Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus Pendidikan

5 Alasan yang Membuat SPs UIN Jakarta Berbeda dengan Program Pascasarjana Kampus Lain

Muhammad Asgar Muzakki oleh Muhammad Asgar Muzakki
1 Desember 2025
A A
5 Alasan yang Membuat SPs UIN Jakarta Berbeda dengan Program Pascasarjana Kampus Lain Mojok.co

5 Alasan yang Membuat SPs UIN Jakarta Berbeda dengan Program Pascasarjana Kampus Lain (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

SPs itu singkatan dari Sekolah Pascasarjana. Salah satu program yang ada di UIN Syarif Hidayatullah atau UIN Jakarta yang setingkat dengan graduate school. Hanya saja, di kuping saya, penggunaan kata “sekolah” untuk mereka yang menempuh program pascasarjana itu lumayan menggelitik ego. Bayangkan, kalian sudah lulus wajib belajar 9 tahun, sudah menempuh S1, eh malah setelahnya malah balik “sekolah” lagi. 

Kenyataannya, tambahan kata “sekolah” bukan sekadar permainan diksi. Atmosfer SPS benar-benar membuat kita mengulang cara berpikir dari nol, rasanya lebih mirip reset otak daripada lanjutan kuliah biasa. Itu baru perbedaan pertama, masih ada beberapa perbedaan lain terkait program SPs UIN Jakarta ini. 

ADVERTISEMENT

#1 Tidak ada kompromi jadwal di SPs UIN Jakarta

Di kampus lain, pascasarjana itu penuh kompromi. Jadwal kuliah disesuaikan dengan ritme kalangan pekerja. Ada yang kuliah Rabu-Sabtu, ada yang Sabtu-Minggu. Ada yang online kalau inget. Semua serba fleksibel, seakan kampus berkata, “Kamu kan sudah kerja, kami ngerti kok.”

Akan tetapi, SPs UIN Jakarta tidak demikian. Kalau kamu sibuk dan mau masuk SPs, maka kamu yang harus meluangkan waktu. Semester satu bisa empat hari seminggu di kampus, terutama bagi mereka yang dulu jurusan S1-nya terlalu “umum”. Tidak beraroma Studi Islam, blas. Di SPs, jadwal bukan negosiasi; jadwal adalah takdir. Kalian tinggal menjalaninya.

#2 Cuma ada satu jurusan

Perbedaan lain yang membuat SPs UIN Jakarta beda adalah hanya ada satu jurusan, Studi Islam. Hanya itu. Baru setelah masuk, kamu menepi ke konsentrasi/minat masing-masing: sejarah, hukum, ekonomi, biologi, komunikasi, dan seterusnya.

Akibatnya, siapa saja yang datang dari jurusan yang tidak punya latar Islam harus masuk matrikulasi. Di tahap ini kalian akan diajarkan tafsir dasar, hadis dasar, metodologi Studi Islam, dan kelas-kelas fondasi lainnya. Belum sempat mengeluarkan teori-teori canggih, kalian sudah dipaksa kembali ke dasar-dasar. Pesan SPs jelas, spesialisasi itu penting, tapi hanya bisa dibangun di atas dasar yang kokoh.

#3 SPs UIN Jakarta itu gampang masuk, susah keluar

Banyak calon mahasiswa datang dengan cerita horor dari para kakak tingkat. Kabar yang beredar, SPs itu gampang masuknya, tapi keluarnya susah. Saya dulu tidak percaya. Saya kira itu sekadar bumbu-bumbu senior untuk menakut-nakuti adik kelas. Tapi, setelah masuk dan merasakannya sendiri, eh, saya justru menggenapkan nubuat itu.

Kebaruan yang dicari benar-benar serius. Profesor yang membimbing pun bukan yang cuma mengetik “lanjutkan” di pinggir file. Mereka mengawal sampai kita sadar bahwa revisi itu gaya hidup.

Baca Juga:

Saya pikir publikasi jurnal saat pascasarjana bakal menguji kemampuan akademik, nyatanya lebih banyak menguji mental

Semua orang tahu Jalan Juanda Ciputat dan Jalan Raya Sawangan adalah jalan neraka kemacetan

Dan, karena mayoritas mahasiswa sudah bekerja, berkeluarga, atau bahkan punya jabatan, target lulus 3 tahun terasa seperti target diet. Banyak yang ingin, tapi tak semua kuat menjalani.

#4 Tidak ada privilese, tidak ada jalan pintas

Ada satu kisah nyata di UIN Jakarta. Seorang kakak tingkat yang kebetulan seorang camat, menghilang setelah ujian proposal. Dia baru muncul lagi lima tahun kemudian ketika masa studinya tinggal menghitung bulan. Semua tunggakan dua belas semesternya dia lunasi, lalu dia tancap gas mengejar revisi. Namun, Bab 5 tak kunjung rampung, dan waktu habis lebih dulu. Akhirnya, dia dinyatakan tidak lulus dan harus memulai semuanya dari awal.

