Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

6 Kasta Lauk Pendamping Soto yang Bikin Sensasi Nyoto Makin Lengkap

Erma Kumala Dewi oleh Erma Kumala Dewi
24 Januari 2023
A A
6 Kasta Lauk Pendamping Soto yang Bikin Sensasi Nyoto Makin Lengkap Terminal Mojok

6 Kasta Lauk Pendamping Soto yang Bikin Sensasi Nyoto Makin Lengkap (Merbabu via Wikimedia Commons)

Share on FacebookShare on Twitter

Kamu biasanya makan soto pakai lauk apa, Lur?

Soto adalah salah satu kuliner “comfort food” yang banyak digemari masyarakat, mulai dari anak-anak sampai mbah-mbah lansia. Kuahnya dikenal bikin badan hangat dan segar. Selain itu, mau dimakan kapan pun tetap nikmat, nggak terikat waktu-waktu tertentu.

Soto juga menjadi kuliner yang paling banyak dikembangkan. Rasanya setiap daerah punya racikan soto khasnya masing-masing yang bisa sangat berbeda dari daerah lain. Benar-benar cerminan Bhinneka Tunggal Ika yang sesungguhnya, berbeda-beda tapi tetap soto satu jua.

Kenikmatan soto akan semakin sempurna saat disantap dengan lauk pauk pendamping. Lha wong dimakan biasa aja sudah nikmat, apalagi kalau ditambah pendamping. Sensasi makan soto dijamin akan menjadi semakin meriah. Kehadiran lauk-lauk ini biasanya jadi godaan tersendiri. Bentuknya kecil-kecil sering kali bikin kita nggak sadar kalau sudah mengambil banyak. Harus siap kalau ujung-ujungnya kaget waktu bayar karena tagihannya membengkak.

Banyak sekali lauk pendamping yang bisa dinikmati bersama soto. Di antara lauk-lauk yang paling umum kita jumpai, berikut urutan lauk pendamping yang paling enak versi saya:

#1 Kerupuk Udang

Di tempat asal saya, kerupuk udang adalah perlambang kemewahan dan menu yang istimewa. Kerupuk ini kerap disandingkan dengan soto, rawon, nasi rames, lontong sayur, dan berkatan dalam sebuah hajatan.

Menyajikan kerupuk udang memang dianggap lebih bermartabat dibandingkan kerupuk lainnya. Sebab, harga kerupuk udang memang lebih mahal dibandingkan jenis kerupuk lainnya. Apalagi adanya embel-embel udang, sebuah cita rasa premium yang nyaris mustahil dinikmati sebagai menu sehari-hari. Maka wajar jika kerupuk udang menempati kasta tertinggi dalam dunia perkerupukan.

Lantaran dibesarkan dengan kultur semacam ini, lama-lama saya jadi terdoktrin bahwa kerupuk udang adalah pasangan terbaik untuk soto. Di Jawa Timur, isian soto memang cenderung meriah jadi jarang sekali ditemukan lauk beraneka rupa seperti di Jawa Tengah dan Jogja. Lauknya cukup kerupuk udang. Sederhana, tapi tetap terasa mewah. Tapi kalau kalian nyoto di kedai kaki lima, jangan terlalu berharap bisa mendapatkan kerupuk udang dengan mudah. Rata-rata cuma menyediakan kerupuk kaleng yang harganya lebih terjangkau.

Baca Juga:

Pro Tips Bikin Sate Taichan Jadi Lebih Enak: Sebuah Usaha Menghapus Cap Makanan Nggak Jelas dari Jidat Sate Taichan

Bisnis Kecil Seperti Gorengan dan Es Teh Jumbo Dipandang Remeh Nggak Bakal Cuan, Padahal Berkat Jualan Gorengan Saya Bisa Kuliah

Gurihnya kerupuk udang sangat sempurna untuk melengkapi soto. Buktinya kerupuk ini cukup sering dipakai sebagai salah satu bahan baku koya pada soto Lamongan. Bahkan udang juga kerap dijadikan opsi untuk membuat kuah soto semakin lezat. Entah direbus atau dihaluskan bersama bumbu.

