Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus Pendidikan

5 Hal Positif yang Timbul dari Penghapusan Jurusan SMA

Mas Uliatul Hikmah oleh Mas Uliatul Hikmah
26 Desember 2021
A A
penghapusan jurusan
Share on FacebookShare on Twitter

Penghapusan jurusan IPA, IPS, dan Bahasa ini menarik untuk dikawal.

Kemendikbud Ristek akhir-akhir ini memberikan kabar baru seputar dunia pendidikan yang pasti akan menuai pro dan kontra. Bukan menyoal Permen PPKS, tapi sesuatu yang akan berubah-ubah kalau berganti menteri. Tentu saja yang saya maksud adalah kurikulum.

ADVERTISEMENT

Di dalam perubahan tersebut, pemerintah akan menghilangkan sekat yang terjadi antara kelas IPA, IPS, dan Bahasa. Dengan begitu maka tidak ada lagi ketakutan masuk suatu jurusan karena salah satu mata pelajaran.

Sebagai seorang yang merasakan pergantian kurikulum dari tahun ke tahun mulai dari KTSP saya seperti mendapat ketidakpastian akan sistem pendidikan Indonesia. Namun dengan perubahan-perubahan kurikulum secara berkala yang baru yang dicanangkan pemerintah kali ini saya berdoa semoga ini adalah jalan terbaik. Saya yakin guru-guru saya dulu berdoa seperti ini namun selanjutnya sambat di dalam kelas soal sistem yang lagi-lagi diganti, administrasi, metode dan babibu lainnya dari tahun ke tahun.

Tapi, andai kebijakan penghapusan jurusan beneran diterapkan secara menyeluruh, kira-kira inilah yang terjadi.

#1Peserta didik lebih percaya diri

Peserta didik akan lebih percaya diri dalam memilih karier tertentu, dengan mata pelajaran yang berfokus pada kariernya. Sehingga ketika peserta didik memang tidak memiliki kemampuan di salah satu mata pelajaran, maka ia tidak perlu terlalu memaksakannya hingga tingkat-tingkat lanjutan atau pada soal-soal yang semakin rumit. Sebab, memaksakan siswa untuk menghadapi mata pelajaran yang tidak ia minati bukan malah membuat ia tertantang, tapi malah menjadi sebuah beban.

#2 Tidak dianggap bodoh

Misalnya satu siswa hanya minat terhadap 1-2 mata pelajaran. Maka ia bisa jadi mendapat nilai buruk dalam mata pelajaran yang tidak ia minati sehingga menyebabkan nilai rata-ratanya buruk dan ia dianggap kurang di jurusan tersebut. Nah, dengan penghapusan jurusan ini, diharapkan siswa tersebut tak lagi merasa minder karena nilai buruk di mata pelajaran yang tidak ia minati.

Ya gimana lagi kan, orang nggak minat.

Baca Juga:

Derita Mahasiswa Jurusan Manajemen, Kena Label Nggak Masuk Akal, Mulai dari Sultan hingga Dicap Murahan

Nekat Gap Year demi Jurusan Manajemen. Sempat Bingung, Kini Bersyukur karena Bisa Kuliah di Tempat Idaman, Lulus Tepat Waktu, dan Dapat Kerja Layak

#3 Saatnya kaum terpinggirkan unjuk gigi

Kaum terpinggirkan dan dianggap sebelah mata bisa membuktikan kalau ia juga pintar di mata pelajaran yang lain. Misalnya nih, ada anak yang kebetulan pintar di Akuntansi dan Fisika. Kalau pake pakem yang lama, dia tidak bisa mengambil keduanya, dan terpaksa masuk salah satu jurusan. Nah, dengan penghapusan jurusan ini, dia bisa mengambil kedua mata pelajaran tersebut dan tetap berprestasi.

Lagian, masak anak IPA nggak bisa belajar Akuntansi dan Geografi itu aneh sih.

#4 Tidak ada pemaksaan

Banyak terjadi, peserta didik dimarahi orang tua karena mendapat nilai Matematika yang tidak terlalu bagus. Padahal ia mendapat nilai sempurna di pelajaran Biologi. Maka, dengan pemilihan mata pelajaran yang sesuai dengan karier peserta didik, orang tua tidak bisa lagi semena-mena. Hanya saja dalam pemilihan karier diharapkan yang sesuai dengan passion dan keinginan peserta didik. Bukan cita-cita yang dipaksakan orang tua.

Kalau memang begitu lebih baik bapak ibu saja yang sekolah.

