Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup Kesehatan

7 Dosa Saat Menyikat Gigi yang Kita Lakukan Tanpa Sadar

Paula Gianita Primasari oleh Paula Gianita Primasari
14 Januari 2023
A A
7 Dosa Saat Menyikat Gigi yang Kita Lakukan Tanpa Sadar Terminal Mojok

7 Dosa Saat Menyikat Gigi yang Kita Lakukan Tanpa Sadar (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Menggosok gigi adalah hal lumrah yang dilakukan oleh setiap orang. Selain dapat membersihkan sisa-sisa makanan yang menempel pada mahkota gigi, menyikat gigi menghindarkan seseorang dari bau mulut yang mengganggu.

Sayangnya, lantaran sudah menjadi rutinitas, banyak orang telah melakukan kesalahan fatal ketika membersihkan gigi dan rongga mulut mereka. Wah, dosa kayak gimana lagi tuh? Jangan-jangan selama ini kita juga melakukannya secara nggak sadar.

#1 Tidak menggunakan sikat gigi yang tepat

Seperti memilih jodoh, meminang sikat gigi pun nggak boleh dilakukan secara sembarangan. Ukuran sikat yang tidak pas dengan rahang justru akan membuat proses pembersihan tidak maksimal dan rentan melukai bagian dalam rongga mulut.

Saat membeli sikat gigi, perhatikan bentuk kepala sikatnya. Kepala sikat yang baik adalah yang berbentuk lebih kecil sehingga mampu menggapai bagian dalam mulut. Apabila ketika menggosok gigi kita merasa terlalu membuka rahang cukup lebar, bisa jadi sikat gigi yang digunakan saat ini belum tepat.

Selain itu, sikat gigi yang baik adalah yang nyaman digenggam agar tidak mudah terlepas manakala kita menggosok gigi. Di samping kedua faktor tersebut, hal lain yang perlu diperhatikan adalah tekstur bulu sikat.

Bulu sikat yang terlalu kaku akan berisiko melukai gusi. Sedangkan apabila terlalu lembut malah tidak efektif mengangkat sisa makanan di sela-sela gigi. Oleh sebab itu, pilihlah sikat gigi yang berbulu cukup kuat untuk menyapu kotoran tetapi tidak kasar teksturnya.

#2 Masalah durasi

Berapa lamakah waktu menggosok gigi yang benar? Kebanyakan orang tidak ingin terlalu lama membersihkan gigi mereka. Bahkan, menurut sebuah penelitian, mayoritas orang melakukannya kurang dari satu menit. Padahal durasi menyikat gigi yang benar adalah sekitar dua menit, lho. Guna membantu memperkirakan durasi yang tepat tersebut, kita bisa memanfaatkan sikat gigi elektrik yang dilengkapi dengan fitur built-in alarm.

Sebagai tambahan, mengutip dari halodoc.com, menyikat gigi yang benar adalah dengan membaginya menjadi empat area. Setiap bagian membutuhkan waktu sekitar 30 detik untuk disikat. Gosoklah gigi setidaknya dua kali dalam sehari. Tiga kali sehari adalah jumlah yang paling direkomendasikan.

Baca Juga:

5 Rekomendasi Sikat Gigi Lembut dan Nggak Bikin Gusi Sakit

5 Dosa Shopee yang Merugikan Seller, Lama-lama Bikin Bangkrut!

#3 Teknik menyikat yang salah kaprah

Siapa yang masih suka menggosok gigi dengan arah horizontal atau menyamping? Walaupun telah mengikuti anjuran sikat gigi selama dua menit, hasilnya akan sia-sia jika cara yang diterapkan tidak tepat.

Teknik menggosok gigi yang benar adalah menyikatnya dari gusi atau pangkal gigi menuju ke ujung gigi. Dengan kata lain, arah yang benar adalah dari atas ke bawah untuk rahang atas, dan sebaliknya. Dengan teknik benar, kotoran yang menumpuk atau nyelip di antara gigi akan terbuang lebih tuntas.

