Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Anime

5 Kemiripan Akademi Eden Spy x Family dengan Sekolah Sihir Hogwarts

Noor Annisa Falachul Firdausi oleh Noor Annisa Falachul Firdausi
18 Juni 2022
A A
5 Kemiripan Akademi Eden Spy x Family dengan Sekolah Sihir Hogwarts Terminal Mojok

5 Kemiripan Akademi Eden Spy x Family dengan Sekolah Sihir Hogwarts (Pom Pom/Shutterstock.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Setelah sekian lama, saya akhirnya mulai menonton anime lagi. Sebagai penonton yang masih awam, saya lantas meminta rekomendasi anime yang cocok ditonton oleh pemula kepada banyak orang. Sebagian besar dari mereka menganjurkan Spy x Family untuk saya saksikan.

Saat menonton Spy x Family, saya akhirnya sadar kenapa orang-orang bisa tahan berjam-jam di depan layar buat nonton anime. Sebab, anime, khususnya Spy x Family memang seseru itu! Ngakak, kepo, kesal, dan haru saya rasakan sewaktu nonton Spy x Family.

Spy x Family ini menceritakan Loid Forger, seorang agen mata-mata yang mendapatkan misi untuk mencegah terjadinya perang antara dua negara yang bermusuhan, Westalis dan Ostania. Ia memperoleh tugas untuk mengawasi Donovan Desmond, ketua National Unity Party di Ostania yang diduga memicu konflik antara dua negara.

Titik masuk yang harus dipenuhi Loid untuk bisa melanjutkan misinya adalah memasukkan anak angkatnya, Anya Forger, ke Akademi Eden. Sebab, putra Donovan Desmond juga bersekolah di akademi itu. Jika ia berhasil membuat Anya menjadi salah satu siswi sekolah elite di Ostania itu, maka Loid bisa menyelesaikan tahapan-tahapan misi berikutnya.

Sewaktu keluarga Anya dan keluarga Forger mulai menjalani seleksi untuk bisa masuk ke Akademi Eden, saya merasa familier dengan beberapa detail sekolah tersebut. Sebab, beberapa hal yang ada di Akademi Eden juga ada di Sekolah Sihir Hogwarts, sekolah yang mencetak para penyihir dalam buku dan film Harry Potter. Berikut ini kemiripannya.

#1 Hanya siswa terpilih yang bisa masuk

Untuk bisa diterima Akademi Eden, ada banyak syarat dan seleksi yang wajib dipenuhi oleh para calon siswa dan keluarganya. Seleksi resminya ada ujian tertulis dan wawancara bersama keluarga. Di luar itu, masih ada seleksi yang dilakukan oleh para penguji yang menilai kualitas dan elegansi keluarga calon siswa. Ditambah lagi, konon, Akademi Eden yang bergengsi ini hanya menerima siswa dari keluarga kaya.

Kalau di Sekolah Sihir Hogwarts memang nggak ada seleksi tertulis dan wawancara kayak Akademi Eden. Tapi Hogwarts sejak awal hanya memilih anak-anak yang memiliki bakat sihir. Mereka nantinya akan dikirimi surat tawaran untuk mulai bersekolah di sana.

#2 Pembagian siswa ke dalam kelas dan asrama

Salah satu bagian terseru dari Harry Potter adalah keberadaan empat asrama yang selain menjadi tempat tinggal para siswa, juga sebagai bagian dari identitas mereka. Di Hogwarts ada empat asrama yang namanya diambil dari para penemunya, yaitu Gryffindor, Ravenclaw, Hufflepuff, dan Slytherin. Para potterhead pun bisa ikutan masuk ke dalam asrama-asrama ini dengan mengikuti sesi seleksi oleh Sorting Hat, seakan-akan mereka benar-benar murid Hogwarts.