#2 Sate Baceman

Di Jogja saya baru ngeh kalau soto biasa dimakan dengan berbagai macam lauk. Di antaranya berbagai sundukan dan aneka gorengan. Menurut saya, sate-satean yang dibumbui bacem juga nikmat sekali saat dipadukan dengan soto, apa pun jenis satenya. Favorit saya jatuh pada sate telur puyuh.

Rasa manis pada sate-satean yang dibacem ini membuat cita rasa semangkuk soto semakin kompleks. Sangat pas untuk mengimbangi kuah kaldu yang gurih. Tentunya sensasi manisnya sangat berbeda dengan kecap manis karena ada bumbu-bumbu lain dalam membuat baceman.

Saat masih kuliah dulu, keberadaan sate-satean pada kedai soto selalu mengundang dilema. Ambil satu rasanya kurang. Tapi kalau ambil dua takut boros. Maklum, harus pinter-pinter ngatur keuangan biar nggak kelaparan di pertengahan bulan.

#3 Perkedel

Rasanya saya perlu memisahkan perkedel dari gorengan pada umumnya. Sebab, perkedel punya komposisi yang premium, apalagi kalau digoreng dengan balutan telur. Entah perkedel kentang maupun singkong, semuanya sama-sama enak.

Perkedel bisa berdiri sendiri sebagai camilan yang melengkapi soto. Atau bisa juga dilumat dalam kuah yang akan memberikan sensasi kuah yang lebih pekat dan creamy. Dijamin yummy! Trik ini bisa menjadi solusi untuk orang-orang yang suka nggak marem sama soto berkuah bening.

#4 Gorengan

Ternyata gorengan yang dimakan dengan soto nggak seburuk yang saya kira. Gorengan bisa menjadi alternatif pengganti kerupuk. Justru rasanya lebih mewah daripada sebuah kerupuk. Sesekali saya juga sengaja memasukkan gorengan ke kuah biar terendam dan lembek. Jadi kuah akan terserap sempurna ke tepung-tepung gorengannya dan bikin rasanya makin mantap.

Gorengan paling recommended untuk makan soto versi saya adalah mendoan, tempe goreng, dan bakwan sayur. Kalau tahu isi saya kurang suka. Menurut saya, kuah yang tercampur tumisan isian tahu bisa merusak rasa. Tapi kalau tahu bakso masih oke lah.

#5 Kerupuk selain kerupuk udang

Rasanya kurang lengkap jika makan tanpa didampingi kerupuk. Semacam ada yang kurang kalau nggak mendengar suara krauk krauk itu. Kerupuk menjadi lauk paling versatile yang bisa membaur dengan makanan apa saja. Di rumah saya, kerupuk menjadi stok makanan wajib. Nggak masalah kalau nggak ada lauk lain, asalkan ada kerupuk sudah cukup.

Lantaran saya jarang sekali menjumpai kedai soto di Jogja yang menyediakan kerupuk udang, saya harus berpuas diri dengan kerupuk kaleng. Kerupuk kaleng juga menjadi opsi lauk pendamping paling murah dengan rasa yang sudah terjamin enak, beda dengan gorengan yang rasanya lebih gambling. Selain kerupuk kaleng, kerupuk apa pun juga bisa mendampingi soto, sih. Walaupun rasanya nggak bisa mengalahkan kesempurnaan kerupuk udang.

#6 Emping

Emping bukanlah lauk pendamping soto yang umum. Popularitasnya paling rendah jika dibandingkan lauk lainnya. Saya rasa penggemarnya juga nggak begitu banyak.

Meski begitu makan soto Betawi yang karakteristik kuahnya kental dan bumbunya pekat akan kurang mantap tanpa kehadiran emping. Emping memang paling pas untuk menemani soto berkuah kental, sebab rasa pahitnya akan tersamarkan dengan kuah yang pekat. Justru rasa pahit emping yang khas itu bisa menetralisir kepekatan kuahnya.

Peringkat lauk di atas disusun berdasarkan selera saya. Tentu saja tiap orang bisa berbeda selera. Apa pun pilihan lauk pendampingnya, yang jelas kita perlu sepakat kalau soto adalah makanan yang gampang bikin nyaman. Kalau kalian paling suka makan soto pakai lauk apa?