Di SPs, tidak ada fast track. Tidak peduli jabatan, nama besar, atau siapa orang tuamu; semua tunduk pada aturan akademik yang sama.

Barangkali karena beberapa alasan tadi, ada rasa bangga tertentu yang muncul ketika seseorang akhirnya keluar sebagai lulusan. Bukan bangga karena gelar di belakang nama; itu bisa dicetak di mana saja. Melainkan bangga karena tahu bahwa proses panjang itu benar-benar ditempuh, bukan dipersingkat.

SPs UIN Jakarta memang bukan tempat yang ramah, bukan tempat yang memanjakan, dan bukan tempat yang menawarkan kemudahan. Tapi, justru di sanalah nilainya. Ia mengajarkan bahwa sebagian capaian dalam hidup memang lebih pantas diraih dengan napas panjang, bukan jalan pintas.

Penulis: Muhammad Asgar Muzakki
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA 5 Salah Kaprah tentang UIN Jakarta yang Terlanjur Dipercaya Banyak Orang, Termasuk Calon Mahasiswanya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 1 Desember 2025 oleh

Tags: magisterpascasarjanaSekolah PascasarjanaSPs UIN JakartaUIN Jakarta
Muhammad Asgar Muzakki

Muhammad Asgar Muzakki

Mahasiswa 'season akhir' di SPs UIN Jakarta menyukai hobi mengoleksi model kit, figure, dan blind box

ArtikelTerkait

UIN Jakarta, Kampus Islam yang Hobi Melahirkan Orang Terkenal. Kampus Lain Mana Bisa?

UIN Jakarta, Kampus Islam yang Hobi Melahirkan Orang Terkenal. Kampus Lain Mana Bisa?

9 Juni 2025
Jangan Kuliah S2 Tanpa Rencana Matang, Bisa-bisa Ijazah Kalian Overqualified dan Akhirnya Menyesal mojok.co

Jangan Kuliah S2 Tanpa Rencana Matang, Bisa-bisa Ijazah Kalian Overqualified dan Akhirnya Menyesal

14 Januari 2026
Ijazah Magister Boleh di Tangan, tapi Nasib Pengangguran 10 Bulan Tak Terelakkan (Unsplash.com)

Ijazah Magister Boleh di Tangan, tapi Nasib Pengangguran 10 Bulan Tak Terelakkan

23 Agustus 2022
Jangan Ngaku Anak UIN Jakarta kalau Belum ke Situ Gintung!

Jangan Ngaku Anak UIN Jakarta kalau Belum ke Situ Gintung!

15 November 2023
Pengalaman Kuliah S2 UGM Nyambi Jadi MUA, Nggak Malu walau Sempat Merias Temen yang Lulus Duluan Mojok.co

Pengalaman Kuliah S2 UGM Nyambi Jadi MUA, Nggak Malu walau Sempat Merias Temen yang Lulus Duluan

1 Mei 2026
Membayangkan Ciputat Tanpa UIN Jakarta: Kasihan, deh!

Membayangkan Ciputat Tanpa UIN Jakarta: Kasihan, deh!

7 April 2025
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

Tegalrejo, kecamatan uderrated di pinggiran Kota Jogja yang ternyata punya banyak cerita Mojok.co

Tegalrejo, kecamatan underrated di pinggiran Kota Jogja yang ternyata punya banyak cerita

20 Agustus 2026
Cengkareng, tempat kumpul banjir, macet, lawan arah, dan kekacauan

Cengkareng, tempat kumpul banjir, macet, lawan arah, dan kekacauan

22 Agustus 2026
7 hal yang sebaiknya diajarkan saat PKKMB, bikin atribut aneh dan tradisi nggak bermanfaat lain mending dihapuskan Mojok.co

7 hal yang sebaiknya diajarkan saat PKKMB, bikin atribut aneh dan tradisi nggak bermanfaat lain mending dihapuskan

21 Agustus 2026
Trail run, olahraga lari yang nggak bikin bosen (Unsplash)

Yang perlu kamu ketahui tentang trail run, olahraga lari yang nggak bikin bosen

26 Agustus 2026
Seminar perencanaan keuangan nggak guna selama nggak punya duitnya Mojok.co

Seminar perencanaan keuangan nggak guna selama nggak punya duitnya

24 Agustus 2026
Awalnya Bangga Beli Honda Scoopy, Lama-lama Malu karena Sering Bermasalah, Motor dan Pemiliknya Jadi Kelihatan Payah Mojok.co lamongan

Sudah tahu jalan di Lamongan jelek, kok malah beli Honda Scoopy, aneh!

21 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=vCYB_q60eug


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.