Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Serial

6 Karakter Alpha Female dalam Drama Korea, Inspiratif!

Tifani Nurmalawidia oleh Tifani Nurmalawidia
17 November 2022
A A
6 Karakter Alpha Female dalam Drama Korea, Inspiratif Terminal Mojok

6 Karakter Alpha Female dalam Drama Korea, Inspiratif (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Pernah dengar istilah alpha female? Dilansir dari sehatq.com, alpha adalah pemimpin yang mampu mengerahkan kemampuannya untuk menggerakkan orang lain dalam sebuah kelompok. Sementara itu, female sendiri berarti wanita. Maka tak heran kalau alpha female menjadi istilah yang digunakan untuk mendeskripsikan wanita yang memiliki jiwa kepemimpinan tinggi, independen, dominan, percaya diri, dan memegang teguh prinsip hidupnya.

Dalam drama Korea, wanita yang memiliki karakter alpha female ini cukup sering kita jumpai. Kehadiran karakter alpha female biasanya membuat alur cerita dalam drama semakin greget. Siapa saja karakter alpha female dalam drama Korea yang inspiratif dan cocok jadi idola?

#1 Jo Yi Seo (Itaewon Class)

Jo Yi Seo (Kim Da Mi) dalam drama Korea Itaewon Class disebut-sebut memiliki IQ 162. Dia berbakat dalam segala hal, jadi anggota Mensa, blogger berpengaruh, pokoknya hampir nggak ada hal yang nggak bisa dia lakukan.

Ibu Yi Seo memiliki ekspektasi tinggi agar anaknya mau kuliah di universitas ternama, bekerja di perusahaan besar, hingga menikah dengan pria mapan. Alih-alih memilih kuliah seperti yang diinginkan sang ibu, Yi Seo dengan penuh percaya diri malah mengambil keputusan dengan bekerja sebagai manajer di Kedai DanBam milik Park Saeroyi. Dia percaya bahwa dia bisa mendapatkan cinta sekaligus kesuksesan dengan caranya sendiri.

#2 Seo Dal Mi (Start-Up)

Start-Up jadi salah satu drama Korea “terpanas” pada 2020 lalu. Drama ini bukan cuma menceritakan hubungan emosional tiap karakternya, tapi juga merupakan kisah inspirasi untuk menjadi seorang pebisnis dalam bidang teknologi.

Adalah Seo Dal Mi (Bae Suzy) yang memiliki latar belakang berbeda dengan sang kakak yang hidup berkecukupan karena perceraian kedua orang tua mereka. Harus bekerja paruh waktu, hidup Seo Dal Mi tetap berjalan normal. Dia tetap bersemangat dan ambisius. Dal Mi memiliki impian untuk bisa menjadi seperti Steve Jobs atau Mark Zuckerberg. Mungkin kedengarannya mustahil, namun ia berusaha mencari jalan untuk meraih yang dia inginkan.

Meski awalnya dipandang kurang kompeten, Dal Mi berhasil membuktikan dirinya sebagai sosok alpha female yang membawakan kemenangan untuk Samsan Tech. Dia juga membuktikan kegigihannya pada semua orang, khususnya pada sang ibu.

#3 Yoon Hye Jin (Hometown Cha-cha-cha)

Drama Korea Hometown Cha-cha-cha yang tayang pada 2021 kemarin mampu meninggalkan kesan mendalam pada para pencinta K-drama. Bukan semata karena ada Hong Du Shik (Kim Seon Ho) lho ya, melainkan ada salah satu karakter lain yang juga jadi pusat perhatian, yakni Yoon Hye Jin (Shin Min Ah).