#4 Pemilihan waktu menggosok gigi

Umumnya, masyarakat Indonesia menyikat gigi pada saat mereka mandi. Wajar saja, banyak orang tua mengajarkan demikian. Sebagian lagi, langsung menggosok gigi ketika bangun tidur pagi hari.

Nyatanya, kebiasaan menggosok gigi demikan tidak dapat dibenarkan. Aktivitas menggosok gigi yang benar sebaiknya dilakukan setelah sarapan dan sebelum tidur malam. Namun, apabila sarapan yang disantap mengandung asam, disarankan untuk memberi jeda sekitar 30 menit sebelum menggosok gigi. Hal tersebut dilakukan guna mencegah kandungan email gigi terkikis. Bila email gigi menipis, gigi akan menjadi sensitif dan ngilu ketika bersentuhan dengan makanan yang bersuhu dingin.

#5 Langsung kumur, lupa bersihkan lidah

Selain hobi cepat-cepat menggosok gigi, banyak pula orang yang suka buru-buru kumur. Apalagi kumur-kumur tersebut dilakukan lebih dari satu kali. Faktanya, asal-asalan berkumur dan berkali-kali justru membuat konsentrasi fluoride yang terkandung di dalam pasta gigi luruh begitu saja. Artinya, manfaat dari pasta gigi yang digunakan tidak akan tersisa.

Di samping itu, tidak sedikit pula orang yang tidak paham akan pentingnya membersihkan lidah. Menyikat lidah sama krusialnya dengan menggosok gigi. Sebab, sisa makanan tidak hanya menempel atau menyelip di sela gigi, tetapi juga ada yang melekat di lidah.

Kotoran serta sisa makanan yang menumpuk di permukaan lidah akan sukses berkontibusi pada bau mulut seseorang. Maka jangan heran kalau merasa sudah rajin gosok gigi tapi bau mulut kok masih ampun-ampunan.

#6 Memakai pasta gigi yang kurang sesuai

Dosa berikutnya yang sering khilaf dilakukan adalah memilih pasta gigi yang tidak mengandung fluoride. Padahal zat ini sangat berperan dalam mencegah gigi berlubang maupun menjaga kekuatan gigi agar tidak mudah keropos.

Menurut para ahli, anak-anak sebaiknya menggunakan pasta gigi dengan kandungan fluoride sebesar 400 ppm. Sementara itu, orang dewasa dianjurkan untuk mengoles pasta gigi dengan kadar fluoride sebesar 1450 ppm. Jadi, selalu baca label kemasan pasta gigi sebelum memasukkannya ke dalam keranjang belanja, ya!

#7 Perlakuan semena-mena terhadap sikat gigi

Benda apa pun, harus dilakukan dengan layak, tak terkecuali sikat gigi. Seusai gosok gigi, biasanya orang akan tergesa-gesa membasuh sikat gigi mereka. Baik dengan mengaduknya di wadah atau gayung, maupun mengucurkan air di atasnya. Setelah itu, sikat gigi akan ditaruh ke tempat semula.

Sebenarnya, tidak masalah apabila meletakkan sikat gigi di wadah yang terbuka sehingga nanti kepala sikat akan terangin-anginkan dan kering dengan sendirinya. Yang jadi masalah adalah ketika langsung menutup sikat gigi yang masih basah dengan pelindung kepala sikat. Bukannya membuat sikat awet, perlakuan seperti ini malah akan membuat bakteri dengan senang hati berkembang biak.

Seperti yang kita tahu, bakteri sangat senang dengan permukaan yang lembap. Oleh sebab itu, tunggulah sikat sampai benar-benar kering sebelum menyimpannya. Tak lupa pula untuk mengganti sikat gigi setiap 3 hingga 4 bulan sekali agar performanya tetap prima.

Gimana? Sekarang sudah tahu kan dosa-dosa apa yang tidak boleh dilakukan saat menyikat gigi? Yuk hindari kesalahan di atas biar gigi kita makin sehat dan bersih maksimal!

Penulis: Paula Gianita Primasari
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Sekte Membasahi Sikat Sebelum Gosok Gigi Perlu Dapat Perhatian Lebih.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 14 Januari 2023 oleh

Tags: dosamenyikat gigisikat gigi
Paula Gianita Primasari

Paula Gianita Primasari

Mahasiswa doktoral UNDIP jurusan Manajemen Pemasaran asal Semarang.

