Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

4 Alasan Karakter Levi Ackerman Lebih Mashok Dibanding Eren Yeager di ‘Attack on Titan’

Muhammad Iqbal Habiburrohim oleh Muhammad Iqbal Habiburrohim
2 Januari 2021
A A
Memahami Penyebab Jerawat biar Muka Tetap Glowing Kayak Levi Ackerman terminal mojok.co

Memahami Penyebab Jerawat biar Muka Tetap Glowing Kayak Levi Ackerman terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Attack on Titan adalah salah satu anime yang paling terkenal saat ini, ceritanya juga sudah hampir memasuki babak akhir. Saya sendiri nggak pengin membahas mengenai alur cerita Attack on Titan di tulisan ini, tetapi lebih ingin membandingkan dua karakter yang ada yaitu Eren Yeager dan Levi Ackerman.

Bagi pembaca yang juga nonton anime ini mungkin juga sudah tahu mengenai kedua karakter ini. Kedua karakter ini memang yang paling difavoritkan oleh banyak penonton AOT diluar sana. Hal tersebut sangatlah wajar karena kedua karakter ini memang memegang peran penting dalam cerita sehingga keduanya seringkali diperlihatkan oleh penulis AOT, Hajime Isayama.

ADVERTISEMENT

Eren Yeager sendiri merupakan karakter utama dalam cerita, ia merupakan karakter kunci yang akan menentukan nasib dunia dalam alur cerita AOT. Sedangkan Levi Ackerman bisa dibilang merupakan karakter manusia “ori” yang paling kuat di dalam cerita. Ia merupakan kapten dari Special Operations Squad milik pasukan pengintai yang merupakan pasukan yang paling aktif dalam memberantas titan.

Kedua karakter ini sama-sama kuat dan memiliki kepribadian yang unik, tapi saya pribadi lebih menyukai karakter Levi Ackerman dibanding Eren karena beberapa faktor. Beberapa hal yang bikin saya lebih suka karakter Levi akan saya jabarkan.

#1 Badass

Setiap kali Levi muncul, ia sering kali ditampakkan sebagai karakter yang misterius, tanpa emosi, dan sulit ditebak. Berbeda dengan Eren yang diperlihatkan lebih ngotot, berani, dan ceroboh. Dari awal kemunculannya, Levi sudah diceritakan sebagai karakter yang sangat kuat, ia bisa membunuh banyak titan sendirian.

Di saat scene bertarung melawan titan dengan badan yang sangat besar, Levi yang merupakan manusia biasa hanya menggunakan dua pedang dan alat bantu 3D Maneuver Gear. Saat membunuh para titan pun ia selalu digambarkan dengan badass seakan nggak perlu banyak effort untuk membunuh titan yang tubuhnya besar.

#2 Kemampuan bertarung

Levi sendiri sangat mengandalkan kemampuan bertarungnya, berbeda dengan Eren yang lebih mengandalkan tekad dan keberanian. Selain itu, Eren juga memiliki kemampuan berubah menjadi titan sehingga kekuatannya sebagian besar ditopang oleh kemampuan titan yang dimilikinya.

Mengandalkan kemampuan bertarungnya, ia bisa membunuh banyak sekali titan dan seringkali menunjukkan gerakan-gerakan yang menakjubkan. Selain itu, ia bukanlah karakter yang digambarkan sebagai manusia bertubuh besar dan berotot melainkan hanya seorang dengan fisik pendek dan kecil. Dengan fisik seperti itu, kemampuannya disejajarkan dengan kekuatan dari satu pasukan sehingga bisa dibayangkan betapa kuatnya Levi Ackerman.

Baca Juga:

Rumbling dalam Attack on Titan: Terlihat Benar karena Ceritanya Memang Bermasalah

Saya Setuju dengan Eren, Rumbling Adalah Solusi

#3 Ketenangan

Levi selalu diperlihatkan tanpa ekspresi dan tenang saat menjalankan misi. Selain itu, ia bisa mengendalikan emosinya dengan baik. Dibandingkan dengan Eren yang merupakan karakter yang sangat berapi-api dan sering kali mengambil keputusan ceroboh berdasarkan emosi yang ia miliki. Mungkin hal tersebut bisa terjadi karena faktor umur dan pengalaman yang sudah Levi miliki sebelumnya.

Eren sering kali bertindak hanya mengikuti emosi yang ia miliki tanpa memikirkan dampak jangka panjang yang akan terjadi. Sebagai contoh, ia sering membantah apabila diberikan perintah yang tidak sesuai dengan isi hatinya. Berbeda dengan Levi yang selalu menghormati perintah yang diberikan padanya entah itu ia sukai ataupun tidak.

#4 Menghargai teman-temannya

Walaupun digambarkan sebagai karakter yang dingin dan tak memiliki emosi, Levi merupakan salah satu karakter yang paling menghargai teman-temannya termasuk kapten dan anak buahnya. Bisa dibilang Levi sangat jarang membuat keputusan yang berisiko dan membahayakan keselamatan teman-temannya. Ia malah sering dihadapkan pada peristiwa yang sulit saat ia harus melihat teman-temannya mati usai menjalankan misi dan sebenarnya ia merasakan kesedihan atas kematian tersebut.

