Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Cara Kelihatan Keren di Tongkrongan ala Para Tokoh di Drama Korea ‘Vincenzo’

Putri Nur Aisyah oleh Putri Nur Aisyah
19 April 2021
A A
Mempertegas Identitas Melalui Bahasa dengan Belajar pada Para Tokoh di Drama Korea Vincenzo
Share on FacebookShare on Twitter

Kalau kalian rajin nonton drama Korea atau buka Netflix, harusnya kalian nggak asing dengan drama baru berjudul Vincenzo. Drama yang diproduksi TvN dan tayang di Netflix ini rupanya berhasil menarik perhatian, terbukti dengan rating mencapai 10,6% di minggu kedua April 2021. Selain karena kita semua merindukan performa sang duda ganteng a.k.a Song Joong Ki di layar kaca, drama ini menyuguhkan cerita yang menarik.

Jujur, saya pribadi nggak banyak nonton drakor karena suka nggak sabar dengan alurnya yang relatif lama. Apalagi kalau mau adegan kissing, beuh slow motion tatap-tatapannya bisa lima menit sendiri. Tetapi, begitu melihat trailer Vincenzo yang menegangkan dan mengingatkan saya dengan film The Irishman, akhirnya saya tonton juga.

ADVERTISEMENT

Kalau kalian belum tahu, pada dasarnya drama ini mengisahkan si Vincenzo yang kalem dan pintar mengendalikan emosi. Dia adalah orang Korea yang diadopsi oleh keluarga mafia paling ditakuti di Italia, keluarga Cassano namanya. Dengan latar belakang keluarga adopsinya itu, Vincenzo akhirnya tumbuh dan berkarier sebagai consigliere paling ditakuti se-Italia. Selain ganteng pakai bangeeet dan senantiasa berpenampilan klimis, Vincenzo adalah seorang mediator yang jago melobi keluarga mafia lain demi melancarkan bisnis keluarganya.

Singkat cerita, si Vincenzo harus pergi ke Korea karena salah seorang kliennya meninggal dan meninggalkan harta berupa 15 ton emas di sebuah bunker di bawah gedung tua bernama Plaza Geumga. Sialnya, tanah itu kini jadi tanah sengketa karena sebuah perusahaan terbesar di Korea ingin menggusurnya dan membangun pabrik obat di sana. Mau nggak mau Vincenzo harus berurusan dengan mereka.

Vincenzo akhirnya bertarung melawan perusahaan obat tersebut, termasuk melawan direktur utamanya yang ambisius dan manipulatif. Direktur utama ini bernama Jang Han Seok, ia punya latar belakang yang kompleks juga. Blio dilahirkan di keluarga yang hancur karena perselingkuhan ayahnya. Kalau Vincenzo besar dan diadopsi di Italia, Jang Han Seok ini lulusan fakultas hukum Stanford, pokoknya sempat tinggal di Amerika cukup lama.

Berbanding terbalik dengan Vincenzo, Jang Han Seok punya sifat yang temperamen dan kerap berperilaku abusive. Dia nggak segan-segan membunuh semua orang yang berusaha menjegal perusahaannya. Tak kalah menter dan hot dari Song Joong Ki yang memerankan Vincenzo, tokoh direktur utama ini diperankan oleh Taecyeon. Yak betul, Taecyeon anggota 2PM yang nyanyi “Put your hands up, put your hands up, put put put put put” itu. Selain wajah dan badannya, aktingnya Taecyeon di sini juga cakep banget, dia nggak kalah dari Song Joong Ki dalam menghidupkan karakter di drama ini, deh. 

Oh iya, ketika tulisan ini saya buat, sejujurnya saya lagi dimusuhi keluarga saya yang suka nonton Vincenzo bareng karena kelihatan berpihak banget sama Jang Han Seok. Padahal saya naksir sama Taecyeon-nya loh, bukan sama kelakuan busuk si direktur temperamen itu.

Nah, kalau kalian nonton drama ini kalian bakal sering mendengar Vincenzo dan Jang Han Seok mengumpat atau marah marah dengan bahasa asing. Ini yang saya maksud dengan bahasa asing itu selain bahasa Korea, ya. Kalau Vincenzo mengumpat dengan bahasa Italia, Jang Han Seok mengumpat dengan bahasa Inggris.

Baca Juga:

Agent Kim: Reactivated, drakor yang tidak ramah buat kaum yatim pasif

Nggak Usah Ngadi-ngadi. Lembaga Pengawas di Drakor Teach You a Lesson Tidak Mungkin Bisa Ada di Indonesia

Dari umpatan yang sering mereka lontarkan itu sepertinya kita bisa paham kalau bahasa yang digunakan seseorang adalah identitas dirinya. Maksudnya, penggunaan suatu bahasa akan menentukan bagaimana seseorang memiliki pengalaman dan memahami alam semesta. Dengan begitu, penggunaan suatu bahasa juga berperan membentuk jati diri seseorang. Ini yang ngomong bukan saya ya, melainkan Michael Halliday, seorang ahli bahasa dari Inggris.

