Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

5 Tempat di Kota Bandung yang Sebaiknya Tidak Dikunjungi

Andri Saleh oleh Andri Saleh
23 November 2021
A A
5 Tempat di Kota Bandung yang Sebaiknya Tidak Dikunjungi terminal mojok.co
Share on FacebookShare on Twitter

Boleh dibilang, Kota Bandung adalah salah satu surga dunia bagi para wisatawan dalam dan luar negeri. Ada begitu banyak ragam destinasi wisata di Kota Kembang ini. Maaf, bukannya sombong, tapi memang begitulah kenyataannya. Apa, sih, yang nggak ada di Kota Bandung? Selain laut dan pelabuhan?

Coba, kamu mau cari apa? Wisata alam? Di wilayah (pinggiran) Kota Bandung ada Kawah Putih, Gunung Tangkuban Perahu, atau Situ Patengan. Wisata kuliner? Kalau ini, sih, jangan ditanya. Ada banyak penjual batagor, siomay, peuyeum, sampai mie kocok khas Bandung yang bertebaran di setiap sudut kota.

Wisata fashion? Coba datang, deh, ke Jalan Martadinata. Sepanjang ruas jalan itu berderet-deret factory outlet dan distro. Kamu bisa belanja sepuasnya di situ (kalau ada duitnya). Ada baju, jas, daster, hijab, daleman, celana 3/4, celana 1/2, bahkan celana 1/4 pun ada. Wisata religi? Antum bisa sowan ke Daarut Tauhid-nya Aa Gym yang nggak jauh dari pusat kota. Ada banyak wisatawan dari kalangan akhi dan ukhti di sana.

Tapi, dengan segala gemerlap dan eksotisnya Kota Bandung itu, ada beberapa tempat yang sebaiknya jangan kamu kunjungi. Bukannya menjelek-jelekkan kota kelahiran sendiri, sih. Ini cuma early warning system supaya kamu nggak kecewa ketika tempat yang dikunjungi itu nggak sesuai ekspektasi. Makanya, demi kemaslahatan umat, saya coba beberkan tempat-tempat yang sebaiknya jangan dikunjungi ketika liburan ke Kota Bandung.

#1 Taman Makam Pahlawan Cikutra

Kompleks pemakaman yang terletak di Jalan Cikutra ini memang terkenal artistik. Di depan pintu gerbang, ada tugu kembar yang menjulang tinggi dengan motif bebatuan bergaya klasik dan vintage. Di bagian luar, ada kolam besar lengkap dengan relief perjuangan para pahlawan.

Sebetulnya, tempat ini Instragam-able banget. Serius. Tapi kalau boleh saran, kamu nggak perlu maksa untuk berkunjung ke sini. Mau ngapain? Ini, kan, pemakaman, bukan tempat wisata. Kecuali, ya, kalau kamu memang niatnya mau ziarah.

#2 Rumah Sakit Borromeus

Ini adalah rumah sakit terbesar, terlengkap, dan termevvah di Kota Bandung. Letaknya tepat di Jalan Dago, sebuah jalan yang namanya lebih populer daripada nama walikotanya. Meski usianya sudah satu abad, rumah sakit ini dirancang secara modern dan lebih mirip mal daripada rumah sakit. Buat yang pertama kali datang ke tempat ini, pasti bakal kebingungan: ini rumah sakit atau mal, sih?

Meski terlihat modern dan punya konsep unik, lebih baik jangan berkunjung ke tempat ini. Buat apa? Di kondisi pandemi begini mendingan jauh-jauh, deh, dari rumah sakit. Kalau memang kamu nggak kerja di sini dan nggak ada urusan yang mendesak banget, mending nggak usah ke sini, deh.

