Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Serial

7 Drama Korea Terburuk Sepanjang Masa

Noor Annisa Falachul Firdausi oleh Noor Annisa Falachul Firdausi
24 September 2022
A A
7 Drama Korea Terburuk Sepanjang Masa Terminal Mojok

7 Drama Korea Terburuk Sepanjang Masa (Shutterstock.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Drama Korea kini bagaikan hiburan yang menempati level cukup tinggi. Banyak penontonnya yang membanding-bandingkan drakor dengan tontonan dari negara lain, termasuk Indonesia, dengan menyebut bahwa drakor memiliki kualitas yang lebih baik. Padahal pada kenyataannya, drakor berkualitas tinggi ini hanya tersemat pada judul-judul tertentu. Banyak pula drama Korea terburuk yang bikin penonton sebel.

“Kok tega sih menunjuk beberapa drakor sebagai yang terburuk? Di balik drakor itu ada banyak orang yang sudah bekerja keras, lho.”

Iya, saya setuju bahwa di setiap judul drama Korea ada pemeran dan staf yang sudah mencurahkan segalanya. Tapi tentu saja harus ada kritik yang membangun agar orang-orang yang berkecimpung dalam produksi drama dapat mengintrospeksi ciptaannya agar kualitas drama di kemudian hari dapat menjadi lebih baik. Ini juga agar penonton yang belum menyaksikan drama tersebut nggak membuang waktu.

Ketujuh drama Korea terburuk berikut, not in particular order, ada baiknya dihindari untuk kalian saksikan karena dengan menontonnya, yang kalian dapat cuma emosi.

#1 Playful Kiss

Drama adaptasi manga Jepang ini punya fanbase yang kuat. Banyak penikmat drakor yang menyukainya. Walaupun Playful Kiss nggak begitu diterima oleh masyarakat Korea Selatan, drama ini justru naik daun di Asia Tenggara.

Tapi maaf-maaf, ya, Baek Seung Jo (Kim Hyun Joong) itu nggak banget. Saya menduga orang-orang yang menggilai Baek Seung Jo hanya karena blio ganteng. Sebab, si tsundere ini sebenarnya manipulatif. Playful Kiss pun seakan-akan mendorong hubungan yang toxic dan nggak sehat. Ditambah lagi sound editing drama ini kacau. Dahlah.

#2 Heart Surgeons

Drama medis selalu punya tempat tersendiri di hati para penggemar drakor. Dengan menonton drama medis, pengetahuan kita akan kesehatan menjadi bertambah.

Namun, kalau kalian menyaksikan Heart Surgeons dengan niat menambah pengetahuan, mending nggak usah, deh. Meski masuk kategori drama medis, Heart Surgeons nggak masuk akal sama sekali. Banyak adegan yang ngawur dan berpotensi bikin penonton yang awam ilmu kedokteran salah paham. Salah satu drama Korea terburuk yang pernah ada, sih.

Baca Juga:

Saya Meninggalkan Drakor Sejak Kenal Dracin yang Ceritanya Lebih Seru

4 Alasan Drama Korea Zaman Sekarang “Kalah” dengan Zaman Dahulu Menurut Saya yang Sudah 15 Tahun Jadi Penggemar

#3 Mama Fairy and Woodcutter

Memiliki plot yang serupa dengan Legenda Jaka Tarub dari Jawa Tengah, Mama Fairy and Woodcutter ini sebenarnya sangat menarik. Saat menyaksikannya, kita seakan-akan melihat sang bidadari yang terpaksa tinggal di bumi karena selendangnya dicuri Jaka Tarub tapi versi Korea modern.

