Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Serial

Ji Seung Wan, Tokoh Twenty Five Twenty One yang Mencuri Hati Penonton

Maria Monasias Nataliani oleh Maria Monasias Nataliani
28 Maret 2022
A A
Ji Seung Wan, Tokoh Twenty Five Twenty One yang Mencuri Hati Penonton Terminal Mojok

Ji Seung Wan, Tokoh Twenty Five Twenty One yang Mencuri Hati Penonton (Instagram Netflix Indonesia)

Share on FacebookShare on Twitter

Nggak lama lagi drakor kesayangan kita, Twenty Five Twenty One bakal tamat. Meski masih menyisakan banyak pertanyaan yang menggantung di benak pemirsa, drakor ini nyatanya berhasil jadi favorit khalayak.

Saya sendiri mengikuti kisah Twenty Five Twenty One bukan tanpa alasan. Alasan awal saya adalah keterlibatan Kim Tae Ri di sana. Sebagai fans Kim Tae Ri, nggak pantas bagi saya melewatkan project drama satu ini. Namun, setelah menonton on going hingga episode 12, perhatian saya justru bergeser ke karakter lain, yakni Ji Seung Wan (Lee Joo Myung). Alih-alih kemampuan akting, yang mau saya ulas di sini adalah karakterisasi Ji Seung Wan oleh penulis Kwon Do Eun, bagi saya, sangat istimewa.

Sebagai gambaran besar, Ji Seung Wan adalah salah satu karakter dalam Taeyang Squad. Empat lainnya: Na Hee Do (Kim Tae Ri), Baek Yi Jin (Nam Joo Hyuk), Ko Yu Rim (Bona WJSN), Moon Ji Woong (Choi Hyun Wook). Lalu, apa yang membuat karakter Seung Wan begitu istimewa?

#1 Setia kawan

Banyak yang menebak hubungan Ji Seung Wan dan Moon Ji Woong bakal menuju hubungan romantis alias sepasang kekasih. Nyatanya, shipper mereka harus gigit jari. Pasangan Ji Woong di drakor ini adalah Ko Yu Rim.

Kwon chakkanim sepertinya ingin menempatkan hubungan Seung Wan-Ji Woong pada persahabatan karib yang seterusnya akan begitu. Saking kenthel-nya persahabatan mereka, nggak jarang banyak orang yang mengira mereka pacaran. Mereka bahkan punya ruang rahasia di lantai atas gedung sekolah yang disulap menjadi tempat nongkrong ala-ala. Sekompak itu.

Taeyang Squad (Instagram Netflix Indonesia)

#2 Tulus

Kalau diamati, keberadaan Seung Wan adalah perekat antara 4 karakter lainnya. Ia ketua kelas buat Hee Do, Ji Woong, dan Yu Rim. Pun teman karibnya Ji Woong. Dia juga anak dari pemilik kamar yang disewa Yi Jin, pun junior ekskul siaran radionya. Masih ingat foto pertama Taeyang Squad? Ya, foto itu dijepret sama ibu Seung Wan saat mereka makan bersama di rumah Seung Wan.

Nggak cuma itu, Seung Wan juga jadi karakter yang punya peran besar dalam pikniknya mereka ke pantai. Awalnya, Yi Jin berencana mengajak Hee Do dan Yu Rim saja, tentu karena ia harus membuat dokumenter tentang dua atlet anggar itu. Namun, dengan sigap dan cerdik, Seung Wan memohon pada Yi Jin supaya ia dan Ji Woong juga diikutkan. Meski bikin ngakak, strategi Seung Wan “menyuap” Yi Jin berujung sukses. Mereka berlima akhirnya dapat bersenang-senang di pantai.

#3 Paling dewasa

Dibanding karakter lain yang seumuran macam Na Hee Do dan Ko Yu Rim, saya bisa menangkap aura kedewasaan dari karakter Ji Seung Wan. Kalau Hee Do lebih playful dan Yu Rim lebih mood-swing tapi manis, Seung Wan punya sikap paling stabil dari semuanya. Cerdas, ketua kelas, dan less-drama.

