Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup Gadget

4 Langkah Mengecek Apakah Nomor Hape Teman Dibajak Apa Nggak

Dessy Liestiyani oleh Dessy Liestiyani
22 Juli 2020
A A
sms hadiah cara mengecek nomor hape teman dibajak apa nggak

Pengalaman Saya Ngerjain Penipu Berkedok SMS Hadiah yang Endingnya Malah Horror sms hadiah cara mengecek nomor hape teman dibajak apa nggak

Share on FacebookShare on Twitter

Apa yang ada di pikiran kalian, kalau tiba-tiba dapat pesan masuk, nggak pakai basa-basi, langsung nanya, “Di mana?”

Nggak tahu kenapa, saya beberapa kali mengalami kejadian ini. Dikirimi pesan oleh teman lama yang nggak pernah berhubungan, nggak deket-deket amat, atau temen sekolah yang dulu sekedar kenal karena temennya-pacarnya-saudaranya si anu. nggak pakai basa-basi selayaknya temen yang udah lama nggak ketemu, langsung maen tembak aja: Di mana? Lagi ngapain?

Kadang saya jadi bingung mau balesnya apa. Mau dibales, “Mau tahu banget atau mau tahu aja?” kok kesannya ngeselin, tapi nggak dibales juga kayak orang sombong.

Tapi jujur aja, pesan yang cuma seencrit itu biasanya malah bikin suudzon. Karena kalau di rata-rata, dari lima pesan yang masuk, hanya satu pesan yang emang niatnya silaturahmi. Empat pesan lainnya menyempurnakan pembuktian suudzon saya: pinjem duit. Ini menurut pengalaman saya.

Nggak ada angin dan ujan, tiba-tiba dapet pesan seperti itu jelas bikin saya bingung. Bingung pertama: ini beneran dia atau nomer hapenya lagi dibajak? Bingung kedua: kok tiba-tiba minjem duitnya ke saya, lha wong bulanan aja saya masih ngutang. Kira-kira dia dapet asumsi dari mana ya kalau saya sekarang kaya raya sejahtera?

Bingung kedua bisa diskip karena saya berpikir mungkin dia juga cap cip cup kembang kuncup, asal menghubungi orang karena perlu duit. Tapi bingung pertama itu yang harus segera dibuktikan. Nah, berdasarkan pengalaman, berikut hal-hal yang biasanya saya lakukan untuk membuktikan apakah teman saya itu hapenya lagi dibajak atau enggak.

Langkah mengecek apakah nomor hape teman dibajak #1 Ngetes dengan pertanyaan spesifik

Suatu saat saya tiba-tiba mendapat pesan masuk dari teman masa SMA. Saya tahu, tapi sebenernya nggak kenal-kenal amat. Setelah pertanyaan basa-basi lalala, saya pun coba mengetesnya dengan beberapa pertanyaan spesifik, yang hanya murid SMA saya yang tahu.

“Eh, somay yang hits banget depan gerbang itu apa namanya ya? Kayaknya saya pernah ngeliat abang somay itu jualan di Blok M.”

Baca Juga:

Getcontact, Cara Efektif untuk Tahu Personal Branding Berhasil atau Nggak

Mengenal 7 Jenis Nomor Telepon Genggam yang Cantik

Kalau dia nggak bisa jawab pertanyaan ini tapi cukup sukses ngeles, bisa dilanjutkan dengan pertanyaan berikutnya, “Anaknya si abang somay itu kan ada yang satu kelas sama kita, yang kembar itu lho… siapa namanya itu ya?” Nah, kalau jawabannya udah ngalor-ngidul atau nggak dijawab-jawab lama banget atau mengalihkan pembicaraan, biasanya sih dia bukan temen kita.

Langkah mengecek apakah nomor hape teman dibajak #2 Jangan langsung percaya

Saya pernah dapat pesan dari saudara jauh suami, yang bahkan suami saya sendiri udah lama banget nggak ketemu dia. Tiba-tiba saja ia mengirimi saya pesan WA dengan bahasa Minang, daerah tempat saya tinggal sekarang. Dari mana ia tahu saat ini saya tinggal di sini? Dan karena ngakunya sodara suami, kan saya jadi gampang ngeceknya ya. Ketahuanlah kalau dia wong Jowo tulen yang sejak lahir, sekolah, kerja, menikah, sampai punya anak ya di Jawa. Lha kok bisa fasih banget gitu kosakata Minangnya? Di situ aja saya udah ngerasa nggak beres.

Ketambahan lagi dia panggil suami saya dengan nama lengkap sesuai KTP. Selain pak lurah, suster di rumah sakit, dan call center nawarin kartu kredit, nggak ada yang panggil suami saya dengan nama KTP begitu. Gimana saya bisa percaya?

Langkah mengecek apakah nomor hape teman dibajak #3 Cek di medsos

Beberapa kawan biasanya akan memberitahukan kalau hapenya dibajak melalui status di medsos. Jadi kalau ragu, ada baiknya cek medsos. Namun, kalau mereka tidak menulis status, coba cari siapa tahu ada kontak lain di sana yang bisa dihubungi atau melalui perantara dari teman yang lain.

