Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup Gadget

4 Barang yang Dimiliki Tokoh Miskin di Drakor yang Bikin Orang Bokek di Negeri Ini Misuh-Misuh

Hanifatul Hijriati oleh Hanifatul Hijriati
18 Agustus 2021
A A
tokoh miskin di drakor mojok

tokoh miskin di drakor mojok

Share on FacebookShare on Twitter

Tokoh miskin di drakor itu tingkat bokeknya nggak sama dengan orang bokek di negara kita.

Drama Korea adalah jenis hiburan yang sangat menyegarkan mata sebagian besar penggemarnya karena bisa betah berlama-lama hanya untuk menatap wajah bening para aktris dan aktor Korea. Kisah atau cerita drakor tidak sedikit yang menggambarkan tentang kondisi tokoh yang bokek secara ekonomi. Gambaran ini sering dikisahkan dengan tokoh yang kehilangan pekerjaan, susah mencari kerja, kebangkrutan atau jualan yang nggak laku-laku.

Namun, gambaran tokoh miskin di drakor sangat kontradiktif dengan orang yang bokek dan miskin di negeri ini. Jadi kadang bisa bikin kesel sesama kaum bokek.

Kondisi bokeknya tokoh miskin di drakor ini emang nggak salah kalau bisa bikin warga negeri ini, yang juga bokek tentunya pengin misuh-misuh. Ya gimana nggak misuh-misuh? Lha wong sebangkrut-bangkrutnya kondisi seseorang di drama Korea, mereka itu masih bisa makan daging atau beli makanan yang layak, minum soju sampe minum wine.

Selain masalah makanan, yang sepertinya tokoh miskin di drakor itu nggak pernah pusing mikirin bakalan dapet jatah sembako dari pemerintah apa enggak, barang-barang di bawah ini bisalah saya kategorikan barang yang dimiliki hampir semua tokoh bokek atau miskin di drama Korea yang bikin orang miskin di negeri ini makin pengin bikin spanduk buat protes ke pemerintah.

Nah, barang-barang itu saya tuliskan di bawah ini.

Pertama, kulkas

Kulkas atau pendingin makanan ini termasuk benda yang sifatnya egaliter. Ia dimiliki siapa pun, apa pun kedudukannya. Dan berapa pun penghasilannya.

Di drama Korea, kita akan jamak menemui orang yang digambarkan miskin namun di rumahnya punya kulkas dengan berbagai isi bahan makanan. Duh, buat sesama kaum bokek pasti kesel juga lihatnya.

Baca Juga:

4 Alasan Drama Korea Zaman Sekarang “Kalah” dengan Zaman Dahulu Menurut Saya yang Sudah 15 Tahun Jadi Penggemar

Masa Aktif Kuota Data Internet 28 Hari Sungguh Mengganggu Keuangan Kaum Mendang-Mending

Kedua, komputer atau laptop

Untuk jenis alat yang dipakai menyimpan data ini bisa dibilang hampir dimiliki oleh semua lapisan masyarakat di drama Korea. Kepemilikan komputer ini bermacam-macam ada yang jenis PC atau memang yang portable yaitu laptop.

Bagi penyuka drakor akan sangat biasa menjumpai tokoh drakor yang bisa jadi nggak punya penghasilan tetap, rumah pun tak punya, tetapi masih memiliki PC lengkap dengan perlengkapan tambahannya.

Yang menarik lagi, mereka seolah-olah lancar-lancar saja sih internetannya tanpa mengeluh sinyal yang jelek apalagi kehabisan kuota. Tidak mengherankan juga sih jika melihat peran di drama Korea nggak punya masalah sama jaringan internet. Sebab, Korea Selatan menduduki posisi ketiga di dunia negara dengan jaringan internet tercepat.

Jadi cukup relevan jika di drama korea, semiskin apa pun tokohnya, tetap bisa menikmati kelancaran jaringan internet pakai laptop tanpa harus mengeluh atau pun sambat ke pemerintah. Gimana? Tambah kesel kan?

Ketiga, penyedot debu portable

Alat pembersih lantai yang bekerja dengan menyedot debu ini tampak begitu favorit di setiap level sosial tokoh dan peran di drama Korea. Gaya hidup yang serba praktis membuat alat ini begitu akrab dimiliki oleh siapa pun.

Ya iyalah, namanya negara produsen teknologi beda dengan negara konsumen teknologi yang hampir semua jenis teknologi impor. Jadi ya untuk warga bokek di negeri ini nggak perlu kaget-kaget amat.

Keempat, hape Samsung terbaru

Kepemilikan hape Samsung sudah menjadi sebuah kewajiban bagi tiap peran atau pun tokoh di drama Korea. Brand Samsung yang sudah menjadi maskot produk andalan Korea Selatan di teknologi informasi, tentu tidak akan mengherankan jika selalu muncul dalam drama Korea.

Selain bisa sebagai strategi marketing yang sangat strategis, drama Korea juga bisa semakin meyakinkan bahwa Samsung adalah teknologi yang canggih hingga ke seluruh pasar dunia. Bukan rahasia lagi jika drama Korea saat ini sudah ditonton ratusan juta penduduk di dunia dan pasarnya mencapai Eropa hingga Timur Tengah.

Nah, penggunaan hape Samsung ini semakin diperkuat dengan seri-seri terbaru Samsung yang dipakai oleh peran-peran di drama Korea. Peran miskin sekali pun, bisa dijamin pakainya hape Samsung minimal yang seri A51.

