Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Film

‘Taxi Driver’: Taksi Unik yang Melayani Balas Dendam Penumpangnya

Rahmatullah Syabir oleh Rahmatullah Syabir
29 Juni 2021
A A
Drakor Taxi Driver_ Taksi yang Melayani Balas Dendam Penumpangnya terminal mojok
Share on FacebookShare on Twitter

Pekan kemarin, saya baru saja menamatkan drama Korea Taxi Driver yang butuh 5 hari untuk menyelesaikannya. Lumayan cepat bagi orang yang jarang nonton drakor. Saya tertarik dengan Taxi Driver karena mendekati nalar realitas kita sebagai masyarakat yang membutuhkan keadilan. Satu hal yang memang mustahil untuk dijumpai, di mana pun itu. Pasalnya, pasti ada saja orang merasa “hukum” itu tajam ke bawah. Dan itu fakta adanya.

Drakor ini berjudul Taxi Driver. Ya, berarti kita akan membahas seorang pengemudi taksi. Aktor utamanya Kim Do Ki (Le Je-Hoon). Yang pernah nonton drakor Signal pasti tau blio, tampangnya memang cocok memainkan peran yang banyak adegan perkelahian.

Sebenarnya secara kasat mata, layanan taksi yang bernama Rainbow Taxi Company berjalan sesuai dengan layanan taksi pada umumnya. Namun, sang pemilik perusahaan, Jang Sung-Chul, mempunyai layanan khusus yang bernama Deluxe Taxi atau Taksi Mewah. Diketahui oleh 5 orang saja yang menjalani modus operandinya dan tentunya si penumpang khusus.

Nah, Deluxe Taxi ini sendiri berbeda dengan Rainbow Taxi. Kalau Rainbow Taxi memang taksi yang dimiliki perusahaan layaknya taksi biasa, sementara Deluxe Taxi sudah dimodifikasi sedemikian rupa untuk mempermudah aksinya. Jadi, orang yang melihat Deluxe Taxi nggak bakal tahu kalau itu milik Pak Jang atau Rainbow Taxi.

Deluxe Taxi ini adalah layanan khusus bagi klien yang ingin balas dendam terhadap seseorang. Dan balas dendam itulah yang dieksekusi oleh orang yang terlibat dalam Deluxe Taxi. Ada Kim Do Ki selaku pengemudi taksi dan si eksekutor balas dendam secara fisik. Kemudian Ahn Go Eun, si jago teknologi yang pandai hack dan melacak siapa pun. Lalu ada Choi Kyung-Koo dan Park Jin-Eon yang jago dalam modifikasi mobil dan sebagai peran cadangan bagi aksi di lapangan jika dibutuhkan. Dan tentunya si pemilik layanan.

Dalam operasinya, ketika klien sudah menceritakan nasibnya dan ingin membalaskan dendam, dia harus memainkan game untuk menyetujui persyaratan balas dendam tersebut yang disediakan oleh Deluxe Taxi.

Sebenarnya klien dan orang dalam Deluxe Taxi sama-sama memiliki nasib menjadi korban kejahatan yang tidak bisa diselesaikan oleh hukum secara bijak dan adil. Maka Deluxe Taxi muncul agar pelaku dapat memahami rasa sakit dan penyesalan yang tidak bisa mereka bayangkan. Misalnya, Kim Do Ki yang merupakan letnan tentara. Namun, ibunya dibunuh oleh seorang pembunuh berantai yang membuat Do Ki banting setir menerima tawaran menjadi sopir Deluxe Taxi tersebut.

Ketika balas dendam sudah disepakati, maka saat itulah aksi balas dendam akan dilakukan. Ada ruangan khusus bawah tanah sebagai markas Deluxe Taxi untuk berdiskusi dan tempat menyimpan barang-barang mereka.

Baca Juga:

Saya Meninggalkan Drakor Sejak Kenal Dracin yang Ceritanya Lebih Seru

4 Alasan Drama Korea Zaman Sekarang “Kalah” dengan Zaman Dahulu Menurut Saya yang Sudah 15 Tahun Jadi Penggemar

Untuk aksi balas dendam, Kim Do Ki sangat jago dalam urusan berkelahi dan mengalahkan musuhnya. Puluhan orang pun dapat dia kalahkan seorang diri. Tapi untuk melihat sebuah kasus, dia harus masuk terlebih dahulu agar mengetahui objek yang akan dijadikan sebagai balas dendam. Dia harus tahu perbuatan jahat apa yang telah dilakukan pelaku, dan biasanya balas dendammnya berupa aksi yang sama dilakukan oleh si pelaku kepada klien Deluxe Taxi. Kemudian pelaku akan dibawa ke sebuah penjara khusus yang telah disediakan.

Dalam cerita ada seorang jaksa yang bernama Kang Ha-Na yang merupakan jaksa yang bertekad kuat untuk menegakkan keadilan, namun juga merasa miris dengan perlakuan hukum di negerinya sendiri. Jaksa Kang Ha-Na inilah yang mencurigai dan menginvestigasi adanya Deluxe Taxi itu.