Bukan berarti Eren tidak menghargai teman-temannya. Tapi, Eren bertindak tanpa memikirkan keselamatan teman-temannya dan keputusannya tersebut tidak jarang menyebabkan kerugian dan kematian yang lebih banyak di pihak mereka. Tekad kuat yang ia miliki terkadang membutakannya sehingga kita bisa menyaksikan bagaimana emosi lebih mengendalikan dirinya.

Itulah beberapa hal yang bikin saya lebih suka karakter Levi Ackerman dibanding Eren Yeager. Terlepas dari berbagai hal yang telah saya sebutkan, kedua karakter tersebut tetap memegang peran penting di cerita AOT. Tanpa keberanian dan sifat ngotot Eren, mungkin jalan cerita AOT nggak akan menjadi seseru ini. Bagaimanapun juga, Eren merupakan karakter utama yang akan membawa kita ke akhir cerita AOT ini.

Kalian sendiri Tim Levi atau Tim Eren?

Sumber gambar: YouTube Calli Moon

BACA JUGA Buat yang Abis Isi Bensin, Tolong dong Maju Dulu Baru Tutup Jok Motor dan tulisan Muhammad Iqbal Habiburrohim lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 30 Desember 2020 oleh

Tags: attack on titanreview anime
Muhammad Iqbal Habiburrohim

Muhammad Iqbal Habiburrohim

Seorang lokal Yogyakarta yang menjalani hidup dengan rute yang dinamis. Berpindah dari satu koordinat ke koordinat lain demi tuntutan profesi, sembari merawat kewarasan dengan menumpahkan segala keluh kesah ke dalam barisan kata.

ArtikelTerkait

Ada Beberapa Alasan bahwa Gabi Braun Memang Layak untuk Dibenci terminal mojok.co

Gabi Braun Memang Layak untuk Dibenci

3 Februari 2021
kaya braus Gabi braun terminalmojok

Kaum Eldia di Serial ‘Attack on Titan’ Memang Layak Dibenci, Didiskriminasi, dan Terus Dianggap Iblis

23 Februari 2021
4 Detail Penting yang Jadi Misteri di Balik Kehamilan Historia Reiss, 'Attack on Titan' terminal mojok.co

4 Detail Penting yang Jadi Misteri di Balik Kehamilan Historia Reiss, ‘Attack on Titan’

15 Februari 2021
Anime 'Deca-Dence' Menggambarkan Perlunya Revolusi di Tengah Tatanan 'Ideal' terminal mojok.co

Anime ‘Deca-Dence’ Menggambarkan Perlunya Revolusi di Tengah Tatanan Ideal

5 November 2020
Bantahan soal Armin Arlert yang Dianggap Nggak Penting Lagi di AoT. Jangan Ngadi-ngadi lah mojok.co/terminal

Bantahan soal Armin Arlert yang Dianggap Nggak Penting Lagi di AoT. Jangan Ngadi-ngadi lah

10 Maret 2021
Review Attack on Titan Final Season Episode 1: Bagus, namun Tetap Khawatir

Review Attack on Titan Final Season Episode 1: Bagus, namun Tetap Khawatir

11 Januari 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Mobil Suzuki Swift Lama, Mobil Tanpa Musuh dan Bebas Makian di Jalan suzuki sx4

Dari gaya hingga performa, inilah 6 alasan Suzuki Swift ST 2008 cocok jadi mobil pertama

6 Agustus 2026
Culture shock anak pesisir pantura lihat pantai di Maluku: ternyata pantai bisa bersih, putih, dan tanpa bau amis

Culture shock anak pesisir pantura lihat pantai di Maluku: ternyata pantai bisa bersih, putih, dan tanpa bau amis

5 Agustus 2026
Kontroversi [arfum Mykonos: ketika naluri “ingin gaul” anak SD dihakimi netizen yang kurang piknik

Kontroversi parfum Mykonos: ketika naluri “ingin gaul” anak SD dihakimi netizen yang kurang piknik

4 Agustus 2026
Dear Indosiar, terima kasih sudah menghibur ibu saya lewat acara dangdut D’Academy Mojok.co

Dear Indosiar, terima kasih sudah menghibur ibu saya lewat acara Dangdut Academy

5 Agustus 2026
Jalan Nasional Purworejo vs Kulon Progo Ketimpangannya Begitu Terasa: Dalam Hitungan Meter, Dunia Begitu Berbeda

Purworejo, kota yang menyambutmu bukan dengan gapura selamat datang, tapi dengan jalan berlubang

5 Agustus 2026
Nelangsa Penderita Buta Warna di Dunia Kerja : Nggak Dilirik HRD sampai Dapat Persepsi Buruk Kolega buta warna parsial

Gara-gara buta warna parsial, saya tidak bisa jadi apa-apa karena syarat administrasi yang mendiskriminasi

9 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.