Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus Pendidikan

Ucapan ala Anak Rohis yang Sering Muncul dalam Kehidupan Sehari-hari

Andri Saleh oleh Andri Saleh
5 November 2021
A A
Ucapan ala Anak Rohis yang Sering Muncul dalam Kehidupan Sehari-hari terminal mojok
Share on FacebookShare on Twitter

Saya pikir, jadi anak rohis itu gampang. Paling cuma perlu sering-sering baca Al-Qur’an, datang ke masjid untuk salat berjamaah, atau datang ke majelis taklim untuk dengar ceramah. Gampang banget, kan? Alasan-alasan tadi akhirnya mendorong saya memilih rohis sebagai kegiatan kampus ketimbang kegiatan lain macam paduan suara, basket, futsal, atau resimen mahasiswa.

Eh, ternyata, ekspektasi saya meleset, Hyung. Jadi anak rohis nggak semudah yang dibayangkan. Bahkan, saya perlu ekstra kerja keras untuk bisa bertahan hidup di lingkungan anak-anak rohis. Salah satunya adalah panggilan ana-antum dan akhi-ukhti yang menurut saya sih nggak perlu-perlu banget. Sebetulnya cukup panggil saya-kamu dan mas-mbak saja sudah cukup, kok. Sing penting kan orang-orang ngerti.

Selain itu, dalam pergaulan anak-anak rohis juga sering terlontar ucapan-ucapan dalam bahasa Arab yang saya nggak paham artinya dan tentu saja nggak tahu cara membalasnya. Dan, ternyata ucapan-ucapan itu tetap muncul sampai sekarang dan sepertinya sudah jadi bahasa percakapan sehari-hari. Coba deh perhatikan istilah-istilah berikut. Pasti kamu juga sering menjumpai dalam percakapan sehari-hari, entah itu percakapan langsung atau percakapan melalui WhatsApp.

#1 Barakallah

Ucapan ini paling sering dijumpai dalam percakapan sehari-hari, baik itu langsung maupun di WhatsApp. Biasanya, ucapan yang berarti “semoga Allah memberkahi” ini digunakan untuk mengucapkan selamat atas sesuatu. Bisa selamat ulang tahun, selamat menempuh hidup baru, selamat atas prestasi, atau selamat atas kesuksesan seseorang.

Nah, kalau kamu dapat ucapan “barakallah” dari seseorang, nggak perlu panik. Cukup balas dengan ucapan “amin” atau “amin yaa Rabbal’aalamiin”. Selesai urusan.

#2 Tafadhal

Meski nggak sesering ucapan “barakallah”, ucapan “tafadhal” juga kerap muncul dalam percakapan sehari-hari, khususnya dalam kegiatan yang melibatkan anak rohis. Ucapan ini intinya adalah mempersilakan seseorang atau meminta seseorang dengan bahasa yang sopan. Kalau kita mungkin cukup bilang “silakan”, orang Jogja cukup bilang “monggo”, nah, kalau anak rohis ya “tafadhal” tadi.

Ucapan “tafadhal” ini nggak perlu balasan, kok. Karena ucapan itu sendiri merupakan balasan dari permintaan izin seseorang untuk melakukan sesuatu.

#3 Fii amanillah

Biasanya ucapan “fii amanillah” ini sering diucapkan ketika ada seseorang yang akan bepergian. Artinya kurang lebih “semoga kamu selalu dalam lindungan Allah”. Kalau saya,sih biasanya mengucapkan “titidije” alias “hati-hati di jalan” saja kalau ada teman yang bepergian. Itu pun disambung dengan “jangan lupa oleh-oleh, ya”. Wqwqwq.

Baca Juga:

Sisi Gelap Menjadi Mahasiswa Timur Tengah: Dianggap Manusia Suci, tapi Jatuhnya Menderita karena Cuma Jadi Simbol

Pengalaman Impulsif Kuliah Jurusan Pendidikan Bahasa Arab, Banyak Merana walau Akhirnya Lulus Juga

Kalau kamu dapat ucapan seperti tadi, cukup balas dengan ucapan “ma’asalamah” yang artinya kurang lebih “semoga keselamatan menyertaimu”.

#4 Jazakallah

Terakhir dan saya yakin ini yang paling sering kita dengar di percakapan sehari-hari adalah ucapan “jazakallah”. Ucapan ini artinya “semoga Allah membalasnya”. Ucapan ini punya banyak kombinasi seperti “jazakallah” yang ditujukan untuk laki-laki, “jazakillah” untuk perempuan, dan “jazakumullah” untuk banyak orang.

Cara membalasnya juga bisa berbeda-beda tergantung jenis kelamin orang yang dituju. Kalau laki-laki, cukup ucapkan “wa iyyaka”. Kalau perempuan, cukup balas “wa iyyaki”. Dan kalau orang banyak ucapkan “wa iyyakum”.

