Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Musik

5 Lagu yang Harus Dibuat Ulang selain Yang Terdalam

Bayu Kharisma Putra oleh Bayu Kharisma Putra
19 Desember 2021
A A
yang terdalam
Share on FacebookShare on Twitter

Iqbal yang dahulu anggota Coboy Junior, telah menuntaskan mandat besar. Ia baru saja menjadi model video klip remake “Yang Terdalam” milik Noah. Lagu yang dahulu punya Peterpan ini, sempat ngehits dan menjadi soundtrack sinetron. Banyak yang suka, banyak juga yang tak suka. Ada yang bilang luar biasa, ada yang bilang overrated. Tapi, satu hal yang pasti. Fans Iqbal dipastikan bungah tiada terkira melihat rambutnya yang berkibar.

Lagu ini—“Yang Terdalam”—saya kira penting. Selain karena dinyanyikan Om Ariel, lagu ini merupakan penanda zaman. Tapi, sebagai penikmat musik, saya berharap ada lagu lain yang dibikin ulang. Sebab, lagu keren dan bersejarah juga ada banyak. Siapa tahu, setelah di-remake lagu itu naik lagi. Berikut beberapa rekomendasi lagu lain yang harus dibuat ulang.

“Peramah Dan Sopan” (Dea Ananda)

Lagu ciptaan Pak Dal ini muncul di tahun 90-an. Saya sendiri baru tahu lagu ini di tahun 2021, lewat seorang sepupu yang masih SD. Dia menyanyikan lagu ini, yang merupakan tugas sekolah. Lagu ini sarat akan nilai luhur. Bercerita soal perilaku yang baik dan terpuji.

Seperti kita tahu, negara ini sangat menjunjung tinggi kesopanan. Bahkan apa-apa harus sopan. Kritik harus sopan, jadi warga negara harus sopan, berpendapat harus sopan. Soal siapa yang jadi bintang video klipnya, saya kira kita semua tahu siapa yang paling cocok. Ya, siapa lagi kalau bukan Rachel Vennya. Sosok inspiratif, paling berhak bahagia, dan sudah teruji kesopanannya.

“Symphony No. 40” (Mozart)

Konon, komposisi karya Mozart mampu menstimulus otak dan bisa bikin pintar. Lagu ini belum pernah punya video klip. Jadi, mari kita bikin sekalian. Musiknya bisa digarap oleh Twilight Orchestra, dan dipimpin oleh Adi MS. Nah, isi video klipnya adalah para pemilik opini atau twit pekok. Seperti opini nirempati yang selalu memposisikan korban kekerasan seksual sebagai penyebab atas apa yang terjadi pada dirinya. Mulai dari bajunya, keluar dari rumah sendiri, pokoknya yang salah adalah si korban.

Yah, biar nanti ada yang komen “wah, dark” atau “wuih, satire” atau bisa juga, “wah, sarkas!”. Padahal bedanya sarkas sama satire saja pada nggak ngerti. Semoga para pemilik opini aneh itu juga ikut mendengarkan. Mungkin dengan mendengarkan komposisi agung ini, otak mereka bisa lebih menajam, nggak tumpul-tumpul banget.

“Seperti Para Koruptor” (Slank)

Siapa yang tak kenal lagu ini. Melihat beragam kejadian akhir-akhir ini, saya kira lagu ini makin dibutuhkan. Begitu juga kritik dan suara lantang dari Slank, sungguh sangat kita rindukan. Pak Firli Bahuri dan kawan-kawan saya pikir paling pas menjadi bintang video klip. Pasti aktingnya alami banget, tak terlihat seperti akting. Lagu ini akan lebih semarak dan syahdu. Ada vibe-vibes wawasan kebangsaan yang kental. Sehingga makin meningkatkan nilai lagunya sendiri.

“Bongkar” (Swami)

Siapa yang bisa menyaingi kemegahan lagu ini. Ada sosok Iwan Fals di akbarnya lagu ini. Cocok digunakan untuk soundtrack demo dan orasi di jalan. Tapi, saran saya, kalau mau bikin video klip yang lebih nyata saja. Masalahnya, kalau mengangkat persoalan yang dibawa oleh lagu ini, masih terlalu berat. Dari awal terbitnya lagu ini saja, apa yang mau dibongkar tak kunjung terbongkar. Padahal ordenya saja sudah ganti.

Baca Juga:

Kecamatan Antapani Bandung, Sebuah Tempat yang Indah sekaligus Rapuh, Nyaman sekaligus Macet, Niatnya Modern tapi Nggak Terurus

Kalau Peterpan Reuni Nanti, Andika dan Vokalis Bayaran Wajib Menyanyikan 5 Lagu yang Paling Membekas di Ingatan Fans Ini

Saran saya, gunakan video para aparat yang hobi bongkar-bongkar warung saat puasa. Atau gunakan video bongkar-bongkar tugu Jogja yang terus-terusan dipugar. Maklum kota budaya, je. Bisa juga video bongkar-bongkar kampung yang tergusur oleh stadion dan tol. Pasti lebih ngena dan lebih cocok. Asli bongkar-bongkar, no tipu-tipu.