Baca Juga:

Mengenang 3 Episode Terbaik Drama Korea Twenty Five Twenty One

6 Drama Korea yang Dirindukan (Part 2). Ada Taxi Driver, lho!

Karakter Seung Wan juga digarap cukup dalam. Hal ini nampak dari adegan di pantai saat Yi Jin menanyakan kisah sedih Seung Wan. Alih-alih punya masalah keluarga seperti Ji Woong, beban utang seperti Yu Rim, atau kerinduan mendalam pada sosok ayah seperti Hee Do, Seung Wan terbebani dengan rasa bosan yang berlarut-larut. Gadis ini merasa hidupnya sangat membosankan, datar-datar saja. Menonton adegan ini, kita seperti diingatkan untuk nggak menyimpulkan perjalanan hidup seseorang dari “kelihatannya” saja.

Ji Seung Wan, Ko Yu Rim, dan Na Hee Do (Instagram Netflix Indonesia)

#4 Easy going

Nggak mudah jadi manusia single di antara dua couple dalam lingkup persahabatan. Seung Wan adalah sosok manusia single itu. Ia berada tepat di tengah-tengah dua couple, Yi Jin-Hee Do dan Ji Woong-Yu Rim. Kalau di Indonesia, bisa saja keberadaan Seung Wan sudah disebut-sebut sebagai “obat nyamuk”.

Namun, Seung Wan jadi sosok cool yang sangat easy going. Alih-alih memandang dirinya di antara dua pasangan, ia menganggap dirinya beruntung karena bisa menemukan circle asyik menyenangkan bersama empat orang lainnya, Taeyang Squad. Nggak cuma mengakrabkan diri pada satu orang—misalnya pada Ji Woong yang paling gampang—perhatian dan loyalitas Seung Wan sama rasa untuk semuanya. Duh, jadi makin terkesima sama karakter satu ini.

#5 Peduli, tegas dan berintegritas

Puncak golden moment Seung Wan bisa dikatakan tersemat di episode 12. Seperti yang penonton tahu, Seung Wan dan Ji Woong itu kayak bumi dan langit. Seung Wan cerdas, behave, sempurna, kesayangan guru dan teman-teman. Sementara Ji Woong sering melakukan beberapa perilaku nyeleneh, sampai dicap trouble maker oleh sang guru.

Saat Ji Woong dipukuli oleh guru bernama Seo Yeong Seong di episode awal, Seung Wan dengan sigap “menyelamatkannya” dengan mengalihkan perhatian sang guru. Hal serupa terjadi lagi di episode 12. Lantaran memakai kaus yang dipakai seorang kriminal, guru Seo langsung memukuli Ji Woong tanpa ampun hingga bibirnya berdarah.

Seung Wan spontan mengkonfrontir guru Seo lalu melaporkannya ke polisi. Namun, polisi mengembalikan kasus itu ke sekolah. Seung Wan justru ditekan guru Seo untuk minta maaf padanya dan mengakhiri siaran radio DJ Wan Seung.

Seung Wan punya acara radio sendiri (Unsplash.com)

Alih-alih tunduk pada perintah guru Seo, Seung Wan memutuskan berhenti sekolah. Sebuah keputusan besar dan penting untuk karakter selurus Ji Seung Wan yang notabene sebentar lagi bakal menjalani ujian masuk universitas. Menonton adegan saat Seung Wan menyampaikan keputusannya itu pada sang ibu membuat saya kaget, pun terharu. Sungguh, karakter Seung Wan ini hatinya besar banget.

Karakter Ji Seung Wan dalam Twenty Five Twenty One membuka mata kita pada berbagai sifat positif yang harusnya dimiliki seorang kawan. Mulai dari setia kawan, suportif, peduli, dan tulus. Saya akan menutup ulasan ini dengan kutipan ucapan Seung Wan yang semoga saja juga bisa kamu ingat sepanjang waktu, “Aku tidak mau menjadi orang yang tak memedulikan sekitarku hanya karena bukan aku yang mengalaminya.”

Selamat berbahagia dengan pilihan hidupmu, Seung Wan-ah!

