Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup Kecantikan

4 Produk Skincare yang Dulu Ngetren tapi Kini Kehilangan Popularitas

Noor Annisa Falachul Firdausi oleh Noor Annisa Falachul Firdausi
20 Februari 2023
A A
4 Produk Skincare yang Dulu Ngetren tapi Kini Kehilangan Popularitas

4 Produk Skincare yang Dulu Ngetren tapi Kini Kehilangan Popularitas

Share on FacebookShare on Twitter

Skincare sudah mutlak jadi kebutuhan setiap orang di masa kini. Menolak menggunakan skincare berarti harus siap-siap diceramahi orang soal bahaya dan dampaknya. Terkadang kita memilih atau mengganti produk skincare berdasarkan review orang lain, menganalisis komposisinya, atau bahkan sekadar ikut-ikutan tren. Namanya juga mau coba barang baru, ya. Beli skincare kan bukan seperti beli buah yang bisa dicicipi dan langsung dirasakan rasanya, atau yang kalau dalam istilah skincare: hasilnya.

Serupa seperti fashion, skincare ini popularitasnya cenderung fluktuatif dan bersifat siklik. Awalnya populer banget, tapi bisa saja kehilangan penggemarnya karena digeser oleh inovasi baru. Namun bisa saja tren ini berulang di masa depan.

Saya mengamati bahwa dulu sempat ada beberapa produk skincare yang populer banget sampai menciptakan tren di masyarakat. Namun kini produk-produk tersebut tidak terlalu banyak dibahas atau bahkan sudah semakin sedikit pemakainya.

#1 Aloe Gel

Produk skincare yang satu ini sempat happening banget. Tren ini berawal dari Korea Selatan yang menciptakan inovasi skincare soothing menggunakan gel lidah buaya. Packaging, tekstur, dan warna aloe gel ini khas banget. Apa pun mereknya, selalu dikemas dalam jar bulat yang bahkan bisa di-reuse jadi kotak makan, berwarna hijau, dan dilengkapi persentase kandungan aloe vera-nya. Ada yang persentasenya 88%, 92%, hingga 98%. Gel-nya juga selalu berwarna bening dan teksturnya mirip seperti gel rambut.

Seller di marketplace dulu mengeklaim bahwa aloe gel bisa mengatasi beragam permasalahan kulit hingga memiliki beragam kegunaan. Sebut saja meredakan kulit kemerahan, menenangkan jerawat, dan membuat wajah lembap. Lah, padahal di komposisinya saja ada alkoholnya.

Saking ngetrennya, banyak brand lokal yang ikut bikin dupe produk skincare satu ini. Ada yang tetep maksa bikin packaging sama persis kayak di Korea, ada juga yang berinovasi membuat aloe gel dalam kemasan tube maupun mencampurkan bahan lainnya. Tapi kayaknya sekarang sudah nggak terlalu banyak orang pakai aloe gel, ya? Sekarang mereka beralih ke moisturizer yang lebih nyata kegunaannya.

#2 Bedak Saripohatji

Bedak ini sebenarnya termasuk produk skincare lawas yang masih bertahan dari gempuran skincare modern. Bedak dingin dengan kemasan kertas berwarna kuning dan putih ini sempat populer banget. Saya belum pernah pakai, sih, tapi dulu teman saya pernah sampai nyetok banyak. Seller yang menyediakan bedak Saripohatji juga sukses menjual puluhan ribu item.

Baca Juga:

Anak SD Zaman Sekarang Sudah Punya Skincare Routine Lengkap dan Tampilan Layak Selebgram: Padahal Saya Pas Bocah Bangga Punya Kaos Sablon dari Pasar Malam

Kalau Kosmetik Punya Zodiak, Viva Itu Capricorn. Nggak Banyak Gaya, tapi Bisa Diandalkan

Orang-orang di sekitar saya sudah jarang menggunakan bedak Saripohatji ini. Satu-satunya yang masih menggunakan bedak dingin ya hanya bayi. Mungkin karena bedak ini termasuk produk skincare herbal yang butuh waktu lebih lama dan cenderung ribet penggunaannya sehingga membuat para penggunanya kini beralih ke rangkaian perawatan kulit lainnya.

#3 Animal Sheet Mask

Sekitar tahun 2015-2019, tepatnya ketika saya masih SMA dan awal kuliah, animal sheet mask sangat digandrungi oleh para ciwi-ciwi. Produk skincare ini (lagi-lagi) adalah inovasi dari Korea Selatan. Sheet mask yang biasanya polosan dibuat lebih atraktif dengan motif berupa hewan. Jadi ketika dipakai, kita seakan-akan sedang mengenakan topeng yang kiyowo gitu.

Saya mengamati bahwa masyarakat sudah nggak terlalu tertarik dengan animal sheet mask lagi. Justru sheet mask polosan yang kembali unggul. Saya menduga hal ini terjadi karena lebih banyak brand yang memiliki sheet mask polosan dengan beragam variasi dan komposisi, serta dengan harga yang lebih miring.

#4 Apple Cider Vinegar

Iya, saya tahu kalau cuka apel bukan termasuk produk skincare. Tapi coba ngaku deh, kamu dulu pernah ikut-ikut pakai cuka apel juga nggak buat skincare-an?

