Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Otomotif

Toilet Bus: Fasilitas atau Sekadar Hiasan?

Adriel Prastyanto oleh Adriel Prastyanto
26 Maret 2022
A A
Toilet Bus: Fasilitas atau Sekadar Hiasan?

Toilet Bus: Fasilitas atau Sekadar Hiasan? (Hobi Industri via Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Tanyakan kepada sembarang orang, mana yang lebih nyaman, toilet bus atau kereta, pasti mereka akan bingung menjawabnya. Tapi, besar kemungkinan mereka akan menjawab toilet kereta.

Toilet yang tersedia di dua transportasi umum tersebut memang terkenal tidak nyaman. Bahkan bisa dibilang tak bisa digunakan. Anggapan tersebut bukan tanpa alasan. Sebab, toilet dua moda transportasi tersebut susah digunakan dan jauh dari kata nyaman.

Tapi, di antara keduanya, toilet kereta masih bisa diampuni, dan bisa dibilang jauh lebih mendingan ketimbang toilet bus. Sebab, toilet bus memang terkenal benar-benar tak nyaman. Seringnya malah tak bisa digunakan atau tak pernah digunakan.

Saya pribadi jarang menaiki bus. Kalau terpaksa naik bus, saya memilih menaiki bus biasa atau kelas ekonomi yang notabene tidak ada toilet di dalamnya. Jarang sekali saya menemui bus dengan toilet di dalamnya. Kalaupun saya menemuinya, pasti hanya di bus patas dan tentunya harganya lebih mahal dari bus biasa atau kelas ekonomi. Beruntung, sejak adanya bus yang melintasi jalur tol, harga tiket antara bus biasa dan patas yang melewati tol menjadi tidak begitu jauh. Dan beberapa waktu yang lalu, saya sempat menjajal toilet di dalam bus untuk pertama kalinya. Setelah sekian lama menaiki bus, akhirnya saya mencobanya untuk pertama kali.

Ceritanya pake toilet (Pixabay.com)

Pengalaman saya mencoba toilet di dalam bus bisa menjadi pengalaman yang tak terlupakan. Bagaimana tidak, saya harus menjaga kestabilan tubuh saya selama di toilet dengan sangat amat baik. Seperti yang kalian tahu, kebanyakan bus melaju dengan ugal-ugalan. Salah satunya adalah bus yang saya naiki saat itu. Kalian pasti pernah melihat video bagaimana gokilnya sopir bus yang mendahului kendaraan di depan mereka. Dari situ kalian bisa membayangkan bagaimana kondisi di dalam bus yang saya tumpangi.

Ketika masuk pertama kali ke dalam toilet, saya sudah khawatir dengan pintunya yang tidak bisa dikunci dari dalam. Saya kesal sekali karena selot tidak terpasang dengan pas sehingga mustahil untuk mengunci dari dalam. Di dalam toilet, saya hanya berharap-harap cemas agar tidak ada yang membuka pintunya secara tiba-tiba. Saya hanya berpikir jika sebelum saya masuk, pintunya selalu tertutup, dan pintunya juga cukup berat untuk dibuka. Jadi setidaknya ada jeda waktu bagi saya untuk menahan pintunya apabila ada orang yang masuk dengan tiba-tiba.

Sedang pakai toilet (Pixabay.com)

Akhirnya masuk ke pertunjukan utama. Di tengah ketidakstabilan kendaraan bus yang saya tumpangi, saya harus mengatur kestabilan sambil mencoba menunaikan tugas saya di dalam toilet. Selain itu, untuk berjaga-jaga, tangan saya juga selalu siap untuk menahan pintu apabila ada tanda-tanda akan terbuka. Setelah selesai, tentunya saya harus menyiram apa yang telah saya tinggalkan. Air yang tersedia tidak begitu banyak, mungkin karena airnya akan tumpah jika baknya terisi penuh. Hal ini yang membuat saya tidak mengambil banyak air di gayung saya.

Singkat cerita, misi saya untuk menjajal toilet bus telah berhasil tanpa sedikit pun air yang terciprat ke pakaian saya. INI PRESTASI LOH.

Baca Juga:

Konten tidak tersedia

Itulah yang saya maksud dengan betapa mustahilnya memakai toilet dalam bus. Pertama, bus biasanya ugal-ugalan. Kedua, toiletnya kadang ya seadanya. Kondisi tersebut bikin menahan pipis atau BAB jadi pilihan paling masuk akal. Ya gimana, tempatnya nggak memadai.

Kebelet (Pixabay.com)

Nah, itulah yang kadang bikin saya bertanya-tanya, toilet itu fasilitas atau hiasan doang? Kalau fasilitas, kok ya susah digunakan. Kalau hiasan, kok ya selo.

Mungkin, kalau bus tidak ugal-ugalan, atau toiletnya benar-benar memadai, mungkin tak akan ada lagi orang ragu menggunakan fasilitas tersebut. Tapi ya, kayaknya masih jauh sih angan-angan itu.

Sekarang tahu kan kenapa toilet kereta jauh lebih mendingan? Ya karena kereta nggak akan nyalip kereta lain. Itu sih karena nggak bisa, Bambang.

Penulis: Adriel Prastyanto
Editor: Rizky Prasetya

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 26 Maret 2022 oleh

Tags: toilet bustoilet kereta
Adriel Prastyanto

Adriel Prastyanto

Mahasiswa tingkat akhir yang sedang malas menulis skripsi. Sedang mencoba peruntungan di dunia tulis-menulis.

ArtikelTerkait

Konten tidak tersedia
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Sisi Gelap Gamping Sleman yang Jarang Dibicarakan Orang

Gamping, Gerbang Masuk Barat sekaligus Tempat Bersejarah di Jogja yang Kehilangan Harga Dirinya

7 Mei 2026
Yang Perlu Kamu Ketahui Tentang Hantavirus (Unsplash)

Yang Perlu Kamu Ketahui Tentang Hantavirus: Pertama, Please, Jangan Panik

8 Mei 2026
Bahasa Sunda yang Kaya Punya Banyak Istilah untuk Menyebut Hujan Terminal

Bahasa Sunda yang Kaya Punya Banyak Istilah untuk Menyebut Hujan

9 Mei 2026
Dosa Besar Menganggap Bakso Aci Sebagai Bakso (Unsplash)

Dosa Besar Menganggap Bakso Aci Sebagai Bakso: Sebuah Tutorial Merusak Mood Pecinta Bakso Daging Sapi

10 Mei 2026
Pasar Wilis Malang, Surga Buku Bekas yang Kini Menunggu Mati (Pixabay)

Merindukan Pasar Wilis Malang, Surga Buku Bekas yang Kini Sepi Menunggu Mati

10 Mei 2026
5 Kelebihan Kos LV yang Jarang Disadari, Nyatanya Nggak Seburuk yang Diceritakan Orang kos campur

Pengalaman Hidup di Kos Campur: Sebenarnya Tidak Seburuk Itu, tapi Sebaiknya Memang Jangan Pernah Coba-coba Tinggal

13 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.