Penulis: Maria Monasias Nataliani
Editor: Intan Ekapratiwi

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 28 Maret 2022 oleh

Tags: ji seung wanTwenty Five Twenty One
Maria Monasias Nataliani

Maria Monasias Nataliani

Part-time writer. Full-time doctor. Menggemari Haruki Murakami, Park Chan Wook, dan iced-Americano.

ArtikelTerkait

Prediksi Akhir Drakor Twenty Five Twenty One Sad Ending dan Major Character Death Terminal Mojok

Prediksi Akhir Drakor Twenty Five Twenty One: Sad Ending dan Major Character Death?

24 Februari 2022
Jadi Latar Twenty Five Twenty One, Seperti Apa Korea Saat Krisis 1997 Terminal Mojok

Jadi Latar Twenty Five Twenty One, Seperti Apa Korea Saat Krisis 1997?

20 Februari 2022
4 Alasan Twenty Five Twenty One Wajib Ditonton Terminal Mojok

4 Alasan Drama Korea Twenty Five Twenty One Wajib Ditonton

18 Februari 2022
4 Pesan Twenty Five Twenty One buat Anak Muda Zaman Sekarang

Na Hee Do dan Back Yi Jin Twenty Five Twenty One: Inspirasi Anak Muda Zaman Sekarang

8 Maret 2022
Mengenang 3 Episode Terbaik Drama Korea Twenty Five Twenty One

Mengenang 3 Episode Terbaik Drama Korea Twenty Five Twenty One

7 Juli 2023
6 Drama Korea yang Dirindukan (Part 2). Ada Taxi Driver, lho!

6 Drama Korea yang Dirindukan (Part 2). Ada Taxi Driver, lho!

27 Juni 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

5 Bentuk Sopan Santun Orang Solo yang Membingungkan dan Disalahpahami Pendatang  MOjok.co

5 Sopan Santun Orang Solo yang Membingungkan dan Disalahpahami Pendatang 

2 Februari 2026
Sisi Gelap Mahasiswa Timur Tengah- Stempel Suci yang Menyiksa (Unsplash)

Sisi Gelap Menjadi Mahasiswa Timur Tengah: Dianggap Manusia Suci, tapi Jatuhnya Menderita karena Cuma Jadi Simbol

5 Februari 2026
5 Profesi yang Kelihatan Gampang, Padahal Nggak Segampang Itu (Unsplash)

5 Profesi yang Kelihatannya Gampang, Padahal Nggak Segampang Itu

4 Februari 2026
Gambar Masjid Kauman Kebumen yang terletak di sisi barat alun-alun kebumen - Mojok.co

5 Stereotip Kebumen yang Sebenarnya Nggak Masuk Akal, tapi Terlanjur Dipercaya Banyak Orang

31 Januari 2026
Oleh-Oleh Khas Wonosobo yang Sebaiknya Kalian Pikir Ulang Sebelum Membelinya Mojok.co

Wonosobo Memang Cocok untuk Berlibur, tapi untuk Tinggal, Lebih Baik Skip

3 Februari 2026
Gudeg Malang Nyatanya Bakal Lebih Nikmat ketimbang Milik Jogja (Unsplash)

Membayangkan Jika Gudeg Bukan Kuliner Khas Jogja tapi Malang: Rasa Nggak Mungkin Manis dan Jadi Makanan Biasa Saja

1 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Ormas Islam Sepakat Soal Board of Peace: Hilangnya Suara Milenial dan Gen Z oleh Baby Boomers
  • Kemensos “Bersih-Bersih Data” Bikin Nyawa Pasien Cuci Darah Terancam, Tak Bisa Berobat karena Status PBI BPJS Mendadak Nonaktif
  • Blok M, Tempat Pelarian Pekerja Jakarta Gaji Pas-pasan, Tapi Bisa Bantu Menahan Diri dari Resign
  • Derita Punya Pasangan Hidup Sandwich Generation sekaligus Mertua Toxic, Rumah Tangga bak Neraka Dunia
  • Film “Surat untuk Masa Mudaku”: Realitas Kehidupan Anak Panti dan Lansia yang Kesepian tapi Saling Mengasihi
  • Lulusan Sarjana Nekat Jadi Pengasuh Anak karena Susah Dapat Kerja, Kini Malah Dapat Upah 450 Ribu per Jam

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.