Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Jangan Beli Mobil kalau Belum Memiliki 4 Hal Ini

Diah Wahyuni oleh Diah Wahyuni
26 Januari 2021
A A
jangan beli mobil mobil korea hyundai datsun kia mojok

mobil korea hyundai datsun kia mojok

Share on FacebookShare on Twitter

Kondisi finansial masyarakat yang membaik kerap meningkatkan selera hidup. Salah satunya dengan meningkatkan selera kendaraan yang dimiliki. Selain mungkin karena tuntutan kebutuhan yang sudah tidak bisa lagi dipenuhi dengan sekadar naik motor, maka pilihan untuk meng-upgrade kendaraan pribadi menjadi mobil seringkali menjadi pilihan.

Kemudahan akses untuk membeli mobil melalui leasing dan maraknya promo-promo menarik dari dealer mobil juga kerap menggiurkan masyarakat untuk memiliki mobil pribadi. Sampai-sampai tidak sedikit masyarakat yang mendahulukan memiliki mobil ketimbang memenuhi kebutuhan pribadinya terkait sandang dan papan.

ADVERTISEMENT

Nah, perkara yang muncul ketika meng-upgrade kendaran dari motor ke mobil yaitu di mentalitas pemilik mobil! Bisa jadi kendaraan berubah, tapi pola pikir dan mental pengendara masih seperti pengendara motor. Jelas beda! Dan seringnya ini menimbulkan permasalahan saat berkendara di jalan raya. Maka dari itu, saya beri beberapa hal yang penting untuk dimiliki sebelum membeli mobil. Kalau belum punya, ya jangan beli mobil dulu, sebanyak apa pun duitmu.

Jangan beli mobil kalau tidak mau mengalah di jalan

Mengendarai mobil jelas saja mengendarai kendaraan yang secara fisik ukurannya lebih besar ketimbang motor. Volume yang dibutuhkan untuk mobil di jalanan juga lebih besar dibanding kendaraan roda dua. Tentu dengan perbedaan fisik ini, perlakuan di tengah jalan raya pun harus berbeda.

Sayangnya, banyak banget pengendara mobil yang tidak sadar kalau dirinya mengendarai kendaraan besar yang memakan banyak ruang di tengah jalan. Berbeda dengan motor, pengendaranya dengan mudah menyalip kendaraan lain, dan masuk ke sela-sela badan jalan. Mobil tidak bisa. Mentalitas seperti ini yang harus disadari pengendara mobil. Jangan sampai mengendarai mobil tetapi suka menyalip sembarang atau memaksakan diri masuk ke sela-sela jalan demi sekedar mengejar waktu. Kalau memang butuh cepat, berangkat lebih cepat donk.

Pengendara mobil juga hendaknya lebih mengalah di jalan. Selain karena risiko celaka yang ditimbulkan oleh mobil lebih besar dari motor, biaya perawatan mobil juga lebih mahal jika ada yang lecet. Jadi sebaiknya belajar mengalah, jika mengendarai mobil di jalan. Tenang saja, mengalah bukan berarti kalah kan?

Jangan beli mobil kalau tidak sabaran mencari tempat parkir

Sesuai dengan prinsip pertama, pengendara mobil juga harus lebih sabaran dalam mencari tempat parkir di tempat umum. Apalagi di kota yang padat penduduk, mencari parkiran menjadi sesuatu yang gampang-gampang susah. Tidak jarang pengendara mobil harus memarkirkan kendaraannya jauh dari tempat yang dituju.

Banyak pengendara mobil yang tidak sabaran mencari tempat parkir, alhasil klakson sering berdering nyaring ditekan dengan emosi dan pengendaranya menggerutu dari dalam mobil. Selain bikin penumpang lain di mobil jadi tidak nyaman, orang lain di sekitar juga terganggu. Kita pastinya tidak ingin jadi pengendara yang menyebalkan. Oleh karena itu pastikan untuk memiliki stok sabar yang banyak ketika mengendarai mobil.

Baca Juga:

Orang desa paham prioritas, nggak tergoda beli mobil murah seharga motor, lebih pilih motor mahal dan bagus karena kebutuhan

Beli Hyundai Atoz Lebih Masuk Akal daripada Karimun Kotak yang Overpriced

Jangan beli mobil kalau kikir dengan uang parkir, pajak, dan perawatan

Salah satu yang berubah ketika kita memutuskan untuk memiliki mobil adalah biaya-biaya turunan yang tidak sedikit. Dibanding motor, kebutuhan mobil lebih komplek. Wajib hukumnya menyiapkan mental untuk mengeluarkan biara lebih jika memiliki mobil. Kalau tidak siap, bisa dipastikan memiliki mobil baru malah menyebabkan stres.

Salah satu biaya turunan yang paling sederhana adalah biaya parkir yang lebih mahal. Biaya parkir mobil di tempat umum bisa merogoh kocek sebesar lima ribu hingga sepuluh ribu. Belum biaya parkir yang menerapkan charge per hour, semakin lama parkir, biayanya makin besar.

