Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus Loker

5 Pilihan Pekerjaan di Pekalongan yang Bakal Sering Kamu Temukan

Deddy Perdana Bakti oleh Deddy Perdana Bakti
10 Maret 2022
A A
5 Pilihan Pekerjaan di Pekalongan yang Bakal Sering Kamu Temukan Terminal Mojok

5 Pilihan Pekerjaan di Pekalongan yang Bakal Sering Kamu Temukan (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Tahun 2014 silam, Kota Pekalongan dinobatkan oleh United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) sebagai Kota Kreatif Dunia untuk kategori Kerajinan dan Kesenian Rakyat. Hal ini didasarkan pada kemampuan mayoritas masyarakat Pekalongan dalam kesenian batik. Kecil dan besar di Pekalongan membuat saya menyaksikan sendiri bagaimana kebanyakan orang Pekalongan “berkarier”.

Kota kecil di pesisir utara Provinsi Jawa Tengah ini memang tergolong mengedepankan nilai kreatif yang tergambar dari karakter masyarakatnya. Sebetulnya, Pekalongan bukan kota yang kecil-kecil amat. Sudah ada banyak mal dan tempat hiburan buat warga di sini. Banyak juga warga pendatang yang bekerja di sini. Kalau kamu tertarik pengin pindah dan meniti karier di Pekalongan, kota ini menawarkan beberapa pilihan pekerjaan, lho. Mari kita lihat pekerjaan apa yang bakal kamu temukan di Pekalongan.

#1 Perajin batik

Pekalongan memang terkenal sebagai Kota Batik. Hal ini dibuktikan dengan adanya industri batik rumahan di tiap sudut perkampungan di kota ini. Maka tak heran jika pengusaha batik adalah primadona di sini. Jumlah batik yang diproduksi Pekalongan nggak main-main, batik Pekalongan sudah mengekspansi sampai ke kota-kota besar yang terkenal akan batiknya. Coba saja main ke Solo atau Jogja, batik made in Pekalongan dapat ditemukan dengan mudah di sana.

Membuat batik Pekalongan (Unsplash.com)

Keberadaan batik yang begitu berharga ini membuat lapangan pekerjaan di Pekalongan berhubungan dengannya. Jika kamu nggak punya cukup modal untuk memproduksi batik, tenang saja, kamu bisa menawarkan keterampilanmu dalam hal desain, keahlian sablon, atau pewarnaan kain untuk para produsen batik di Pekalongan. Dengan kata lain, perajin batik adalah pekerjaan yang bakal sering kamu temukan di Pekalongan.

#2 Pengusaha konveksi

Apabila kamu nggak cukup ahli dalam dunia membatik, menjadi pengusaha konveksi seperti baju, celana jeans, atau daster bisa menjadi opsi kedua. Banyaknya industri garmen dan konveksi rumahan di Kota Pekalongan memang membuka banyak peluang bagi pekerja kreatif seperti desainer atau penjahit. Nggak kalah dengan batik, industri konveksi rumahan pun tersebar di setiap sudut kota ini.

Lagi-lagi jika kamu nggak punya modal yang cukup kuat untuk berbisnis pakaian jadi di Pekalongan, kamu bisa mengawali karier sebagai distributor barang ke luar kota. Bahkan banyak penjual sandang besar seperti di Tanah Abang, Jakarta Pusat, atau Tegalgubug, Cirebon, yang mempercayai produsen-produsen pakaian jadi dari Pekalongan.

#3 Reseller pakaian

Sayangnya, mempelajari soal batik atau konveksi bukanlah hal yang bisa dikerjakan dalam waktu singkat. Tak jarang, orang-orang yang berhasil menjadi pengusaha batik atau konveksi yang sukses adalah mereka yang sudah memiliki bisnis keluarga yang sudah dijalankan secara turun-temurun. Apabila ada yang berhasil, berarti dia betul-betul belajar dan berhasil merintis dari bawah.

