Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Serial

5 Episode Paling Sedih dalam Drama Korea Dr Romantic Season 1 Sampai 3

Noor Annisa Falachul Firdausi oleh Noor Annisa Falachul Firdausi
19 Mei 2023
A A
5 Episode Paling Sedih dalam Drama Korea Dr Romantic Season 1 Sampai 3

5 Episode Paling Sedih dalam Drama Korea Dr Romantic Season 1 Sampai 3 (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Menurut kalian, episode Dr Romantic yang mana yang paling sedih, Gaes?

Setelah menyelesaikan suatu serial atau film dengan genre apa pun, kadang kala kita merasa gagal move on. Rasa gamon ini kerap kali disebabkan oleh serial atau film tersebut yang terlalu berkesan di hati. Episode atau adegan yang berkesan bisa berupa adegan yang paling romantis, heartwarming, bahkan sedih.

Khusus untuk drama Korea Dr Romantic atau Romantic Doctor Teacher Kim, episode-episodenya yang berkesan cenderung yang menghadirkan lebih banyak air mata. Walaupun drama ini punya embel-embel romantic di judulnya, bagaimanapun drama ini bergenre medis. Drama medis pasti menyajikan perjuangan para dokter dalam menyelamatkan nyawa pasiennya. Ketika ada nyawa yang nggak tertolong, pada saat itulah emosi penonton ikut diaduk-aduk sebagaimana rasa kehilangan yang dirasakan para dokter dan keluarga pasien.

Dari musim pertama hingga ketiga, Dr Romantic nggak pernah luput untuk memperlihatkan adegan-adegan sedih di hampir setiap episodenya. Di tengah kekacauan Rumah Sakit Doldam yang kekurangan tenaga kerja, Kim Sabu (Han Suk Kyu) yang temperamen, serta pasangan dokter bedah umum dan bedah jantungnya yang bucin, air mata sering jatuh di sana. Berikut rangkuman episode Dr Romantic season satu hingga tiga yang paling sedih.

#1 Episode 8 Dr Romantic 1: Patah Hatinya Seorang Ayah

Episode tersedih pertama datang dari Dr Romantic Season 1. Di episode delapan, seorang pasien berbaju serba hitam datang dan menyandera Dokter Yoon Seo Jung (Seo Hyun Jin). Ia meneror seisi RS Doldam karena pasien yang akan dibedah oleh Kim Sabu adalah pelaku pemerkosaan anaknya. Mirisnya, korban diperkosa di usia 11 tahun yang mengakibatkannya harus memakai kateter seumur hidup. Ibu korban yang sedang hamil juga mengalami keguguran karena kemalangan yang menimpa anaknya itu.

Tim dokter dan perawat yang akan melakukan operasi berupaya membujuk si pasien tapi gagal. Barulah ketika polisi mengepung ruang operasi dan hadir putri si pasien yang meminta ayahnya untuk segera keluar karena ia ketakutan. Nggak kerasa air mata tumpah waktu mendengar suara sang putri yang menelepon ayahnya itu.

#2 Episode 10 Dr Romantic 1: Cinta Tanpa Syarat

Sebuah kecelakaan beruntun terjadi gara-gara jalan yang licin di musim dingin. Di antara banyaknya korban kecelakaan yang dibawa ke IGD RS Doldam, ada sepasang suami istri yang dievakuasi. Sang suami mengatakan kepada Dokter Yoon yang sedang memeriksanya bahwa besok adalah hari jadi pernikahan mereka yang ke-54.

Sang istri sempat mengaku bahwa jantungnya berdebar kencang kepada Dokter Yoon. Tapi, blio menolak diperiksa lebih lanjut karena menganggap detak jantung yang kencang itu karena blio syok saja. Blio meminta Dokter Yoon untuk memberikan tindakan pada suaminya saja.

Baca Juga:

Saya Meninggalkan Drakor Sejak Kenal Dracin yang Ceritanya Lebih Seru

4 Alasan Drama Korea Zaman Sekarang “Kalah” dengan Zaman Dahulu Menurut Saya yang Sudah 15 Tahun Jadi Penggemar

Saat sedang tertidur, sang suami menemukan istrinya sudah nggak bernapas. Dokter Yoon lantas melakukan CPR. Setelah beberapa waktu melakukan kompresi dada, sang suami mengatakan secara tersirat bahwa blio sudah merelakan kepergian istrinya. Lebih nyes lagi ketika sang suami mengatakan kata-kata perpisahan dan ucapan terima kasih kepada istri tercintanya. Siapa yang naruh bawang di sini?

