Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Jangan Cuma Bayi yang Dikasih Kado dan Perhatian, Ibu Melahirkan Juga Perlu!

Dyan Arfiana Ayu Puspita oleh Dyan Arfiana Ayu Puspita
13 Agustus 2023
A A
Jangan Cuma Bayi yang Dikasih Kado dan Perhatian, Ibu Melahirkan Juga Perlu!

Jangan Cuma Bayi yang Dikasih Kado dan Perhatian, Ibu Melahirkan Juga Perlu! (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Kadang, ketika ada seorang ibu melahirkan, orang-orang justru memberi perhatian lebih pada bayi yang dilahirkan ketimbang ibunya. Padahal ibunya juga butuh perhatian, lho.

Hadirnya seorang bayi di sebuah keluarga adalah kebahagiaan. Apalagi jika kelahiran tersebut sudah lama dinanti-nanti. Seketika, rumah jadi penuh dengan sukacita. Ada yang berebut untuk menggendong, ada yang heboh cari nama, ada pula yang sibuk menerka-nerka mirip siapakah wajah bayi tersebut.

Orang-orang yang ada di sekeliling keluarga si bayi juga tak kalah heboh. Begitu mendengar kabar kelahirannya, saudara, tetangga dan rekan kerja berbondong-bondong datang menengok. Selayaknya kebiasaan masayarakat kita pada umumnya, perihal tengok-menengok ini tak pernah lepas dari yang namanya tentengan atau buah tangan.

Duit vs Kado

Perihal tentengan saat menengok ibu melahirkan dan bayinya, ada dua mahzab yang berkembang, yaitu duit dan kado. Masing-masing mazhab tentu punya argumennya sendiri.

Orang-orang yang bawa duit biasanya mengaitkannya dengan asas manfaat. Duit dianggap lebih bermanfaat karena bisa dibelanjakan sesuai dengan kebutuhan. Selain, tentu saja, ngasih duit ini memang sepraktis-praktisnya pemberian. Cuma butuh amplop doang, beres.

Sedangkan orang-orang yang bawa kado, biasanya menganggap hadiah lebih memiliki nilai “kenangan” dibanding duit. Jadi, misal suatu ketika kadonya dipakai oleh si bayi, bapak ibunya auto teringat. Ini loh baju yang dulu dikasih sama si X, kalau yang ini dulu kado dari Y.

Berbicara soal kado, yang menyedihkan dari memberi kado saat ada kawan atau saudara saat melahirkan adalah banyak kado yang hanya tertuju pada si bayi. Mulai dari pakaian, gendongan, bedak, hingga pritilan lainnya, semua diperuntukkan bagi si bayi.

Ibunya? Terlupakan.

Baca Juga:

4 Dosa yang Diam-diam Dilakukan Orang Saat Tukar Kado

Buku KIA (Kesehatan Ibu dan Anak) Punya Segudang Informasi, tapi Sering Diabaikan. Ibu Baru Wajib Tahu!

Ibu melahirkan rentan mengalami baby blues

Kalau kita pikir-pikir, bayi jebrol mah nggak bakal ngerti apa-apa kalau dia dikasih kado. Emang si bayi bakal seneng trus auto bilang makasih, gitu? Nggak, MyLov. Nggak gitu.

Bayi itu bahagia ya kalau ibunya bahagia. Nah, salah satu cara bikin ibu si bayi bahagia adalah dengan memberikan hadiah kepadanya.

Kalian pasti pernah mendengar baby blues yang kerap terjadi pada ibu melahirkan, kan? Kalau selama ini kalian menganggap baby blues itu cuma mitos, kalian salah. Apalagi sampai menganggap baby blues itu hanya akal-akalan si ibu untuk santai-santai. Nyatanya, baby blues ini memang terjadi di beberapa kasus ibu melahirkan.

Kawan saya adalah salah satunya. Hingga dua bulan setelah melahirkan, dia nggak bisa fokus dengan bayinya. Dia diliputi kecemasan dan kekhawatiran terhadap dirinya sendiri hingga tak peduli dengan bayinya. Bahkan, ada rasa terganggu dengan kehadiran si buah hati.

Lha, padahal kan anak sendiri? Begitu mungkin kalian bertanya-tanya.

Aneh, tapi memang itulah yang terjadi.

Makanya penting bagi seorang ibu melahirkan untuk mendapatkan dukungan dari orang-orang di sekitarnya. Salah satu bentuk dukungan dan perhatian yang bisa diberikan yaitu dengan memperhatikannya kebutuhan si ibu. Tujuannya supaya si ibu merasa senang dan nyaman dengan kondisinya.

Rekomendasi hadiah untuk ibu melahirkan

Lantas, apa kado yang sebaiknya diberikan untuk ibu yang baru saja melahirkan?

Banyak, Nder. Sama halnya seperti banyak yang bisa kita bungkus untuk kado si bayi, hadiah untuk si ibu juga banyak. Sebagai teman atupun saudara, kalian pasti yang paling mengerti bagaimana karakter si ibu.

Jika dia senang berdandan, nggak ada salahnya untuk membelikan peralatan makeup kesukaan dia, lho. Temen kalian suka baca? Kasih dia buku bacaan yang ringan. Berbagai printilan yang mendukung proses menyusui juga bisa kita jadikan kado, kok. Misalnya seperti susu ibu menyusui, krim anti lecet untuk puting payudara, vitamin, dll.