Salah satu contoh yang sebenarnya paling jelas terlihat apakah nomer telepon mereka dibajak, biasanya dari foto profil di WA lho. Karena biasanya pembajak akan pakai foto yang sama yang dipergunakan akun teman kita itu di medsos, terutama di profil FB.

Langkah mengecek apakah nomor hape teman dibajak #4 Cek di grup WA

Grup WA bisa menjadi salah satu cara untuk mengecek apakah nomer telepon teman kita sedang dibajak. Tentunya jika yang bersangkutan merupakan anggota grup WA juga.

Saya pernah mengalami tiba-tiba grup WA jadi rame karena beberapa anggota posting dimintai uang oleh salah satu anggota di grup. Untungnya salah satu dari kami memiliki kontak beliau yang lain untuk dikonfirmasi.

Tapi sebaiknya sebelum post di grup, dicek dulu dengan japri ke beberapa teman yang mungkin kenal dengan beliau. Siapa tahu itu beneran temen kita di grup yang hidupnya sekarang lagi susah. Kasihan juga kan. Grup WA biar jadi screening yang paling akhir.

Seringnya emang kita kesel ya dapat pesan seperti itu. Tapi jujur kadang ada perasaan iba juga membaca pesan itu. Ngebayangin juga kalau kita sendiri pas lagi nggak punya duit dan frustrasi. Mungkin dia memang lagi perlu uang untuk makan, untuk bayar sekolah anaknya, atau untuk berobat.

Karena kasus seperti ini sudah sering dijumpai, jadinya kita perlu hati-hati juga kan. Ini beneran teman kita atau bukan? Nggak apa-apa lah repot dikit cari tahu bener nggaknya, sebelum memutuskan apakah pesan itu mau kita cuekin aja, mau diomel-omelin, atau mau transfer.

BACA JUGA Penipu Online Sebaiknya Tetap Meremehkan Tata Bahasa Indonesia, Sekarang dan Selama-lamanya dan tulisan Dessy Liestiyani lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 29 Agustus 2021 oleh

Tags: dibajaknomor hape
Dessy Liestiyani

Dessy Liestiyani

Tinggal di Bukittinggi. Wiraswasta, mantan kru televisi, penikmat musik dan film.

ArtikelTerkait

getcontact personal branding mojok

Getcontact, Cara Efektif untuk Tahu Personal Branding Berhasil atau Nggak

16 September 2021
Mengenal 7 Jenis Nomor Telepon Genggam yang Cantik terminal mojok

Mengenal 7 Jenis Nomor Telepon Genggam yang Cantik

27 Juli 2021
Dianggap Tak Setia Kawan karena Malas Simpan Kontak Teman yang Suka Ganti Nomor

Dianggap Tak Setia Kawan karena Malas Simpan Kontak Teman yang Suka Ganti Nomor

16 Maret 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

4 Usaha Paling Cuan di Desa yang Bisa Dilakukan Semua Orang Mojok.co

4 Usaha Paling Cuan di Desa yang Bisa Dilakukan Semua Orang

31 Januari 2026
Honda CRF, Motor Sok Gagah dan Menyebalkan yang Semoga Saja Segera Lenyap dari Jalanan Mojok.co

Honda CRF, Motor Sok Gagah dan Menyebalkan yang Semoga Saja Segera Lenyap dari Jalanan

1 Februari 2026
3 Skill yang Wajib Dimiliki Laki-laki kalau Ingin Memperistri Orang Madura Mojok.co

3 Skill yang Wajib Dimiliki Laki-laki kalau Ingin Memperistri Orang Madura

4 Februari 2026
Kelas Menengah, Pemegang Nasib Paling Sial di Indonesia (Unsplash)

Kelas Menengah Indonesia Sedang OTW Menjadi Orang Miskin Baru: Gaji Habis Dipalak Pajak, Bansos Nggak Dapat, Hidup Cuma Jadi Tumbal Defisit Negara.

2 Februari 2026
Pengendara Mobil Nggak Usah Ikut-ikutan Lewat Jalan Tikus, Kalian Nggak Diajak!

Pengendara Mobil Nggak Usah Ikut-ikutan Lewat Jalan Tikus, Kalian Nggak Diajak!

31 Januari 2026
4 Kebohongan Tentang Indomaret yang Perlu Diluruskan (Unsplash)

4 Kebohongan Tentang Indomaret yang Perlu Diluruskan

4 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Surat Wasiat Siswa di NTT Tak Hanya bikin Trauma Ibu, tapi Dosa Kita Semua yang Gagal Melindungi Korban Kekerasan Anak
  • Tak Menyesal Ikuti Saran dari Guru BK, Berhasil Masuk Fakultas Top Unair Lewat Golden Ticket Tanpa Perlu “War” SNBP
  • Tan Malaka “Hidup Lagi”: Ketika Buku-Bukunya Mulai Digemari dan Jadi Teman Ngopi
  • Ironi TKI di Rembang dan Pati: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Karena Harus Terus Kerja di Luar Negeri demi Gengsi
  • Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan
  • Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.