Baca Juga:

Saya Meninggalkan Drakor Sejak Kenal Dracin yang Ceritanya Lebih Seru

4 Alasan Drama Korea Zaman Sekarang “Kalah” dengan Zaman Dahulu Menurut Saya yang Sudah 15 Tahun Jadi Penggemar

Hye Jin yang berprofesi sebagai dokter gigi ingin merawat pasiennya dengan baik tanpa membuat mereka membayar biaya penanganan yang nggak perlu untuk keuntungan bisnis. Dia berusaha tetap memegang teguh prinsipnya itu, namun permasalahan terjadi di klinik tempat dia bekerja. Hye Jin akhirnya memutuskan untuk keluar dari klinik tersebut dan pergi ke Desa Gongjin untuk mendirikan klinik giginya sendiri di sana. Sungguh sosok alpha female yang independen dan mampu memegang prinsip, kan?

#4 Bae Ta Mi (Search: WWW)

Search: WWW adalah drama Korea yang bercerita tentang tiga orang wanita karier usia 30-an. Salah satunya adalah Bae Ta Mi (Lim Soo Jung) yang bekerja di sebuah perusahaan IT sebagai manajer strategis portal web terbesar.

Ta Mi adalah sosok yang sangat percaya diri dan kompetitif, dia nggak akan membiarkan dirinya gagal dalam hal apa pun. Ia juga seorang workaholic yang nggak punya waktu untuk berkencan atau berniat untuk menikah, hingga akhirnya diceritakan ia bertemu dengan Park Mo Gun, seorang produser genius di sebuah perusahaan game.

#5 Woo Soo Ji (Because This Is My First Life)

Meskipun bukan pemeran utama, Esom mampu berakting sebagai alpha female yang baik dalam drama Because This Is My First Life. Sejak kecil, Woo Soo Ji (Esom) hanya hidup berdua dengan ibunya yang punya kelainan fisik pada kakinya. Dipaksa dewasa karena keadaan, Soo Ji nggak ingin bergantung pada orang lain.

Dengan prestasi akademik yang baik, Soo Ji mampu kuliah di universitas ternama dan bekerja di salah satu perusahaan besar dengan harapan agar dia dan ibunya bisa hidup nyaman di masa depan. Sayangnya, kehidupan kantor sebagai karyawan jauh dari rasa nyaman. Prinsipnya yang kuat bikin Soo Ji jadi keras kepala dan selalu mencoba untuk melihat dunia dari sisi yang berbeda.

https://www.youtube.com/watch?v=JHzl8hGc8Wg

#6 Kim Yu Ri (The Law Cafe)

Karakter alpha female terakhir dalam drama Korea yang cocok jadi idola adalah Kim Yu Ri (Lee Se Young). Yu Ri adalah seorang pengacara cantik nan eksentrik yang pernah memenangkan kontes Miss Korea, namun memiliki kepribadian yang ceplas-ceplos dan meledak-ledak. Ia juga cukup idealis dalam mengambil kasus.

Diceritakan Yu Ri terpaksa mengundurkan diri dari firma hukum tempatnya bekerja dan mendirikan Law Cafe, sebuah kafe yang juga berperan sebagai tempat untuk memberikan konsultasi hukum. Klien yang datang cuma perlu membayar secangkir kopi untuk bisa mendapatkan konsultasi hukum. Bersama dengan para ahjumma yang membantu di sekitarnya, Yu Ri berusaha membantu orang-orang yang membutuhkan keadilan.

Meski karakter alpha female dalam drama Korea di atas adalah karakter fiksi, kehadiran mereka cukup menginspirasi dan layak dijadikan idola. Siapa karakter alpha female idola kalian?

Penulis: Tifani Nurmalawidia
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA 5 Tokoh Perempuan Drakor yang Terlalu Sempurna untuk Ada di Dunia Nyata.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 17 November 2022 oleh

Tags: alpha femaledrama koreakarakter
Tifani Nurmalawidia

Tifani Nurmalawidia

Mahasiswa Ekonomi tahun akhir.

