Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Luar Negeri

SKY, Tiga Kampus Prestisius Korea Selatan yang Selalu Disanjung

Noor Annisa Falachul Firdausi oleh Noor Annisa Falachul Firdausi
9 Februari 2022
A A
SKY, Tiga Kampus Prestisius Korea Selatan yang Selalu Disanjung terminal mojok.co

SKY, Tiga Kampus Prestisius Korea Selatan yang Selalu Disanjung (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Ketika menyaksikan drama Korea, tak jarang penulis dan sutradaranya mengadopsi realitas yang ada di masyarakat. Dalam bidang pendidikan, banyak sekali drakor yang menyoroti letihnya siswa yang bersekolah dari pagi sampai malam, fenomena bullying, sampai superioritas kampus-kampus tertentu di Korea Selatan.

Jika di Amerika Serikat ada Ivy League, di Korea Selatan terdapat SKY. SKY merupakan julukan bagi tiga universitas yang dinilai prestisius di Korea Selatan, yakni Seoul National University, Korea University, dan Yonsei University.

Dalam serial All of Us Are Dead, terdapat satu tokoh polisi yang sedang wajib militer. Si polisi bernama Ho Cheol yang merupakan mahasiswa Seoul National University ini langsung dipandang jenius oleh Detektif Song Jae Il. Dia sendiri pun membanggakan almamaternya.

Cho Sang Woo, seorang tokoh dalam serial Squid Game juga merupakan alumnus SNU. Sobatnya, Seong Gi Hoon, selalu menyombongkan status dan almamater Sang Woo ini, padahal Sang Woo bersikap biasa saja. Bahkan, ada pula drakor SKY Castle yang secara detail menggambarkan bagaimana para orang tua dan anak berlomba-lomba untuk bisa mendapatkan surat penerimaan dari SNU dan kampus ternama lainnya.

Di dunia nyata, masyarakat juga memandang bahwa SKY jauh lebih bergengsi dibandingkan dengan universitas lain, khususnya kampus-kampus yang berada di daerah. Publik menilai bahwa mahasiswa SKY dianggap cerdas, asosiasi alumninya kuat, dan lulusannya pasti mudah mendapat pekerjaan.

Gambaran dalam drama hingga realita ini tentu bikin publik yang nggak tinggal di Korea Selatan jadi penasaran, apa itu SKY dan mengapa tiga universitas ini punya pamor yang luar biasa. Berikut ini penjelasannya.

#1 Seoul National University

Di antara SKY, Seoul National University (SNU) adalah satu-satunya universitas negeri. SNU yang juga memiliki julukan lain Seouldae ini punya kampus utama yang berlokasi di Sillim-dong, Gwanak-gu, Seoul, dan kampus cabang di Daehangno dan Pyeongchang. Di SNU, terdapat enam belas fakultas dengan 83 program studi untuk jenjang sarjana. Sementara untuk pascasarjana, terdapat 99 program studi di lima bidang studi.

SNU digadang-gadang menjadi kampus terbaik se-Korea Selatan. Kalau dilihat dari segi peringkat nasional, QS memberikan peringkat satu buat SNU. Sementara di lingkup dunia, universitas hasil merger sepuluh perguruan tinggi ini berada di ranking 36. Di perguruan tinggi ini ada lebih dari 27 ribu mahasiswa. Sebanyak 8,9 persen dari total mahasiswa tersebut adalah mahasiswa internasional. Reputasi akademik dan output riset SNU ini memiliki skor di atas rata-rata, yakni 98,3.

Baca Juga:

Menonton Drama Korea Reply 1988 yang Legendaris setelah 10 Tahun Rilis

3 Drama Korea Terbaru yang Sebaiknya Jangan Ditonton demi Kesehatan Mental  

#2 Korea University

Korea University, KU, atau dalam bahasa Korea bernama Koryeo Daehakgyo ini cukup populer di kalangan mahasiswa internasional. Persentase jumlah mahasiswa asingnya jauh lebih banyak dari SNU, yakni sebanyak 34 persen. Kampus yang memiliki julukan Macan Anam ini memiliki skor reputasi akademik 77,6.