“Hancur Hatiku” (Olga Syahputra)

Setelah sekian lama, lagu ini perlu dihidupkan lagi. Musik bisa digarap oleh Tohpati, Gerald Situmorang, dan Dewa Budjana. Model video klipnya pun banyak pilihan. Bisa mengundang para buruh yang tertekan Omnibus law, korban penggusuran, petani dan peternak yang merugi karena mafia harga, para atlet yang tak jadi bertanding, korban kekerasan seksual yang tak mendapat keadilan, dan masih banyak lagi. Bisa-bisa hampir semua orang Indonesia cocok menjadi model video klipnya. Hadeh.

Itulah beberapa lagu yang sebaiknya di-remake selain “Yang Terdalam”. Selain lagunya masih relate, lagunya juga bagus. Smaa-sama penanda zaman, bukan?

Sumber Gambar: Pixabay

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 19 Desember 2021 oleh

Tags: iwan falslagumozartNOAHYang Terdalam
Bayu Kharisma Putra

Bayu Kharisma Putra

Hanya salah satu dari jutaan manusia yang kebetulan ditakdirkan lahir dan tumbuh di bentangan khatulistiwa ini. Masih setia memegang identitas sebagai Warga Negara Indonesia, menjalani hari-hari dengan segala dinamika.

ArtikelTerkait

Raja Negeriku, Lagu Noah yang Sarat Kritik untuk Pemimpin Negeri Ini terminal mojok

Raja Negeriku, Lagu Noah yang Sarat Kritik untuk Pemimpin Negeri Ini

21 November 2021
Lagu Peterpan untuk melawan depresi (IG @arielnoah)

3 Lagu Underrated Peterpan untuk Membantu Kamu Melawan Depresi

17 Februari 2023
Selera Musik Berhenti Berkembang, Tanda Kita Terlalu Sibuk Menjadi Orang Dewasa? Mojok

Selera Musik Berhenti Berkembang, Tanda Kita Terlalu Sibuk Menjadi Orang Dewasa?

13 November 2023
5 Lagu Indonesia dengan Lirik Paling Ikonik

5 Lagu Indonesia dengan Lirik Paling Ikonik

17 September 2022
8 Lagu yang Kerap Dibawakan untuk Latihan Anak Band di Studio Rental terminal mojok.co

8 Lagu yang Kerap Dibawakan untuk Latihan Anak Band di Studio Rental

19 Oktober 2020
Bintang Lima, Album Terbaik Sepanjang Masa dari Dewa 19

Bintang Lima, Album Terbaik Sepanjang Masa dari Dewa 19

10 Agustus 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Dear Produser Film “Aku Harus Mati”, Taktik Promosi Kalian Itu Ngawur Bikin Resah Pengguna Jalan Mojok.co

Dear Produser Film “Aku Harus Mati”, Taktik Promosi Kalian Itu Ngawur Bikin Resah Pengguna Jalan

5 April 2026
Jadi Dosen Setelah Lulus S2 Itu Banyak Menderitanya, tapi Saya Tidak Menyesal Mojok.co

Jadi Dosen Setelah Lulus S2 Itu Banyak Menderitanya, tapi Saya Tidak Menyesal

5 April 2026
4 Dosa Pedagang Sate Maranggi yang Bikin Pembeli Kapok (Wikimedia Commons)

4 Dosa Pedagang Sate Maranggi yang Bikin Pembeli Kapok

11 April 2026
Toyota Hiace, Mobil Toyota yang Nyamannya kayak Bawa LCGC (Unsplash)

Derita Pemilik Hiace, Kerap Menghadapi “Seni” Menawar Harga yang Melampaui Batas Nalar

8 April 2026
Dilema Lulusan D4: Gelar Sarjana Terapan, tapi Dianggap D3 yang “Magang” Kepanjangan dan Otomatis Ditolak HRD karena Bukan S1

Dilema Lulusan D4: Gelar Sarjana Terapan, tapi Dianggap D3 yang “Magang” Kepanjangan dan Otomatis Ditolak HRD karena Bukan S1

8 April 2026
Kebumen Perlahan “Naik Kelas” dari Kabupaten Termiskin Jadi Daerah Wisata, Warlok yang Tadinya Malu Berubah Bangga Mojok.co

Kebumen Perlahan “Naik Kelas” dari Kabupaten Termiskin Jadi Daerah Wisata, Warlok yang Tadinya Malu Berubah Bangga

9 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Kuliah Jurusan Sepi Peminat Unsoed Purwokerto, Jadi Jalan Wujudkan Mimpi Ortu karena Tak Sekadar Kuliah
  • Bangun Rumah Tingkat 2 di Desa demi Tiru Sinetron, Berujung Menyesal karena Ternyata Merepotkan
  • Resign Kerja di Jakarta untuk Rehat di Jogja, Menyesal karena Hidup Tak Sesuai Ekspektasi dan Malah Kena Mental
  • Nasi Padang Rp13 Ribu di Jogja Lebih Nikmat dan Otentik daripada Yang Menang Mahal, tapi Rasanya Manis
  • Tinggalkan Pekerjaan Gaji Puluhan Juta demi Merawat Ibu di Desa, Dihina Tetangga tapi Tetap Bahagia
  • #NgobroldiMeta: Upaya AMSI dan Meta Bekali Media untuk Produksi Jurnalisme Berkualitas di Era AI

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.