat saya lebih aware lagi soal keselamatan, terutama di jalan.

Cuaca super panas Kota Semarang membuat saya selalu mengenakan helm

Cuaca panas membuat saya tertib memakai helm. Mau jauh atau dekat seperti ke minimarket depan gang, saya selalu pakai helm. Apalagi jika saya kudu turun ke daerah Pleburan atau ke Gayamsari, helm itu wajib. Lha gimana ya, kalau nggak pakai helm kepala seperti ditaruh di dalam oven.

Kebiasaan ini akhirnya bertahan di dalam diri saya. Meski sudah nggak di Kota Semarang, saya jadi tertib memakai helm ketika berkendara. Makasih, Semarang.

Berkendara memakai pakaian serba panjang

Kota Semarang membuat saya juga tertib mengenakan pakaian serba panjang ketika berkendara. Sudah jelas alasannya, bahwa cuaca panas di sini bisa bikin kulit seperti terpanggang dan jadi belang. Selain itu, kebiasaan ini juga mengurangi risiko kena kanker kulit macam melanoma, karsinoma sel skuamosa, serta karsinoma sel basal.

Berkendara memakai pakaian serba panjang juga melindungi tubuh bergesekan dengan tanah atau aspal kalau amit-amit terjadi kecelakaan. Yah, meskipun kita sudah hati-hati ketika naik motor, tetap saja ada pengendara yang ngawur dan nggak konsentrasi di jalan. Sungguh pengendara yang merepotkan.

Lebih aware merawat kendaraan, terutama mesin dan pengereman

Soal kontur jalan Kota Semarang, membuat saya lebih aware dengan kebiasaan merawat motor. Khususnya soal mesin dan sistem pengereman.

Baca Juga:

Pengalaman mencoba roti subuh yang lagi viral di Semarang: cukup sekali coba saja, nggak mau lagi-lagi

Banjir di Semarang selama ini tak hanya perkara alam, tapi justru gara-gara ulah warganya sendiri,

Ya jelas, mesin kudu dirawat supaya tetap kuat melewati tanjakan curam seperti yang ada di jalan daerah Gunung Pati atau Jalan Sumbing, Gajahmungkur. Persoalan rem juga nggak boleh luput. Soalnya bisa bahaya kalau sampai rem blong saat lagi melewati turunan terlebih kayak di Sigar Bencah yang terkenal curam dan angker pula.

Oleh sebab itu, keadaan di Kota Semarang justru “membantu” orang sini lebih aware sama yang namanya keselamatan di jalan. Makasih, Semarang. Kota yang indah, menyenangkan, dan tak kalah romantis dari kota lain yang pernah saya singgahi.

Penulis: Budi

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Selamat Tinggal Bekasi, Ternyata Semarang Lebih Indah untuk Ditinggali

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 8 September 2023 oleh

Tags: cuaca panas semaranggunung pati semarangjawa tengahkota lama semarangkota semarangSemarang
Budi

Budi

Seorang montir tinggal di Kudus yang juga menekuni dunia kepenulisan sejak 2019, khususnya esai dan fiksi. Paling suka nulis soal otomotif.

ArtikelTerkait

Purwokerto, Purwakarta, Purworejo- Dilema karena Sebuah Nama (Unsplash.com)

Purwokerto, Purwakarta, Purworejo: Dilema karena Sebuah Nama

8 Agustus 2022
Pantai KIW Edge, Pantai Terbaik Semarang yang Sebenarnya Bekas Tambak di Kawasan Pabrik

Pantai KIW Edge, Pantai Terbaik Semarang yang Sebenarnya Bekas Tambak di Kawasan Pabrik

27 April 2026
3 Alasan Demak Kalah Tenar Dibanding Kabupaten di Sekelilingnya

3 Alasan Demak Kalah Tenar Dibanding Kabupaten di Sekelilingnya

11 Maret 2023
Muntilan, Betlehem van Java Awal Agama Katolik Dikenal di Pulau Jawa

Muntilan, Betlehem van Java Awal Agama Katolik Dikenal di Pulau Jawa

26 September 2022
5 Hal Menjengkelkan di Semarang yang Bikin Orang Luar Kota Gigit Jari

5 Hal Menjengkelkan di Semarang yang Bikin Orang Luar Kota Gigit Jari

14 November 2025
Lumpia Semarang Cerita Cinta yang Dibungkus Kulit Tipis (Wikimedia Commons)

Lumpia Semarang: Cerita Cinta Lelaki Tionghoa dan Perempuan Jawa yang Dibungkus Kulit Tipis

14 Februari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Warung Tacibay adalah jawaban ketika mahasiswa Malang memasuki tanggal tua Mojok.co

Warung Tacibay adalah jawaban ketika mahasiswa Malang memasuki tanggal tua

7 Agustus 2026
Culture shock anak pesisir pantura lihat pantai di Maluku: ternyata pantai bisa bersih, putih, dan tanpa bau amis

Culture shock anak pesisir pantura lihat pantai di Maluku: ternyata pantai bisa bersih, putih, dan tanpa bau amis

5 Agustus 2026
Iuran wajib Hari Kemerdekaan Indonesia itu penjajahan gaya baru (Unsplash)

Tradisi iuran wajib untuk perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia di kampung itu nggak masuk akal karena nggak semua warga punya uang sisa cuma buat panggung hiburan yang bikin berisik

9 Agustus 2026
Mobil Suzuki Swift Lama, Mobil Tanpa Musuh dan Bebas Makian di Jalan suzuki sx4

Dari gaya hingga performa, inilah 6 alasan Suzuki Swift ST 2008 cocok jadi mobil pertama

6 Agustus 2026
GTM pada anak, drama paling menguji kesabaran dan kreativitas orang tua Mojok.co

GTM pada anak, drama paling menguji kesabaran dan kreativitas orang tua

9 Agustus 2026
Nasib perempuan usia 20 tahunan di desa, dianggap sudah tua dan dipaksa menikah  Mojok.co

Nasib perempuan usia 20 tahunan di desa, dianggap sudah tua dan dipaksa menikah 

7 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.