Biaya perawatan mobil juga tidak sedikit. Paling minimal harus menyiapkan biaya untuk pencucian mobil, bayar pajak kendaraan, dan ganti oli yang harus dikeluarkan secara reguler. Kalau tidak siap dengan berbagai biaya turunan ini mending balik lagi ke motor deh.

Dan yang paling penting, jangan beli mobil kalau tidak punya parkiran mobil

Satu hal yang paling menyebalkan yaitu mendapati jalanan sempit di gang dipenuhi oleh mobil-mobil pribadi yang parkir dengan santai. Hati-hati, menggunakan badan jalan untuk kepentingan pribadi bisa menzalimi pengguna jalan, seperti penjaja dagangan dengan gerobak, pengendara lain, atau bahkan pejalan kaki.

Sebisa mungkin sebelum memutuskan beli mobil, pastikan punya tempat parkir untuk mobil agar tidak menzalimi warga lain. Kalaupun tidak punya halaman pribadi, coba cari tempat parkir berbayar di kompleks. Kalau memang tidak memungkinkan punya parkiran sebaiknya pertimbangkan lagi untuk beli mobil baru.

Memiliki mobil sebagai kendaraan pribadi memang menggiurkan, tetapi pastikan kita meng-update mentalitas diri untuk siap dengan segala konsekuensi mengendarai atau memiliki mobil. Agar kendaraan baru yang kita miliki tidak malah menjadi pemicu masalah baru.

BACA JUGA Review Bus Bumel Jogja-Solo sebagai Solusi Jika Kehabisan Tiket Prameks dan tulisan Diah Wahyuni lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 26 Januari 2021 oleh

Tags: mobiltempat parkir
Diah Wahyuni

Diah Wahyuni

Statistisi

ArtikelTerkait

4 Kebiasaan Buruk Saat Parkir Motor yang Dibenci Orang-orang Mojok.co

4 Kebiasaan Buruk Saat Parkir Motor yang Dibenci Orang-orang

1 November 2024
Alasan Beli Mobil Baru di Akhir Tahun 2024 Sangat Menguntungkan (Unsplash)

Kenapa Beli Mobil Baru di Akhir Tahun 2024 Sangat Menguntungkan?

20 Desember 2024
Happy Family: Stiker Mobil Paling Nirfaedah

Happy Family: Stiker Mobil Paling Nirfaedah

11 Juli 2022
Perhatikan Hal-hal Berikut Saat Jadi Tutor Belajar Kendaraan terminal mojok

Perhatikan Hal-hal Berikut Saat Jadi Tutor Belajar Kendaraan

18 Juli 2021
Kursus Setir Mobil yang Dikit-dikit “Pakai Feeling Aja” Itu Pertanda Red Flag, Patut Diwaspadai Mojok.co

Kursus Setir Mobil yang Dikit-dikit “Pakai Feeling Aja” Itu Pertanda Red Flag, Patut Diwaspadai

19 April 2026
Panduan Bayar Pajak Kendaraan 5 Tahunan biar Nggak Ribet terminal mojok

Panduan Bayar Pajak Kendaraan 5 Tahunan Anti-Ribet

11 November 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

MagangHub Kemnaker bukan tempat cari magang, tapi wadah menguji kesabaran para fresh graduate Mojok.co

MagangHub Kemnaker bukan tempat cari magang, tapi wadah menguji kesabaran para fresh graduate

25 Juli 2026
Membayangkan Lamongan Punya Mal, Cari Hiburan Nggak Perlu Repot-repot ke Kabupaten Tetangga Mojok.co yusril fahriza

Lamongan butuh dipimpin Yusril Fahriza agar makin maju dan kalcer, dan saya serius!

20 Juli 2026
Untuk Warga Surabaya, Stop Menormalisasi Bayar Parkir kepada Juru Parkir di Toko Atau Minimarket yang Bertuliskan 'Parkir Gratis'!

Jangan cintai Surabaya secara berlebihan, ia juga punya kekurangan yang patut dibicarakan

21 Juli 2026
Tempe mendol yang endul gusur bakso Malang dari hati saya (Wikimedia Commons)

Bakso Malang minggir dulu, status makanan khas Malang mending kasihin ke tempe mendol yang endul itu

26 Juli 2026
Orang Wonogiri Layak Dinobatkan sebagai Orang Paling Bakoh Se-Jawa Tengah Mojok.co jogja malang

Deklarasi Wonogiri sebagai ibu kota mi ayam bakso harusnya menyadarkan Malang bahwa reputasi saja tidak selalu cukup

21 Juli 2026
Tips Plesir Kala Malam di Jogja Naik GoRide (Unsplash)

Sebagai orang yang pernah tinggal di sana, saya harus jujur kalau Jogja kini menjelma jadi kota besar yang membosankan

23 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.