ArtikelTerkait

Kiat Mendapatkan Nilai A dengan Mengadopsi Gaya Belajar Anak-anak ‘Law School’ terminal mojok

Kiat Mendapatkan Nilai A dengan Mengadopsi Gaya Belajar Anak-anak ‘Law School’

12 Juni 2021
12 Drama Korea yang Pernah Diterpa Skandal Terminal Mojok

12 Drama Korea yang Pernah Diterpa Skandal

10 Januari 2022
7 Drama Korea Office Romance yang Sayang untuk Dilewatkan Terminal Mojok

7 Drama Korea Office Romance Terbaik yang Sayang untuk Dilewatkan

23 Februari 2022
Membayangkan Hidup di 4 Desa Paling Populer dalam Drama Korea, Paling Enak Tinggal di Mana?

Membayangkan Hidup di 4 Desa Paling Populer dalam Drama Korea, Paling Enak Tinggal di Mana?

29 Juni 2023
Hidden Love, Drama Cina yang Bikin Penggemar Drakor Berpaling

Hidden Love, Drama Cina yang Bikin para Penggemar Drakor Berpaling

15 Juli 2023
4 Kesalahan yang Kerap Dilakukan Penggemar Drakor Saat Menonton Drama On Going Terminal Mojok

4 Kesalahan yang Kerap Dilakukan Penggemar Drakor Saat Menonton Drama On Going

19 Maret 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kecamatan Antapani Bandung Menang Mewah, tapi Gak Terurus (Unsplash)

Kecamatan Antapani Bandung, Sebuah Tempat yang Indah sekaligus Rapuh, Nyaman sekaligus Macet, Niatnya Modern tapi Nggak Terurus

5 April 2026
Stop Menjadikan Kerak Telor Sebagai Ikon Kuliner Betawi karena Memang Tidak Layak dan Terkesan Eksklusif

Stop Menjadikan Kerak Telor Sebagai Ikon Kuliner Betawi karena Memang Tidak Layak dan Terkesan Eksklusif

9 April 2026
7 Indikator Purwokerto Salatiga Daerah Terbaik di Jawa Tengah (Unsplash)

Purwokerto Memang Penuh Cerita dan Keresahan, Makanya Dibicarakan Berulang-ulang dan Hampir Tanpa Jeda

10 April 2026
Warung Makan Padang di Jawa Banyak yang Ngawur. Namanya Saja yang “Padang”, tapi Jualannya Lebih Mirip Warteg Mojok.co

Warung Makan Padang di Jawa Banyak yang Ngawur. Namanya Saja yang “Padang”, tapi Jualannya Lebih Mirip Warteg

5 April 2026
Warga Tangerang Orang Paling Sabar Se-Jabodetabek, Sehari-hari Terjebak di Tol Jakarta-Tangerang yang Absurd Mojok.co

Warga Tangerang Orang Paling Sabar Se-Jabodetabek, Sehari-hari Terjebak Tol Jakarta-Tangerang yang Absurd

5 April 2026
Dear Produser Film “Aku Harus Mati”, Taktik Promosi Kalian Itu Ngawur Bikin Resah Pengguna Jalan Mojok.co

Dear Produser Film “Aku Harus Mati”, Taktik Promosi Kalian Itu Ngawur Bikin Resah Pengguna Jalan

5 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Bangun Rumah Tingkat 2 di Desa demi Tiru Sinetron, Berujung Menyesal karena Ternyata Merepotkan
  • Resign Kerja di Jakarta untuk Rehat di Jogja, Menyesal karena Hidup Tak Sesuai Ekspektasi dan Malah Kena Mental
  • Nasi Padang Rp13 Ribu di Jogja Lebih Nikmat dan Otentik daripada Yang Menang Mahal, tapi Rasanya Manis
  • Tinggalkan Pekerjaan Gaji Puluhan Juta demi Merawat Ibu di Desa, Dihina Tetangga tapi Tetap Bahagia
  • #NgobroldiMeta: Upaya AMSI dan Meta Bekali Media untuk Produksi Jurnalisme Berkualitas di Era AI
  • Meminta Dosen-Mahasiswa Jalan Kaki ke Kampus ala Eropa: Antara Visi Elite dan Realitas yang Sulit

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.