Untuk kalangan menengah hingga para pekerja yang di-PHK di drama Korea aja, mereka masih bisa memakai hape Samsung seri Galaxy Flip dan Flop yang kalau di Indonesia harganya bisa dibandrol sekitar lima jutaan hingga lima belas juta rupiah. Bahkan yang seri Galaxy Z Fold 2, harga bisa mencapai dua puluh lima jutaan.

Nah gimana? Pengin misuh-misuh kan?

Yah, lagi-lagi wajar lah namanya juga negara produsen teknologi informasi dan pemilik brand Samsung. Sebagai warga dari negara yang baru bisa menjadi konsumen teknologi plus konsumen dunia hiburan drakor ya pekerjaan kita yang benar itu ya cukup menonton saja dan nikmati saja… ya to?

BACA JUGA Rumah Atap, Hunian Populer bagi Tokoh Drakor dan Warga Korea Selatan atau tulisan Hanifatul Hijriati lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 29 Agustus 2021 oleh

Tags: drakorInternetkomputersamsungtokoh miskin
Hanifatul Hijriati

Hanifatul Hijriati

Guru Bahasa Inggris di SMA Negeri Gemolong. Sering memiliki kegelisahan jika berkaitan dengan kebijakan pendidikan.

ArtikelTerkait

Yang Gwan-sik dalam Drakor Netflix When Life Gives You Tangerines : Takhta Tertinggi Cowok Green Flag

Yang Gwan-sik dalam Drakor Netflix “When Life Gives You Tangerines”: Takhta Tertinggi Cowok Green Flag

11 Maret 2025
Jurus Jitu Menghabiskan 16 Episode Drakor dalam Sehari terminal mojok

Jurus Jitu Menghabiskan 16 Episode Drakor dalam Sehari

7 Juli 2021
Bikin Baper, 5 Film Romantis Jung Woo Sung Pantang Dilewatkan Terminal mojok

Bikin Baper, 5 Film Romantis Jung Woo Sung Pantang Dilewatkan

24 Januari 2021
Profil dan Biodata Pemeran Utama Mask Girl dan Behind Your Touch, 2 Drakor Terpopuler di Netflix Saat Ini

Profil dan Biodata Pemeran Utama Mask Girl dan Behind Your Touch, 2 Drakor Terpopuler di Netflix Saat Ini

3 September 2023
5 Hal yang Bikin Saya Makin Cinta sama AXIS

5 Hal yang Bikin Saya Makin Cinta sama AXIS

29 Agustus 2023
5 Rekomendasi Drama Korea yang Isinya Karakter Jahat Semua, tapi Ceritanya Bikin Ketagihan Mojok.co

5 Drama Korea yang Isinya Karakter Jahat Semua, tapi Ceritanya Bikin Ketagihan

25 Mei 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Sidoarjo Bukan Sekadar "Kota Lumpur", Ia Adalah Tempat Pelarian Paling Masuk Akal bagi Warga Surabaya yang Mulai Nggak Waras

Sidoarjo Bukan Sekadar “Kota Lumpur”, Ia Adalah Tempat Pelarian Paling Masuk Akal bagi Warga Surabaya yang Mulai Nggak Waras

14 Januari 2026
Jalan Dayeuhkolot Bandung- Wujud Ruwetnya Jalanan Bandung (Unsplash)

Jalan Dayeuhkolot Bandung: Jalan Raya Paling Menyebalkan di Bandung. Kalau Hujan Banjir, kalau Kemarau Panas dan Macet

17 Januari 2026
Rute KRL Duri-Sudirman, Simbol Perjuangan Pekerja Jakarta (Unsplash)

Rute KRL dari Stasiun Duri ke Sudirman Adalah Rute KRL Paling Berkesan, Rute Ini Mengingatkan Saya akan Arti Sebuah Perjuangan dan Harapan

15 Januari 2026
Kelurahan Batununggal dan Kecamatan Batununggal: Nama Mirip dan Sama-sama di Bandung, tapi Takdirnya Berbeda Mojok.co

Kelurahan Batununggal dan Kecamatan Batununggal: Nama Mirip dan Sama-sama di Bandung, tapi Takdirnya Berbeda

15 Januari 2026
6 Alasan Jatinangor Selalu Berhasil Bikin Kangen walau Punya Banyak Kekurangan Mojok.co

6 Alasan Jatinangor Selalu Berhasil Bikin Kangen walau Punya Banyak Kekurangan 

12 Januari 2026
Kapok Naik KA Bengawan, Sudah Booking Tiket Jauh Hari Malah Duduk Nggak Sesuai Kursi

Kapok Naik KA Bengawan, Sudah Booking Tiket Jauh Hari Malah Duduk Nggak Sesuai Kursi

16 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • 2016 bagi Milenial dan Gen Z adalah Tahun Kejayaan Terakhir sebelum Dihajar Realitas Hidup
  • Brownies Amanda Memang Seterkenal Itu, Bahkan Sempat Jadi “Konsumsi Wajib” Saat Sidang Skripsi
  • Kengerian Perempuan saat Naik Transportasi Umum di Jakarta, Bikin Trauma tapi Tak Ada Pilihan dan Tak Dipedulikan
  • Pascabencana Sumatra, InJourney Kirim 44 Relawan untuk Salurkan Bantuan Logistik, Trauma Healing, hingga Peralatan Usaha UMKM
  • Luka Perempuan Pekerja Surabaya: Jadi Tulang Punggung Keluarga, Duit Ludes Dipalak Kakak Laki-laki Nggak Guna
  • Bagi Zainal Arifin Mochtar (Uceng) Guru Besar hanya Soal Administratif: Tentang Sikap, Janji pada Ayah, dan Love Language Istri

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.