Meskipun impresif, drama ini punya CGI dan penataan suara yang sangat buruk. Untuk sekelas drakor yang selalu disanjung atas CGI yang terlihat nyata, Mama Fairy and Woodcutter malah downgrade dan membuat reputasi drakor tercoreng. Seandainya Moon Chae Won, pemeran utama Mama Fairy and Woodcutter tahu eksekusi drama yang dibintanginya akan begini, mungkin ia akan mempertimbangkan untuk menerima proyek drama lainnya.

https://www.youtube.com/watch?v=-QpkuQ0qMBQ

#4 Evergreen

Evergreen sejatinya adalah drama fantasi dengan pemeran utamanya, Oh Soo (Lee Jong Hyun), yang bisa membaca emosi tersembunyi orang lain. Oh Soo juga memiliki pohon magis yang serbuk sarinya bisa membuat orang jatuh cinta. Anehnya, kekuatan super yang jor-joran diperkenalkan di episode perdana ini tiba-tiba terlupakan di episode berikutnya.

Drama yang dikenal dengan nama lain That Man Oh Soo ini juga nggak punya bagian apa pun yang bisa membuatnya berkesan. Keadaan ini diperparah dengan ending-nya yang terburu-buru. Masuk drama Korea terburuk sepanjang masa, deh.

#5 Nail Shop Paris

Saya rasa belum banyak drakor yang mengambil setting nail shop, yang lebih spesifiknya lagi nail shop untuk kaum adam. Menarik, ya? Sayangnya, drama ini nggak memenuhi ekspektasi dan malah masuk jajaran drama Korea terburuk. Kisahnya sangat membingungkan, kadang nggak masuk akal, dan ending-nya terkesan terburu-buru seperti dikejar durasi.

Beberapa pemeran utama drama ini berasal dari kalangan idol. Saya paham bahwa nggak semua idol-actor punya kemampuan akting yang buruk. Tapi maaf saja, Nail Shop Paris ini merupakan contoh nyata agar idol yang menjajal akting lebih banyak latihan kalau mau lanjut di industri seni peran atau fokus jadi idol saja sekalian.

#6 Noble My Love

Drakor klise dengan trope usang kadang kala masih bisa dimaafkan selama eksekusinya keren dan ceritanya memorable. Tampaknya Noble My Love punya misi seperti itu. Drama ini klise banget, mulai dari CEO gila kerja yang bertemu dengan perempuan kelas menengah, keduanya terlibat kawin kontrak agar keluarga nggak lagi mengganggu pekerjaan sang CEO, dan berakhir happily ever after seperti cerita Disney.

Sangat disayangkan, penulis naskahnya berekspektasi terlalu jauh. Eksekusi penulisan naskahnya sangat dangkal. Ditambah lagi dengan pengadaan set yang seadanya. Nonton drama ini cuma bikin terkantuk-kantuk dan kesal.

#7 Tofu Personified

Tofu Personified mengisahkan seekor anjing yang berubah menjadi manusia dan memiliki misi untuk melindungi sang majikan. Drama ini cukup memancing emosi karena fantasy-nya nanggung, romance-nya pun nanggung. Banyak sekali peristiwa yang begitu saja terjadi tanpa diberi penjelasan yang masuk akal.

Ketika menonton ini, sang penulis naskah seperti membuat saya menduga bahwa dirinya adalah penulis Archive of Our Own yang lebih mengedepankan skinship dan adegan ciuman daripada alur yang tertata. “Plot what plot, aku cuma mau menyalurkan halu aja.”

Kalau ada orang yang merekomendasikan ketujuh drama Korea terburuk di atas, saya sarankan agar kalian nggak perlu menontonnya karena cuma buang-buang waktu dan emosi. Mending nonton drama lain yang lebih berkualitas dan berkesan.

Penulis: Noor Annisa Falachul Firdausi
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA 10 Drama Korea Melodrama Terbaik Sepanjang Masa.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 24 September 2022 oleh