#5 Tidak memaksa ikan untuk memanjat pohon

Seperti apa kata Albert Einstein, kita tidak bisa memaksakan harapan kita kepada anak. Setiap anak adalah unik dan mempunyai kemauan dan bakat minat masing-masing. Tidak ada lagi anak yang hebat dalam olahraga dipaksa pintar dalam Fisika. Ya pinter dua-duanya ya bagus, tapi kan hidup nggak melulu tentang nilai.

Lagian sejauh ini amat jarang manusia yang pinter dalam semua hal. Setau saya sih cuman Batman.

Eh tapi masih ada permasalahannya. Yaitu apakah kurikulum prototype 2022 ini juga membuat peserta didik dapat masuk perguruan tinggi melalui jalur masuk dengan tes pada umumnya? Sepertinya masih banyak hal abu-abu di depan sana. Tapi sembari berandai-andai pendidikan Indonesia menjadi semakin lebih baik, mari kita kawal terus kurikulum prototype 2022 ini supaya tidak ada peserta didik yang seperti kita nanti.

Sumber Gambar: Pixabay

Editor: Rizky Prasetya

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 26 Desember 2021 oleh

Tags: jurusansma
Mas Uliatul Hikmah

Mas Uliatul Hikmah

Perempuan, yang tersesat di Jurusan Bahasa Jerman memutuskan untuk cepat-cepat lulus biar penderitaan segera selesai. Tapi malah semakin menyukai bahasa Jerman setelahnya.

ArtikelTerkait

stereotip anak osis menyebalkan memang benar mojok

Stereotip Buruk Anak OSIS yang Jujur, Emang Ada Benernya

14 April 2020
4 Salah Kaprah Jurusan Sejarah yang Terlanjur Melekat dan Dipercaya Banyak Orang Mojok.co

4 Salah Kaprah Jurusan Sejarah yang Terlanjur Melekat dan Dipercaya Banyak Orang

18 November 2025
11 Istilah yang Harus Diketahui Mahasiswa Jurusan Sistem Informasi

11 Istilah yang Harus Diketahui Mahasiswa Jurusan Sistem Informasi

9 Mei 2023
4 Rekomendasi Jurusan yang Mencerminkan Orang Indonesia yang Bisa Dibuka Perguruan Tinggi terminal mojok

4 Jurusan yang Mencerminkan Orang Indonesia Banget yang Bisa Dibuka Perguruan Tinggi

4 September 2021
Betapa Menderitanya Mahasiswa dari Jurusan Nggak Terkenal, Saat Lebaran Harus Menjelaskan Kuliahnya ke Keluarga Besar Mojok.co

Betapa Menderitanya Mahasiswa dari Jurusan Nggak Terkenal, Saat Lebaran Harus Menjelaskan Kuliahnya ke Keluarga Besar

14 April 2024
Curahan Hati Emak-Emak Jadi Guru di Rumah dan Dituntut Serba Bisa

PGSD, Jurusan Paling Dibutuhkan 5 Tahun ke Depan

29 September 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

4 Coffee Shop yang Jadi Pusat Skena Perkopian di Klaten, Wajib Kalian Coba!

Coffee Shop Skena di Klaten Part 2: Pemain Baru, tapi Kualitas Kopinya Boleh Diadu

26 Juni 2026
Hidup di Desa Nggak Seindah Bayangan, Banyak Iuran yang Harus Dibayarkan kalau Nggak Mau Jadi Bahan Omongan

Hidup di Desa Itu Murah, yang Mahal Adalah Ongkos Sosialnya, dan Ini Rinciannya

21 Juni 2026
TransJatim Dibenci, tapi Ia Penyelamat Mahasiswa Surabaya (Wikimedia Commons)

Ugal-ugalan Sopir TransJatim Menyelamatkan Masa Depan Mahasiswa Mojokerto yang Kuliah di Surabaya

22 Juni 2026
Tentrem Mall Semarang, Mal Mewah yang Tetap Ramah untuk Semua Kalangan Mojok.co

Tentrem Mall Semarang, Mal Mewah yang Tetap Ramah untuk Semua Kalangan 

25 Juni 2026
Warung Madura Contoh Ideal Menjalankan Toko: Kejujuran, Barang Lengkap, dan Layanan Sat-Set Adalah Kunci Mojok.co

Warung Madura Contoh Ideal Menjalankan Toko: Kejujuran, Barang Lengkap, dan Layanan Sat-Set Adalah Kunci

27 Juni 2026
Pengalaman Klaim JHT BPJS Ketenagakerjaan: Awalnya Overthinking Tidak Bisa Cair, Syukur Akhirnya Happy Ending Mojok.co

Pengalaman Klaim JHT BPJS Ketenagakerjaan: Awalnya Overthinking Tidak Bisa Cair, Syukur Akhirnya Happy Ending

22 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.