Sebagai ekspatriat, penggunaan bahasa asing oleh Vincenzo dan Jang Han Seok ini seperti mengatakan pada semua orang kalau mereka bukan orang biasa. Bukan seperti anggota firma hukum yang mendukung perusahaan obat itu, apalagi seperti penghuni Plaza Geumga.

Mas Vincenzo ini suka tiba-tiba mengutip pepatah mafia yang tentu saja diungkapkan pakai bahasa Italia, misalnya “questo edificio e mio”. Meskipun orang yang diajak bicara nggak paham apa maksudnya, termasuk saya yang nonton, tapi blio tetap mengatakan hal itu. Selain karena ceritanya dia nggak bisa menerjemahkannya ke dalam bahasa Korea, pepatah itu diucapkan untuk mempertegas identitas dirinya.

Begitu juga dengan Jang Han Seok yang suka ngomong pakai bahasa Inggris terutama saat dia marah-marah sambil memukul kaca mobil dengan tongkat golf sampai hancur.

Nah, kalau kalian mau mempertegas identitas atau sekadar pengin kelihatan keren di tongkrongan, cara ini sepertinya bisa dicoba. Kalian mungkin bisa mempelajari satu atau dua pepatah bahasa asing untuk diutarakan pas lagi ngobrol supaya keren aja gitu. Dengan catatan, kalian harus berkarisma dan seganteng Vincenzo atau Jang Han Seok. Kalau nggak, siap-siap menyaksikan lawan bicara kalian mengernyit dan alasan kalian pengin sekadar kelihatan keren terungkap~

BACA JUGA Serba Serbi Persiapan Sebelum Menikah atau tulisan Putri Nur Aisyah lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 18 April 2021 oleh

Tags: drakordrama koreanetflixvincenzo
Putri Nur Aisyah

Putri Nur Aisyah

ArtikelTerkait

5 Alasan My Liberation Notes Tak Boleh Dilewatkan Terminal Mojok

5 Alasan My Liberation Notes Tak Boleh Dilewatkan

13 April 2022
4 Kemiripan Drakor Lost dengan My Mister terminal mojok

4 Kemiripan Drakor Lost dengan My Mister

22 September 2021
The Tinder Swindler: Film Dokumenter yang Beri Pemahaman Soal Dating Apps terminal mojok.co

The Tinder Swindler: Film Dokumenter yang Beri Pemahaman Soal Dating Apps

8 Februari 2022
Villain Bunuh Diri Jadi Ending Drama Korea Paling Menyebalkan Bagi Penggemar Drakor

Rekomendasi 5 Drama Korea Makjang Terbaik Sepanjang Masa

17 Mei 2022
Mau Dibawa ke Mana Hubungan Yeom Mi Jeong dan Mr. Gu dalam My Liberation Notes Terminal Mojok

Mau Dibawa ke Mana Hubungan Yeom Mi Jeong dan Mr. Gu dalam My Liberation Notes?

28 April 2022
Hellbound Ketika Ketakutan akan Tuhan Jadi Alat Represi Masyarakat terminal mojok

Hellbound: Ketika Ketakutan akan Tuhan Jadi Alat Represi Masyarakat

23 November 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Saya pikir, publikasi jurnal saat kuliah pascasarjana bakal menguji kemampuan akademik, ternyata lebih banyak menguji mental Mojok.co

Saya pikir publikasi jurnal saat pascasarjana bakal menguji kemampuan akademik, nyatanya lebih banyak menguji mental

29 Juli 2026
Kebodohan pembeli soto ayam yang bikin saya muak dan jijik (Wikimedia Commons)

Akulah pelanggan soto ayam yang marah itu gara-gara konsumen nggak punya hati yang bikin muak, mual, dan jijik

26 Juli 2026
Saya kapok pakai tumbler mahal yang tahan panas dingin, mendingan tetap setia pakai botol Tupperware jadul kesayangan Ibu

Saya kapok pakai tumbler mahal yang tahan panas dingin, mendingan tetap setia pakai botol Tupperware jadul kesayangan Ibu

29 Juli 2026
Cipatat, kecamatan di Bandung Barat yang kontribusinya sering luput dari perhatian orang-orang Mojok.co

Kasihan Kecamatan Cipatat lebih sering diingat buruknya, padahal punya banyak kontribusi lain bagi Bandung Barat

31 Juli 2026
Warga Semarang Bawah layak dapat gelar warga paling kuat dan tabah di Semarang banjir di semarang

Banjir di Semarang selama ini tak hanya perkara alam, tapi justru gara-gara ulah warganya sendiri,

27 Juli 2026
Akal-akalan pemandu yang bikin liburan di Lembang Bandung berakhir kecewa Mojok.co

Akal-akalan pemandu yang bikin liburan di Lembang Bandung berakhir kecewa

28 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.