Penulis: Erma Kumala Dewi
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA 5 Soto Khas dari Jawa Tengah yang Underrated, Sudah Pernah Coba?

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 24 Januari 2023 oleh

Tags: gorengankerupuk udanglaukperkedelsatesoto
Erma Kumala Dewi

Erma Kumala Dewi

Penggemar berat film kartun walaupun sudah berumur. Suka kulineran dan kekunoan.

ArtikelTerkait

6 Dosa Penikmat Sate Ayam Ponorogo yang Sebaiknya Dihentikan

5 Kuliner Legendaris Ponorogo yang Jarang Orang Tahu

17 Desember 2022
3 Soto Lamongan yang Terbukti Enak di Surabaya (Unsplash)

3 Soto Lamongan yang Terbukti Enak dan Menjadi Favorit di Surabaya

8 November 2025
Membedah Alasan Kenapa Makanan Indonesia Timur Nggak Begitu Terkenal dan Kalah dengan Kuliner Lainnya

Membedah Alasan Kenapa Makanan Indonesia Timur Nggak Begitu Terkenal dan Kalah dengan Kuliner Lainnya

13 Januari 2025
3 Cara Mengakali Harga Telur dan Minyak Goreng yang Nggak Ngotak

3 Cara Makan Telur dan Gorengan meski Harga Telur dan Minyak Nggak Ngotak

29 Desember 2021
gorengan

Kelakuan Para Pembeli Gorengan: Lain yang Dipegang, Lain Pula yang Dibeli

29 Agustus 2019
Soto Campur Nasi: Culture Shock Orang Jambi yang Hidup di Solo

Soto Campur Nasi: Culture Shock Orang Jambi yang Hidup di Solo

30 Agustus 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Aturan Kereta Api Bikin Bingung- Bule Tenggak Miras Dibiarkan (Unsplash)

Pengalaman Naik Kereta Api Segerbong dengan Bule yang Membawa Miras Membuat Saya Mempertanyakan Larangan Ini

5 Februari 2026
Tiga Bulan yang Suram di Bangunjiwo Bantul, Bikin Pekerja Bantul-Sleman PP Menderita!

Tiga Bulan yang Suram di Bangunjiwo Bantul, Bikin Pekerja Bantul-Sleman PP Menderita!

1 Februari 2026
Panduan Bertahan Hidup Warga Lokal Jogja agar Tetap Waras dari Invasi 7 Juta Wisatawan

Jogja Memang Santai, tapi Diam-diam Banyak Warganya yang Capek karena Dipaksa Santai meski Hampir Gila

2 Februari 2026
Jatim Park, Tempat Wisata Mainstream di Malang Raya yang Anehnya Tetap Asyik walau Sudah Dikunjungi Berkali-kali Mojok.co

Jatim Park, Tempat Wisata Mainstream di Malang Raya yang Anehnya Tetap Asyik walau Sudah Dikunjungi Berkali-kali

6 Februari 2026
Piyungan Isinya CEO Pakai Sandal Jepit Bawa Karung Rongsokan (Unsplash)

Saya Belajar Tentang Kebahagiaan di Piyungan, Tempat Para CEO Pakai Sandal Jepit dan Pegang Karung Rongsokan

7 Februari 2026
Gudeg Malang Nyatanya Bakal Lebih Nikmat ketimbang Milik Jogja (Unsplash)

Membayangkan Jika Gudeg Bukan Kuliner Khas Jogja tapi Malang: Rasa Nggak Mungkin Manis dan Jadi Makanan Biasa Saja

1 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Ironi Kerja di Luar Negeri: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Tak Pulang demi Gengsi dan Standar Sukses yang Terus Berganti
  • Surat Wasiat Siswa di NTT Tak Hanya bikin Trauma Ibu, tapi Dosa Kita Semua yang Gagal Melindungi Korban Kekerasan Anak
  • Tak Menyesal Ikuti Saran dari Guru BK, Berhasil Masuk Fakultas Top Unair Lewat Golden Ticket Tanpa Perlu “War” SNBP
  • Tan Malaka “Hidup Lagi”: Ketika Buku-Bukunya Mulai Digemari dan Jadi Teman Ngopi
  • Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan
  • Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.