Baca Juga:

6 Anime Paling Ditunggu di Oktober 2022

3 Faktor yang Bikin Hype Spy x Family Begitu Tinggi

Akademi Eden pun membagi siswa-siswinya ke dalam delapan kelas atau kelompok. Kelas-kelas ini di antaranya Specter, Cline, Cecile, Wald, Malcom, Hamilton, Villiers, dan Rose. Anya Forger dan putra target Loid Forger, Damian Desmond, berada dalam kelas Cecile. Baik Hogwarts maupun Eden, keduanya sama-sama menunjuk seorang pengajar untuk memimpin asrama atau kelas.

#3 Diskriminasi antarsiswa

Ketika Anya, ditemani oleh Loid dan Yor, mengukur badan untuk seragam barunya, sang penjahit memberikan informasi bahwa ada diskriminasi antarmurid di Akademi Eden. Blio bilang bahwa ada dinding pembatas antara orang tua alumnus Eden dengan yang nggak. Ini menyebabkan perbedaan perlakuan dan perundungan di antara anak-anak di Eden. Selain itu, ada pula konflik antara siswa yang tinggal di asrama dengan yang komuter. Ditambah lagi kalau siswa yang bersangkutan nggak berasal dari keluarga berpengengaruh. Pasti ia bakal lebih susah untuk berteman.

Diskriminasi juga terjadi di Sekolah Sihir Hogwarts. Seperti yang kita ketahui bahwa sebagian siswa yang tergabung dalam asrama Slytherin menunjukkan favoritisme terhadap pure blood atau penyihir berdarah murni yang kedua orang tuanya sama-sama memiliki kemampuan sihir. Slytherin kadang mengalienasi dan memandang rendah muggleborn, yakni penyihir yang merupakan keturunan muggle. Bahkan mereka menciptakan julukan dengan memanggil para muggleborn dengan sebutan mudblood atau darah lumpur.

#4 Pemberian gelar dan jabatan untuk siswa

Kedua sekolah ini memberlakukan penghargaan sekaligus jabatan yang selain bikin prestise sosial naik, turut memberikan wewenang bagi para siswanya. Di Hogwarts, para siswa dan siswi yang terpilih dapat menjabat sebagai prefect, head boy, dan head girl. Mereka yang berperan sebagai prefect, head boy, atau head girl punya otoritas untuk mengatur perilaku teman-teman satu asramanya.

Sementara itu, Akademi Eden memiliki program yang bernama Imperial Scholars Honor Program. Jika seorang murid Eden berhasil menjadi bagian dari Imperial Scholars maka bisa dibilang ia berada di tingkatan lebih tinggi sebagai elite Akademi Eden. Jadi, bisa dikatakan mereka si paling elite dari para elite. Untuk bisa menjadi bagian dari Imperial Scholars, siswa yang bersangkutan harus punya delapan Stella Stars yang bisa didapatkan dari nilai sempurna, keahlian istimewa di bidang olahraga, seni, atau lainnya, dan kontribusi terhadap masyarakat.

#5 Trio gerombolan perundung

Terakhir, kemiripan antara Akademi Eden dengan Sekolah Sihir Hogwarts adalah adanya geng perundung yang beranggotakan tiga orang. Ketiganya ini suka mem-bully siswa lain yang dianggap nggak setara dengan mereka. Mereka berlindung dari sanksi atas kenakalan itu di balik kekuasaan orang tuanya.

Di Akademi Eden, ada Damian Desmond dengan dua pengikutnya, Emile Elman dan Ewen Egeburg yang langsung cari muka dengan menyebut bahwa keluarga mereka berutang pada jasa Donovan Desmond, ayah Damian. Sementara di Hogwarts, ada Draco Malfoy, Vincent Crabbe, dan Gregory Goyle yang orang tuanya sama-sama tergabung dalam kelompok Death Eaters. Persisnya lagi, Draco Malfoy dan Damian Desmond yang notabene merupakan pemimpin dari geng mereka masing-masing memiliki ayah yang paling berpengaruh dari dua sobatnya.

