Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

5 Tempat di Jogja yang Sebaiknya Tidak Dikunjungi

Grantino Gangga Ananda Lukmana oleh Grantino Gangga Ananda Lukmana
13 November 2021
A A
5 Tempat di Jogja yang Sebaiknya Tidak Dikunjungi terminal mojok.co
Share on FacebookShare on Twitter

Berbicara soal Jogja, tentu banyak hal menarik selain pembahasan tentang angkringan, romantisme, dan pendidikan. Kota yang sangat kental dengan masyarakatnya yang narimo ing pandum ini juga menyajikan beberapa tempat wisata yang sangat menarik. Seperti misalnya Bukit Paralayang yang nggak jauh dari Pantai Parangtritis hingga Wisata Bukit Klangon yang dapat melihat secara langsung Gunung Merapi dari jarak dekat.

Di samping itu, sebenarnya ada beberapa tempat yang cukup menarik. Namun, saya sarankan sebaiknya pikir-pikir dulu sebelum mengunjunginya. Berikut 5 tempat di Jogja yang saya sarankan sebaiknya tidak dikunjungi karena mitos-mitosnya.

#1 Rumah Pocong Sumi

Terletak di kawasan Kotagede, tempat ini hanya untuk orang-orang yang memang bernyali besar dan dapat menjaga sikap dan perkataan. Banyak kasus kesurupan yang sering terjadi di tempat ini. Saya sarankan untuk orang yang masih tidak bisa menjaga perkataan dan menjaga sopan santun agar tidak mengunjungi tempat ini. Saya mempunyai teman akrab yang rumahnya terletak di belakang tempat ini. Ia sangat sering menceritakan kepada saya tentang apa saja kejadian yang sering ia alami. Apa saja kejadian anehya? Silakan Anda cari tahu sendiri.

#2 Alun-alun Utara Yogyakarta

Untuk siapa saja, entah wisatawan lokal maupun turis, saya menyarankan agar tidak mengunjungi tempat ini. Pasalnya, Alun-alun Utara sudah tidak seperti dulu lagi. Saat ini, Alun-alun Utara sudah dipasangi pagar pembatas supaya tidak ada orang yang dapat menikmati luas dan suasana spiritual di tengah alun-alun yang ada pohon beringinnya tersebut. Selain itu, di atas jam sepuluh malam kita juga sudah mulai diusir oleh bapak-bapak satpol PP, dengan alasan PSBB tentunya. Saya lebih menyarankan untuk nongkrong di luar area pagar alun-alun. Pasalnya, di sana banyak bermacam angkringan dan kafe.

#3 Candi Prambanan

Tempat wisata yang satu ini sebenarnya masih aman-aman saja untuk dikunjungi bersama keluarga. Akan tetapi, hati-hati bagi para pasangan yang masih menjalani hubungan dengan status berpacaran. Konon menurut warga sekitar, bagi para kaum pacaran yang nekat mengajak pasangannya ke tempat ini, hubungannya akan berakhir sampai di tengah jalan. Iya, mereka nggak sampai menikah. Seperti saya yang mengalaminya. Namun, ya begitu, ini cuma mitos. Anda nggak percaya, juga nggak apa-apa.

#4 Candi Ratu Boko

Mitos yang ada di tempat ini hampir sama dengan apa yang ada di Candi Prambanan, yaitu tentang masalah asmara yang kandas. Selain itu, ada juga mitos bahwa perempuan yang masih sendiri alias jomblo, agar tidak mengunjungi tempat ini sendirian. Pasalnya, hal tersebut akan membuat si perempuan yang datang sendirian ke tempat tersebut akan mendapat kesialan berupa telat menikah. Mungkin, ini terdengar tidak masuk akal. Ya, namanya juga mitos. Siapa tahu, malah kalau datang sendiri ke tempat ini malah dapat jodoh.

#5 Wisata Jogja Rasa Ubud

Nggak. Lebih baik jangan mengunjungi tempat ini. Berdasarkan tulisan dari Mas Prabu Yudianto tentang Jogja Rasa Ubud, ini ada benarnya juga. Dan saya rasa, hal ini akan mengurangi kepuasan wisatawan dalam merasakan jati diri Yogyakarta. Jogja ya Jogja, Ubud ya Ubud. Biarkan kita menunjukkan jati diri kita masing-masing. Kalau ingin ramai seperti Ubud, ya lebih baik yang dicontoh adalah cara pengelolaan dari tempat tersebut. Bukan malah menjadikan Jogja sebagai tempat yang mempunyai rasa tempat lain. Ini Jogja, lho. Harusnya wisatawan diarahkan untuk lebih mengenal apa yang menjadi ciri khas Jogja. Klitih, gudeg, atau angkringan, misalnya.

Itulah 5 tempat yang sebaiknya tidak dikunjungi, meskipun kalau pengin dikunjungi juga nggak apa-apa. Siapa saya yang berani-beraninya ngelarang Anda? Btw, tempat-tempat di atas juga punya tempat yang cukup luas, jadi di masa pandemi seperti ini bakal lebih aman untuk didatengin.

