Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

5 Pertanyaan yang Paling Sering Ditanyakan Orang tentang Aceh

Ardi Ficri Harahap oleh Ardi Ficri Harahap
24 Oktober 2020
A A
aceh kopi sanger kopi susu mojok

aceh kopi sanger kopi susu mojok

Share on FacebookShare on Twitter

Sewaktu kuliah dulu, saya sering sekali mendapatkan berbagai macam pertanyaan tentang daerah kelahiran saya. Sebagai informasi, saya lahir dan besar di provinsi Aceh, tepatnya di Kabupaten Nagan Raya. Ya saya paham, kalian pasti tidak pernah mendengar nama daerah tersebut kan.

Pada 2012, saya merantau dan melanjutkan pendidikan di kota Malang. Di Bumi Arema tersebut saya sukses bertahan selama delapan tahun, sebelum akhirnya pada 2020 ini memutuskan untuk pulang dan kembali ke Aceh setelah ditinggal nikah menyelesaikan kuliah.

Selama hidup di Malang, saya banyak bertemu dengan orang-orang baru dari berbagai daerah. Setiap saya memperkenalkan diri dan menyebutkan bahwa saya berasal dari Aceh, selalu ada pertanyaan berikutnya yang keluar dari bibir mereka. Berikut ini lima pertanyaan yang paling sering ditanyakan orang tentang daerah kelahiran saya, Aceh.

Pertanyaan pertama, “Dulu kena tsunami nggak?”

Pertanyaan ini menduduki peringkat pertama dalam chart pertanyaan seputar Aceh. Bencana gempa dan tsunami yang terjadi pada 2004 silam memang cukup menghebohkan. Tidak hanya di Indonesia, tapi ke seluruh dunia. Bencana yang merenggut kurang lebih 200 ribu korban jiwa tersebut sungguh tidak mudah dilupakan begitu saja. Pemberitaan yang tiada henti saat itu dan betapa mengerikannya kejadian tersebut, masih membekas hingga saat ini. Maka tak heran, setiap mendengar kata Aceh, yang langsung terlintas dipikiran orang-orang adalah tsunami. Alhamdulilah, saya dan keluarga tidak terkena tsunami pada saat itu karena rumah kami jauh dari laut. Tapi, beberapa teman dan saudara ada yang menjadi korban.

Pertanyaan kedua, ”Orang Aceh pake ganja nggak sih?”

Sepanjang saya hidup, saya belum pernah melihat ibu saya memasak sayur dengan menggunakan daun ganja. Paling banter ya ibu saya memasak sayur dengan daun singkong/daun ubi yang bentuknya agak mirip dengan daun ganja. Saya juga tidak pernah melihat pedagang di pasar menjual bumbu dapur yang terbuat dari ganja. Jadi kalau ditanya, apakah masakan Aceh menggunakan bahan dari ganja, jawaban saya adalah “tidak tahu” karena saya belum pernah menemukan dan merasakannya.

Saya sebenarnya agak bingung, dari mana orang-orang mengira masakan Aceh ada campuran ganjanya? Dugaan saya, hal ini muncul lantaran banyaknya kasus penangkapan pengedar ganja yang berasal dari Aceh. Sehingga orang menganggap, saking banyaknya ganja, sampai dijadikan sayur. Tapi, itu hanya dugaan saya saja, bisa benar bisa juga salah.

Perihal penggunaan ganja dalam masakan saya memang sempat pernah mendengarnya. Konon, dulu orang Aceh menggunakan biji ganja sebagai bumbu masakan untuk menambah cita rasa. Setelah ditemukannya micin dan kawan-kawannya serta pelarangan penggunaan ganja, orang tidak lagi menggunakan biji ganja sebagai bahan masakan. Kan nggak lucu, kalau nanti  lagi enak-enak masak tiba-tiba datang polisi.

Pertanyaan ketiga, ”kalau nggak pakai jilbab dicambuk ya?”