Kasih makanan favorit juga sah-sah aja, lho. Seumpama kalian tahu kalau saudara kalian suka cokelat, nggak ada salahnya membawakan coklat untuk dia selain kado untuk si bayi. Rekomendasi hadiah lain yang dijamin bakal bermanfaat adalah daster. Perempuan menyusui mana sih yang menolak diberi daster? Nggak ada. Trust me.

Yang paling penting

Klir, ya? Yang butuh perhatian bukan hanya si bayi, tapi juga ibu melahirkan. Jangan sampai kita larut menyambut kehadiran si bayi, hingga lupa dengan ibunya.

Terus, yang paling penting lagi, omongan saat nengok bayi juga harus dijaga. Udah nggak zamannya lagi membanding-bandingkan antara lahiran pervaginam dengan lahiran caesar. Awas aja kalau masih ada yang comel bab gituan. Disleding malaikat Izrail baru tau rasa kalian.

Penulis: Dyan Arfiana Ayu Puspita
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Bingung Pilih Kado untuk Ibu Melahirkan? Ini 5 Rekomendasi Kado Paling Bermanfaat.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 13 Agustus 2023 oleh

Tags: Bayiibu melahirkankadoKelahiran
Dyan Arfiana Ayu Puspita

Dyan Arfiana Ayu Puspita

Alumnus Universitas Terbuka yang bekerja sebagai guru SMK di Tegal. Menulis, teater, dan public speaking adalah dunianya.

ArtikelTerkait

Rekomendasi kado lahiran jenis kelamin bayi laki-laki perempuan kelamin anak bayi mojok

Cara Menentukan Bayi Kita Kelak Laki-laki atau Perempuan

4 Oktober 2020
7 Ide Kado Ultah buat Cowok yang Berulang Tahun di Bulan Desember Terminal Mojok

7 Ide Kado Ultah buat Cowok yang Berulang Tahun di Bulan Desember

8 Desember 2022
Emak-emak Sufor Melawan Sinisme Fanatikus ASI

Emak-emak Sufor Melawan Sinisme Fanatikus ASI

27 Maret 2023
6 Hal yang Harus Dihindari Saat Menjenguk Bayi

6 Hal yang Harus Dihindari Saat Menjenguk Bayi

17 Juni 2022
persalinan

Perempuan Di Zaman Nenekku Hingga Zaman Istriku Tentang Persalinan

15 Juni 2019
Membayangkan Kehidupan dan Kematian dalam Lagu Putih-nya Efek Rumah Kaca

Membayangkan Kehidupan dan Kematian dalam Lagu Putih-nya Efek Rumah Kaca

17 Maret 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jatiwaringin Bekasi, Daerah Seribu Galian yang Nggak Tahu Kapan Kelarnya. Warga di Sini Punya Kesabaran Tingkat Tinggi bekasi jogja

Setahun Hidup di Jogja Bikin Saya Rindu Jalan Berlubang di Bekasi

6 Februari 2026
Andai Jadi Warga Tangerang Selatan, Saya Pasti Sudah Pusing Tujuh Keliling. Mending Resign Jadi Warga Tangsel!

Jangan Nilai Buku dari Sampulnya, dan Jangan Menilai Tangerang Selatan Hanya dari Bintaro, Alam Sutera dan BSD Saja

4 Februari 2026
Honda CRF, Motor Sok Gagah dan Menyebalkan yang Semoga Saja Segera Lenyap dari Jalanan Mojok.co

Honda CRF, Motor Sok Gagah dan Menyebalkan yang Semoga Saja Segera Lenyap dari Jalanan

1 Februari 2026
Betapa Dangkal Cara Berpikir Mereka yang Menganggap Jadi IRT Adalah Aib Mojok.co

Betapa Dangkal Cara Berpikir Mereka yang Menganggap Jadi IRT Adalah Aib

1 Februari 2026
Gudeg Malang Nyatanya Bakal Lebih Nikmat ketimbang Milik Jogja (Unsplash)

Membayangkan Jika Gudeg Bukan Kuliner Khas Jogja tapi Malang: Rasa Nggak Mungkin Manis dan Jadi Makanan Biasa Saja

1 Februari 2026
Pengendara Mobil Nggak Usah Ikut-ikutan Lewat Jalan Tikus, Kalian Nggak Diajak!

Pengendara Mobil Nggak Usah Ikut-ikutan Lewat Jalan Tikus, Kalian Nggak Diajak!

31 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Ironi Kerja di Luar Negeri: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Tak Pulang demi Gengsi dan Standar Sukses yang Terus Berganti
  • Surat Wasiat Siswa di NTT Tak Hanya bikin Trauma Ibu, tapi Dosa Kita Semua yang Gagal Melindungi Korban Kekerasan Anak
  • Tak Menyesal Ikuti Saran dari Guru BK, Berhasil Masuk Fakultas Top Unair Lewat Golden Ticket Tanpa Perlu “War” SNBP
  • Tan Malaka “Hidup Lagi”: Ketika Buku-Bukunya Mulai Digemari dan Jadi Teman Ngopi
  • Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan
  • Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.