Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

5 Jenis Gorengan Khas Sunda yang Paling Laris

Muhammad Ridwansyah oleh Muhammad Ridwansyah
30 September 2020
A A
sunda gorengan bala-bala gehu mojok

sunda gorengan bala-bala gehu mojok

Share on FacebookShare on Twitter

Minggu lalu saya menjumpai Ibu Aminah. Ibu Aminah ini penjual gorengan langganan saya ketika saya SMA. Jenis gorengan yang ia jual macem-macem. Mulai dari bala-bala, cireng, gehu, dan lain sebagainya.

Ibu Aminah sudah sebelas tahun jualan gorengan. Kedatangan saya ke warung Ibu Aminah selain untuk bersilaturahmi, saya ingin juga mewawancarainya. Saya penasaran, dari semua jenis gorengan yang ia jual, jenis gorengan mana yang paling laris.

Selama sebelas tahun berjualan, Ibu Aminah sudah punya banyak langganan. Jadi, warung-warung di perkampungan ngambil gorengannya ke Ibu Aminah dan nanti mereka bagi hasil.

Nah, terkait pertanyaan jenis gorengan mana yang paling laris, Ibu Aminah menjawab hitungan banyaknya permintaan dari para pelanggan, sekaligus memperhatikan kebiasaan pembeli gorengan yang mampir ke warung Ibu Aminah.

Saya pikir, bagi kalian yang kelak jalan-jalan ke tanah Sunda, barangkali tulisan ini bisa kalian jadikan referensi untuk mencicipi jenis gorengan di daerah kami. Berikut ulasannya.

Bala-bala

Ibu Aminah menjawab bahwa jenis gorengan yang paling laris di warungnya adalah bala-bala. Bahkan, dia yakin bukan hanya di warungnya kalau bala-bala paling laris.

Saya bertanya mengapa bala-bala bisa paling laris. Ibu Aminah menjawab, “Sebab, orang kalau mau sarapan yang dicari pertama oleh pembeli yaitu gorengan bala-bala dan tidak lupa mengambil leupeut.”

Bagi yang tidak tahu leupeut, leupeut adalah makanan yang terbuat dari beras, yang dibungkus daun pisang lalu dilipat dan diikat. Sekilas, leupeut mirip-mirip lontong. Jadi, bala-bala dan leupeut sudah menjadi ciri khas orang Sunda untuk sarapan.

Baca Juga:

Manisnya Nastar Mengingatkan Saya akan Masa Lalu yang Pahit karena Cuma Bisa Menikmatinya di Rumah Saudara

Botok Tawon, Makanan Unik Jawa Timur yang Rasanya Enak, tapi Saya Tak Sudi kalau Disuruh Makan Lagi

Lebih dari itu, Ibu Aminah bilang bahwa, bala-bala bisa dijadikan teman pendamping nasi. Tak jarang gorengan bala-bala selalu dijadikan pilihan utama anak-anak kos. Terlebih juga, bahan bala-bala paling komplet ketimbang jenis gorengan lain. Mulai dari toge, kol, hingga wortel.

Dalam sehari, permintaan bala-bala dari para pelanggannya selalu minta diperbanyak dan karena itu Ibu Aminah lebih mengutamakan menggoreng bala-bala.

Gehu

“Setelah bala-bala, yang selalu ditanyakan pembeli yaitu gehu. Apalagi gehu pedas yang masih hangat,” ucap Ibu Aminah.

Di Sunda, ada dua jenis gehu (toge tahu) yaitu gehu gurih dan gehu pedas. Saat ini, gehu pedas lah yang paling disukai orang Sunda. Bahkan usaha gehu pedas dianggap cukup menjanjikan. Di Bandung, misalnya, sudah banyak yang berjualan gehu pedas.

Kalau dulu gehu isinya hanya toge dan tahu, kini isiannya sudah agak variatif, yaitu ditambah bihun dan wortel. Ibu Aminah sendiri awalnya hanya berjualan gehu gurih saja, tetapi karena pembeli kerap nanyain gehu pedas, ia pun membuatnya. Untuk sekarang, hampir semua penjual gorengan di Sunda sudah menyediakan gehu pedas.

Cireng

Meski cireng alias aci digoreng merupakan gorengan yang paling terkenal di dataran Sunda, justru peminat cireng semakin ke sini semakin berkurang. Pembeli lebih beralih ke cireng isi yang berisi irisan daging ayam atau sosis.

Kata Ibu Aminah, alasan pembelinya tidak terlalu suka cireng karena kalau kebanyakan makan cireng suka jadi enek. Ditambah lagi cireng kalau kelamaan diantepin suka mengeras. Permintaan dari pelanggannya pun untuk cireng sendiri masih setengahnya dari gorengan bala-bala dan gehu.

Kroket

Dari semua jenis gorengan di warung Ibu Aminah, kroket paling mahal. Harganya dua ribu rupiah. Kalau bala-bala, gehu, dan cireng harganya masih lima ratus rupiah. Oleh karena harga kroket paling mahal, permintaan kroket dari para pelanggannya seperempat dari tiga jenis gorengan di atas.

Kata Ibu Aminah, harga kroket bisa terbilang mahal karena bahan-bahannya juga mahal. Bahan-bahannya seperti kulit lumpia, bihun, kadang dikasih telur, dan lain-lain.

Nah, kroket ini gambarannya semacam risoles. Sebagian orang Sunda menganggap kroket merupakan gorengan yang bikin nagih. Sebab, gorengan ini enak dan renyah.

Goreng hui

Goreng hui atau goreng ubi merupakan gorengan yang peminatnya tidak seumum empat gorengan di atas. Goreng hui kebanyakan lebih diminati oleh kakek-kakek.

