Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup

Jangan Anggap Enteng Urusan Buang Hajat, Tolong Beri Kami Toilet Jongkok!

Anisa Fitrianingtyas oleh Anisa Fitrianingtyas
1 September 2023
A A
3 Alasan Mengapa Toilet Indomaret Lebih Baik ketimbang Toilet Alfamart Terminal Mojok toilet jongkok

3 Alasan Mengapa Toilet Indomaret Lebih Baik ketimbang Toilet Alfamart (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Satu hari saya di-WA Ibu mertua terkait dengan jenis toilet apa yang akan di pasang di rumah saya. Saya dengan yakin dan mantap minta toilet jongkok. Tentu dengan banyak pertimbangan salah satunya karena saya emang hobi nongkrong di sana.

Nongkrong di WC itu ajib, mengenang masa kecil ya tinggal jongkok selesai perkara. Belum lagi perawatan dan harganya murah. Walaupun memang wilayah toilet jadi lebih mudah basah dan lecek dibanding kalau pakai toilet duduk.

Walhasil, karena hobi saya pup di toilet jongkok ini saya menjadi orang yang picky kalau ke tempat umum. Saya pasti masuk dan langsung mencari si toilet jongkok. La, kalau tidak ada bagaimana? Ya terpaksa cosplay jadi londo dulu 5 menit.

Penggunaan toilet duduk di berbagai tempat itu sah-sah saja. Apalagi memang menggunakan toilet duduk akan menjaga keadaan sekitar toilet kering. Jadi, kesannya lebih resik enak kalau masuk toilet keadaan kering betul? Belum lagi tentu lebih praktis bye-bye gayung dan ember. Welcome bidet dan toilet flush.

Sayang seribu sayang, piranti londo ini tentu masih mengharuskan ada budaya londo di dalamnya. Di mana sebagai manusia pribumi saya merasa sedih. Kalau benda yang harus menjadi aksesoris toilet duduk ini hilang.

Tisu adalah koentji

Yak, betul, tisu sodara-sodara.

Orang Indonesia penyedia layanan toilet duduk, kadang suka lupa menyediakan tisu. Bahkan kadang kalau ada cuma tinggal cengkorongan alias wadah. Kojur sekali, soalnya rasanya itu sebelum pakai perlu ada penyucian toilet duduk sebelum diduduki. Di-lap sat set biar bersih bersinar. Entah mengapa geli kalau tidak dilap.

Selain persoalan tidak lengkapnya perkakas. Masalah selanjutnya yaitu para usernya. Tidak semua user mau cosplay bule-bulean. Beberapa kali saya menemukan jejak sepatu atau sandal di toilet duduk.

Baca Juga:

4 Alasan Kloset Jongkok Lebih Cocok buat Toilet Umum ketimbang Kloset Duduk, Lebih Natural!

Tisu Indomaret vs Tisu Alfamart, Mana yang Lebih Berkualitas? 

Lha jadinya antara sedih sama kepalang tanggung, kalau sedang kebelet dan tak ada pilihan saya biasanya kerja dulu. Di lap-lapin, disemprot pakai hand sanitizer sisa musim covid. Baru saya kerjakan hajat saya di sana.

Kalau ada yang bilang untuk mencegah para jongkokers ini jongkok tinggal ditulis di dinding. Lah, jangan sok nggak ngerti, sudah ditempelkan tulisan juga percuma, wong tidak dibaca. Jadinya, sia-sia. Selain itu karena digunakan dengan style tradisional, toilet duduk ini jadi kadang kurang awet. Semplak. Kadang juga tutupnya suka lepas. Sedih, niat biar awet, malah jadinya ruwet.

Toilet jongkok (kayaknya) mencegah orang sebat

Belum lagi dengan kengeyelan lainnya. Meski pintu sudah didesain bagian bawah agak tinggi, kadang ada yang nekat pipis di lantai. Yah, Mau gimana lagi, harusnya toilet kering jadi semi basah, karena pada pipis tidak di tempatnya. Hadeeeh.

Dan yang paling penting, toilet jongkok mencegah manusia sebat di dalam toilet. Bukan sekali dua kali kadang pas apes ketemu toilet yang tanpa ada tempat sampah, bertebaran puntung rokok. Tak mengapa mau sebat juga kalau di toilet pribadi alias rumah, tapi jangan di toilet umum. Selain sudah pasti lama, kotornya itu yang jadi masalah selanjutnya.

Intinya tolong untuk para manusia pemangku kebijakan pertoiletan di mana pun, sediakanlah toilet jongkok untuk kami. Kami pribumi yang lebih nyaman pakai gaya jaman dahulu. Tak mengapa misal dimodernisasi ditambahi bidet atau semacamnya.