Baca Juga:

Becak Motor Malioboro Jogja Memang Unik, tapi Ogah kalau Harus Naik Lagi 

Ringroad Jogja Butuh JPO, sebab Pejalan Kaki Juga Butuh Rasa Aman dan Berhak untuk Merasa Aman

Lantas, di antara kelima tempat tersebut, mana yang justru bikin Anda penasaran untuk didatangi?

Sumber Gambar: Unsplash

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 14 November 2021 oleh

Tags: Jogjawisata
Grantino Gangga Ananda Lukmana

Grantino Gangga Ananda Lukmana

Bisa disapa di twitter @GrantinoG.

ArtikelTerkait

Akui Saja, Batu Lebih Menarik Menjadi Destinasi Study Tour Ketimbang Jogja dan Bali Mojok.co

Sebagai Warga Lokal, Saya Setuju Study Tour ke Batu Malang Lebih Menyenangkan karena Study Tour ke Jogja dan Bali Sangat Membosankan

8 Mei 2025
Membayangkan Betapa Nelangsa Jogja kalau UGM Tidak Pernah Berdiri Mojok.co

Membayangkan Betapa Nelangsa Jogja kalau UGM Tidak Pernah Berdiri

3 April 2025
Saking Ndesonya Soal Jogja, Saya Pernah Beli Pecel di Angkringan terminal mojok.co

Perbedaan Mendasar Daerah Istimewa Yogyakarta, Kota Yogyakarta, Yogya, dan Jogja

30 Januari 2021
Gejayan Jogja dan Gejayan Magelang: Namanya Sama, tapi Nasibnya Jauh Berbeda  Mojok.co

Gejayan Jogja dan Gejayan Magelang: Namanya Sama, tapi Nasibnya Jauh Berbeda 

4 November 2025
Plaza UNY Tempat Belanja yang Paling Memahami Mahasiswa Jogja, Melebihi Mirota dan Pamela Mojok.co

Plaza UNY Tempat Belanja yang Paling Memahami Mahasiswa Jogja, Melebihi Mirota dan Pamela

7 Juli 2024
5 Alasan Saya Kecewa terhadap Soto Ayam Lamongan yang Dijual di Jogja soto di jogja malang

5 Alasan Saya Kecewa terhadap Soto Ayam Lamongan yang Dijual di Jogja

24 Februari 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kecamatan Antapani Bandung Menang Mewah, tapi Gak Terurus (Unsplash)

Kecamatan Antapani Bandung, Sebuah Tempat yang Indah sekaligus Rapuh, Nyaman sekaligus Macet, Niatnya Modern tapi Nggak Terurus

5 April 2026
Dilema Lulusan D4: Gelar Sarjana Terapan, tapi Dianggap D3 yang “Magang” Kepanjangan dan Otomatis Ditolak HRD karena Bukan S1

Dilema Lulusan D4: Gelar Sarjana Terapan, tapi Dianggap D3 yang “Magang” Kepanjangan dan Otomatis Ditolak HRD karena Bukan S1

8 April 2026
Warga Pasar Minggu Jaksel Adabnya Nol Besar di Jalanan, Pantas Menyandang Gelar Paling Nggak Taat Aturan Lalu Lintas Mojok.co

Warga Pasar Minggu Jaksel Adabnya Nol Besar di Jalanan, Pantas Menyandang Gelar Paling Nggak Taat Aturan Lalu Lintas

6 April 2026
Mempertanyakan Efisiensi Syarat Administrasi Seleksi CPNS 2024 ASN penempatan cpns pns daerah cuti ASN

Wajar kalau Masyarakat Nggak Peduli PNS Dipecat atau Gajinya Turun, Sudah Muak sama Oknum PNS yang Korup!

7 April 2026
Gaji Jakarta 8 Juta Nggak Cukup Pola Pikir Pecundang (Unsplash)

Gaji Jakarta 8 Juta Nggak Cukup untuk Hidup dan Berpotensi Bikin Pekerja Tetap Miskin Adalah Pola Pikir Pecundang yang Nggak Tahu Cara Bertahan Hidup

6 April 2026

Di Jajaran Mobil Bekas, Kia Picanto Sebenarnya Lebih Mending daripada Suzuki Karimun yang Banyak Dipuja-Puja Orang

8 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Nasi Padang Rp13 Ribu di Jogja Lebih Nikmat dan Otentik daripada Yang Menang Mahal, tapi Rasanya Manis
  • Tinggalkan Pekerjaan Gaji Puluhan Juta demi Merawat Ibu di Desa, Dihina Tetangga tapi Tetap Bahagia
  • #NgobroldiMeta: Upaya AMSI dan Meta Bekali Media untuk Produksi Jurnalisme Berkualitas di Era AI
  • Bangun Rumah Istana di Grobogan Gara-gara Sinetron, Berujung Menyesal karena Keadaan Aneh dan Merepotkan
  • Meminta Dosen-Mahasiswa Jalan Kaki ke Kampus ala Eropa: Antara Visi Elite dan Realitas yang Sulit
  • Buka Usaha dan Niat Slow Living di Desa Malah Dibikin Muak dengan Etos Kerja Pemudanya, Bersikap Semaunya Atas Nama “Kekeluargaan”

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.