Pertanyaan ini muncul dari kalangan kaum Hawa. Mereka penasaran dengan aturan berbusana di bumi Serambi Mekkah ini. Apalagi mereka sering melihat pemberitaan di televisi tentang hukuman cambuk yang diterapkan di Aceh. Ya, Aceh memang dikenal sebagai salah satu daerah dengan syariat Islam yang ketat. Bahkan Aceh mempunyai qanun (aturan) yang mengatur kehidupan masyarakat, termasuk mengatur tentang cara berpakaian di tempat umum. Meskipun begitu, Aceh bukanlah daerah yang kaku. Aceh adalah daerah yang cukup mempunyai rasa toleransi dan tidak seburuk apa yang ditampilkan di televisi. Asal bisa menyesuaikan diri, rasanya-rasanya tidak ada yang perlu ditakuti. Toh di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung bukan ?

Baca Juga:

Bus Jaya Utama Indo: Bus Patas Termahal di Jalur Pantura, Nyamannya Tak Seistimewa Harganya, tapi Tetap Layak Disyukuri

Jangan Bilang Kudus Kota Sempurna kalau Tiap Lampu Merah Masih Dikuasai Badut dan Manusia Silver

Pertanyaan keempat, “Aceh aman nggak?”

Masa kelam beberapa tahun silam memang meninggalkan memori tersendiri. Perseteruan antara GAM dan pemerintah membuat daerah ini menjadi salah satu daerah “gawat” di Indonesia. Sehingga banyak orang yang meragukan keamanan daerah di ujung pulau sumatera ini. Tapi, setelah perdamaian, kondisi berangsur membaik. Aceh sudah berada dalam kondisi sangat aman dan nyaman. Masyarakatnya sudah bisa hidup saling berdampingan. Meskipun sesekali terjadi gesekan, tapi itu masih dalam batas kewajaran. Daerah lain pun juga sering begitu bukan ?

Pertanyaan terakhir, “Pulau Sabang bagus nggak?”

Jujur, saya belum pernah menginjakan kaki saya di Pulau Sabang. Jarak yang agak sedikit jauh dari rumah, serta belum adanya waktu yang tepat, membuat saya belum sempat menyambangi lokasi titik kilometer nol ini berada. Sehingga saya tidak bisa menjawab bagus atau tidaknya pulau Sabang. Lagian penilaian bagus atau tidaknya juga relatif ya. Tergantung dari apa yang diharapkan oleh orang yang akan melihatnya. Tapi, Sabang merupakan salah satu tempat wisata yang paling direkomendasikan jika berkunjung ke Aceh.

So, itulah lima pertanyaan yang paling sering ditanyakan orang tentang Aceh. Jika penasaran, langsung saja datang dan main, jangan hanya melihat berita di televisi yang seringkali “tidak sesuai” dengan kenyataan.

BACA JUGA Kesal dengan Teman yang Jualan di Akun Instagram Pribadinya. Norak Sumpah dan tulisan Ardi Ficri Harahap lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 23 Oktober 2020 oleh

Ardi Ficri Harahap

Ardi Ficri Harahap

Penggemar Chelsea. Saat ini sedang fokus menjadi tutor bahasa inggris.

ArtikelTerkait

Sidoarjo Bukan Sekadar "Kota Lumpur", Ia Adalah Tempat Pelarian Paling Masuk Akal bagi Warga Surabaya yang Mulai Nggak Waras

