Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

4 Hal Sepele tapi Sukses Membuat Penjual Nasi Goreng Sedih

Nisrina Ridiani oleh Nisrina Ridiani
29 November 2025
A A
4 Hal Sepele tapi Sukses Membuat Penjual Nasi Goreng Sedih (Unsplash)

4 Hal Sepele tapi Sukses Membuat Penjual Nasi Goreng Sedih (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Rasanya kurang lengkap jika dalam sehari tidak mempersulit diri sendiri dengan menyeleksi menu makanan. Bagi saya, nasi goreng adalah makanan backburner. Yap, sering menjadi pelampiasan ketika sudah bingung menentukan menu.

Saya menduga sebetulnya gerobak penjual nasi goreng memiliki daya magis tersendiri. Yap, kekuatan supernatural yang menghasut pikiran saya agar tidak mempertimbangkan hidangan lain.

Sudah tak terhitung bakul nasgor yang saya datangi. Mulai dari abang yang dry text, judes, sampai dengan bombastic side eyes pun sudah khatam. Meskipun begitu, saya tetap kembali lagi.

Satu atau dua tatapan maut tidak akan membuat saya goyah. Lagi pula, lebih banyak kang nasi goreng yang ramah dan baik ketimbang judes. Salah satu langganan saya pernah bercerita, katanya memang ada (banyak) pelanggan yang membuatnya sedih kecewa.

Pembeli terkadang rewel, tetapi penjual juga tidak selamanya in the good mood. Inilah sederet tingkah laku pembeli yang terkadang membuat mereka gemas sekaligus sedih.

#1 Membuang kerupuk

Biasanya, kerupuk di bakul nasi goreng telah dipersiapkan terlebih dahulu sebelum pembeli datang. Coba deh perhatikan, mayoritas kerupuk sudah ditakar serta dibungkus plastik agar siap dimakan.

Nah, kalau pembeli nggak mau pakai kerupuk, sebenarnya tinggal bilang saja. Sayangnya, ada saya pembeli yang nggak punya hati. Mereka secara sadar menerima kerupuk plastik kecil itu, tapi lalu membuangnya setelah membayar. Penjual yang melihat kejadian itu hanya bisa menahan kesedihan ada orang membuang makanan.

#2 Ada pembeli nggak mau nasi goreng yang dimasak bersamaan

Terkadang, ada pembeli yang skeptis terhadap rasa nasi goreng ketika dimasak dalam porsi banyak. Usut punya usut, mereka percaya jika dimasak bersamaan rasanya akan berbeda.

Baca Juga:

Dear HokBen, Nasi Pulenmu Itu Ditakdirkan buat Dimakan Langsung, Bukan Dijadikan Nasi Goreng

3 Kuliner Solo yang Bikin Culture Shock Lidah Sunda Saya

Sialnya, permintaan semacam ini merupakan ujian bagi para penjual, apalagi ketika bakul sedang ramai. Kalau menunya berbeda, wajar banget dimasak terpisah. Tetapi kalau sama, kebanyakan penjual akan memasak secara bersamaan supaya antrean nggak makin panjang.

Padahal, cita rasa makanan nggak melulu dipengaruhi oleh jumlah porsi yang dimasak. Yang paling vital adalah mekanik kang nasi goreng itu sendiri. Kalau tangannya sudah lihai, wajan pun ikut diangkat seperti atraksi. Sebelum meminta dipisah, ada baiknya kita percaya dulu sama penjualnya.

#3 Mengubah Pesanan di tengah proses memasak

Salah satu yang paling membuat sedih dan kecewa adalah pembeli tiba-tiba mengubah pesanan. Masalahnya pesanan si pembeli sedang dibuatkan. Kayaknya ini sudah setara dengan harapan palsu. Nasi Goreng terlanjur dibuat sepenuh hati, tetapi tiba-tiba disuruh memulai lagi dari nol.

Padahal, kalau saja pembeli sabar sedikit dalam menentukan keinginannya, kang nasi goreng tidak perlu memasak dengan drama. Jika ini terjadi, daripada ngeyel, alangkah baiknya kita mengalah dengan mengutamakan pesanan pertama.

Toh, bumbu sudah diaduk dan menyatu di wajan. Kita harus siap menerima risiko atas keputusan yang dibuat sendiri, bukan?

#4 Membeli nasi goreng ketika hendak tutup

Sebetulnya, ini tidak begitu fatal, tapi tetap saja terkadang menyebalkan. Sama halnya dengan pekerja pada umumnya, penjual nasi goreng juga ada kalanya pengin cepat pulang setelah seharian berjibaku dengan wajan panas.

Apalagi ketika perabot sudah dibereskan, tiba-tiba ada pengunjung yang datang. Kalau dibiarkan, sayang juga menolak rejeki. Boleh dibilang, porsi nasi goreng yang dimasak di detik-detik closing itu terbuat dari adonan sebal dan belas kasih.

Sebal karena jam pulangnya tertunda. Sementara belas kasih karena porsinya sengaja dilebihkan untuk menghabiskan sisa bahan yang masih ada. Ujungnya, mereka jadi serba salah antara grasa-grusu pengin pulang tapi kasihan juga melihat pembeli tengah malam kelaparan.