Eits, jangan khawatir, semua pasti ada solusinya. Jika kamu nggak cukup sabar untuk membangun karier dari nol, menjadi reseller produk batik atau konveksi dari produsennya adalah jalan keluar yang tepat.

Baca Juga:

Orang Pekalongan yang Pulang dari Merantau Sering Bikin Komentar yang Nyebelin, kayak Nggak Kenal Kotanya Sama Sekali!

Pekalongan (Masih) Darurat Sampah: Ketika Tumpukan Sampah di Pinggir Jalan Menyapa Saya Saat Pulang ke Kampung Halaman

Banyak pedagang pakaian dari Tanah Abang dan Tegalgubug yang mengambil barang dari Pekalongan (Unsplash.com)

Menjamurnya produsen batik atau konveksi di Pekalongan otomatis membuat para para produsen ini juga membuka kesempatan bagi orang lain yang ingin ikut serta “melarisi” produknya. Tak heran kamu akan menemui banyak lapak yang open reseller atau dropshipper di pusat grosir batik di kota ini. Kamu tinggal cari mana produsen yang cocok untukmu. FYI, banyak teman saya yang berhasil menjadi reseller dengan cara memasarkan produknya lewat marketplace. Omzetnya bisa sampai puluhan juta, lho!

#4 Pegawai multifinance atau koperasi

Kalau kamu tipe orang yang suka pekerjaan kantoran, saya berikan pilihan karier lainnya di Kota Pekalongan ini, yaitu menjadi pegawai lembaga simpan pinjam, baik yang berbentuk multifinance atau koperasi.

Derasnya perputaran uang bisnis di kota ini, membuat banyak lembaga simpan pinjam yang bisa bernapas panjang di kota ini. Banyaknya kebutuhan untuk modal bisnis menjadikan lembaga simpan pinjam juga menjamur di Kota Pekalongan. Oleh karena itu, kesempatan karier untuk bekerja di perusahaan atau lembaga tersebut tentunya terbuka lebar.

Apabila dibuat perbandingan, jumlah kantor yang bergerak di bidang pembiayaan atau simpan pinjam di Kota Pekalongan jauh lebih banyak dibandingkan usaha lainnya. Perlu diketahui, Pekalongan bukan tempat di mana para start-up memulai kiprahnya, bukan pula kota dengan destinasi wisata yang menarik seperti Yogyakarta. Masih sedikitnya fasilitas utama seperti pendidikan, kesehatan, dan usaha jasa lainnya tentu berpengaruh akan keberagaman dan ketersediaan lapangan pekerjaan di Pekalongan.

#5 Karyawan pabrik tekstil

Berbeda dengan kawasan industri Jatake di Tangerang atau Jababeka di Cikarang sana yang berisi pabrik manufaktur bonafide skala besar, Pekalongan punya karakteristik sendiri akan industrinya. Industri yang banyak beroperasi di kota ini adalah industri tekstil. Jika kamu suka menonton iklan di bulan puasa, pasti kamu sering melihat iklan sarung, kan?

Banyak industri tekstil di Pekalongan (Unsplash.com)

Nah, sebagian besar merek sarung kenamaan yang kamu lihat di iklan itu pabriknya ada di Pekalongan. Maka tak heran jika banyak masyarakat Pekalongan yang memilih bekerja di pabrik tekstil setelah lulus SMA. Apabila kamu cukup tekun, keberlangsungan pabrik tekstil di Pekalongan cukup menjanjikan. Kalaupun nggak sustainable, setidaknya akan ada pabrik tekstil baru yang bermunculan di kota ini.

Itulah lima pilihan pekerjaan yang bakal sering kamu temukan di Pekalongan. Selain lima pekerjaan di atas, masih ada juga lowongan pekerjaan lainnya, kok. Tinggal kamu sendiri yang memilih akan bekerja di bidang karier seperti apa nanti sesuai kemampuanmu.