Cuka apel dulu bener-bener populer. Produk yang dijual secara share in bottle di marketplace ini diklaim bisa menyembuhkan jerawat, menghilangkan bruntusan, hingga membuat wajah jadi glowing. Nah, setelah mencapai puncak popularitasnya, justru banyak orang yang memberikan informasi bahwa cuka apel berbahaya jika digunakan di wajah. Cuka apel yang bersifat asam rentan menyebabkan iritasi di kulit. Jadi, bukannya glowing, muka malah break out.

Sejauh pengamatan saya yang dulu dan sekarang masih terus belajar soal skincare, keempat produk skincare tadi sempat ngetren tapi kini hilang popularitas. Kalau kamu punya pendapat lain atau pernah menjumpai skincare yang dulu juga populer tapi kini nggak lagi diminati, komen di bawah ya~

Penulis: Noor Annisa Falachul Firdausi
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Skincare Hacks: 5 Produk Serbaguna yang Wajib Kamu Miliki.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 3 Maret 2023 oleh

Tags: aloe gelanimal sheet maskbedak Saripohatjicuka apelproduk skincareskincare
Noor Annisa Falachul Firdausi

Noor Annisa Falachul Firdausi

Alumnus UGM asal Yogyakarta yang lagi belajar S2 Sosiologi di Turki

ArtikelTerkait

cara menggunakan niacinamide dan aha_bha bersamaan mojok.co

Cara Menggunakan Niacinamide dan AHA/BHA Bersamaan

5 Agustus 2020
skincare untuk cowok skincare lokal skincare routine mojok

5 Hal yang Wajib Dilakukan Sebelum Beli Skincare Baru

3 September 2020
Rasanya Pakai Skincare SK-II yang Harganya Terkenal Mahal Itu terminal mojok.co

Rasanya Pakai Skincare SK-II yang Harganya Terkenal Mahal Itu

21 April 2021
beda cushion dan foundation

Rekomendasi Makeup dan Skincare Buat Aksi

25 September 2019
Kesan Pertama Saya Mencoba MS Glow Whitening Series, Skincare yang Lagi Viral

Kesan Pertama Saya Mencoba MS Glow Whitening Series, Skincare yang Lagi Viral

8 September 2023
Rekomendasi 3 Produk Skincare 20 Ribuan yang Bisa Dibeli di Indomaret

Rekomendasi 3 Produk Skincare 20 Ribuan yang Bisa Dibeli di Indomaret

8 Maret 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pengendara Mobil Nggak Usah Ikut-ikutan Lewat Jalan Tikus, Kalian Nggak Diajak!

Pengendara Mobil Nggak Usah Ikut-ikutan Lewat Jalan Tikus, Kalian Nggak Diajak!

31 Januari 2026
Banting Setir dari Jurusan Manajemen Jadi Guru PAUD, Dianggap Aneh dan Nggak Punya Masa Depan Mojok.co jurusan pgpaud

Jurusan PGPAUD, Jurusan yang Sering Dikira Tidak Punya Masa Depan

5 Februari 2026
Piyungan Isinya CEO Pakai Sandal Jepit Bawa Karung Rongsokan (Unsplash)

Saya Belajar Tentang Kebahagiaan di Piyungan, Tempat Para CEO Pakai Sandal Jepit dan Pegang Karung Rongsokan

7 Februari 2026
Gudeg Malang Nyatanya Bakal Lebih Nikmat ketimbang Milik Jogja (Unsplash)

Membayangkan Jika Gudeg Bukan Kuliner Khas Jogja tapi Malang: Rasa Nggak Mungkin Manis dan Jadi Makanan Biasa Saja

1 Februari 2026
Tinggal di Rumah Dekat Gunung Itu Tak Semenyenangkan Narasi Orang Kota, Harus Siap Berhadapan dengan Ular, Monyet, dan Hewan Liar Lainnya

Tinggal di Rumah Dekat Gunung Itu Tak Semenyenangkan Narasi Orang Kota, Harus Siap Berhadapan dengan Ular, Monyet, dan Hewan Liar Lainnya

31 Januari 2026
5 Menu Seasonal Indomaret Point Coffee yang Harusnya Jadi Menu Tetap, Bukan Cuma Datang dan Hilang seperti Mantan

Tips Hemat Ngopi di Point Coffee, biar Bisa Beli Rumah kayak Kata Netijen

3 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Ironi Kerja di Luar Negeri: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Tak Pulang demi Gengsi dan Standar Sukses yang Terus Berganti
  • Surat Wasiat Siswa di NTT Tak Hanya bikin Trauma Ibu, tapi Dosa Kita Semua yang Gagal Melindungi Korban Kekerasan Anak
  • Tak Menyesal Ikuti Saran dari Guru BK, Berhasil Masuk Fakultas Top Unair Lewat Golden Ticket Tanpa Perlu “War” SNBP
  • Tan Malaka “Hidup Lagi”: Ketika Buku-Bukunya Mulai Digemari dan Jadi Teman Ngopi
  • Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan
  • Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.