Penulis: Noor Annisa Falachul Firdausi
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA 5 Tempat di Sekolah Sihir Hogwarts yang Sebaiknya Tidak Dikunjungi.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 16 Juni 2022 oleh

Tags: Sekolah Sihir Hogwartsspy x family
Noor Annisa Falachul Firdausi

Noor Annisa Falachul Firdausi

Alumnus UGM asal Yogyakarta yang lagi belajar S2 Sosiologi di Turki

ArtikelTerkait

Alasan Kenapa Hogwarts Adalah Tempat Paling Ideal Untuk Menghadapi Pandemi terminal mojok

Alasan Kenapa Hogwarts Adalah Tempat Paling Ideal untuk Menghadapi Pandemi

19 Juli 2021
3 Faktor yang Bikin Hype Spy x Family Begitu Tinggi

3 Faktor yang Bikin Hype Spy x Family Begitu Tinggi

18 April 2022
Mata Pelajaran di Sekolah Sihir Hogwarts yang Bakal Bikin Pusing Muggle terminal mojok.co

Mata Pelajaran di Sekolah Sihir Hogwarts yang Bakal Bikin Pusing Muggle

26 Maret 2021
Mengenal Sistem Pendidikan di Sekolah Sihir Hogwarts terminal mojok.co

Mengenal Sistem Pendidikan di Sekolah Sihir Hogwarts

16 Maret 2021
5 Tempat di Sekolah Sihir Hogwarts yang Sebaiknya Tidak Dikunjungi terminal mojok.co

5 Tempat di Sekolah Sihir Hogwarts yang Sebaiknya Tidak Dikunjungi

25 Desember 2021
6 Anime Paling Ditunggu di Oktober 2022

6 Anime Paling Ditunggu di Oktober 2022

21 September 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Stasiun Plabuan Batang, Satu-Satunya Stasiun Kereta Api Aktif di Indonesia dengan Pemandangan Pinggir Pantai

Bisakah Batang yang Dikenal sebagai Kabupaten Sepi Bangkit dan Jadi Terkenal?

1 Februari 2026
7 Kebiasaan Orang Kebumen yang Terlihat Aneh bagi Pendatang, tapi Normal bagi Warga Lokal Mojok.co

6 Mitos di Kebumen yang Nggak Bisa Dibilang Hoaks Begitu Saja

3 Februari 2026
Betapa Dangkal Cara Berpikir Mereka yang Menganggap Jadi IRT Adalah Aib Mojok.co

Betapa Dangkal Cara Berpikir Mereka yang Menganggap Jadi IRT Adalah Aib

1 Februari 2026
Julukan “Blok M-nya Purwokerto” bagi Kebondalem Cuma Bikin Purwokerto Terlihat Minder dan Tunduk pada Jakarta

Purwokerto Memang Kota Wisata, tapi Wisatawan Tak Diberi Petunjuk dan Dibiarkan Bingung Mau ke Mana

5 Februari 2026
Purworejo Tak Butuh Kemewahan karena Hidup Aja Pas-pasan (Unsplash)

Purworejo Tidak Butuh Kemewahan, Apalagi soal Makanan dan Minuman karena Hidup Aja Pas-pasan

6 Februari 2026
5 Profesi yang Kelihatan Gampang, Padahal Nggak Segampang Itu (Unsplash)

5 Profesi yang Kelihatannya Gampang, Padahal Nggak Segampang Itu

4 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Tan Malaka “Hidup Lagi”: Ketika Buku-Bukunya Mulai Digemari dan Jadi Teman Ngopi
  • Ironi TKI di Rembang dan Pati: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Karena Harus Terus Kerja di Luar Negeri demi Gengsi
  • Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan
  • Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial
  • Lasem Lebih Terkenal daripada Rembang tapi Hanya Cocok untuk Wisata, Tidak sebagai Tempat Tinggal
  • Mahasiswa KIP Kuliah Pertama Kali Makan di AYCE: Mabuk Daging tapi Nelangsa, Kenyang Sesaat untuk Lapar Seterusnya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.