Di KU, ada 17 fakultas dan 59 departemen. Universitas swasta ini memperoleh ranking 74 sedunia dan ketiga se-Korea Selatan berdasarkan penilaian dari QS. Kalau SNU sangat kondang Fakultas Kedokterannya, di KU, kabarnya Fakultas Hukum yang lebih mentereng namanya. Sementara itu, Yonsei juga menjadi rival KU di pertarungan peringkat universitas swasta maupun di bidang olahraga.

#3 Yonsei University

Kampus yang mempunyai warna resmi royal blue ini merupakan hasil merger dari dua kampus kristiani. Bila ditilik dari sejarahnya, Yonsei sudah berdiri sejak 1885 melalui Gwanghyewon, pusat medis modern pertama di Korea. Bangunan Gwanghyewon ini bahkan masih dipertahankan di salah satu kompleks kampus Yonsei.

Sering kejar-kejaran ranking dengan KU, pada 2019 Yonsei harus mengakui keunggulan KU karena kampus yang berlokasi di Sinchon dan Songdo ini memperoleh peringkat empat se-Korea Selatan. Secara global, Yonsei memperoleh peringkat 79. Di Yonsei, terdapat sekitar tiga puluh ribu mahasiswa yang tersebar di delapan belas fakultas. Jumlah mahasiswa asingnya pun jauh lebih banyak dibandingkan SNU dan KU, yakni sebanyak 44,1 persen. Btw, founder JYP Entertainment, Park Jin Young, dan sutradara ternama, Bong Joon Ho, adalah alumni Yonsei.

Bila dilihat dari peringkatnya, sebenarnya SKY ini belum menguasai Asia. SKY masih kalah dari National University of Singapore hingga China’s Peking University. Tingkat penerimaan di SKY pun sebenarnya nggak seketat universitas-universitas Ivy League maupun dua universitas tadi.

Namun, para calon mahasiswa yang mempertaruhkan hidup dan mati mereka pada seleksi mahasiswa baru di tiga universitas tersebut jadi memandang bahwa SKY sulit diraih. Maklum, mereka sudah dibikin capek sama sistem pendidikan yang menyita waktu luang. Sampai tahap terakhir menuju kampus impian pun mereka masih harus belajar mati-matian.

Bahkan di Korea Selatan saja, KU dan Yonsei masih kalah dari KAIST dari segi peringkat hingga reputasi akademik. Korea Advanced Institute of Science and Technology (KAIST) ini sangat potensial sebab reputasinya terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir.

Namun, tampaknya masyarakat dan dunia korporat sudah mulai fleksibel terhadap alumni dari kampus mana pun. Ada kecenderungan bahwa favoritisme terhadap alumni SKY ini mulai menurun. Berdasarkan survei yang diadakan oleh CEO Score yang melacak manajemen korporat di Korea Selatan, jumlah CEO perusahaan yang merupakan lulusan SKY terus menurun sepanjang tahun. Sebaliknya, mulai banyak alumni kampus-kampus lain, seperti Sungkyunkwan, Hanyang, Sogang, Busan, dan Chonnam yang menjabat sebagai CEO. Mungkin, suatu saat anggapan bahwa SKY sama seperti langit yang sulit digapai bisa jadi akan runtuh.