Setidaknya urusan hajat ini tidak mengganggu anggaran daerah. Tidak lucu masak iya toilet anggaran ratusan juta. Bolak-balik kok renov toilet.

Penulis: Anisa Fitrianingtyas
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Kita Sedang Berubah dari Pemakai WC Jongkok Menjadi Pemakai WC Duduk

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 1 September 2023 oleh

Tags: bidettisutoilet duduktoilet jongkok
Anisa Fitrianingtyas

Anisa Fitrianingtyas

Perempuan pembelajar suka pindah-pindah lokasi menulis. Peduli dengan alam, lingkungan, dan suami. Putu Sukowati, yang sudah merantau bertahun-tahun tapi masih suka makan pecel.

ArtikelTerkait

4 Alasan Kloset Jongkok Lebih Cocok buat Toilet Umum ketimbang Kloset Duduk, Lebih Natural!

4 Alasan Kloset Jongkok Lebih Cocok buat Toilet Umum ketimbang Kloset Duduk, Lebih Natural!

3 November 2025
6 Produk Indomaret yang Underrated, namun Layak Dibeli Terminal Mojok

6 Produk Indomaret Underrated, namun Layak Dibeli

16 September 2022
Orang Desa Sepakat Mengatakan Tidak untuk Toilet Duduk, Percaya deh!

Orang Desa Sepakat Mengatakan Tidak pada Toilet Duduk, Percaya deh!

10 April 2023
Tisu Indomaret vs Tisu Alfamart, Mana yang Lebih Berkualitas? Mojok.co

Tisu Indomaret vs Tisu Alfamart, Mana yang Lebih Berkualitas? 

14 Maret 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Organisasi Mahasiswa Ekstra Kampus: Teriak Melawan Penindasan di Luar, tapi Seniornya Jadi Aktor Penindas Paling Kejam organisasi mahasiswa eksternal organisasi kampus

Fenomena Alumni Abadi di Organisasi Kampus: Sarjana Pengangguran yang Hobi Mengintervensi Junior demi Merawat Ego yang Remuk di Dunia Kerja

18 Januari 2026
Dear Konsumen, Jangan Mau “Ditipu” Warung yang Mengenakan Biaya Tambahan Pembayaran QRIS ke Pembeli  Mojok.co

Dear Konsumen, Jangan Mau “Ditipu” Warung yang Mengenakan Biaya Tambahan QRIS ke Pembeli 

17 Januari 2026
Belanja Furnitur Mending di IKEA Atau Informa? Ini Dia Jawabannya

Belanja Furnitur Mending di IKEA Atau Informa? Ini Dia Jawabannya

18 Januari 2026
8 Istilah Bau dalam Bahasa Jawa, dari Prengus sampai Badheg

8 Istilah Bau dalam Bahasa Jawa, dari Prengus sampai Badheg

15 Januari 2026
Hal yang Biasa Dijumpai di Temanggung, Daerah Lain Nggak Punya. Salah Satunya Pemandangan Jaran Kepang di Jalan

Hal yang Biasa Dijumpai di Temanggung, Daerah Lain Nggak Punya. Salah Satunya Pemandangan Jaran Kepang di Jalan

19 Januari 2026
Ilustrasi Hadapi Banjir, Warga Pantura Paling Kuat Nikmati Kesengsaraan (Unsplash)

Orang Pantura Adalah Orang Paling Tabah, Mereka Paling Kuat Menghadapi Kesengsaraan karena Banjir

14 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Sumbangan Pernikahan di Desa Tak Meringankan tapi Mencekik: Dituntut Mengembalikan karena Tradisi, Sampai Nangis-nangis Utang Tetangga demi Tak Dihina
  • Menurut Keyakinan Saya, Sate Taichan di Senayan adalah Makanan Paling Nanggung: Tidak Begitu Buruk, tapi Juga Jauh dari Kesan Enak
  • Saat Warga Muria Raya Harus Kembali Akrab dengan Lumpur dan Janji Manis Awal Tahun 2026
  • Lupakan Alphard yang Manja, Mobil Terbaik Emak-Emak Petarung Adalah Daihatsu Sigra: Muat Sekampung, Iritnya Nggak Ngotak, dan Barokah Dunia Akhirat
  • Istora Senayan Jadi Titik Sakral Menaruh Mimpi, Cerita Bocah Madura Rela Jauh dari Rumah Sejak SD untuk Kebanggaan dan Kebahagiaan
  • Indonesia Masters 2026 Berupaya Mengembalikan Gemuruh Istora Lewat “Pesta Rakyat” dan Tiket Terjangkau Mulai Rp40 Ribu

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.