Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

5 Kebohongan Malang yang Perlu Sedikit Diluruskan

Iqbal AR oleh Iqbal AR
25 Januari 2026
A A
5 Kebohongan Malang yang Perlu Sedikit Diluruskan Mojok.co

5 Kebohongan Malang yang Perlu Sedikit Diluruskan (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

#3 Karena berada di dataran tinggi, Malang jadi bebas banjir

Beberapa bulan lalu, saya pernah menulis soal banjir di Malang. Di awal tulisan, saya membukanya dengan anggapan bahwa ada masanya, Malang dan banjir itu seperti dua kutub magnet yang sama. Nggak bisa menyatu. Logikanya sederhana, daerah ini berada di dataran tinggi, dan kayaknya nggak mungkin banjir. Ternyata waktu membuktikan bahwa saya keliru. Daerah ini tetap banjir.

Banjir sudah seperti agenda tahunan biasanya di akhir tahun. Sedihnya, makin tahun, banjirnya makin parah. Banjir di akhir 2025 kemarin bahkan jadi salah satu banjir terparah di Malang dalam 5 tahun terakhir. Sialnya lagi, pihak Pemkot agak lemot dalam menangani, seakan nggak serius mengurus masalah banjir. Jadinya, ya masyarakat yang jadi korban yang sengsara.

Itu mengapa, saya kadang suka risih kalau masih ada yang bilang bahwa Kota Apel itu lebih bebas banjir hanya karena berada di dataran tinggi. Nggak! Daerah ini  tetap saja kena banjir meskipun ada di dataran tinggi. Bahkan tetangganya, Batu, yang letaknya lebih tinggi, juga beberapa kali kena banjir, kok.

#4 Biaya hidup murah

Sebenarnya, anggapan bahwa biaya hidup di Malang itu murah nggak sepenuhnya keliru. Iya, biaya hidup memang murah, apalagi kalau dibandingkan dengan Jakarta atau Surabaya. Bahkan, dibandingkan dengan Jogja, dengan menyertakan variabel UMR, biaya hidup di Malang jatuhnya lebih murah. UMR lebih tinggi, biaya hidup mirip-mirip.

Tapi, bukan berarti kita langsung bisa menyatakan bahwa biaya hidup di Malang itu murah. Nggak bisa. Kenyataannya berkata sebaliknya. Biaya hidup kini  makin mahal, dan makin nggak ngotak. Kita nggak usah ngomong harga tanah yang makin melambung tinggi, deh. Kita ngomongin harga kopi, harga makanan, atau harga sewa tempat tinggal (kos dan kontrakan) makin lama makin tinggi. Kenaikan harganya ngawur.

Harga kopi dan makan seporsi rata-rata sudah Rp20.000 ke atas. Harga sewa kos standar di Malang, rata-rata sudah di atas Rp700.000 per bulan. Sedangkan harga sewa kontrakan yang standar, yang biasa, ada di rata-rata Rp17 juta per tahun. Makin mahal, kan?

#5 Cocok buat menghabiskan waktu tua

Setelah tahu bahwa Malang itu makin nggak aman dan nyaman, punyan ancaman banjir tahunan, hingga daerah yang makin padat dan makin mahal, apakah kalian masih menganggap daerah ini cocok untuk pensiun? Menghabiskan waktu tua? Yakin? Karena makin ke sini, Malang sebagai tempat yang cocok untuk menghabiskan waktu tua itu omong kosong! Daerah ini nggak cocok buat menghabiskan waktu tua.

Itulah Malang dan beberapa “kebohongan” tentangnya. Sayangnya, hal-hal ini masih dipercayai banyak orang, dan sebagai orang Malang, kayaknya saya perlu meluruskan. Apakah nanti bakal diterima dan dipercaya, ya terserah aja, sih.

Baca Juga:

Malang Dingin Itu Seharusnya Wajar, tapi Kini Justru Jadi Anomali

Culture Shock Warga Cepu Pindah ke Malang, Banyak Orang Ngomong Kebolak-balik dan “Kasar”

Penulis: Iqbal AR
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA Alasan Orang Surabaya seperti Saya Ogah Liburan ke Malang.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 25 Januari 2026 oleh

Tags: kota apelkota malangMalangorang malang
Iqbal AR

Iqbal AR

Penulis lepas lulusan Sastra Indonesia UM. Menulis apa saja, dan masih tinggal di Kota Batu.

ArtikelTerkait

4 Mie Ayam Malang yang Aneh, tapi Tetap Bikin Nagih Terminal Mojok.co

4 Mie Ayam Malang yang Aneh, tapi Tetap Bikin Nagih

15 April 2022
Surabaya Unggul Segalanya dari Malang kecuali Wisata Alamnya (Unsplash)

Malang Memang Merana, tapi Surabaya Lebih Payah kalau Memperdebatkan Wisata Alamnya

20 Januari 2024
penumpang

Ujian Jadi Penumpang Angkot

20 September 2019
Pengalaman Orang Malang Merantau di Semarang, Kesulitan Menemukan Kuliner yang Cocok di Lidah Mojok.co

Cerita Orang Malang Merantau ke Semarang, Nggak Cocok dengan Kulinernya dan Berakhir Makan Pecel Lele Hampir Tiap Hari

9 September 2025
Kebijakan Pembayaran Kantin UM Wajib Cashless Tidak Ramah Mahasiswa Kabupaten dan Penyandang Cashless Literal

Kebijakan Pembayaran Kantin UM Wajib Cashless Tidak Ramah Mahasiswa Kabupaten dan Penyandang Cashless Literal

1 Februari 2024
Kuliner Jogja yang Laku Banget dan Bertahan Lama di Malang (Shutterstock)

3 Kuliner Jogja yang Laku Banget dan Bertahan Lama di Malang

1 Agustus 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Dear Mahasiswa Baru, Tidak Semua Organisasi Layak Untuk Diikuti, Banyak yang Akhirnya Cuma Bikin Kalian Depresi Mojok.co

Dear Mahasiswa Baru, Tidak Semua Organisasi Layak untuk Diikuti, Banyak yang Akhirnya Cuma Bikin Kalian Depresi

30 Mei 2026
Jalan Dr Sutomo, Jalan Satu Arah yang Mencoreng Nama Baik Muntilan Magelang

Jalan Dr Sutomo, Jalan Satu Arah yang Mencoreng Nama Baik Muntilan Magelang

2 Juni 2026
Tegal, Kota Militer yang Kalah Pamor dari Magelang

Tegal, Kota Militer yang Kalah Pamor dari Magelang

2 Juni 2026
Mimpi Buruk Tol Solo Jogja Bagi Warga Gamping, Sleman (Unsplash)

Salah satu Dampak Buruk Tol Solo Jogja Dirasakan Warga Gamping: Hilangnya Ruang Hidup ketika Warga Lokal Tidak Sanggup Membeli Tanah Kelahiran Sendiri

30 Mei 2026
11 Istilah Penyakit dalam Bahasa Jawa yang Terdengar Lucu Mojok.co

11 Istilah Penyakit dalam Bahasa Jawa yang Terdengar Lucu

29 Mei 2026
Jembatan Ngancar Klaten Akhirnya Direnovasi, Hidup Warlok Tak Lagi Waswas, Bakal Lebih Waras Mojok.co

Jembatan Ngancar Klaten Akhirnya Direnovasi, Hidup Warlok Tak Lagi Waswas, Bakal Lebih Waras

3 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.