Segitu saja dulu. Semoga berguna dalam percakapan kamu sehari-hari, ya. Hikmah yang bisa dipetik adalah bahwa ucapan-ucapan tadi nggak sekadar ucapan biasa, tapi juga doa. Ini patut ditiru oleh kita semua dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, pemerintah kerjanya nggak beres, ya jangan langsung dihujat. Doakan saja yang baik-baik, semoga ada perubahan dan kerjanya makin bagus. Kalau masih nggak beres juga, baru deh dihujat. Wqwqwq.

Sumber Gambar: Pixabay

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 5 November 2021 oleh

Tags: anak rohisbahasa Arab
Andri Saleh

Andri Saleh

Humas di salah satu instansi pemerintah. Tukang liput kegiatan pimpinan, tukang bikin konten medsos, desain baliho dan flyer, serta kegiatan lainnya yang bikin kelihatan sebagai orang paling sibuk di kantor.

ArtikelTerkait

4 Alasan Saya Pilih Nonton Bola dengan Komentator Bahasa Arab terminal mojok.co

4 Alasan Saya Pilih Nonton Bola dengan Komentator Bahasa Arab

1 Maret 2021
Pengalaman Impulsif Kuliah Jurusan Pendidikan Bahasa Arab, Banyak Merana walau Akhirnya Lulus Juga Mojok.co

Pengalaman Impulsif Kuliah Jurusan Pendidikan Bahasa Arab, Banyak Merana walau Akhirnya Lulus Juga

21 April 2025
Bahasa Inggris Menjadi Anak Tiri, Bahasa Arab Tabungan Akhirat (Unsplash)

Standar Ganda Masyarakat di Desa Terhadap Pelajar Bahasa Arab dan Bahasa Inggris

13 Oktober 2023
Sisi Gelap Mahasiswa Timur Tengah- Stempel Suci yang Menyiksa (Unsplash)

Sisi Gelap Menjadi Mahasiswa Timur Tengah: Dianggap Manusia Suci, tapi Jatuhnya Menderita karena Cuma Jadi Simbol

5 Februari 2026
Nggak Semua Warga Kampung Arab Bondowoso Bisa Bahasa Arab, Jangan Berharap Ketinggian Mojok.co

Nggak Semua Warga Kampung Arab Bondowoso Bisa Bahasa Arab, Jangan Berharap Ketinggian

13 November 2023
4 Tipe Mahasiswa yang Sebaiknya Nggak Kuliah di UIN (uin-suka.ac.id)

4 Tipe Mahasiswa yang Sebaiknya Nggak Kuliah di UIN

15 Mei 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Harga Nuthuk di Jogja Saat Liburan Bukan Hanya Milik Wisatawan, Warga Lokal pun Kena Getahnya

Saya Memutuskan Pindah dari Jogja Setelah Belasan Tahun Tinggal, karena Kota Ini Mahalnya Makin Nggak Ngotak

3 Februari 2026
Julukan “Blok M-nya Purwokerto” bagi Kebondalem Cuma Bikin Purwokerto Terlihat Minder dan Tunduk pada Jakarta

Purwokerto Memang Kota Wisata, tapi Wisatawan Tak Diberi Petunjuk dan Dibiarkan Bingung Mau ke Mana

5 Februari 2026
Pro Tips Bikin Sate Taichan Jadi Lebih Enak (Wikimedia Commons)

Pro Tips Bikin Sate Taichan Jadi Lebih Enak: Sebuah Usaha Menghapus Cap Makanan Nggak Jelas dari Jidat Sate Taichan

7 Februari 2026
Tiga Bulan yang Suram di Bangunjiwo Bantul, Bikin Pekerja Bantul-Sleman PP Menderita!

Tiga Bulan yang Suram di Bangunjiwo Bantul, Bikin Pekerja Bantul-Sleman PP Menderita!

1 Februari 2026
Tunjungan Plaza Surabaya Lebih Cocok Disebut Labirin daripada Mal, Membingungkan dan Rawan Tersesat Mojok.co

Tunjungan Plaza Surabaya Lebih Cocok Disebut Labirin daripada Mal, Membingungkan dan Rawan Tersesat

2 Februari 2026
3 Skill yang Wajib Dimiliki Laki-laki kalau Ingin Memperistri Orang Madura Mojok.co

3 Skill yang Wajib Dimiliki Laki-laki kalau Ingin Memperistri Orang Madura

4 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Ironi Kerja di Luar Negeri: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Tak Pulang demi Gengsi dan Standar Sukses yang Terus Berganti
  • Surat Wasiat Siswa di NTT Tak Hanya bikin Trauma Ibu, tapi Dosa Kita Semua yang Gagal Melindungi Korban Kekerasan Anak
  • Tak Menyesal Ikuti Saran dari Guru BK, Berhasil Masuk Fakultas Top Unair Lewat Golden Ticket Tanpa Perlu “War” SNBP
  • Tan Malaka “Hidup Lagi”: Ketika Buku-Bukunya Mulai Digemari dan Jadi Teman Ngopi
  • Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan
  • Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.