#3 Episode 8 Dr Romantic 2: Pasien Mati Otak

Kalau dibuat jajak pendapat, pasti hampir semua penonton Dr Romantic Season 2 setuju bahwa episode Paramedis Choi Soon Young (Kim Jin) yang divonis mati otak adalah episode paling bawang. Paramedis ini kehilangan kesadaran setelah dipukul kepalanya oleh pria mabuk. Saat dibawa ke IGD Doldam dan dilakukan beberapa tes, ditemukan ada masalah di otaknya. Paramedis Choi nggak bisa bernapas sendiri dan kehilangan brain stem reflex.

Setelah melalui rapat para dokter, diputuskan bahwa Paramedis Choi mengalami brain death atau mati otak. Hal yang bikin nangis sesenggukan adalah ketika ibu Paramedis Choi mengucapkan terima kasih karena ia sudah menjadi anaknya walaupun mereka nggak ada hubungan darah. Lebih nangisnya lagi ketika sang ibu menyetujui pendonoran organ anaknya. Adegan ketika bed Paramedis Choi didorong melewati lorong dengan para tenaga medis Doldam berdiri dan memberikan penghormatan bener-bener bikin merinding.

#4 Episode 14 Dr Romantic 2: Kematian Presdir Yeo

Yeo Woon Young (Kim Hong Fa) menduduki jabatan presiden direktur RS Doldam di season pertama sebelum digantikan oleh Do Yun Wan (Choi Jin Ho) dan dilanjut Park Min Gook (Kim Joo Hun).

Setelah pensiun, akhirnya blio kembali lagi ke RS Doldam tapi sebagai pasien. Presdir Yeo yang sakit keras dirawat di sana. Puncaknya, blio meminta Kim Sabu untuk membuatkannya do-not-resuscitate order (perintah DNR). Perintah DNR ini adalah perintah dari dokter yang memerintahkan tenaga medis untuk nggak melakukan cardiopulmonary resuscitation atau CPR kalau pasien, yang dalam konteks ini adalah Presdir Yeo, jika ia mengalami henti napas atau henti jantung.

Keputusan bulat Presdir Yeo ini membuat semua tenaga medis RS Doldam dan pemirsa menyaksikan saat-saat terakhirnya dengan berderai air mata. Siapa juga sih yang mampu menahan air mata atas kepergian orang yang baik?

#5 Episode 5 Dr Romantic 3: Dua Nyawa di IGD

Di episode kelima season 3, penonton diajak nangis sesenggukan bareng dua dokter IGD. Pertama, dokter Yoon A Reum (So Ju Yeon) bertugas di IGD RS Doldam untuk memberikan pertolongan pada seorang pasien yang mengalami keracunan pestisida. Pasien ini tiba-tiba mengalami arrest atau henti jantung. Dokter Yoon dibantu dokter-dokter lainnya lantas melakukan CPR secara bergantian. Bahkan mereka juga menggunakan defibrillator untuk menstimulasi detak jantung pasien tersebut. Sayangnya, nyawa pasien tersebut nggak tertolong. Adegan paling menyayat hati adalah ketika Dokter Yoon menangis karena nggak bisa mengumumkan waktu kematian sang pasien.

Di tempat lain, Dokter Jung In Soo (Yoon Na Mu) yang dipindahtugaskan ke Pusat Trauma Doldam juga mengalami krisis karena kedatangan para pasien korban kecelakaan. Ada seorang pasien remaja yang kelihatannya cuma mengalami lecet. Tapi setelah mengeluhkan badannya dingin dan menggigil, pasien tersebut juga mengalami gagal jantung. Percobaan CPR gagal yang membuat pasien tersebut dinyatakan meninggal. Mirisnya, ibu dari sang pasien yang merupakan anggota majelis provinsi menuding Pusat Trauma Doldam melakukan malpraktik dan akan menuntut dokter yang bertanggung jawab.

Itulah kelima episode paling sedih di Dr Romantic Season 1-3. Mana yang sukses bikin kamu ngabisin tisu berkotak-kotak?

