Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Media Sosial

4 Hal yang Bikin Kaget Pelanggan Baru YouTube Premium

Ahmad Arief Widodo oleh Ahmad Arief Widodo
29 Maret 2023
A A
4 Hal yang Bikin Pelanggan Baru YouTube Premium Terkejut

4 Hal yang Bikin Kaget Pelanggan Baru YouTube Premium (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

YouTube Premium adalah layanan berlangganan streaming berbayar milik YouTube. Menurut saya, salah satu keunggulan layanan ini yang paling menarik adalah embel-embel bebas iklan. Pengguna jadi hemat waktu dan kuota karena nggak perlu melihat iklan sama sekali selama nonton video di YouTube.

Sayangnya, biaya berlangganan YouTube Premium nggak murah. Harga paket regulernya Rp59.000 per bulan. Biaya langganan per bulannya ini lebih mahal ketimbang beberapa aplikasi streaming seperti Vidio dan Disney+ Hotstar.

Untungnya, saya bisa menjajal layanan YouTube Premium untuk pertama kalinya dengan harga promo. Cukup bayar Rp7.000-an (sudah termasuk PPN), saya sudah mendapatkan paket berlangganan YouTube Premium selama 3 bulan.

Akan tetapi yang premium itu nggak selalu indah. Nyatanya, pelanggan baru seperti saya bisa terkejut juga ketika mulai berlangganan layanan ini. Apa saja hal yang bikin kaget?

Tiap kali screenshot layar HP, video YouTube tetap berputar dengan ukuran mini

Di era serba cepat seperti sekarang ini, kita dituntut untuk mampu multitasking atau menyelesaikan beberapa hal sekaligus. Saya termasuk orang yang sering melakukan multitasking, terutama untuk urusan gadget. Saya biasa mendengarkan podcast sambil membaca artikel atau scrolling media sosial.

Dulu, podcast yang biasa saya dengarkan selama multitasking cuma di Spotify atau Noice. Sebab, kalau podcast di YouTube, saya nggak bisa mendengarkannya sambil buka media sosial atau baca artikel. Maklum, YouTube saya waktu itu kan belum premium, jadi nggak bisa memutar video di background.

Akan tetapi semua berubah ketika saya berlangganan YouTube Premium. Saya jadi bisa buka podcast di YouTube sambil membuka aplikasi lain.

Selain itu, saya juga punya kebiasaan selalu men-screenshot segala hal menarik di internet. Sialnya, saya kerap lupa bahwa video YouTube yang saya putar masih berjalan. Makanya tiap kali saya screenshot hape, selalu ada kotak kecil video YouTube yang ikut muncul di pojokan layar.

Baca Juga:

7 Rekomendasi Channel YouTube untuk Belajar Materi SKD CPNS secara Gratis

Bayar UKT Mahal, tapi Dosen Nyuruh Mahasiswa Belajar dari YouTube, Logikanya di Mana sih?

Buka aplikasi lain, YouTube masih mengeluarkan suara

Siapa yang kalau sedang suntuk sering buka tutup aplikasi di hape? Hayo ngaku. Saya sering banget melakukan ini, semata untuk menghilangkan rasa suntuk.

Kebiasaan ini masih saya pertahankan ketika berlangganan YouTube Premium. Gara-gara itu saya kadang kaget saat aplikasi YouTube-nya masih mengeluarkan suara padahal saya sudah berpindah ke aplikasi lain.

Ternyata bukan cuma saya yang kaget perkara sepele ini, lho. Ardit Erwandha, seorang komika, juga mengalami hal yang sama. Beberapa waktu lalu, blio pernah mencuit pengalamannya yang mirip saya.

agak kagok semenjak pake youtube premium, ganti aplikasi lah masih ada suaranya.

— Ardit Erwandha (@ArditErwandha) March 20, 2023

Layar nggak aktif, suaranya masih ada

Biasanya sebelum berangkat ke kantor, saya menyetel musik di hape. Aplikasi yang paling sering saya gunakan adalah YouTube. Mendengarkan lagu sebelum berangkat kantor ini tujuannya untuk membangkitkan mood positif sebelum bekerja, apalagi kalau sedang dikejar deadline. Mood yang baik bikin pekerjaan saya terasa jadi lebih ringan.

Kalau sedang terburu-buru, kadang saya lupa nge-pause lagu. Biasanya saya cuma mematikan layar hape dan aplikasi YouTube bakal berhenti sendiri. Tapi itu dulu, sebelum saya berlangganan YouTube Premium. Setelah beberapa minggu berlangganan layanan ini, kebiasaan langsung mematikan layar hape tadi jadi berubah. Sebab, meskipun layar hape mati atau nggak aktif, YouTube saya bakal tetap memutar lagu dan mengeluarkan suara.

Kaget ada pembayaran otomatis

Mayoritas orang menggunakan sistem autodebet untuk berlangganan YouTube Premium. Gampangnya, autodebet itu sistem pembayaran otomatis yang akan memotong saldo bank, kartu kredit, atau dompet digital kita. Sayangnya, belum semua pelanggan baru sadar akan hal itu.