Tags: alur ceritadrakordrama koreaPlot
Noor Annisa Falachul Firdausi

Noor Annisa Falachul Firdausi

Alumnus UGM asal Yogyakarta yang lagi belajar S2 Sosiologi di Turki

ArtikelTerkait

7 Profesi yang Paling Sering Muncul di Drama Korea terminal mojok.co

7 Profesi yang Paling Sering Muncul di Drama Korea

29 Juni 2021
5 Rekomendasi Drama Korea Terbaik Kang Tae Oh selain Extraordinary Attorney Woo Terminal Mojok

5 Rekomendasi Drama Korea Terbaik Kang Tae Oh selain Extraordinary Attorney Woo

22 September 2022
Changdeokgung: Tempat Tinggal Raja Joseon yang Jadi Langganan Syuting Drakor terminal mojok.co

Changdeokgung: Tempat Tinggal Raja Joseon yang Jadi Langganan Syuting Drakor

22 November 2021
Our Blues: Yeong Ju, Hyeon, dan Alasan Hubungan Mereka Bakal Rumit Berkali-kali Lipat Terminal Mojok.co

Our Blues: Yeong Ju, Hyeon, dan Alasan Hubungan Mereka Bakal Rumit Berkali-kali Lipat

30 April 2022
4 Pelajaran Penting Soal Pekerjaan dari YoonA SNSD dalam Drakor King the Land

4 Pelajaran Penting Soal Pekerjaan dari YoonA SNSD dalam Drakor King the Land

23 Juni 2023
Ghost Doctor, Drakor Terbaru Rain yang Sayang untuk Dilewatkan Terminal Mojok

Ghost Doctor, Drakor Terbaru Rain yang Sayang untuk Dilewatkan

27 Januari 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Piyungan Isinya CEO Pakai Sandal Jepit Bawa Karung Rongsokan (Unsplash)

Saya Belajar Tentang Kebahagiaan di Piyungan, Tempat Para CEO Pakai Sandal Jepit dan Pegang Karung Rongsokan

7 Februari 2026
Siasat “Membunuh” Waktu Saat Kereta Api Berhenti Lama di Stasiun Cirebon Mojok.co

Siasat “Membunuh” Waktu Saat Kereta Api Berhenti Lama di Stasiun Cirebon

8 Februari 2026
Sisi Gelap Mahasiswa Timur Tengah- Stempel Suci yang Menyiksa (Unsplash)

Sisi Gelap Menjadi Mahasiswa Timur Tengah: Dianggap Manusia Suci, tapi Jatuhnya Menderita karena Cuma Jadi Simbol

5 Februari 2026
Alun-Alun Jember Nusantara yang Rusak (Lagi) Nggak Melulu Salah Warga, Ada Persoalan Lebih Besar di Baliknya Mojok.co

Jember Gagal Total Jadi Kota Wisata: Pemimpinnya Sibuk Pencitraan, Pengelolaan Wisatanya Amburadul Nggak Karuan 

6 Februari 2026
Dilema Punya Honda Mobilio: Nyaman Dikendarai dan Irit, tapi Kaki-Kaki Mobilnya Sering "Keseleo" Mojok.co

Dilema Punya Honda Mobilio: Nyaman Dikendarai dan Irit, tapi Kaki-Kaki Mobilnya Sering “Keseleo”

7 Februari 2026
Gerbong KRL Khusus Perempuan Malah Nggak Aman untuk Perempuan Mojok.co

Gerbong KRL Khusus Perempuan Malah Nggak Aman untuk Perempuan

6 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Orang Nggak Mau Dijuluki “Sinefil” karena Tahu Itu Ejekan, tapi Tetap Banyak yang Mengaku “Si Paling Film”
  • “Sekolah Bukan Ring Tinju”: Ortu Pukuli Guru Madrasah di Madura adalah Alarm Darurat Pendidikan Indonesia
  • Bagi Pekerja Bergaji Dua Digit “Nanggung” di Jakarta, Menyewa Apartemen di Tengah Kota Lebih Baik Ketimbang Ambil KPR di Pinggiran
  • Wisuda TK Rasa Resepsi Pernikahan: Hentikan Normalisasi Pungutan Jutaan Rupiah Demi Foto Toga, Padahal Anak Masih Sering Ngompol di Celana
  • Salah Kaprah soal Pasar Jangkang yang Katanya Buka Setiap Wage dan Cuma Jual Hewan Ternak
  • BPMP Sumsel Bangun Ekosistem Pendidikan Inklusif Melalui Festival Pendidikan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.