Penulis: Noor Annisa Falachul Firdausi
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA 4 Pola Khas Dr Romantic yang Nggak Berubah dari Season 1 sampai Season 3.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 19 Mei 2023 oleh

Tags: Dr Romanticdrama koreaepisode
Noor Annisa Falachul Firdausi

Noor Annisa Falachul Firdausi

Alumnus UGM asal Yogyakarta yang lagi belajar S2 Sosiologi di Turki

ArtikelTerkait

Tuntutlah Ilmu Produksi Drama Hingga ke Negeri Ginseng Korea Terminal Mojok

Tuntutlah Ilmu Produksi Drama Hingga ke Negeri Ginseng Korea

6 Maret 2021
7 Drama Korea Terkenal yang Sebenarnya Adaptasi Dorama dan Manga Jepang

5 Drama Korea yang Problematik di Paruh Pertama 2022

19 Mei 2022
Sudah Saatnya Netflix Berhenti Merilis Semua Episode Sekaligus Terminal Mojok

Sudah Saatnya Netflix Berhenti Merilis Semua Episode Sekaligus

3 Juni 2022

4 Ciri Drama Korea yang Bagus dan Wajib Ditonton

15 Februari 2023
5 Karakter Drama Korea dengan Positive Vibes dan Layak Dapat Julukan Si Pembawa Kebahagiaan

5 Karakter Drama Korea dengan Positive Vibes dan Layak Dapat Julukan Si Pembawa Kebahagiaan

21 Maret 2024
10 Kutipan Terbaik dari Drama Korea Paling Favorit, Bikin Penonton Makin Bijak Memaknai Kehidupan Terminal Mojok

10 Kutipan Terbaik dari Drama Korea Paling Favorit, Lebih Ngena dari Buku Self Improvement

18 Juli 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pengalaman Mendaki Pertama Kalinya dan Nekat Langsung ke Lawu: Sebuah Kesalahan yang Nggak Bikin Saya Menyesal gunung lawu

3 Perilaku Pendaki Gunung Lawu yang Bikin Geleng-geleng, Eksklusif dari Penjaga Basecampnya Langsung

9 Mei 2026
Lagu Baru Sheila On 7 “Sederhana” Pas untuk Orang-orang Usia 30 Tahun Mojok.co

Lagu Baru Sheila On 7 “Sederhana” Pas untuk Orang-orang Usia 30 Tahun

9 Mei 2026
PSS Sleman Naik Kasta, Bayaran Terbaik Atas Loyalitas Tanpa Batas: Super League, Kami Datang!

PSS Sleman Naik Kasta, Bayaran Terbaik Atas Loyalitas Tanpa Batas: Super League, Kami Datang!

4 Mei 2026
Bahasa Sunda yang Kaya Punya Banyak Istilah untuk Menyebut Hujan Terminal

Bahasa Sunda yang Kaya Punya Banyak Istilah untuk Menyebut Hujan

9 Mei 2026
Derita Jadi Pustakawan: Dianggap Bergaji Besar dan Kerjanya Menata Buku Aja

Pustakawan, Profesi yang Sering Dianggap Remeh, padahal Kerjanya Enak dan Banyak Untungnya

7 Mei 2026
Tinggal di Rusunawa Rp800 Ribu di Jakarta Ternyata Nggak Buruk-buruk Amat, Lebih Layak Dibanding Hidup di Kos-kosan dengan Sewa Jutaan Mojok.co

Tinggal di Rusunawa Rp800 Ribu di Jakarta Ternyata Nggak Buruk-Buruk Amat, Lebih Layak Dibanding Hidup di Kos-kosan dengan Sewa Jutaan

4 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Alumnus UNJ Jurusan Pendidikan Bahasa Perancis, Pilih Berkebun di Bogor sekaligus Ajak Warga Keluar dari Jurang Kemiskinan
  • JPPI Kritik Aturan Baru SE Mendikdasmen Nomor 7 Tahun 2026: Nasib 2,3 Juta Guru Non-ASN Terancam di Ujung Tanduk
  • Sekolah Kemitraan di Jawa Tengah bikin Menangis Haru, Anak Miskin Bisa Sekolah Gratis dan Kejar Mimpi
  • Pertemanan Memuakkan: Tak Beri Utang Teman Dijauhi dan Dicap Jahat, Berteman Cuma Diperalat Jadi Dana Darurat
  • Seni Bertahan Hidup Penjual Mie Ayam Menghadapi Pindah Harga dan Tangisan di Hari Senin
  • Menikah dengan Pasangan yang Keluarganya Terlilit Utang Bikin Serba Salah: Terlalu Cinta untuk Ditinggal, tapi Bikin Menderita Kalau Bertahan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.