Terlebih, bagi anak muda seperti saya, makan goreng hui sudah kami percayai bakal lebih sering kentut dari biasanya. Hal ini dapat mengganggu kenyamanan untuk beraktivitas.

Di warung Ibu Aminah sendiri pas minggu lalu saya ke sana, saya mendapati gorengan ubi masih agak menumpuk.

Itulah lima jenis gorengan khas orang Sunda yang paling laris. Dan meski gorengan-gorengan di atas diambil dari hitungan warung Ibu Aminah, saya pikir orang Sunda akan setuju dengan lima jenis gorengan tersebut.

Sumber gambar: Akun Twitter @ClickBandung

BACA JUGA Alfamart dan Kebijakan Barang Hilang Potong Gaji: Wawancara tentang Kehidupan Pegawai Minimarket dan tulisan Muhammad Ridwansyah lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 30 September 2020 oleh

Muhammad Ridwansyah

Muhammad Ridwansyah

Founder penulis Garut. Penulis bisa disapa lewat akun Twitter dan Instagram @aaridwan16.

ArtikelTerkait

Motor Honda PCX, Motor yang Bakal Mengantarmu Naik Kasta Kehidupan yamaha NMAX pajero kunci keyless tangki honda pcx

Honda PCX dan NMAX, Motor yang Paling Dibenci di Kos-kosan, Makan Lahan Parkir!

11 September 2024
Misteri Makam Pesinden di Bawah Flyover Jombor Sleman (Chandra Rizky via Shutterstock.com)

Misteri Makam Pesinden di Pusat Kabupaten Sleman yang Tidak Disadari oleh Pengguna Jalan

24 April 2025
hotel mumbai

Belajar Radikalisme, Kedamaian, dan Kemanusiaan Lewat Hotel Mumbai

22 Juli 2019
Pengalaman Buruk yang Saya Alami Saat Naik Bus Efisiensi yang Dikenal sebagai Penguasa Jalur Selatan dan Jawa Tengah

Pengalaman Buruk yang Saya Alami Saat Naik Bus Efisiensi yang Dikenal sebagai Penguasa Jalur Selatan dan Jawa Tengah

8 Juli 2024
Jalan Raya Solo-Purwodadi, Satu-satunya Akses 2 Kota yang Kondisinya Begitu Memprihatinkan, Jokowi Saja Sampai Mengeluh

Jalan Raya Solo-Purwodadi, Satu-satunya Akses 2 Kota yang Kondisinya Begitu Memprihatinkan, Jokowi Saja Sampai Mengeluh

1 September 2023
Rekomendasi 3 K-drama dengan Karakter Utama Single Mother terminal mojok.co

Rekomendasi 3 K-drama dengan Karakter Utama Single Mother

23 Juli 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Botok Tawon, Makanan Unik Jawa Timur yang Rasanya Enak, tapi Saya Tak Sudi kalau Disuruh Makan Lagi

Botok Tawon, Makanan Unik Jawa Timur yang Rasanya Enak, tapi Saya Tak Sudi kalau Disuruh Makan Lagi

26 Februari 2026
Sidoarjo dan Surabaya Isinya Salah Paham, Bikin Kecewa Saja (Unsplash)

Sidoarjo Nggak Perlu Capek-capek Saingan sama Surabaya, Cukup Perbaiki Jalan yang Lubangnya Bisa Buat Ternak Lele Saja Kami Sudah Bersyukur!

24 Februari 2026
Rapat Pejabat Indonesia, Mahal di Konsumsi, tapi Minim Substansi. Lebih Fokus ke Gedung Rapat dan Konsumsi ketimbang Isi Rapat!

Orang Indonesia Suka Banget Rapat, tapi Nggak Suka Ambil Keputusan, Akhirnya ya, Rapat Lagi!

22 Februari 2026
Dosa Penjual Oseng Mercon, Makanan Khas Jogja Paling Seksi (Wikimedia Commons)

Dosa Penjual Oseng Mercon Menghilangkan Statusnya Sebagai Kuliner Unik, padahal Ia Adalah Makanan Khas Jogja Paling Seksi

23 Februari 2026
9 Kasta Tertinggi Takjil yang Paling Sering Diperebutkan Pembeli Mojok.co

9 Kasta Tertinggi Takjil yang Paling Sering Diperebutkan Pembeli

22 Februari 2026
4 Hal yang Wajar di Tegal, tapi Nggak Lazim dan Bikin Bingung Pendatang Mojok.co

4 Hal yang Wajar di Tegal, tapi Nggak Lazim dan Bikin Bingung Pendatang

20 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

  • Derita Punya Rumah Dekat Tempat Nongkrong Kekinian di Jogja: Cuma Bikin Emosi dan Nggak Bisa Tidur
  • Culture Shock Mahasiswa Kalimantan di Jawa: “Dipaksa” Srawung, Berakhir Tidak Keluar Kos dan Pindah Kontrakan karena Tak Nyaman
  • Mudik ke Desa Naik Motor usai Merantau di Kota: Dicap Gagal, Harga Diri Diinjak-injak karena Tak Sesuai Standar Sukses Warga
  • Di Balik Tampang Feminin Yamaha Grand Filano, Ketangkasannya Bikin Saya Kuat PP Surabaya-Sidoarjo Setiap Hari Ketimbang BeAT
  • Meninggalkan Honda BeAT yang Tangguh Menaklukkan Jogja-Semarang demi Gengsi Pindah ke Vespa, Berujung Sia-sia karena Tak Sesuai Ekspektasi
  • Bapak Kerja Keras 60 Jam agar Keluarga Tak Hidup Susah, Ternyata bagi Anak Itu Tak Cukup untuk Disebut “Kasih Sayang”

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.