Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

4 Tips agar Tetap Aman Saat Tersandung Masalah Hukum di Indonesia

Muhammad Iqbal Habiburrohim oleh Muhammad Iqbal Habiburrohim
8 September 2021
A A
masalah hukum fadli zon kejujuran politisi keadilan hukum terorisme mojok

fadli zon kejujuran politisi keadilan hukum terorisme mojok

Share on FacebookShare on Twitter

Akhir-akhir ini, banyak berita tidak mengenakkan bermunculan mengenai oknum yang tersandung masalah hukum. Namun, dari beberapa permasalahan tersebut saya malah menemukan hal menarik yang mungkin saja bisa bermanfaat untuk kita di masa yang akan datang. Dari berbagai permasalahan yang menimpa orang-orang di Indonesia, saya bisa menemukan berbagai macam cara untuk keluar dan lolos dari jeratan hukum. Ya, walaupun tentu saja hukum di negara kita saat ini tajam ke atas tumpul ke bawah sudah adil, Bos!

Oleh karena itu, kalian bisa menyimak beberapa tips dan trik yang bisa dilakukan ketika tersandung masalah hukum di Indonesia berdasarkan pengamatan yang telah lakukan. Siapa tahu besok kita mengalami hal yang serupa, kan? Tapi, semoga saja tidak, lah.

Klarifikasi dan minta maaf

Apabila permasalahan yang dihadapi tidak terlalu besar, cara ini merupakan yang paling efektif untuk lolos dari jeratan hukum bahkan amukan warganet. Ketika kalian mulai mendapatkan kritik dan protes dari banyak orang mengenai blunder yang kalian lakukan, jangan panik! Jadilah orang denial terlebih dahulu dan jangan lupa balas kritikan yang diberikan kepada kalian dengan gaya bicara yang arogan untuk menaikkan engagement kalian.

Nah, ketika permasalahan mulai membesar dan merembet ke mana-mana, mulailah buat video permintaan maaf dan klarifikasi. Pasang muka sedih dan buat nada bicara seolah-olah sangat menyesali perbuatan yang telah dilakukan. Berikan alasan template seperti khilaf atau dengan dalih “tidak bermaksud menyinggung” untuk semakin meredakan kemarahan warganet dan agar permasalahan tidak dilanjutkan ke proses yang lebih serius. Setelah itu, segera menghilang beberapa hari dari sosial media tanpa kabar apa pun dan lanjutkan kegiatan kalian seperti biasa. Selamat, setelah masa tersebut orang-orang akan lupa dengan permasalahan yang menimpa kalian!

Tobat sementara

Warga Indonesia menyukai orang yang religius, maka kita bisa memanfaatkan hal tersebut dengan cara bertobat sementara. Ketika kalian tersandung suatu masalah hukum, jangan takut diserang netizen! Segera ubah kepribadian menjadi lebih bersahaja dan menyejukkan ketika diwawancara oleh media. Bukan sulap, bukan sihir, akan banyak dukungan yang datang kepada kalian dan ikut senang akan perubahan yang kalian lakukan.

Unggah foto-foto religius di media sosial dengan memberikan caption quote-quote menghadapi masalah. Kemudian, lakukan hal tersebut kurang lebih satu bulan untuk membuat orang-orang bersimpati kembali kepada kita. Setelah itu, kalian bisa kembali menjadi orang brengsek dan membuat sensasi lagi di sosial media. Tenang, kalian bisa lakukan tips yang satu ini berkali-kali, kok! Orang Indonesia kan pemaaf dan ramah~

“Ikuti prosedur hukum”

Ada kalanya orang akan mendapatkan masa-masa apes, di mana kalian bisa saja tertangkap basah melanggar hukum dengan bukti yang sudah terpampang nyata. Tidak ada hal lain yang bisa kita lakukan selain “mengikuti prosedur hukum”. Sebagai contoh kalian mencuri uang bansos Covid-19 di Irlandia. Ketika kalian tertangkap dan ada barang bukti yang jelas, jangan khawatir! Ikuti prosedur hukum yang beredar dan berikan pernyataan bahwa kalian sangat menderita di saat sidang berlangsung. Yaaa walaupun kalimat menderita terkesan aneh setelah sudah merugikan satu negara Irlandia. Kalau kalian beruntung, hukuman yang diberikan bisa diringankan, lho! Apalagi kalau kalian punya uang dan jabatan berkelakuan baik di penjara.

Akan tetapi, sekali lagi yang saya sebutkan tadi hanya contoh saja ya! Cerita di atas hanya digunakan untuk perandaian, jangan dipikir peristiwa seperti itu benar-benar terjadi, lho. Lagipula negara yang saya gunakan sebagai contoh juga jauh dari negara kita.

Baca Juga:

Goa Jatijajar, Objek Wisata di Kebumen yang Cukup Sekali Saja Dikunjungi

3 Sisi Gelap Jembatan Suramadu yang Bikin Wisatawan Enggan Balik Lagi ke Madura

Tuntut balik

Tips terakhir yang satu ini bisa digunakan apabila kalian dilaporkan karena melakukan suatu tindakan kejahatan, tetapi bukti yang dimiliki oleh korban tidak terlalu kuat. Kalian yang sudah terlanjur disebut oleh korban di media sebagai pelaku bisa langsung menuntut balik korban, apalagi sekarang terdapat undang-undang yang bisa digunakan yaitu UU ITE. Bagaikan Uno reverse card, korban yang seharusnya memiliki status dilindungi bisa kalian putar balik menjadi tersangka karena undang-undang penuh pasal karet yang melindungi kita.

