Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup Personality

Tips Mencari Teman yang Pas buat Kepribadian INFP

Berliana Dyah Ayu Tasya oleh Berliana Dyah Ayu Tasya
9 Januari 2023
A A
Tips Mencari Teman yang Pas buat Kepribadian INFP Terminal Mojok

Tips Mencari Teman yang Pas buat Kepribadian INFP (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Pernah mendengar soal teori yang mengatakan bahwa lima orang terdekat berpengaruh pada kesuksesan seseorang? Salah satu alasannya karena teman dekat merupakan orang yang menghabiskan lebih banyak waktu bersama kita dan biasanya pola pikir serta kebiasaannya mirip dengan kita. Menurut suatu teori kepribadian, karakter kita juga dibentuk dari keluarga, lingkungan, dan pendidikan. Makanya kita harus pandai memilih lingkungan pertemanan yang tepat agar bisa menjalani hidup dengan maksimal dan dapat meraih kesuksesan.

Salah satu persoalan orang berkepribadian INFP saat menjalin pertemanan adalah sifat altruistiknya. Prinsip mementingkan orang lain di atas kepentingan sendiri membuat seorang INFP rentan dimanfaatkan. Jika salah menemukan lingkungan pertemanan, seorang INFP dapat kehilangan kesempatan memaksimalkan potensi dan tentunya perasaan tertekan dapat muncul karena tidak bisa menjalani hidup dengan nyaman.

ADVERTISEMENT

Berikut beberapa tips yang bisa diterapkan seorang INFP agar bisa menemukan lingkungan pertemanan yang tepat:

#1 Cari teman yang tidak mudah menghakimi

INFP termasuk dalam kepribadian introvert di mana kebutuhan untuk menyendiri mesti terpenuhi karena itu merupakan cara mengisi energinya. Diamnya seorang INFP bukan berarti dia sedang marah atau membenci seseorang. Bisa saja dia sedang ingin menyendiri dan butuh ketenangan.

Makanya jika seorang INFP punya teman yang mudah menghakimi tanpa mau memahami sudut pandang orang lain, dia bisa tertekan. Kesendirian INFP bisa dianggap sebagai perilaku aneh atau justru diangkap bentuk keangkuhan karena tidak mau meluangkan lebih banyak waktu untuk berbaur.

Selain itu, hobi INFP yang melamun dan merenung juga mempengaruhi caranya mengambil keputusan. Pilihan dan keputusan yang dia ambil bisa saja kelihatan sulit dimengerti atau terkesan tidak menguntungkan. Masalahnya, INFP lebih sering memendam pemikiran dan pertimbangannya sendiri. Jika dia berteman dengan orang yang mudah menilai sesuatu hanya dari luar tentu dia merasa tidak bebas dan kesulitan menjelaskan pemikirannya. Akhirnya, pribadi ini bakal memutuskan untuk membuat pilihan yang aman-aman saja dan jauh dari kemungkinan dikomentari orang lain.

#2 Cari teman yang menghargai privasi

Seorang INFP tidak mudah terbuka untuk menceritakan kehidupan pribadinya pada orang lain. Salah satu alasannya karena dia sudah terbiasa jadi pendengar curhatan orang lain dan lebih tertarik memahami cerita orang-orang di sekitarnya. Meskipun sebenarnya seorang INFP juga ingin menceritakan masalah hidupnya, dia memiliki banyak pertimbangan yang membuatnya memilih menyimpan ceritanya sendiri.

INFP tidak ingin orang-orang terlalu ikut campur dan meributkan kehidupannya, makanya dia hanya akan membagikan cerita pribadinya pada segelintir orang yang dia percayai. Oleh karena itu penting bagi seorang INFP mencari teman yang menghargai privasi orang lain agar dia bisa berinteraksi sosial dengan nyaman.

Baca Juga:

Reuni Adalah Ajang Pamer Kesuksesan Paling Munafik: Silaturahmi Cuma Kedok, Aslinya Mau Validasi Siapa yang Paling Cepat Jadi Orang Kaya, yang Miskin Harap Sadar Diri

4 Kelakuan Menjengkelkan Penebeng Kendaraan Teman, Tolong Peka Sedikitlah

#3 Cari teman yang idealis

Sebenarnya pribadi INFP tidak begitu menyukai pembicaraan basa-basi atau membicarakan hal-hal ringan terlalu lama. Makanya dia cenderung memilih jadi pendengar dari cerita hidup orang lain. Harapannya, dia akan menemukan makna atau pelajaran hidup dari orang tersebut. Bertemu dengan orang idealis, yaitu mereka yang punya tujuan hidup dan sangat menyukai ilmu pengetahuan, akan membuat INFP merasa terinspirasi.