Ada juga sebuah kasus yang diangkat dari kisah nyata dalam Taxi Driver. Seorang narapidana yang telah dipenjara selama 20 tahun, namun setelah dibebaskan, ternyata bukan dia pelakunya. Ada pelaku asli yang mengaku. Polisi memaksa dan menyiksa agar orang yang dituduh pelaku mengakui perbuatan yang bahkan tidak diketahuinya. Ini salah satu bukti keadilan yang sebenarnya bahkan dirusak oleh penegak hukum itu sendiri.

Kalau ditonton saksama, kita memang akan lebih condong menerima hukum balas dendam model begini ketimbang hukuman penjara resmi di mana korban tidak merasakan keadilan.

Yah, tapi namanya juga drakor, suka-suka khayalan si sutradara lah. Kita mah nonton saja.

Sumber Gambar: YouTube Viu Indonesia

BACA JUGA Story WhatsApp, Cara Menyampaikan Rindu Kala Gengsi dan tulisan Rahmatullah Syabir lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 19 Oktober 2021 oleh

Tags: drama koreaHiburan TerminalTaxi Driver
Rahmatullah Syabir

Rahmatullah Syabir

Belum pernah naik pesawat.

ArtikelTerkait

Law School dan Keirian Saya dengan Privilese Warga Korsel yang Dapat Edukasi Hukum via Drakor terminal mojok.co

Keirian Saya dengan Privilese Warga Korea Selatan yang Dapat Edukasi Hukum via Drakor

16 Juli 2021
skyrim mojok

Kata Siapa Final Fantasy Gim RPG Terbaik? Belum Pernah Main Skyrim ya?

11 Juli 2021
5 Drama Korea dengan Rating Rendah di Korsel tapi Populer di Dunia Terminal Mojok

5 Drama Korea dengan Rating Rendah di Korsel tapi Malah Populer di Dunia

4 September 2022
Our Beloved Summer Tamat, Banyak Cara Kreatif untuk Memulai Kembali Terminal Mojok

Our Beloved Summer Tamat, Banyak Cara Kreatif untuk Memulai Kembali

26 Januari 2022
palasari surga buku bandung mojok

Palasari, Wisata Buku Bandung yang Terlupakan

28 Juli 2021
Saya Berpaling dari Drakor Sejak Kenal Dracin yang Ceritanya Lebih Seru Mojok.co

Saya Meninggalkan Drakor Sejak Kenal Dracin yang Ceritanya Lebih Seru

18 Januari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Hidup di Desa Nggak Selamanya Murah, Social Cost di Desa Bisa Lebih Mahal daripada Biaya Hidup Sehari-hari karena Orang Desa Gemar Bikin Hajatan

Pindah ke Desa Bukan Solusi Instan Saat Muak Hidup di Kota Besar, apalagi bagi Kaum Introvert, Bisa-bisa Kena Mental

5 April 2026
Jadi Dosen Setelah Lulus S2 Itu Banyak Menderitanya, tapi Saya Tidak Menyesal Mojok.co

Jadi Dosen Setelah Lulus S2 Itu Banyak Menderitanya, tapi Saya Tidak Menyesal

5 April 2026
4 Ciri Nasi Padang Redflag yang Bikin Nggak Nafsu Makan (Unsplash)

4 Ciri Nasi Padang Redflag yang Bikin Nggak Nafsu Makan

8 April 2026
UMK Cikarang Memang Tinggi, tapi Biaya Hidup di Cikarang Tetap Murah, Jogja Can't Relate! scbd

Jika Harus Menjalani Sepuluh Ribu Kehidupan, Saya Tetap Memilih Jadi Pekerja Cikarang ketimbang Kakak-kakak SCBD

5 April 2026
Membuka Kebohongan Purwokerto Lewat Kacamata Warlok (Unsplash)

Membuka Kebohongan Tentang Purwokerto dari Kacamata Orang Lokal yang Jarang Dibahas dalam Konten para Influencer

4 April 2026
Gaji Jakarta 8 Juta Nggak Cukup Pola Pikir Pecundang (Unsplash)

Gaji Jakarta 8 Juta Nggak Cukup untuk Hidup dan Berpotensi Bikin Pekerja Tetap Miskin Adalah Pola Pikir Pecundang yang Nggak Tahu Cara Bertahan Hidup

6 April 2026

Youtube Terbaru

https://youtu.be/AXgoxBx-eb8?si=Oj6cw-dcHSgky7Ur

Liputan dan Esai

  • Meninggalkan Hidup Makmur di Desa, Memilih Pindah ke Perumahan demi Ketenangan Jiwa: Sadar Tak Semua Desa Cocok Buat Slow Living
  • Slow Living Cuma Mitos, Gen Z dengan Gaji “Imut” Terpaksa Harus Hustle Hingga 59 Tahun demi Bertahan Hidup
  • Jogja Ditinggalkan Wisatawan kalau Mengandalkan Jebakan Aji Mumpung 
  • Lulusan Farmasi PTS Jogja Bayar Mahal untuk Wisuda, tapi Gagal Foto Keluarga karena Ayah Harus Dirawat di Rumah Sakit Jiwa
  • Kuliah Kebidanan sampai “Berdarah-darah”, Lulus dari World Class University Masih Sulit Cari Kerja dan Diupah Nggak Layak
  • Makin Muak ke Ulah Pesilat: Perkara Tak Disapa Duluan dan Beda Perguruan Langsung Dihajar, Dikasih Fakta Terang Eh Denial

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.