ArtikelTerkait

3 Dosa Penggemar Manchester United yang Sebaiknya Dihentikan

3 Dosa Penggemar Manchester United yang Sebaiknya Dihentikan

28 Februari 2022
5 Dosa Penikmat Kopi yang Sebaiknya Dihentikan Terminal Mojok

5 Dosa Penikmat Kopi yang Sebaiknya Dihentikan

2 Januari 2022
6 Dosa Besar Pengguna Toilet Umum yang Harusnya Nggak Dilakukan Lagi

6 Dosa Besar Pengguna Toilet Umum yang Harusnya Nggak Dilakukan Lagi

5 Juli 2023
Kebiasaan Mandi dan Gosok Gigi yang Unik Orang Korea Terminal Mojok

Kebiasaan Mandi dan Gosok Gigi Unik Orang Korea

11 Maret 2022
4 Dosa yang Sering Dilakukan Penjual Pecel Lele (Unsplash)

5 Dosa yang Sering Dilakukan Penjual Pecel Lele

22 Januari 2023
5 Dosa Makan Rendang yang Jarang Disadari Orang Terminal Mojok.co

5 Dosa Makan Rendang yang Jarang Disadari Orang

24 Februari 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

5 Hal yang Bikin Perantau Mikir-Mikir untuk Tinggal Lama dan Menetap di Kota Palu, meski Indahnya Bukan Main

5 Hal yang Bikin Perantau Mikir-mikir untuk Tinggal Lama dan Menetap di Kota Palu, meski Indahnya Bukan Main

17 Maret 2026
Jalan Nasional Purworejo Kulon Progo Payah, Kondisi yang Normal Cuma Sekitar Bandara YIA Mojok.co

Jalan Nasional Purworejo-Kulon Progo Payah, Kondisi yang Normal Cuma Sekitar Bandara YIA

16 Maret 2026
5 Kasta Kursi KA Probowangi yang Menentukan Nyaman Tidaknya Perjalanan Mudikmu

5 Kasta Kursi KA Probowangi yang Menentukan Nyaman Tidaknya Perjalanan Mudikmu

15 Maret 2026
Lotek Khas Solo Bikin Pencinta Lotek Asal Jogja Culture Shock

Lotek Adalah Kuliner Favorit Warga Jogja yang Lebih Janggal dan Lebih Ganjil daripada Gudeg

20 Maret 2026
Alfamart Itu Terlalu Membosankan dan Sumpek, Butuh Kreativitas (Wikimedia Commons)

Alfamart Itu Terlalu Membosankan dan Sumpek, Kalau Punya Uang Tak Terbatas dan Boleh Saya Akan Ubah Alfamart Jadi “Ruang Singgah Urban”

20 Maret 2026
Di Mana Ada Lahan, di Situ Ada Warung Pecel Lele Lamongan nasi muduk

Nasi Muduk, Kuliner Nikmat yang Tak Pernah Masuk Brosur Kuliner Lamongan, padahal Berani Bersaing dengan Soto dan Pecel Lele!

16 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • Jadi Gembel di Perantauan tapi Berlagak Tajir saat Pulang, Bohongi Ortu biar Tak Kepikiran Anaknya Remuk-remukan
  • Rela Utang Bank buat Beli Mobil Ertiga demi Puaskan Ekspektasi Mertua, Malah Jadi Ribet dan Berujung Sia-sia
  • Ujian Pemudik Lajang: Jadi Sasaran Pinjam Uang karena Belum Nikah dan Dianggap Tak Ada Tanggungan, Giliran Nolak Dicap Pelit
  • Rasa Sanga (8): Lontong dan Kangkung dalam Khazanah Suluk Sunan Bonang, Jalan “Merasakan” Kehadiran Tuhan
  • Memelihara Kucing adalah Patah Hati yang Direncanakan, Tapi 1.000 Kali pun Diulang Saya Akan Tetap Melakukannya
  • Makna Pulang yang Saya Temukan Setelah Mudik Motoran dengan NMAX Tangerang–Magelang

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.