Penulis: Deddy Perdana Bakti
Editor: Intan Ekapratiwi

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 10 Maret 2022 oleh

Tags: lowongan pekerjaanpekalongan
Deddy Perdana Bakti

Deddy Perdana Bakti

Lulusan Pendidikan Bahasa Inggris UMS. Seorang personalia perusahaan IT. Fans MU dan Timnas Indonesia (kalau menang)

ArtikelTerkait

Matarmaja, Kereta Kebanggaan Warga Jawa Timur

Kereta Api Matarmaja Tak Pernah Berubah, Masih Saja Sumpek dan Nggak Nyaman

15 Juli 2023
Andai Pekalongan Punya Banyak Tempat Nongkrong Seperti Jogja tongkrongan

Andai Pekalongan Punya Banyak Tempat Nongkrong Seperti Jogja

21 November 2019
Pekalongan Berdosa ketika Gaji UMR Sudah Dianggap Tinggi! (Unsplash)

Dosa Kota Pekalongan: Membiarkan Warganya Percaya kalau Gaji UMR Termasuk Sudah Tinggi, Padahal Itu Upah Minimum!

3 Agustus 2023
Merepotkan Sekali Mencari Buku di Pekalongan

Merepotkan Sekali Mencari Buku di Pekalongan

15 Januari 2020
Petungkriyono, Surga Wisata di Pekalongan

Petungkriyono, Surga Wisata di Pekalongan

9 Februari 2022
Es Barteh Pekalongan, Takjil Pelepas Dahaga yang Segernya Bikin Pedagang dan Petani Bahagia. #TakjilanTerminal12

Es Barteh Pekalongan, Takjil Pelepas Dahaga yang Segernya Bikin Pedagang dan Petani Bahagia. #TakjilanTerminal12

18 April 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

5 Bentuk Sopan Santun Orang Solo yang Membingungkan dan Disalahpahami Pendatang  MOjok.co

5 Sopan Santun Orang Solo yang Membingungkan dan Disalahpahami Pendatang 

2 Februari 2026
Alun-Alun Jember Nusantara yang Rusak (Lagi) Nggak Melulu Salah Warga, Ada Persoalan Lebih Besar di Baliknya Mojok.co

Jember Gagal Total Jadi Kota Wisata: Pemimpinnya Sibuk Pencitraan, Pengelolaan Wisatanya Amburadul Nggak Karuan 

6 Februari 2026
4 Menu Mie Gacoan yang Rasanya Gagal, Jangan Dibeli kalau Nggak Mau Menyesal seperti Saya

Tips Makan Mie Gacoan: Datanglah Pas Pagi Hari, Dijamin Rasanya Pasti Enak dan Nggak Akan Kecewa

1 Februari 2026
Jangan Ngotot Ambil KPR kalau Belum Siap Finansial dan Mental Mojok.co

Jangan Ngotot Ambil KPR kalau Belum Siap Finansial dan Mental

2 Februari 2026
4 Aib Guci Tegal yang Membuat Wisatawan Malas ke Sana Mojok.co

Objek Wisata Guci Tegal Harus Bangkit karena Kabupaten Tegal Tak Ada Apa-Apanya Tanpa Guci

2 Februari 2026
Pengendara Mobil Nggak Usah Ikut-ikutan Lewat Jalan Tikus, Kalian Nggak Diajak!

Pengendara Mobil Nggak Usah Ikut-ikutan Lewat Jalan Tikus, Kalian Nggak Diajak!

31 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Tan Malaka “Hidup Lagi”: Ketika Buku-Bukunya Mulai Digemari dan Jadi Teman Ngopi
  • Ironi TKI di Rembang dan Pati: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Karena Harus Terus Kerja di Luar Negeri demi Gengsi
  • Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan
  • Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial
  • Lasem Lebih Terkenal daripada Rembang tapi Hanya Cocok untuk Wisata, Tidak sebagai Tempat Tinggal
  • Mahasiswa KIP Kuliah Pertama Kali Makan di AYCE: Mabuk Daging tapi Nelangsa, Kenyang Sesaat untuk Lapar Seterusnya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.