Walaupun tidak begitu diperlihatkan, sebenarnya INFP mengagumi orang-orang dengan kecerdasan dan kemauan belajar yang tinggi. Untuk itulah INFP perlu mencari lingkungan pertemanan seperti itu, salah satunya dengan bergabung dalam satu komunitas atau organisasi sesuai minat dan bakat.

Itulah tiga tips yang bisa diterapkan seorang INFP dalam mencari lingkungan pertemanan yang tepat untuk perkembangan diri dan kenyamanan hidupnya. Menerapkan tips di atas memang tidak mudah karena keadaan tiap orang berbeda. Meski begitu, berusahalah mencari teman yang tepat agar lingkungan pertemanan jadi lebih baik. Ingat, kita semua berhak untuk menentukan pilihan terbaik dalam hidup kita.

Penulis: Berliana Dyah Ayu Tasya
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA 5 Rekomendasi Film buat Kamu yang Punya Kepribadian INFP.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 9 Januari 2023 oleh

Tags: INFPkepribadianTeman
Berliana Dyah Ayu Tasya

Berliana Dyah Ayu Tasya

Seorang introvert yang baru saja menepi dari badai Quarter Life Crisis. Menulis bukan sekadar hobi, melainkan jembatan untuk pulang ke diri sendiri.

ArtikelTerkait

saya memang begitu orangnya, keburukan orang lain. teman lama ngontak lagi, orang datang pas butuh doang sifat teman menyebalkan bikin dijauhi teman suka ngomong sendiri suka cerita tanpa ditanya nggak mau dinasihati mojok.co

Apa Salahnya Orang Datang pas Butuh Doang? Plis deh

1 Juni 2020
cara membuka pintu yang benar menebak kepribadian orang dari caranya membuka pintu mojok

Menebak Kepribadian Seseorang dari Caranya Membuka Pintu

26 April 2020
6 Alasan Orang dengan Kepribadian INFJ Sulit Didekati Terminal Mojok

6 Alasan Orang dengan Kepribadian INFJ Sulit Didekati

9 November 2022
5 Rekomendasi Drama Korea Terbaik buat Orang dengan Kepribadian ENFP

5 Rekomendasi Drama Korea Terbaik buat Orang dengan Kepribadian ENFP

21 Oktober 2023
Preman Pensiun: Sinetron yang Berpotensi Jadi Peaky Blinders versi Indonesia sigma male foto tangan merokok

Membaca Kepribadian Pria dari Foto Tangan Merokok yang Diunggah ke Media Sosial

17 September 2023
nggak enakan

Sulitnya Menjadi Orang yang Nggak Enakan

30 Juni 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Membayangkan Jatinangor Tanpa Unpad, ITB, IPDN, dan Ikopin: Nggak Terkenal, Nggak Berkembang, Pokoknya Menyedihkan sumedang, bandung

Berhentilah menyebut Jatinangor sebagai Bandung coret, tolong hormati Sumedang

15 Juli 2026
Di Mata Kurir, Metode Pembayaran COD Lebih Baik Dihapuskan Mojok.co kurir paket

Lika-liku kurir saat mengantar paket COD ke desa, kadang jadi pahlawan, seringnya jadi pesakitan

16 Juli 2026
Seminggu buka jastip sudah cukup membuat saya paham kenapa jastiper sering pasang fee mahal

Seminggu buka jastip sudah cukup membuat saya paham kenapa jastiper sering pasang fee mahal

18 Juli 2026
Alasan orang tua tetap menyekolahkan anaknya di SD negeri di tengah pamor SD swasta yang kian moncer Mojok.co

Alasan orang tua tetap menyekolahkan anaknya di SD negeri di tengah pamor SD swasta yang kian moncer

20 Juli 2026
Pengalaman mencicipi nasi goreng kuah Bang Tommy: kuliner Kediri yang aneh, tapi enak Mojok.co

Pengalaman mencicipi nasi goreng kuah Bang Tommy: kuliner Kediri yang aneh, tapi enak

17 Juli 2026
Jamuan untuk dosen saat sidang akhir itu suka rela atau paksaan yang dibalut tradisi?

Jamuan untuk dosen saat sidang akhir itu suka rela atau paksaan yang dibalut tradisi?

19 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.