Baca Juga:

Kecamatan Antapani Bandung, Sebuah Tempat yang Indah sekaligus Rapuh, Nyaman sekaligus Macet, Niatnya Modern tapi Nggak Terurus

Liburan ke Luar Negeri Bukan Soal Gengsi, tapi Pilihan Masuk Akal karena Tiket Pesawat Domestik Sudah Kelewat Mahal

#3 Menara Masjid Raya Bandung

Ini adalah bangunan ikonik di pusat Kota Bandung. Menara kembar Masjid Raya Bandung ini letaknya tepat di alun-alun. Cukup banyak pengunjung yang naik ke bagian atas menara setinggi 81 meter ini sekadar melihat lanskap Kota Bandung.

Meski harga untuk naik ke menara ini murah banget (setara dengan lima kali parkir di Indomaret), untuk kamu yang phobia sama ketinggian, mending nggak perlu berkunjung ke tempat ini. Khawatirnya, nanti sesampainya di atas bukannya happy dan excited, eh malah ketakutan, keringat dingin, mual, dan muntah-muntah. Ini mau liburan apa cari penyakit?

#4 Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat

Monumen yang akrab disebut Monja ini letaknya tepat di hadapan Gedung Sate. Desain bangunan berupa lengkungan bermotif garis vertikal ini terlihat gagah perkasa. Itu belum ditambah dengan patung burung garuda segede gaban yang bertengger dengan elegan di bagian tengah bangunan.

Meski keren banget, lebih baik jangan kunjungi tempat ini. Lah wong, tempatnya itu tertutup, kok. Di sekeliling bangunan ini ada pagar pembatas yang cukup tinggi dan nggak sembarang orang boleh masuk. Paling cuma bisa melihat dari jauh seperti halnya kamu yang cuma bisa mencintai gebetan, tapi nggak bisa memiliki.

#5 Kebun Binatang Bandung

Kebun Binatang Bandung terletak di Jalan Tamansari, berdekatan dengan kampus yang (katanya) bergengsi: ITB. Dengan suasana yang rimbun oleh pepohonan dan tempat yang luas, kebun binatang ini menyajikan aneka satwa yang cukup lengkap. Mulai dari burung, binatang buas, binatang nggak buas, sampai buaya air tawar dan buaya darat pun ada.

Meski kebun binatang ini buka setiap hari, saran saya, sih, jangan datang ke tempat ini. Maksudnya, jangan datang selepas asar karena tempat ini tutup jam empat sore. Memangnya situ mau diusir pas lagi bayar tiket masuk?

Nah, itulah tempat-tempat yang sebaiknya jangan dikunjungi saat kamu liburan ke Kota Bandung. Pesan saya, sih, biasakan banyak cari referensi tempat liburan yang akan dikunjungi. Mulai dari harga tiket, jam operasional, dan sebagainya. Jangan sampai, niatnya mau liburan, eh, malah kena zonk. Nggak mau, kan?

Sumber Gambar: Unsplash

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 23 November 2021 oleh

Tags: kota bandungwisata
Andri Saleh

Andri Saleh

Humas di salah satu instansi pemerintah. Tukang liput kegiatan pimpinan, tukang bikin konten medsos, desain baliho dan flyer, serta kegiatan lainnya yang bikin kelihatan sebagai orang paling sibuk di kantor.

ArtikelTerkait

Bahagianya Warga Kota Tegal Punya Walikota sang Inspirator Pembangunan terminal mojok.co