Penulis: Noor Annisa Falachul Firdausi
Editor: Audian Laili

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 8 Februari 2022 oleh

Tags: Korea SelatanKorea UniversitySeoul National UniversitySKYuniversitasYonsei University
Noor Annisa Falachul Firdausi

Noor Annisa Falachul Firdausi

Alumnus UGM asal Yogyakarta yang lagi belajar S2 Sosiologi di Turki

ArtikelTerkait

Wisata ke Korea Bikin Saya Yakin Drama Korea Itu Mitos, Berikut 3 Faktanya terminal mojok

Wisata ke Korea Bikin Saya Yakin Drama Korea Itu Mitos, Berikut 3 Faktanya

24 Juni 2021
karya fiksi UT kuliah ekonomi kuliah sastra kuliah online mahasiswa s-1 dan s-2 Sebagai Penulis, Saya Sering Disangka Romantis dan Bisa Menjadi Sekretaris kuliah online

4 Perbedaan UT dengan Universitas Lain

23 Agustus 2021
jember kuliner murah mahasiswa mojok

6 Rekomendasi Makanan Murah ala Mahasiswa Jember

15 September 2020
In the Name of God: A Holy Betrayal, Saat Manusia Berdosa dengan Menjual Agama dan Mengaku Tuhan

In the Name of God: A Holy Betrayal, Saat Manusia Menjual Agama dan Mengaku Tuhan

12 Maret 2023
Salah Kaprah Masyarakat Terkait Politeknik Negeri Semarang (Polines) yang Bikin Mahasiswa Menderita

Salah Kaprah Masyarakat Terkait Politeknik Negeri Semarang (Polines) yang Bikin Mahasiswa Menderita

16 Februari 2024
EXO-L Sedih Ditinggal Chanyeol Wamil, Ketahui Hal-hal Soal Wajib Militer di Korea Selatan terminal mojok

EXO-L Sedih Ditinggal Chanyeol Wamil, Berikut Hal-hal yang Perlu Diketahui Soal Wajib Militer di Korea Selatan

30 Maret 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Tunjungan Plaza Surabaya Lebih Cocok Disebut Labirin daripada Mal, Membingungkan dan Rawan Tersesat Mojok.co

Tunjungan Plaza Surabaya Lebih Cocok Disebut Labirin daripada Mal, Membingungkan dan Rawan Tersesat

2 Februari 2026
Aturan Kereta Api Bikin Bingung- Bule Tenggak Miras Dibiarkan (Unsplash)

Pengalaman Naik Kereta Api Segerbong dengan Bule yang Membawa Miras Membuat Saya Mempertanyakan Larangan Ini

5 Februari 2026
Rangka Ringkih Honda Vario 160 “Membunuh” Performa Mesin yang Ampuh Mojok.co

Rangka Ringkih Honda Vario 160 “Membunuh” Performa Mesin yang Ampuh

4 Februari 2026
Pro Tips Bikin Sate Taichan Jadi Lebih Enak (Wikimedia Commons)

Pro Tips Bikin Sate Taichan Jadi Lebih Enak: Sebuah Usaha Menghapus Cap Makanan Nggak Jelas dari Jidat Sate Taichan

7 Februari 2026
4 Aib Guci Tegal yang Membuat Wisatawan Malas ke Sana Mojok.co

Objek Wisata Guci Tegal Harus Bangkit karena Kabupaten Tegal Tak Ada Apa-Apanya Tanpa Guci

2 Februari 2026
Gudeg Malang Nyatanya Bakal Lebih Nikmat ketimbang Milik Jogja (Unsplash)

Membayangkan Jika Gudeg Bukan Kuliner Khas Jogja tapi Malang: Rasa Nggak Mungkin Manis dan Jadi Makanan Biasa Saja

1 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Ironi Kerja di Luar Negeri: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Tak Pulang demi Gengsi dan Standar Sukses yang Terus Berganti
  • Surat Wasiat Siswa di NTT Tak Hanya bikin Trauma Ibu, tapi Dosa Kita Semua yang Gagal Melindungi Korban Kekerasan Anak
  • Tak Menyesal Ikuti Saran dari Guru BK, Berhasil Masuk Fakultas Top Unair Lewat Golden Ticket Tanpa Perlu “War” SNBP
  • Tan Malaka “Hidup Lagi”: Ketika Buku-Bukunya Mulai Digemari dan Jadi Teman Ngopi
  • Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan
  • Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.