Nah, itulah hal-hal sepele yang bisa membuat penjual nasi goreng sedih. Perlu diingat, nasi goreng adalah menu repeat order sejuta umat, terlebih ketika kepepet. Percaya deh, menjaga hubungan baik dengan para pemadam kelaparan di tengah malam adalah investasi yang worth it!

Penulis: Nisrina Ridiani

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Nasi Goreng Makanan Sejuta Umat yang Cocok Disantap si Kaya dan si Miskin

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 29 November 2025 oleh

Tags: backburnerkerupuk nasi gorengmakanan backburnernasi gorengrekomendasi nasi goreng
Nisrina Ridiani

Nisrina Ridiani

Seorang pekerja biasa yang hobi menulis opini dan cerita ringan. Menjadikan blog sebagai ruang arsip digital untuk menghibur diri dan berbagi perspektif. Suka berenang, baca komik, dan menulis.

ArtikelTerkait

6 Makanan Khas dari Daerah yang Rasanya Berubah ketika Dijual di Jakarta

6 Makanan Khas dari Daerah yang Rasanya Berubah ketika Dijual di Jakarta

19 Mei 2024
nasi goreng tanpa kecap dendeng lemak tiarbah masak darurat cabang mojok.co

Meningkatnya Pamor Nasi Goreng Tanpa Kecap di Tangan Selebtwit

23 Juni 2020
4 Alasan Nasi Goreng Pinggir Jalan Lebih Enak daripada Nasi Goreng Rumahan Terminal Mojok

Mengungkap Misteri Nasi Goreng Pinggir Jalan Lebih Enak daripada Nasi Goreng Rumahan

9 Januari 2023
Bagi Saya, Nasi Goreng Padang itu Aneh Terminal Mojok

Bagi Saya, Nasi Goreng Padang itu Aneh

16 Desember 2020
Kuliner untuk Makan Malam Ini Harusnya Jadi Menu Sarapan (Unsplash)

Kuliner untuk Makan Malam Ini Harusnya Jadi Menu Sarapan

12 Desember 2022
Nasi Goreng Instan Adalah Puncak Evolusi Budaya Instan Orang Indonesia sekaligus Penyelamat di Kala Saldo Cekak

Nasi Goreng Instan Adalah Puncak Evolusi Budaya Instan Orang Indonesia sekaligus Penyelamat di Kala Saldo Cekak

13 September 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Rujak Teplak Khas Tegal Adalah Anomali bagi Warga Blora, Rujak kok Jadi Menu Sarapan, Aneh!

Rujak Teplak Khas Tegal Adalah Anomali bagi Warga Blora, Rujak kok Jadi Menu Sarapan, Aneh!

9 Januari 2026
Dominasi Motor Honda Akan Segera Berakhir, sebab Motor Keluaran Baru Yamaha Harus Diakui Lebih Berkualitas!

Dominasi Motor Honda Akan Segera Berakhir, sebab Motor Keluaran Baru Yamaha Harus Diakui Lebih Berkualitas!

9 Januari 2026
Lulusan S2 Nelangsa dan Ijazahnya Tak Lagi Bisa Diharapkan (Unsplash)

Lulusan S2 Nelangsa dan Ijazahnya Tak Lagi Jadi Harapan, Bikin Saya Juga Ingin Bilang kalau Kuliah Itu Scam

9 Januari 2026
Alasan Orang Lebih Memilih Menu Kopi Susu Gula Aren daripada Menu Kopi Lain di Kafe Mojok.co

4 Alasan Orang Lebih Memilih Kopi Susu Gula Aren daripada Menu Kopi Lain di Kafe

12 Januari 2026
3 Hal di Karawang yang Membuat Pendatang seperti Saya Betah Mojok.co

3 Hal di Karawang yang Membuat Pendatang seperti Saya Betah

9 Januari 2026
5 Hal yang Tidak Orang Katakan Soal Beasiswa LPDP Mojok.co

5 Hal yang Orang-orang Jarang Katakan Soal Beasiswa LPDP

10 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Alfamart 24 Jam di Jakarta, Saksi Para Pekerja yang Menolak Tidur demi Bertahan Hidup di Ibu Kota
  • Mahasiswa Malang Sewakan Kos ke Teman buat Mesum Tanpa Modal, Dibayar Sebungkus Rokok dan Jaga Citra Alim
  • Nongkrong Sendirian di Kafe Menjadi “Budaya” Baru Anak Muda Jaksel Untuk Menjaga Kewarasan
  • Kegigihan Gunawan Jualan Kue Putu di Kota-kota Besar selama 51 Tahun agar Keluarga Hidup Sejahtera di Desa
  • Mie Ayam di Jakarta, Saksi Pekerja Berusaha Waras setelah Berkali-kali Nyaris Gila karena Kerja dan Beban dari Orang Tua
  • Berkat Film Semi Jepang, Mahasiswa Culun nan Pemalas Bisa Lulus Kuliah dan Nggak Jadi Beban Keluarga

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.