4 Alasan Karakter Levi Ackerman Lebih Mashok Dibanding Eren Yeager di 'Attack on Titan' – Terminal Mojok

4 Alasan Karakter Levi Ackerman Lebih Mashok Dibanding Eren Yeager di ‘Attack on Titan’

Artikel

Attack on Titan adalah salah satu anime yang paling terkenal saat ini, ceritanya juga sudah hampir memasuki babak akhir. Saya sendiri nggak pengin membahas mengenai alur cerita Attack on Titan di tulisan ini, tetapi lebih ingin membandingkan dua karakter yang ada yaitu Eren Yeager dan Levi Ackerman.

Bagi pembaca yang juga nonton anime ini mungkin juga sudah tahu mengenai kedua karakter ini. Kedua karakter ini memang yang paling difavoritkan oleh banyak penonton AOT diluar sana. Hal tersebut sangatlah wajar karena kedua karakter ini memang memegang peran penting dalam cerita sehingga keduanya seringkali diperlihatkan oleh penulis AOT, Hajime Isayama.

Eren Yeager sendiri merupakan karakter utama dalam cerita, ia merupakan karakter kunci yang akan menentukan nasib dunia dalam alur cerita AOT. Sedangkan Levi Ackerman bisa dibilang merupakan karakter manusia “ori” yang paling kuat di dalam cerita. Ia merupakan kapten dari Special Operations Squad milik pasukan pengintai yang merupakan pasukan yang paling aktif dalam memberantas titan.

Kedua karakter ini sama-sama kuat dan memiliki kepribadian yang unik, tapi saya pribadi lebih menyukai karakter Levi Ackerman dibanding Eren karena beberapa faktor. Beberapa hal yang bikin saya lebih suka karakter Levi akan saya jabarkan.

#1 Badass

Setiap kali Levi muncul, ia sering kali ditampakkan sebagai karakter yang misterius, tanpa emosi, dan sulit ditebak. Berbeda dengan Eren yang diperlihatkan lebih ngotot, berani, dan ceroboh. Dari awal kemunculannya, Levi sudah diceritakan sebagai karakter yang sangat kuat, ia bisa membunuh banyak titan sendirian.

Di saat scene bertarung melawan titan dengan badan yang sangat besar, Levi yang merupakan manusia biasa hanya menggunakan dua pedang dan alat bantu 3D Maneuver Gear. Saat membunuh para titan pun ia selalu digambarkan dengan badass seakan nggak perlu banyak effort untuk membunuh titan yang tubuhnya besar.

#2 Kemampuan bertarung

Levi sendiri sangat mengandalkan kemampuan bertarungnya, berbeda dengan Eren yang lebih mengandalkan tekad dan keberanian. Selain itu, Eren juga memiliki kemampuan berubah menjadi titan sehingga kekuatannya sebagian besar ditopang oleh kemampuan titan yang dimilikinya.

Mengandalkan kemampuan bertarungnya, ia bisa membunuh banyak sekali titan dan seringkali menunjukkan gerakan-gerakan yang menakjubkan. Selain itu, ia bukanlah karakter yang digambarkan sebagai manusia bertubuh besar dan berotot melainkan hanya seorang dengan fisik pendek dan kecil. Dengan fisik seperti itu, kemampuannya disejajarkan dengan kekuatan dari satu pasukan sehingga bisa dibayangkan betapa kuatnya Levi Ackerman.

#3 Ketenangan

Levi selalu diperlihatkan tanpa ekspresi dan tenang saat menjalankan misi. Selain itu, ia bisa mengendalikan emosinya dengan baik. Dibandingkan dengan Eren yang merupakan karakter yang sangat berapi-api dan sering kali mengambil keputusan ceroboh berdasarkan emosi yang ia miliki. Mungkin hal tersebut bisa terjadi karena faktor umur dan pengalaman yang sudah Levi miliki sebelumnya.

Eren sering kali bertindak hanya mengikuti emosi yang ia miliki tanpa memikirkan dampak jangka panjang yang akan terjadi. Sebagai contoh, ia sering membantah apabila diberikan perintah yang tidak sesuai dengan isi hatinya. Berbeda dengan Levi yang selalu menghormati perintah yang diberikan padanya entah itu ia sukai ataupun tidak.

#4 Menghargai teman-temannya

Walaupun digambarkan sebagai karakter yang dingin dan tak memiliki emosi, Levi merupakan salah satu karakter yang paling menghargai teman-temannya termasuk kapten dan anak buahnya. Bisa dibilang Levi sangat jarang membuat keputusan yang berisiko dan membahayakan keselamatan teman-temannya. Ia malah sering dihadapkan pada peristiwa yang sulit saat ia harus melihat teman-temannya mati usai menjalankan misi dan sebenarnya ia merasakan kesedihan atas kematian tersebut.

Bukan berarti Eren tidak menghargai teman-temannya. Tapi, Eren bertindak tanpa memikirkan keselamatan teman-temannya dan keputusannya tersebut tidak jarang menyebabkan kerugian dan kematian yang lebih banyak di pihak mereka. Tekad kuat yang ia miliki terkadang membutakannya sehingga kita bisa menyaksikan bagaimana emosi lebih mengendalikan dirinya.

Itulah beberapa hal yang bikin saya lebih suka karakter Levi Ackerman dibanding Eren Yeager. Terlepas dari berbagai hal yang telah saya sebutkan, kedua karakter tersebut tetap memegang peran penting di cerita AOT. Tanpa keberanian dan sifat ngotot Eren, mungkin jalan cerita AOT nggak akan menjadi seseru ini. Bagaimanapun juga, Eren merupakan karakter utama yang akan membawa kita ke akhir cerita AOT ini.

Kalian sendiri Tim Levi atau Tim Eren?

Sumber gambar: YouTube Calli Moon

BACA JUGA Buat yang Abis Isi Bensin, Tolong dong Maju Dulu Baru Tutup Jok Motor dan tulisan Muhammad Iqbal Habiburrohim lainnya.

Baca Juga:  Btw, Mengharap Makanan Sehabis Salat Jumat Itu Nggak Salah-Salah Amat Kok!
Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.
---
34


Komentar

Comments are closed.