Contohnya rekan kantor saya. Dia iseng mencoba berlangganan YouTube Premium. Seingatnya, dia hanya memilih berlangganan selama sebulan. Tapi setelah lebih dari dua bulan, YouTube Premium miliknya masih bisa dipakai. Teman saya mengira dia dapat gratisan.

Usut punya usut, ternyata teman saya tetap membayar biaya langganan tapi menggunakan kartu kreditnya makanya dia nggak merasa uangnya berkurang sedikit pun. Kenapa dipotongnya lewat kartu kredit? Ya karena waktu dia berlangganan pertama kali pembayarannya menggunakan kartu kredit.

Itulah beberapa hal yang bikin pelanggan baru YouTube Premium terkejut. Sebelum dijudge norak sama si paling YouTube terkait tulisan ini, saya minta maaf dan harus mengakui kalau baru pertama kali langganan. Makanya kalau saya rada kaget wajar, dong~

Penulis: Ahmad Arief Widodo
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA YouTube Music Terlalu Superior di Hadapan Spotify dan Apple Music.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 29 Maret 2023 oleh

Tags: YoutubeYouTube Premium
Ahmad Arief Widodo

Ahmad Arief Widodo

Penulis lepas yang fokus membahas kedaerahan, dunia pemerintahan dan ekonomi. Stand like a hero and die bravely.

ArtikelTerkait

Rekomendasi 4 Kanal YouTube buat Belajar British Accent

Rekomendasi 4 Kanal YouTube buat Belajar British Accent

10 Juni 2023
Orang yang Sarankan Ide Bisnis di YouTube Itu Bukan Pengusaha, Mereka Hanya Konten Kreator! terminal mojok.co

Orang yang Sarankan Ide Bisnis di YouTube Itu Bukan Pengusaha, Mereka Hanya Konten Kreator!

30 Juni 2021
Rekomendasi 5 Drama Korea Satu Episode yang Bisa Ditonton di YouTube Terminal Mojok

5 Rekomendasi Drama Korea Satu Episode yang Bisa Ditonton di YouTube

25 Juli 2022
tontonan youtube

Kita Selalu Bisa Memilih, Termasuk Tontonan YouTube

18 Juni 2019
Belajar Coding Melalui Lima Channel YouTube Berikut terminal mojok.co

Belajar Coding Melalui Lima Channel YouTube Berikut

19 Oktober 2020
Cacat Logika Lagu Anak Baby Shark

Cacat Logika Lagu Anak “Baby Shark”

5 Agustus 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Alun-Alun Jember Nusantara yang Rusak (Lagi) Nggak Melulu Salah Warga, Ada Persoalan Lebih Besar di Baliknya Mojok.co

Jember Gagal Total Jadi Kota Wisata: Pemimpinnya Sibuk Pencitraan, Pengelolaan Wisatanya Amburadul Nggak Karuan 

6 Februari 2026
7 Kebiasaan Orang Kebumen yang Terlihat Aneh bagi Pendatang, tapi Normal bagi Warga Lokal Mojok.co

6 Mitos di Kebumen yang Nggak Bisa Dibilang Hoaks Begitu Saja

3 Februari 2026
5 Profesi yang Kelihatan Gampang, Padahal Nggak Segampang Itu (Unsplash)

5 Profesi yang Kelihatannya Gampang, Padahal Nggak Segampang Itu

4 Februari 2026
Purworejo Tak Butuh Kemewahan karena Hidup Aja Pas-pasan (Unsplash)

Purworejo Tidak Butuh Kemewahan, Apalagi soal Makanan dan Minuman karena Hidup Aja Pas-pasan

6 Februari 2026
Jakarta Selatan Isinya Nggak Cuma Blok M, Ada Pasar Minggu yang Asyik Nggak Kalah Asyik Dikulik Mojok.co

Pasar Minggu Harus Ikuti Langkah Pasar Santa dan Blok M Square kalau Tidak Mau Mati!

4 Februari 2026
Kelas Menengah, Pemegang Nasib Paling Sial di Indonesia (Unsplash)

Kelas Menengah Indonesia Sedang OTW Menjadi Orang Miskin Baru: Gaji Habis Dipalak Pajak, Bansos Nggak Dapat, Hidup Cuma Jadi Tumbal Defisit Negara.

2 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Lasem Lebih Terkenal daripada Rembang tapi Hanya Cocok untuk Wisata, Tidak sebagai Tempat Tinggal
  • Mahasiswa KIP Kuliah Pertama Kali Makan di AYCE: Mabuk Daging tapi Nelangsa, Kenyang Sesaat untuk Lapar Seterusnya
  • Ormas Islam Sepakat Soal Board of Peace: Hilangnya Suara Milenial dan Gen Z oleh Baby Boomers
  • Kemensos “Bersih-Bersih Data” Bikin Nyawa Pasien Cuci Darah Terancam, Tak Bisa Berobat karena Status PBI BPJS Mendadak Nonaktif
  • Blok M, Tempat Pelarian Pekerja Jakarta Gaji Pas-pasan, Tapi Bisa Bantu Menahan Diri dari Resign
  • Derita Punya Pasangan Hidup Sandwich Generation sekaligus Mertua Toxic, Rumah Tangga bak Neraka Dunia

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.