Walaupun undang-undang tersebut membuat korban di luar sana semakin segan untuk menceritakan permasalahan yang menimpa dirinya, tetapi nggak masalah, lha wong sudah diciptakan undang-undang yang bisa digunakan untuk mengcounter kejadian semacam itu kok nggak digunakan sebaik-baiknya? Ya rugi, Bos!

Jadi, itulah beberapa tips dan trik yang bisa kalian praktikkan di dunia nyata apabila ingin lolos setelah tersandung masalah hukum. Tentu saja beberapa contoh yang saya berikan di sini nggak merepresentasikan kejadian sebenarnya. Oiya, ada satu hal yang lupa saya sampaikan yaitu kalau kalian pengin menggunakan tips tersebut jangan lupa harus memiliki privilege terlebih dahulu seperti uan…. -Error 404 Not Found-

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 8 September 2021 oleh

Tags: klarifikasimasalah hukumpilihan redaksiUU ITE
Muhammad Iqbal Habiburrohim

Muhammad Iqbal Habiburrohim

Seorang lokal Yogyakarta yang menjalani hidup dengan rute yang dinamis. Berpindah dari satu koordinat ke koordinat lain demi tuntutan profesi, sembari merawat kewarasan dengan menumpahkan segala keluh kesah ke dalam barisan kata.

ArtikelTerkait

Upin Ipin Harus Dikasih Tahu Menjadi Kak Ros Itu Sulit

Upin Ipin Harus Dikasih Tahu Menjadi Kak Ros Itu Sulit

17 September 2023
3 Alasan Orang Bumijawa Tegal Malas "Turun Gunung" ke Slawi

3 Alasan Orang Bumijawa Tegal Malas “Turun Gunung” ke Slawi

18 Mei 2023
10 Drama Korea Terbaru yang Akan Tayang di Bulan Juni 2022 Terminal Mojok

10 Drama Korea Terbaru yang Akan Tayang di Bulan Juni 2022

30 Mei 2022
New iPhone SE 2022 Produk Baru Apple yang Nggak Terasa Baru-baru Banget Terminal Mojok

iPhone SE 2022: Produk Baru Apple yang Nggak Terasa Baru-baru Amat

12 Maret 2022
Anggota DPR, Profesi yang Paling Cocok dan Sesuai dengan Gaya Hidup Gen Z

Anggota DPR, Profesi yang Paling Cocok dan Sesuai dengan Gaya Hidup Gen Z

6 Desember 2023
Pengalaman Saya Tinggal di Karangmoncol Purbalingga, Kecamatan yang Sering Diremehkan, padahal Punya Hutan Amazon yang Indah Mojok.co

Pengalaman Tinggal di Karangmoncol Purbalingga, Kecamatan yang Sering Diremehkan, padahal Punya Hutan Amazon yang Indah

6 Juli 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Honda CRF, Motor Sok Gagah dan Menyebalkan yang Semoga Saja Segera Lenyap dari Jalanan Mojok.co

Honda CRF, Motor Sok Gagah dan Menyebalkan yang Semoga Saja Segera Lenyap dari Jalanan

1 Februari 2026
Gudeg Malang Nyatanya Bakal Lebih Nikmat ketimbang Milik Jogja (Unsplash)

Membayangkan Jika Gudeg Bukan Kuliner Khas Jogja tapi Malang: Rasa Nggak Mungkin Manis dan Jadi Makanan Biasa Saja

1 Februari 2026
Es Teh Jumbo Cuan, tapi Jualan Gorengan Bikin Saya Bisa Kuliah (Unsplash)

Bisnis Kecil Seperti Gorengan dan Es Teh Jumbo Dipandang Remeh Nggak Bakal Cuan, Padahal Berkat Jualan Gorengan Saya Bisa Kuliah

2 Februari 2026
Jatiwaringin Bekasi, Daerah Seribu Galian yang Nggak Tahu Kapan Kelarnya. Warga di Sini Punya Kesabaran Tingkat Tinggi bekasi jogja

Setahun Hidup di Jogja Bikin Saya Rindu Jalan Berlubang di Bekasi

6 Februari 2026
Oleh-Oleh Khas Wonosobo yang Sebaiknya Kalian Pikir Ulang Sebelum Membelinya Mojok.co

Wonosobo Memang Cocok untuk Berlibur, tapi untuk Tinggal, Lebih Baik Skip

3 Februari 2026
Julukan “Blok M-nya Purwokerto” bagi Kebondalem Cuma Bikin Purwokerto Terlihat Minder dan Tunduk pada Jakarta

Purwokerto Memang Kota Wisata, tapi Wisatawan Tak Diberi Petunjuk dan Dibiarkan Bingung Mau ke Mana

5 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan
  • Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial
  • Lasem Lebih Terkenal daripada Rembang tapi Hanya Cocok untuk Wisata, Tidak sebagai Tempat Tinggal
  • Mahasiswa KIP Kuliah Pertama Kali Makan di AYCE: Mabuk Daging tapi Nelangsa, Kenyang Sesaat untuk Lapar Seterusnya
  • Ormas Islam Sepakat Soal Board of Peace: Hilangnya Suara Milenial dan Gen Z oleh Baby Boomers
  • Kemensos “Bersih-Bersih Data” Bikin Nyawa Pasien Cuci Darah Terancam, Tak Bisa Berobat karena Status PBI BPJS Mendadak Nonaktif

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.