Bahagianya Warga Kota Tegal Punya Walikota sang Inspirator Pembangunan

7 Desember 2021

Saya Tidak Rela Ketularan Omicron gara-gara Orang Kaya yang Banyak Tingkah

10 Januari 2022
Senayan Park, Tempat Belanja Sekaligus Rekreasi yang Bikin Adem Warga Jakarta Terminal Mojok

Senayan Park, Tempat Belanja Sekaligus Rekreasi yang Bikin Adem Warga Jakarta

10 Januari 2023
Kota Bandung Tak Mungkin Selamat dari Kemacetan Meski Jadi Lautan Flyover (Unsplash.com)

Kota Bandung Tak Mungkin Selamat dari Kemacetan Meski Jadi Lautan Flyover

9 Agustus 2022
4 Sisi Gelap Kebumen yang Jarang Diceritakan hingga Wisatawan Pikir Dua Kali untuk Kembali

4 Sisi Gelap Kebumen yang Jarang Diceritakan hingga Wisatawan Pikir Dua Kali untuk Kembali

26 Oktober 2025
5 Hal yang Bisa Dibanggakan Kota Bandung meski Tata Kelolanya Buruk dan Transportasi Umumnya Tidak Layak

5 Hal yang Bisa Dibanggakan dari Kota Bandung meski Tata Kelolanya Buruk dan Transportasi Umumnya Tidak Layak

6 Januari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Dilema Lulusan D4: Gelar Sarjana Terapan, tapi Dianggap D3 yang “Magang” Kepanjangan dan Otomatis Ditolak HRD karena Bukan S1

Dilema Lulusan D4: Gelar Sarjana Terapan, tapi Dianggap D3 yang “Magang” Kepanjangan dan Otomatis Ditolak HRD karena Bukan S1

8 April 2026
Angkringan di Kendal Tak Lagi Merakyat: Harga Tambah Mahal dan Porsi Semakin Menyedihkan, Makan Jadi Cemas Mojok.co

Angkringan di Kendal Tak Lagi Merakyat: Harga Tambah Mahal dan Porsi Semakin Menyedihkan, Makan Jadi Cemas

7 April 2026
Dear Produser Film “Aku Harus Mati”, Taktik Promosi Kalian Itu Ngawur Bikin Resah Pengguna Jalan Mojok.co

Dear Produser Film “Aku Harus Mati”, Taktik Promosi Kalian Itu Ngawur Bikin Resah Pengguna Jalan

5 April 2026
4 Alasan yang Bikin User Kereta Api Berpaling ke Bus AKAP, Gratis Makan dan Lebih Aman Mojok.co

4 Alasan yang Bikin User Kereta Api Berpaling ke Bus AKAP, Gratis Makan dan Lebih Aman

7 April 2026
Pilih Hyundai Avega Bekas Dibanding Mobil Jepang Entry-Level Baru Adalah Keputusan Finansial yang Cerdas Mojok.co

Pilih Hyundai Avega Bekas Dibanding Mobil Jepang Entry-Level Baru Adalah Keputusan Finansial Paling Cerdas

7 April 2026
Jalan Godean Konsisten Menguji Kesabaran Warga Sleman Sisi Barat Mojok

Jalan Godean yang Ruwet Konsisten Menguji Kesabaran Warga Sleman Sisi Barat

8 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • PNS Lebih Pilih Tetap Pergi ke Kantor saat WFH, Takut Tergiur “Godaan” Kelayapan Malah Berujung Gagal Hemat BBM
  • Sumbangan Pernikahan di Desa Menjebak dan Bikin Menderita: Maksa Utang demi Tak Dihina, Jika Tak Ikuti Dicap “Ora Njawani”
  • Mahasiswa Sudah Muak dengan KKN: Tak Dapat Faedah di Desa, Buang-buang Waktu untuk Impact Tak Sejelas kalau Magang
  • Ikut Seleksi CPNS di Formasi Sepi Peminat sampai 4 Kali, setelah Diterima Malah Menyesal karena Nggak Sesuai Ekspektasi
  • Kerja Tahunan Cuma Bisa Beli Honda Supra X 125 Kepala Geter di Umur 30, Dihina Anak Gagal tapi Jadi Motor Tangguh Simbol Keluarga Bahagia
  • Meninggalkan Hidup Makmur di Desa, Memilih Pindah ke Perumahan demi Ketenangan Jiwa: Sadar Tak Semua Desa Cocok Buat Slow Living

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.