Kalau Saya Nggak Merantau ke Sidoarjo, Saya Nggak Tahu 3 Sisi Gelap Sidoarjo Ini

26 Januari 2026
curhat jomblo pacaran cerita cinta mahasiswa pasangan mojok.co

Jomblo Sering Jadi Tempat Curhat Orang Pacaran karena 4 Alasan Ini

23 Mei 2020
Kirim Salam Lewat Program Radio Adalah Cara Mbribik Paling Romantis pada Masanya terminal mojok.co

Kirim Salam Lewat Program Radio Adalah Cara Mbribik Paling Romantis pada Masanya

22 November 2020
Menghindari Perilaku Tsundoku, Membeli Banyak Buku Namun Tidak Dibaca terminal mojok

Menghindari Perilaku Tsundoku, Membeli Banyak Buku Namun Tidak Dibaca

10 Juli 2021
Jogja Resah Ketika Parkir Liar Menggembosi Usaha Kopi Lokal (Unsplash)

5 Alasan Banyak Perantau Belum Mau Angkat Kaki dari Jogja, sekalipun UMR-nya Tidak Masuk Akal

15 Agustus 2025
Depok Jawa Barat Lebih Terkenal daripada Daerah Bernama Depok Lain karena Hal-hal Ajaibnya Mojok.co

Depok Jawa Barat Lebih Terkenal daripada Daerah Bernama Depok Lain karena Hal-Hal Ajaibnya

28 Januari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kecamatan Antapani Bandung Menang Mewah, tapi Gak Terurus (Unsplash)

Kecamatan Antapani Bandung, Sebuah Tempat yang Indah sekaligus Rapuh, Nyaman sekaligus Macet, Niatnya Modern tapi Nggak Terurus

5 April 2026
Toyota Kijang Kapsul: Mobil Legendaris yang Cuma Menang di Spare Part Murah, Sisanya Ampas Total dan Super Boros

Toyota Kijang Kapsul: Mobil Legendaris yang Cuma Menang di Spare Part Murah, Sisanya Ampas Total dan Super Boros

4 April 2026
Warga Pasar Minggu Jaksel Adabnya Nol Besar di Jalanan, Pantas Menyandang Gelar Paling Nggak Taat Aturan Lalu Lintas Mojok.co

Warga Pasar Minggu Jaksel Adabnya Nol Besar di Jalanan, Pantas Menyandang Gelar Paling Nggak Taat Aturan Lalu Lintas

6 April 2026
Warung Makan Padang di Jawa Banyak yang Ngawur. Namanya Saja yang “Padang”, tapi Jualannya Lebih Mirip Warteg Mojok.co

Warung Makan Padang di Jawa Banyak yang Ngawur. Namanya Saja yang “Padang”, tapi Jualannya Lebih Mirip Warteg

5 April 2026
Jadi Dosen Setelah Lulus S2 Itu Banyak Menderitanya, tapi Saya Tidak Menyesal Mojok.co

Jadi Dosen Setelah Lulus S2 Itu Banyak Menderitanya, tapi Saya Tidak Menyesal

5 April 2026
4 Ciri Nasi Padang Redflag yang Bikin Nggak Nafsu Makan (Unsplash)

4 Ciri Nasi Padang Redflag yang Bikin Nggak Nafsu Makan

8 April 2026

Youtube Terbaru

https://youtu.be/AXgoxBx-eb8?si=Oj6cw-dcHSgky7Ur

Liputan dan Esai

  • Ikut Seleksi CPNS di Formasi Sepi Peminat sampai 4 Kali, setelah Diterima Malah Menyesal karena Nggak Sesuai Ekspektasi
  • Umur 30 Cuma Punya Honda Supra X 125 Kepala Geter: Dihina tapi Jadi Motor Tangguh buat Bahagiakan Ortu, Ketimbang Bermotor Mahal Hasil Jadi Beban
  • Meninggalkan Hidup Makmur di Desa, Memilih Pindah ke Perumahan demi Ketenangan Jiwa: Sadar Tak Semua Desa Cocok Buat Slow Living
  • Slow Living Cuma Mitos, Gen Z dengan Gaji “Imut” Terpaksa Harus Hustle Hingga 59 Tahun demi Bertahan Hidup
  • Jogja Ditinggalkan Wisatawan kalau Mengandalkan Jebakan Aji Mumpung 
  • Lulusan Farmasi PTS Jogja Bayar Mahal untuk Wisuda, tapi Gagal Foto Keluarga karena Ayah Harus Dirawat di Rumah Sakit Jiwa

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.